Penumpang Kereta Api di Stasiun Lamongan Tembus 149 Ribu, Naik 13 Persen
LAMONGAN – Transportasi kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah penumpang kereta api di Stasiun Lamongan mencapai 149.252 pelanggan, meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Stasiun Kereta Api Lamongan
Data PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 74.700 penumpang berangkat dan 74.552 penumpang tiba di Stasiun Lamongan selama Semester I 2026. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus menguatkan posisi Lamongan sebagai salah satu simpul transportasi penting di jalur Pantura Jawa Timur.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kenaikan jumlah pelanggan menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
"Pertumbuhan pelanggan sebesar 13 persen menunjukkan masyarakat semakin memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan mudah diakses, baik untuk bekerja, berbisnis, pendidikan maupun berwisata," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan tersebut didorong tingginya aktivitas masyarakat sepanjang Semester I 2026, termasuk pada masa libur nasional dan cuti bersama, serta berbagai peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan KAI.
Saat ini Stasiun Lamongan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang nyaman, fasilitas disabilitas, ruang laktasi, musala, area parkir, hingga akses transportasi lanjutan. KAI juga terus meningkatkan ketepatan waktu perjalanan, aspek keselamatan, dan layanan digital bagi pelanggan.
Mahendro menegaskan KAI Daop 8 Surabaya akan terus memperkuat pelayanan agar kebutuhan mobilitas masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan.
Tidak ada komentar