Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 dari Menteri Koperasi
PAMEKASAN | BERITAKINI.ID – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Atas keberhasilannya memajukan, membina, dan memperkuat koperasi serta UMKM di Kabupaten Lamongan, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026.
PENGHARGAAN - Disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pamekasan, Selasa (21/7/2026). Foto :RedaksiPenghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pamekasan, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan data Online Data System (ODS), sebanyak 1.868 koperasi di Kabupaten Lamongan dinyatakan aktif melaksanakan dan melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama tiga tahun terakhir. Koperasi aktif tersebut terdiri dari Koperasi Wanita, KDKMP, KSP/KSPPS, Koperasi Tani, KPRI, KOPPONTREN, hingga KUD.
Tak hanya itu, kinerja koperasi di Lamongan juga terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, total nilai penerimaan atau pendapatan jasa koperasi mencapai Rp814 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp794 miliar.
Di sisi lain, percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga terus dimasifkan. Hingga saat ini, sebanyak 264 gerai KDKMP telah selesai dibangun dan 90 gerai di antaranya telah beroperasi melayani masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan apresiasi sebagai Pembina Koperasi Andalan di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa peran koperasi di Lamongan juga semakin menguat, kualitas tata kelolanya juga semakin baik, sehat, dan maju. Manfaatnya juga semakin dirasakan masyarakat," ujar Pak Yes.
Keberhasilan penguatan koperasi tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi Lamongan yang terus meningkat. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lamongan mencapai 5,90 persen (Year on Year), kemudian meningkat menjadi 10,79 persen (Quarter to Quarter) pada triwulan I tahun 2026.
"Sebagaimana yang dikatakan Bu Gubernur Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur triwulan I ini meningkat, dan 60 persennya merupakan kontribusi koperasi dan UMKM, begitu juga di Lamongan. Jadi mari kita jaga bersama dengan menguatkan solidaritas dan meningkatkan tata kelola agar koperasi kita semakin profesional dan semakin modern sebagaimana yang dipesankan Bu Gubernur," pungkas Pak Yes.
Editor : Masska
Tidak ada komentar