BERITA TERKINI
Memuat berita terkini...

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru...

Sabtu, 29 Agustus 2026

Ibu-Ibu PKK Dusun Tlogo Dongkrak Ekonomi Lewat Jajanan Tradisional Serba Rp5.000

LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Kreativitas ibu-ibu PKK Dusun Tlogo, Desa Telogorejo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dalam menggerakkan ekonomi keluarga terus tumbuh. Salah satunya melalui penjualan aneka jajanan tradisional dan modern dengan konsep serba Rp5.000.

JAJANAN - Warga menyerbu aneka jajanan UMKM ibu-ibu PKK Dusun Tlogo, Desa Telogorejo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, yang dijual serba Rp5.000 dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI. (ist)

Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi wadah bagi pelaku UMKM ibu-ibu PKK untuk memasarkan berbagai produk olahan mereka.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan itu menghadirkan beragam pilihan jajanan, mulai makanan tradisional hingga jajanan kekinian. Ribuan porsi disiapkan untuk memenuhi antusiasme masyarakat.

Serba Rp5.000, Ribuan Jajanan Diserbu Warga

Ketua PKK Dusun Tlogo, Dwi Susanti mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi ibu-ibu PKK untuk memasarkan hasil olahan sekaligus membantu menambah pendapatan keluarga.

“Ini merupakan kegiatan tradisi setiap tahunan dari UMKM PKK Dusun Tlogo. Menu yang disajikan berbagai macam, mulai jajanan tradisional sampai jajanan modern, dan semuanya serba Rp5.000,” ujarnya, Jumat (28/8/2026).

Harga yang ramah di kantong menjadi daya tarik tersendiri. Dengan uang Rp5.000, masyarakat sudah bisa mendapatkan aneka jajanan yang dibuat langsung oleh ibu-ibu PKK Dusun Tlogo.

Di antara berbagai menu yang tersedia, onde-onde dan klanting menjadi jajanan yang paling banyak diburu, terutama oleh kalangan orang tua yang masih akrab dengan cita rasa makanan tradisional.

“Yang best seller itu onde-onde sama klanting. Biasanya yang paling suka para sesepuh atau orang-orang tua karena memang jajanan itu sudah familiar bagi mereka,” katanya.

Belum Satu Jam, Jajanan Hampir Ludes

Antusiasme masyarakat terlihat sejak lapak jajanan dibuka sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak sampai satu jam, ribuan porsi jajanan yang disiapkan hampir seluruhnya ludes dibeli warga.

Pembeli tidak hanya berasal dari Dusun Tlogo. Warga dari wilayah sekitar, seperti Surabayan, Bandungsari hingga sejumlah desa lainnya, turut datang berburu jajanan serba Rp5.000.

Bagi Dwi, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan produk UMKM ibu-ibu PKK memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi perempuan di tingkat dusun untuk berkreasi dan memperoleh penghasilan dari produk yang mereka buat sendiri.

Berharap Jadi Ikon Kuliner Dusun Tlogo

Dwi berharap kegiatan tahunan tersebut ke depan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga dapat berkembang menjadi ikon kuliner Dusun Tlogo sekaligus semakin mendongkrak perekonomian ibu-ibu PKK.

“Harapan saya ke depan bisa menjadi ikon Dusun Tlogo, mendongkrak UMKM ibu-ibu PKK dan menghasilkan pendapatan untuk ibu-ibu sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Salsa, warga setempat, mengaku senang bisa membeli sekaligus membantu produk UMKM ibu-ibu PKK. Ia bahkan memborong sejumlah jajanan yang tersedia.

“Ini saya beli banyak jajan, tiap tahun rame sekali. Murah sekali, murah meriah,” kata Salsa.

Dari jajanan sederhana dengan harga serba Rp5.000, ibu-ibu PKK Dusun Tlogo membuktikan bahwa kreativitas dari lingkungan dusun dapat menjadi peluang ekonomi sekaligus menggerakkan UMKM masyarakat di tengah tantangan ekonomi.


Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Headline Utama (V4 hidden)

Gunungan Bandeng-Lele Jadi Rebutan, HUT RI di Turi Lamongan Makin Meriah

LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Ribuan warga Kecamatan Turi, Lamongan, tumpah ruah merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (3...

Berita Terpopuler (V4 hidden)