Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak Yes juga menyerahkan penghargaan kepada Kepala SDN IV Made Lamongan, Salamah, S.Pd., M.Pd., sebagai peraih Juara I Sekolah Ramah Anak. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta berpihak pada pemenuhan hak-hak anak.
Mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", Pak Yes mengatakan kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, perlindungan, pendampingan, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan anak.
"Anak-anak harus merasa nyaman, merasa terlindungi dan merasa suaranya didengar. Karena itu, kita siapkan keluarga ini demi masa depan anak-anak, masa depan bangsa, masa depan Lamongan dan masa depan semuanya," ujar Pak Yes.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk memperoleh rasa aman, nyaman, sekaligus ruang menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya. Karena itu, ayah dan ibu memiliki peran yang sama penting dalam menyiapkan generasi masa depan.
Ia menambahkan, pembangunan keluarga tidak dapat hanya dibebankan kepada keluarga semata, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran ayah yang aktif di tengah keluarga menjadi salah satu kunci memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membentuk karakter anak.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai pemerintah daerah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan keluarga nasional. Sebelumnya, Pemkab Lamongan juga meraih penghargaan TPA Awards Provinsi Jawa Timur 2026 atas keberhasilan mencegah perkawinan anak.
"Ini semua adalah komitmen kita bersama dalam membangun kekuatan dan ketahanan keluarga di Kabupaten Lamongan untuk masa depan anak-anak kita semua," tegasnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui dunia pendidikan. Salah satunya ditunjukkan SDN IV Made Lamongan yang berhasil meraih Juara I Sekolah Ramah Anak.
Kepala SDN IV Made Lamongan, Salamah, S.Pd., M.Pd., mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik hingga dukungan orang tua.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berpihak kepada anak. Kami ingin menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik," ungkap Salamah.
Ia menegaskan, penerapan konsep Sekolah Ramah Anak bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi menjadi budaya sekolah dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak, menciptakan pembelajaran yang humanis, serta mencegah segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Keberhasilan SDN IV Made Lamongan diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar