Header Ads

Babinsa Karangbinangun dan Warga Normalisasi Saluran Air, Cegah Genangan di Banjarejo

LAMONGAN – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan jajaran TNI bersama masyarakat. Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun, perangkat desa, dan warga bergotong royong melakukan normalisasi saluran air serta membersihkan parit di Dusun Klampis, Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Senin (6/7/2026).

KERJA BAKTI - Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun dan masyarakat bergotong royong melakukan normalisasi saluran air serta membersihkan parit di Dusun Klampis, Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Senin (6/7/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut dipimpin langsung Penjabat (Pj) Danramil 0812/20 Karangbinangun, Peltu Teguh Sunariyanto. Personel TNI bersama warga mengeruk endapan lumpur, mengangkat sampah, serta memangkas rumput liar yang menghambat aliran air.

Peltu Teguh Sunariyanto mengatakan, normalisasi saluran air menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko genangan saat musim hujan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan. "Normalisasi saluran pembuangan ini penting agar aliran air tetap lancar ketika curah hujan tinggi. Dengan demikian potensi genangan di permukiman warga dapat diminimalkan," ujarnya.

Selain menjaga fungsi drainase, kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kepala Desa Banjarejo, Tarmuji, mengapresiasi kepedulian Koramil 0812/20 Karangbinangun yang selalu hadir membantu masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Babinsa yang selalu mendampingi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya membuat saluran air kembali bersih, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan warga," katanya.

Melalui karya bakti tersebut, tambahnya, saluran pembuangan yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan sampah kini kembali berfungsi optimal. "Sehingga diharapkan mampu memperlancar aliran air serta mengurangi risiko banjir maupun genangan di lingkungan permukiman," pungkasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.