Empat kiper tersebut yakni Rafli Mahreza, Aryandy Widiansyah, Leonel Yasa Sasmita yang promosi dari Akademi Persela, serta rekrutan anyar Eko Prasetyo dari Persiku Kudus.
Kehadiran Eko diharapkan membuat persaingan di posisi penjaga gawang semakin kompetitif sekaligus menambah kedalaman skuad Persela.
Rafli menjadi salah satu kandidat kuat setelah musim lalu dipercaya sebagai pilihan utama. Sementara Eko juga memiliki pengalaman bersama sejumlah klub, termasuk Persik Kediri dan Persikab Bandung.
Aryandy Widiansyah musim lalu turut berperan mengantarkan Persika Karanganyar melaju hingga perempat final Liga 3 nasional. Sedangkan Leonel menjadi bagian penting dari regenerasi Persela setelah promosi dari akademi.
Bima menegaskan tidak ada kiper yang otomatis mendapat posisi utama. Penentuan starter akan berdasarkan penilaian tim pelatih, termasuk performa selama menjalani latihan.
Menurut Bima, kriteria kiper utama Persela tidak sebatas kemampuan mengantisipasi tembakan lawan. Penjaga gawang juga harus mampu terlibat dalam penguasaan bola dan membantu membangun serangan.
“Yang pasti punya kemampuan teknik, skill sebagai kiper. Saya butuh build up, possession progresif, tidak hanya jago tangkap bola, tapi juga jago di kaki,” ujar Bima.
Dengan empat pilihan yang tersedia, persaingan di bawah mistar Persela dipastikan semakin ketat menjelang bergulirnya Championship 2026/2027.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar