Tio merupakan ABK KM Titipan Ilahi 5 yang dinakhodai Abdul Wahab dan dimiliki Siswanto.
JENAZAH NELAYAN Nelayan saat mengangkat jenazah korban. (ist)Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya musibah kecelakaan laut tersebut. Laporan kejadian telah diterima Satpolairud Polres Lamongan.
“Benar, pada hari ini kami dari Satpolairud Polres Lamongan telah mendapatkan laporan terjadinya musibah kecelakaan laut yang menimpa nelayan kita, yakni saudara Tio, laki-laki 25 tahun, alamat Blimbing Paciran, ABK dari kapal Titipan Ilahi 5,” kata Hamzaid, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan laporan sementara, korban jatuh ke laut saat kapal berada di perairan Kalimantan Selatan. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
KM Titipan Ilahi 5 sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Kapal tersebut membawa sekitar 15 ABK menuju daerah penangkapan ikan di perairan Kalimantan Selatan.
Setelah korban ditemukan, kapal bertolak kembali menuju Pelabuhan Brondong. Hingga laporan diterima, posisi kapal masih sekitar 188 mil dari PPN Brondong.
“Saat ini dalam proses perjalanan pulang ke Pelabuhan Brondong. Apabila ada perkembangan akan kami sampaikan,” ujar Hamzaid.
Polres Lamongan masih menunggu kapal tiba di Pelabuhan Brondong untuk proses penanganan korban. Sementara itu, kepolisian masih mendalami kronologi kecelakaan yang menyebabkan korban jatuh ke laut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar