BERITA TERKINI
Memuat berita terkini...

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru...

Kamis, 30 Juli 2026

Lamongan Raih Penghargaan Pengelolaan Mangrove Tingkat Jawa Timur

LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir kembali menuai apresiasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Lamongan menerima Penghargaan Dukungan dan Komitmen sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove pada Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026).

MANGROVE - Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima penghargaan Pengelolaan Ekosistem Mangrove dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026) Foto : Istimewa

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lamongan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim, sekaligus mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat berbagai program pelestarian mangrove di wilayah pesisir Lamongan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya perlindungan ekosistem mangrove. Mangrove memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai benteng alami untuk menahan abrasi dan dampak perubahan iklim, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut serta penopang kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, pelestarian mangrove harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat," ujar Mas Dirham.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan, luas kawasan mangrove di Lamongan mencapai 135,59 hektare yang tersebar di dua kecamatan pesisir, yakni Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran.

Dari total luasan tersebut, sekitar 114 hektare atau 85 persen berada di Kecamatan Brondong yang meliputi Desa Labuhan, Lohgung, Sedayulawas, dan Sidomukti. Sementara itu, seluas 21,59 hektare atau 15 persen berada di Kecamatan Paciran yang tersebar di Desa Tlogosadang, Sidokelar, Kranji, Tunggul, dan Kandangsemangkon.

Selain berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai dan gelombang laut, kawasan mangrove juga memiliki peran penting dalam menyerap emisi karbon, menjaga keanekaragaman hayati, serta menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan ekowisata.

Melalui penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Headline Utama (V4 hidden)

Api dari Lahan Tebu Merembet ke Warung di Sambeng, Warga dan Polisi Berjibaku Padamkan Kebakaran

LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Kebakaran lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Minggu (23/8/2026), sempat m...

Berita Terpopuler (V4 hidden)