Subscribe Us

Tampilkan postingan dengan label Wisata Pantura Diminati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pantura Diminati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2025

Wisata Pantura Paling Diminati Saat Libur Nataru 2025

LAMONGAN - Destinasi wisata di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Lamongan mendominasi angka kunjungan wisatawan selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Data tersebut berdasarkan akumulasi kunjungan yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan.
Kepala Disparbud Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, mengatakan bahwa tingginya minat wisatawan ke kawasan Pantura tidak lepas dari beragam pilihan destinasi yang ditawarkan. Mulai dari wisata alam, religi, edukasi, hingga wisata fantasi.
“Berdasarkan akumulasi data kunjungan, destinasi wisata di wilayah Pantura masih mendominasi selama libur Nataru 2025. Wilayah Pantura memang memiliki ragam destinasi yang lengkap,” ujar Siti Rubikah saat ditemui di Kantor Disparbud Lamongan, Selasa (30/12).
Tercatat, sejak 13 hingga 25 Desember 2025, total kunjungan wisatawan di Kabupaten Lamongan mencapai 89.950 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 87.257 wisatawan tercatat berkunjung ke destinasi wisata yang berada di wilayah Pantura.
Beberapa destinasi yang mencatat kunjungan tertinggi di antaranya wisata religi Makam Sunan Drajat dengan 33.646 kunjungan, Makam Maulana Ishaq di Kemantren Paciran sebanyak 36.844 kunjungan, Goa Maharani Zoo dengan 9.457 kunjungan, Pantai Klayar sebanyak 6.851 kunjungan, serta wisata Desa Pantai Kutang yang dikunjungi 459 wisatawan.
Menurut Rubikah, tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan Pantura juga didukung oleh kemudahan akses transportasi. Pada Agustus 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah meluncurkan Bus Trans Jatim Joko Tingkir Koridor IV yang menghubungkan Paciran–Bunder Gresik. Selanjutnya, pada Oktober 2025, kembali diluncurkan Bus Trans Jatim Koridor VII yang melayani rute Terminal Lamongan hingga Terminal Paciran.
Meski demikian, Rubikah menegaskan bahwa tingginya minat wisatawan ke wilayah Pantura tidak mengesampingkan potensi wisata di wilayah lain di Kabupaten Lamongan. Setiap kawasan memiliki daya tarik tersendiri, seperti wisata sejarah Makam Nyi Andong Sari di Kecamatan Ngimbang, Wisata Edukasi Gondang Outbond (Wego) di Kecamatan Sugio, serta destinasi wisata keluarga Istana Gunung Mas 27 di Kecamatan Mantup yang mengusung arsitektur unik bergaya Jawa–Cina, dan berbagai destinasi menarik lainnya.