Selasa, 30 Desember 2025
Akhir Tahun, Polres Lamongan Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri dan PNS Polri
Wisata Pantura Paling Diminati Saat Libur Nataru 2025
Senin, 29 Desember 2025
Polres Lamongan Ungkap Capaian Kinerja Tahun 2025 dan Musnahkan Barang Bukti KRYD
Sepanjang 2025, Polres Lamongan Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan
Capaian tersebut disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto saat konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti hasil Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) 2025 di halaman Mapolres Lamongan, Senin (29/12/2025).
Selain pengungkapan kasus kriminal umum, Polres Lamongan juga menaruh perhatian serius terhadap peredaran narkoba. Sepanjang tahun ini, aparat berhasil membongkar 110 kasus narkotika dengan total 137 tersangka, termasuk dua di antaranya perempuan.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti narkoba berupa 212,38 gram ganja, 441,8 gram sabu-sabu, 28 gram pil ekstasi, serta 26.274 butir pil daftar G. Tak hanya itu, uang tunai senilai Rp 9.813.000 turut diamankan sebagai barang bukti.
Sementara itu, kejahatan seksual terhadap anak juga masih menjadi perhatian. Tercatat, 27 kasus terjadi sepanjang 2025. Polres Lamongan bersama instansi terkait terus melakukan pendampingan dan trauma healing guna membantu pemulihan kondisi psikologis para korban.
Di bidang lalu lintas, angka pelanggaran mengalami lonjakan signifikan. Selama 2025 tercatat 103.672 pelanggaran, meningkat 150,61 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 41.368 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 95.672 pelanggaran diselesaikan melalui sanksi teguran.
Tak hanya pelanggaran, angka kecelakaan lalu lintas juga meningkat 11,39 persen. Pada 2025 terjadi 1.340 kecelakaan, naik dibandingkan 1.203 kejadian pada tahun 2024.
Menjelang pergantian tahun 2026, Polres Lamongan menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui KRYD, polisi mengamankan 5.514 liter minuman beralkohol serta 515 unit knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Kapolres Lamongan pun mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru dengan kegiatan positif dan sederhana bersama keluarga, serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Minggu, 28 Desember 2025
Banjir, Warga Kudu Tetap Gelar Sedekah Bumi
Senin, 22 Desember 2025
Paska Angin Kencang, Polisi Pelopori Cipta Kondisi
Hujan dan Angin Kencang, Gapura Kantor Pemkab Lamongan Roboh
Hujan Lebat, Sebagian Pemukiman dan Jalan Nasional di Lamongan Terendam
Akibatnya, genangan air merendam permukiman warga serta jalan desa di Desa Kebet, Kecamatan Lamongan. Puluhan rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter.
Kondisi lebih parah terjadi akibat meluapnya Kali Plalangan. Air sungai tersebut menggenangi jalan raya poros nasional Lamongan–Babat tepatnya di wilayah Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan. Genangan air dilaporkan membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan ketinggian antara 20 sampai 30 sentimeter.
Genangan tersebut berada di pintu masuk Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan. Beruntung, jalur JLU yang saat ini masih dalam tahap uji coba operasional dapat difungsikan sebagai jalur alternatif sehingga arus lalu lintas tetap terkendali.
“Personel Satlantas Polres Lamongan sudah disiagakan sejak pagi hari untuk mengatur lalu lintas di lokasi terdampak,” kata Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, luapan Kali Plalangan dengan debit air lebih besar mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani tambak yang berada di sekitar aliran sungai.
Para petani khawatir tanggul sungai tidak mampu menahan tekanan air dan berpotensi jebol, yang dapat mengancam puluhan hektare lahan sawah tambak.
“Sejak pukul tiga dini hari kami berjaga di atas tanggul sungai. Bahkan sempat melakukan perbaikan darurat karena ada bagian tanggul yang mulai bocor,” ujar Sujarwo, warga Desa Tambakploso, Kecamatan Turi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU Sumber Daya Air dan BPBD Kabupaten Lamongan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan banjir tersebut.
Lamongan Dipilih Jadi Percontohan Simulasi Penyaluran Pupuk Subsidi Perikanan
menghadiri kegiatan sosialisasi dan simulasi penebusan pupuk bersubsidi sektor perikanan di UD Tani Jaya, Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Minggu (21/12).
Bahkan, Kabupaten Lamongan ditetapkan sebagai daerah percontohan dalam pelaksanaan simulasi penebusan pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan. Penunjukan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 22 Tahun 2025.
Program subsidi pupuk sektor perikanan tersebut rencananya akan diterapkan secara nasional mulai Januari 2026. Sebagai daerah dengan potensi tambak yang besar, Lamongan dinilai layak menjadi pilot project pelaksanaan awal kebijakan tersebut.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mendukung penuh kebijakan tersebut agar para petambak dapat mengakses pupuk bersubsidi secara optimal.
Disampaikan jhga, pupuk memiliki peran vital dalam meningkatkan kesuburan lahan tambak yang berpengaruh langsung terhadap hasil produksi dan kesejahteraan petambak. “Pemkab Lamongan sangat mendukung adanya subsidi pupuk sektor perikanan. Sebelumnya, saat subsidi pupuk pertanian sempat terhenti, produktivitas petambak kami ikut terdampak,” ujarnya.
Pak Yes sapaan bupati Lamongan ini juga mengungkapkan, saat ini sekitar 23 ribu petambak di Lamongan telah terdata dalam e-Rencana Sistem Pertanian (ERSP), dari total sekitar 30 ribu petambak yang ada. Ia menekankan pentingnya peningkatan partisipasi petambak dalam pengisian ERSP karena data tersebut menjadi dasar penentuan alokasi pupuk bersubsidi.
Untuk itu, Pak Yes meminta, sinergi dan peran aktif Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan bersama Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) dalam mempercepat dan menyempurnakan pendataan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Haeru Rahayu, menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan sebanyak 295 ribu ton pupuk bersubsidi khusus sektor perikanan. Program ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi potensi perikanan budidaya.
Menurutnya, pelaksanaan simulasi penebusan pupuk di Lamongan menjadi langkah penting untuk memastikan ketepatan sasaran distribusi pupuk bersubsidi sekaligus penerapan sistem digital dalam proses penyaluran.
“Dengan adanya regulasi baru ini, petambak tidak perlu khawatir. Pemerintah daerah, Dinas Perikanan, serta para penyuluh siap mendampingi agar program pupuk bersubsidi sektor perikanan dapat berjalan sukses,” pungkasnya.
Menteri Desa Apresiasi Pemberdayaan Desa di Lamongan
Minggu, 21 Desember 2025
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Kawasan Babat, Polisi Lakukan Pembersihan
Sabtu, 20 Desember 2025
Puting Beliung Sapu Lapangan Gajah Mada, Pamapta Polres Lamongan Lakukan Evakuasi
Jumat, 19 Desember 2025
Keracunan Makanan Hajatan, Puluhan Warga Masuk Rumah Sakit
Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru, Polres Lamongan Siap Amankan Nataru
Kamis, 18 Desember 2025
Gelar Razia, Polsek Ngimbang Amankan 4 Unit Motor
Lamongan Wisuda 275 Siswa SOTH #Total Lulus 2.311 Siswa
Lamongan Masuk PTSL Surabaya Raya
Nyelonong ke Pekarangan, Pengendara Tewas
Jurusan Sukodadi–Plembon, Kec. Sukodadi, Lamongan, korban berinisial DS nyelonong ke pekarangan warga. Akibatnya, korban yang ternyata warga Kecamatan Sukodadi ini mengalami kecelakaan serius hingga meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (18/12/2025), dini hari.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. "Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diketahui melaju dari arah utara menuju selatan," katanya, Kamis (18/12/2025).
Sesampainya di jalan yang menikung ke kanan, lanjutnya, kendaraan yang dikendarai korban tetap melaju lurus, hingga masuk ke pekarangan warga. Akibatnya, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di TKP, serta menyebabkan kerusakan pada kendaraan.
Setelah mendengar adabya kejadian ini, lanjutnya, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan bergerak cepat. Pada dini hari itu juga, petugas dari Polsek Sukodadi melakukan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas itu.
Kasihumas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara. "Agar mematuhi aturan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan, terutama di jalur menikung dan rawan kecelakaan," katanya.
Selain itu, katanya, pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kelengkapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Perkuat Keamanan Pesisir, Polres Lamongan Gelar Apel Kamtibmas Nelayan
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diikuti kurang lebih 200 nelayan Pantura Lamongan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Serikat Nelayan Indonesia (SNI). Apel berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir.
Apel Nelayan Kamtibmas dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Lamongan. Turut hadir KSOP Tanjung Pakis III Capt. Subuh Fakturohman, S.E., M.H., M.M., Mar, unsur Forkopimcam Brondong, Ketua HNSI Kabupaten Lamongan H. Sukri Sulatim, serta perwakilan nelayan gabungan HNSI dan SNI.
Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya Apel Kamtibmas Nelayan yang berjalan lancar dan kondusif. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun sinergi dengan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, guna menciptakan situasi keamanan yang aman dan terkendali di wilayah Lamongan.
Kapolres menyampaikan, nelayan memiliki posisi strategis karena aktivitasnya yang setiap hari berada di laut dan perairan. Hal tersebut menjadikan nelayan sebagai mitra penting Polri dalam mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas, mulai dari tindak pidana perairan, penggunaan alat tangkap ilegal, penyelundupan, hingga potensi konflik antar nelayan.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh nelayan Kabupaten Lamongan atas peran aktif dan kerja sama yang telah terjalin dengan Polri dalam menjaga keamanan wilayah pesisir,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan bahwa kehidupan di wilayah pesisir memiliki tantangan tersendiri, seperti cuaca ekstrem, persaingan wilayah tangkap, serta perkembangan teknologi. Untuk itu, para nelayan diimbau agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, menjaga kerukunan, menggunakan alat tangkap sesuai aturan dan ramah lingkungan, serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak berwenang.
Ia juga menekankan agar masyarakat nelayan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, baik yang beredar di lapangan maupun di media sosial. Polres Lamongan, lanjutnya, akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Apel Kamtibmas Nelayan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan wilayah pesisir Lamongan yang aman, tertib, dan sejahtera,” tegasnya.
Usai apel, Kapolres Lamongan menyerahkan bantuan sarana kontak berupa sembako dan tali asih kepada perwakilan nelayan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir. Kegiatan kemudian ditutup dengan Deklarasi Nelayan Jogo Lamongan sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir Kabupaten Lamongan.
Rabu, 17 Desember 2025
Kenakan BKL, Diaz Nawaksara Raih Sabet Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025
Dalam kesempatan tersebut, Diaz Nawaksara hadir sebagai delegasi Kabupaten Lamongan dan dianugerahi Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025 pada kategori Pelopor dan Pembaharu. Penghargaan itu diberikan atas dedikasinya dalam membaca, menulis, serta mendigitalisasi berbagai aksara kuno Nusantara sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan.
Penampilan Busana Khas Lamongan tidak hanya menjadi identitas daerah, namun sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya Lamongan kepada masyarakat luas dalam forum kebudayaan berskala nasional. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata turut memberikan dukungan langsung.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Lamongan, Purnomo, hadir sebagai perwakilan pengusul sekaligus bentuk apresiasi atas capaian pelaku budaya asal Lamongan tersebut. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi ditampilkannya Busana Khas Lamongan pada ajang anugerah kebudayaan nasional. Selain itu, kiprah Mas Diaz sebagai pelopor budaya Nusantara memang layak mendapatkan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025. Rekam jejaknya jelas dan nyata, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Purnomo.
Diaz Nawaksara yang berasal dari Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, dikenal aktif dalam kerja-kerja pemajuan kebudayaan, khususnya di bidang literasi aksara tradisional dan sejarah lokal Lamongan. Atas dedikasi tersebut, ia dipercaya menjadi delegasi Kabupaten Lamongan dalam ajang bergengsi tersebut.
Sebagai Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) Lamongan, Diaz secara konsisten mendampingi berbagai komunitas budaya, sejarah, dan literasi. Fokus utamanya adalah penguatan pemahaman aksara Nusantara, manuskrip, serta sejarah lokal melalui pendekatan komunitas dan pemanfaatan teknologi digital.
Berbagai upaya digitalisasi aksara yang dilakukan tidak sebatas dokumentasi, melainkan diarahkan sebagai sarana penguatan literasi dan identitas kebudayaan, khususnya bagi generasi muda yang akrab dengan dunia digital. Melalui aplikasi dan laman website, warisan pengetahuan masa lalu diharapkan tetap hidup dan relevan sebagai bagian dari kebudayaan nasional.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025 ini melengkapi capaian Diaz Nawaksara sebelumnya. Pada tahun 2024, ia juga menerima Apresiasi sebagai Insan Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia atas kontribusinya dalam melestarikan aksara Nusantara sebagai simbol persatuan, kebhinekaan, dan jati diri bangsa.
Melalui capaian ini, diharapkan upaya pelestarian dan pemajuan aksara Nusantara semakin mendapatkan dukungan dan perhatian yang lebih luas, khususnya di Kabupaten Lamongan.
Jalan Terendam, Para Siswa Terpaksa Jalan Kaki
Banjir terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Jero setelah kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, akses jalan desa tergenang air dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter, sehingga sulit dilalui kendaraan.
Pantauan pada Rabu (17/12/2025), para siswa tampak berjalan kaki menyusuri jalan yang terendam air. Untuk menghindari kerusakan, sebagian besar memilih melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal, bahkan ada yang menenteng sepatu sambil berjalan di tengah genangan.
Sela Selviana, siswi kelas VII MTs Khozainul Ulum Bojoasri, mengungkapkan bahwa kondisi banjir tersebut sudah berlangsung beberapa waktu terakhir. Bersama teman-temannya, ia harus menempuh jarak sekitar satu kilometer dengan kondisi jalan yang licin dan berair.
“Kami terpaksa pakai sandal karena airnya cukup tinggi. Sekolah juga memberi izin selama banjir belum surut,” ujarnya.
Sebagian siswa memilih berjalan kaki karena kendaraan roda dua kerap mengalami kendala. Sejumlah sepeda motor dilaporkan mogok setelah mesin kemasukan air, sehingga harus dituntun bersama-sama melewati genangan.
Rifki, siswa kelas VII lainnya, mengaku banjir sering membuatnya terlambat tiba di sekolah.
“Tadi motor saya mati di tengah jalan karena air masuk mesin. Akhirnya dituntun bareng teman-teman,” katanya.
Sementara itu, warga Desa Bojoasri, Asrori, mengatakan banjir tidak hanya merendam jalan desa, tetapi juga ratusan rumah warga serta area tambak. Menurutnya, genangan air telah berlangsung hampir sepekan dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Selain jalan, rumah dan tambak juga ikut terendam. Anak-anak yang sekolah juga terdampak,” tuturnya.
Ia menambahkan, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero kerap terjadi berulang. Sepanjang tahun 2025, kejadian serupa sudah terjadi beberapa kali. Warga pun berharap adanya penanganan serius dari pemerintah agar banjir tidak terus berulang, mengingat dampaknya tidak hanya mengganggu pendidikan, tetapi juga perekonomian warga akibat terhambatnya akses transportasi dan aktivitas kerja.
Jelang Nataru, 8.481 Tiket KA Ludes
Selasa, 16 Desember 2025
Aksi Pembobolan Kotak Amal Masjid Terekam SCCTV
Sikapi Nataru, Satlantas Terus Tingkatkan Kewaspadaan
Senin, 15 Desember 2025
Agar Tidak Gagal Paham, Pemkab Lamongan Sosialisasi KUHP Baru
Muhammad Ali Alfian, Guru SMK di Lamongan #Delegasi Indonesia AI se - Asia Pasifik
Antisipasi Kemacetan, Satlantas Checking Jalur Alternatif
LAMONGAN – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan melaksanakan kegiatan pengecekan jalur alternatif pada lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan rawan kemacetan di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 15 Desember 2025, sekira pukul 07.00 WIB. Hadir dalam kegiatan ini KBO Satlantas Polres Lamongan Iptu Hadi Siswanto, S.H., M.H., Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Ipda Kukuh Suprastyoko, S.H., Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan Ipda Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., serta anggota Satlantas Polres Lamongan.
Adapun titik-titik yang dilakukan pengecekan meliputi Simpang 3 Adipura, Simpang 3 Terminal Lamongan, Simpang 3 Sukodadi, Simpang 3 Pucuk, Simpang 3 MAN 2 Lamongan, Simpang 3 Mira, Jalan Gotong Royong, Simpang 3 Gajah.
Selain itu juga Simpang 3 Gardu PLN Baurno, Bundaran Tugu Wingko, Simpang 3 Terminal Ngimbang, Simpang 3 Mantup, Simpang 3 Sambeng, Jalan jurusan Babat–Jombang, Jalan Mantup–Sambeng–Ngimbang, serta Jalan Mantup–Lamongan (arah Mojokerto).
Pengecekan ini meliputi kondisi jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, potensi titik kemacetan, lokasi rawan kecelakaan, serta kesiapan jalur alternatif yang akan digunakan dalam mendukung rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan arus kendaraan.
Kasatlantas Polres Lamongan melalui Kasihumas Polres Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan selama momentum libur Natal dan Tahun Baru.
“Pengecekan jalur alternatif ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan, sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Satlantas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (maska)





