LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Persela Lamongan mulai memanaskan mesin menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Sebelum menjalani pemusatan latihan (TC) di Kota Batu pada pekan depan, seluruh pemain Laskar Joko Tingkir mengikuti rangkaian tes fisik di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (1/8/2026).
TES FISIK - Seluruh pemain Laskar Joko Tingkir saat mengikuti rangkaian tes fisik di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (1/8/2026). Foto : IstimewaTes ini menjadi langkah awal tim pelatih untuk memetakan kondisi kebugaran setiap pemain setelah menjalani masa libur kompetisi. Hasil pengukuran tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan program latihan selama pemusatan latihan berlangsung.
Sejumlah materi tes diberikan kepada seluruh pemain, mulai dari vertical jump untuk mengukur daya ledak otot kaki, lari zigzag guna mengetahui tingkat kelincahan, sprint mengukur kecepatan, hingga lari mengelilingi lapangan untuk menguji daya tahan fisik.
Data Awal Susun Program Latihan
Pelatih kepala Persela Lamongan, Bima Sakti, mengatakan tes fisik merupakan tahapan penting sebelum tim memasuki program latihan dengan intensitas tinggi di Batu.
"Kita memang jadwalkan mengambil tes pertama untuk pemain, yaitu tes fisik. Supaya kita tahu bagaimana data setiap pemain dan itu akan menjadi acuan dalam menyusun program latihan berikutnya," ujar Bima.
Hasil Tes Melebihi Ekspektasi
Mantan kapten Timnas Indonesia tersebut mengaku cukup terkejut dengan hasil yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurutnya, mayoritas pemain mampu mencapai bahkan melampaui target kebugaran yang telah ditetapkan tim pelatih.
"Dari hasil data yang kita cek tadi, banyak pemain yang masuk sesuai target yang sudah kita tentukan. Ini menjadi kejutan yang menyenangkan bagi saya," ungkap pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Hasil itu dinilai cukup menggembirakan mengingat sebagian besar pemain baru saja menikmati libur cukup panjang sebelum kembali berkumpul bersama tim.
Apresiasi Kerja Keras Pemain
Bima memberikan apresiasi atas profesionalisme seluruh pemain yang tetap menjaga kondisi fisik selama masa libur. Bahkan sejumlah pemain asing asal Brasil yang baru tiba di Indonesia setelah menempuh perjalanan lebih dari dua hari tetap mampu mengikuti seluruh rangkaian tes dengan maksimal.
"Walaupun pemain asing baru datang dari Brasil setelah perjalanan panjang, ditambah beberapa pemain sudah sekitar dua bulan libur yang tentu membuat kondisi fisik menurun, mereka tetap berusaha maksimal untuk meningkatkan level kebugarannya," katanya.
TC Batu Jadi Tahap Pematangan
Setelah memperoleh data awal, Persela akan melanjutkan persiapan melalui pemusatan latihan di Kota Batu. Selama TC, tim pelatih akan meningkatkan intensitas latihan fisik, teknik, hingga taktikal agar para pemain mencapai kondisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.
Menjelang kick-off musim baru, tim pelatih juga akan kembali melakukan tes fisik sebagai evaluasi akhir untuk memastikan perkembangan kebugaran setiap pemain.
"Semoga nanti selama di Batu kondisi fisik pemain bisa semakin meningkat. Kami sudah memiliki data awal, dan nanti sebelum kompetisi dimulai akan dilakukan tes lagi sebagai evaluasi terakhir," pungkas Bima Sakti.
Dengan hasil tes fisik yang menggembirakan tersebut, Persela Lamongan memiliki modal positif untuk menghadapi tahapan pemusatan latihan sekaligus menatap kompetisi musim 2026/2027 dengan optimisme tinggi.
Editor : Redaksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar