Subscribe Us

Sabtu, 20 Desember 2025

Puting Beliung Sapu Lapangan Gajah Mada, Pamapta Polres Lamongan Lakukan Evakuasi

LAMONGAN – Personel Pamapta Polres Lamongan sigap menangani dampak hujan deras disertai angin puting beliung yang melanda kawasan Lapangan Gajah Mada, Kabupaten Lamongan, Sabtu (20/12/2025) sore.
Dipimpin IPDA Istiono, S.H selaku Pamapta I, bersama AIPDA Taufik selaku PA Siaga A dan anggota SPKT Polres Lamongan, petugas langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di tempat, aparat kepolisian melakukan pengecekan, pengamanan area, serta membantu proses evakuasi di lokasi terdampak.
Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sekitar 115 unit stand pasar malam mengalami kerusakan. Meski demikian, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Polisi juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga situasi tetap kondusif. Koordinasi dengan pihak terkait turut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan akibat cuaca.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian merupakan wujud respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Anggota kami segera mendatangi lokasi bencana untuk melakukan pengamanan dan membantu evakuasi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi saat ini sudah aman serta terkendali,” jelasnya.
Hingga laporan ini disusun, kondisi di Lapangan Gajah Mada Lamongan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Jumat, 19 Desember 2025

Keracunan Makanan Hajatan, Puluhan Warga Masuk Rumah Sakit

LAMONGAN – Puluhan warga di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS), Jumat (19/12/2025). Pasalnya, mereka diduga mengalami keracunan, setelah mengkonsumsi makanan hajatan.

Para korban saat ini dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit yang tersebar di wilayah Lamongan. Dugaan sementara, keracunan tersebut berasal dari menu makanan yang disajikan dalam kegiatan hajatan di salah satu desa di Kecamatan Turi.

Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa sedikitnya 12 orang masih menjalani perawatan di puskesmas, sementara 19 korban lainnya menjalani rawat jalan.
“Kami menerima laporan adanya dugaan keracunan massal yang berkaitan dengan acara hajatan warga di Kecamatan Turi,” kata AKP Rizky.

Menurutnya, acara hajatan tersebut telah berlangsung sejak Selasa (16/12/2025). Namun, para korban baru melaporkan kejadian tersebut setelah muncul korban meninggal dunia.
“Para korban sebelumnya enggan menyampaikan keluhan karena merasa sungkan, mengingat pihak tuan rumah sedang dalam suasana berduka,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi serta para korban guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Sementara itu, salah satu korban yang dirawat di Puskesmas Turi, Tatik, mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan hajatan yang dibawa oleh suaminya. “Siangnya langsung terasa mual, pusing, dan diare setelah makan berkatan yang dibawa suami,” ungkapnya.

Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru, Polres Lamongan Siap Amankan Nataru

LAMONGAN  – Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 dalam rangka pengamanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
 (Nataru). Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, (19/12) pukul 15.30 WIB bertempat di Lapangan Alun-alun Lamongan.

Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA, M.Ek, beserta Forkopimda Kabupaten Lamongan, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., pejabat TNI-Polri, pimpinan instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

PJU Polres Lamongan, Kapolsek jajaran, Badan Musyawarah Gereja Lamongan, serta tamu undangan lainnya.

Susunan pasukan apel terdiri dari Subdenpom dan Subkogartap, TNI Kodim 0812 Lamongan, Polres Lamongan dan Polsek jajaran, Dishub, Satpol PP, BPBD, Damkar, serta Senkom.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan apel juga melakukan penyematan pita tanda Operasi Lilin Semeru 2025 kepada perwakilan pasukan sebagai tanda dimulainya operasi pengamanan.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan membacakan amanat dari Kapolri untuk mengajak seluruh peserta apel menundukkan kepala sejenak dan berdoa bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah di wilayah Sumatra.

Disampaikan pula bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Bupati Lamongan juga menyinggung informasi dari BMKG terkait perubahan iklim hingga Februari 2026 yang berpotensi menimbulkan bencana, sehingga diperlukan kesiapsiagaan bersama.

Polri bersama seluruh stakeholder telah memetakan potensi gangguan kamtibmas serta kamseltibcarlantas yang menjadi prioritas penanganan.

Selain itu, sterilisasi tempat ibadah perlu dilakukan dengan menggandeng ormas keagamaan demi kelancaran dan kekhusyukan ibadah Natal 2025.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan 110 Polri sebagai sarana informasi maupun pengaduan terkait lalu lintas, keamanan, dan situasi kamtibmas.

Seluruh personel diminta senantiasa menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian dan ladang ibadah.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan personel serta kendaraan dinas oleh Bupati Lamongan bersama Forkopimda Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Polres Lamongan bersama dengan seluruh instansi terkait siap bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kapolres menegaskan komitmen Polres Lamongan dalam mengoptimalkan pengamanan, pelayanan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan.

Kamis, 18 Desember 2025

Gelar Razia, Polsek Ngimbang Amankan 4 Unit Motor

LAMONGAN – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), polisi gencar melakukan razia  Seperti yang dilakujan Polsek Ngimbang, saat gelar Giat Patroli Antisipasi Balapan Liar di wilayah hukumnya, berhasil amankan 4 unit motor, Kamis, (18/12/2025).

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengungkapkan, giat ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, SH, bersama personel Polsek Ngimbang. "Sasaran patroli meliputi jalan jurusan Ngimbang–Bluluk yang kerap dijadikan lokasi nongkrong anak muda dan rawan terjadinya balap liar," katanya, Jumat (19/12/2025).

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, kata Hamzaid, petugas mengamankan empat unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

Selain itu, petugas juga melakukan patroli dialogis pada jam-jam rawan serta memberikan imbauan kepada kelompok anak muda yang sedang nongkrong agar tidak ikut menonton maupun melakukan balap liar, karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Seluruh barang bukti sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot brong kemudian diamankan ke Polsek Ngimbang untuk dilakukan penindakan, dengan kewajiban mengganti knalpot standar sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dengan tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum, termasuk balap liar dan penggunaan knalpot tidak standar.

Kepolisian akan terus melakukan patroli rutin dan penindakan tegas demi menciptakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Lamongan.
LAMONGAN – Polres Lamongan berhasil tangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Griya Intan Permata, Desa Soko, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Mereka yakni MR laki-laki, warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, BSN, laki-laki warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya dan MD, laki-laki warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Demikian disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (19/12/2025).

Dalam keterangannya, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H menjelaskan, salah satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian dengan pemberatan terjadi di Perumahan Griya Intan Permata, Desa Soko, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, pada hari Senin, (15/12) pukul 08.30 wib.

“Polisi berhasil mengamankan tiga orang tersangka, yakni M.R., laki-laki, warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, yang berperan menghidupkan mesin kendaraan, B.S.N., laki-laki, warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, yang berperan sebagai pemetik atau masuk ke halaman rumah untuk mengambil sepeda motor, serta M.D., laki-laki, warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, yang berperan mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.” ungkapnya.

Kapolres Lamongan mengungkapkan bahwa modus operandi para tersangka adalah berangkat bersama-sama dari Surabaya menuju wilayah Kabupaten Lamongan dengan mengendarai sepeda motor untuk mencari sasaran.

“Setelah mendapatkan target, para pelaku berhenti di pinggir jalan. Tersangka B.S.N. masuk ke halaman rumah dan mengambil sepeda motor yang terparkir di teras, sementara tersangka M.R. dan M.D. menunggu di pinggir jalan. Apabila sepeda motor tidak dikunci setir, kendaraan didorong keluar rumah.” lanjutnya.

Selanjutnya, tersangka M.R. berusaha menghidupkan sepeda motor menggunakan kunci T. Jika tidak berhasil, sepeda motor didorong menjauh dan dihidupkan dengan cara memotong jalur kabel pada area kunci setir lalu menyambungkannya kembali. Setelah berhasil, sepeda motor dibawa oleh tersangka B.S.N. menuju Surabaya.

Lebih lanjut disampaikan, pengungkapan kasus ini berawal dari serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Lamongan.

Diketahui ketiga pelaku berada di wilayah Surabaya dan berencana menjual sepeda motor hasil curian melalui sistem cash on delivery (COD).

Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan kemudian melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti.

“Dari hasil pengembangan penyidikan, diketahui bahwa para pelaku telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Glagah sebanyak 5 TKP.” tambahnya.

Selain itu, tersangka M.D. bersama pelaku BED (DPO) dan A.B. (DPO) juga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Tidak hanya itu, para pelaku juga diketahui melakukan pencurian sepeda motor di wilayah lain, yakni di Kecamatan Karangbinangun sebanyak 2 TKP serta di Kabupaten Gresik sebanyak 1 TKP.

Dalam pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, satu unit sepeda motor warna hitam kombinasi merah hasil pencurian, satu buah potongan ujung kunci T yang telah dimodifikasi, satu buah jaket warna hitam, satu helm warna merah, serta satu helm warna kuning bertuliskan “Maxim”.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

“Untuk kasus pencurian dengan kekerasan, tersangka dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.” tutupnya.

Mengakhiri press release, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan diparkir di tempat aman serta menggunakan kunci pengaman tambahan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian secara langsung maupun pada nomor layanan 110 apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan.

Lamongan Wisuda 275 Siswa SOTH #Total Lulus 2.311 Siswa

LAMONGAN – Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang telah berjalan sejak 2021 terbukti memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka stunting di Kabupaten Lamongan. Hingga kini, sebanyak 2.311 orang tua telah mengikuti dan dinyatakan lulus dari program tersebut.
Keberhasilan SOTH diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menurunnya prevalensi stunting di Lamongan. Program ini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan orang tua dalam menjalankan pola asuh yang tepat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.
Melalui SOTH, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif terkait gizi dan nutrisi, kesehatan anak, psikologi, serta perkembangan anak yang mencakup aspek psikomotorik, kognitif, bahasa, sosial, nilai agama, moral, hingga seni. Seluruh materi disampaikan secara bertahap dalam 13 kali pertemuan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa kualitas pengasuhan orang tua sangat berpengaruh terhadap upaya pencegahan stunting. Hal tersebut disampaikannya saat mewisuda 275 lulusan SOTH angkatan VI di Pendopo Lokatantra, Kamis (18/12).
“Pola asuh yang tepat dari orang tua memiliki peran besar dalam mencegah stunting sejak dini,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Data menunjukkan, angka stunting di Lamongan terus mengalami penurunan signifikan. Pada 2022 tercatat sebesar 27,05 persen, turun drastis menjadi 9,40 persen pada 2023, dan kembali menurun menjadi 6,9 persen pada 2024.
Selain fokus pada penanggulangan stunting, SOTH juga diarahkan untuk membentuk keluarga yang berkualitas. Program ini selaras dengan kebijakan nasional dan daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkarakter guna mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045.

Lamongan Masuk PTSL Surabaya Raya

LAMONGAN - Berbagai terobosan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan dalam pengolahan sampah tidak sia - sia. Berkat terobosan itu, kini Pemkab Lamongan mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat masuk dalam proyek pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Surabaya Raya pada 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Plt DLH  Lamongan Andhy Kurniawan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan dukungan penuh atas proyek pembangunan kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam hal pengelolaan sampah.

"Terlebih, melalui program PSEL Surabaya Raya, tidak hanya dapat mengelola persoalan sampah semata. Melainkan merupakan rekomendasi strategis yang mampu menghadirkan solusi penciptaan energi terbarukan yang relatif lebih ramah lingkungan", katanya, usai melaksanakan rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator Pangan terkait pengelolaan sampah, di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Sebab, tegas Pak Tes sapaan bupati Lamongan itu, teknologi terbarukan itu
mampu mengurangi volume sampah dari TPA, mengurangi emisi gas rumah kaca dari sampah organik yang membusuk, dan mengurangi ketergantungan pada fosil. "Namun tetap memerlukan teknologi canggih untuk mengontrol emisi pembakaran dan mengelola residu abu yang berpotensi berbahaya," katanya.

Pembangunan PSEL Surabaya Raya yang akan berpusat di Kecamatan Benowo Surabaya saat beroperasi nanti, lanjutnya, akan menerapkan sistem kontribusi daerah yang telah ditetapkan. Masing-masing akan mengirim jumlah sampah yang telah ditetapkan oleh induk PSEL.

Kabupaten Lamongan sendiri ditetapkan akan mengirimkan 100 ton sampah per hari ke PSEL Surabaya Raya, yang merupakan sampah dari timbunan sampah dan sampah di TPA secara kontuinitas.

Selain itu, lanjutnya lagi, pemerintah daerah yang masuk rekomendasi Surabaya Raya diminta untuk menyediakan sarana prasarana pengumpulan dan pengangkutan sampah. "Kabupaten Lamongan masuk pada rekomendasi daerah yang akan berkontribusi pada PSEL Surabaya Raya 2026 mendatang. Saat sudah beroperasi nanti, daerah yang telah ditetapkan akan mengirim sampab secara kontinuitas sebanyak 100 ton per hari ke PSEL Surabaya Raya," tuturnya.

Pak Yes menambahkan, hasil energi terbarukan oleh PSEL Surabaya Raya akan dibeli oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Saat ini produksi sampah di Lamongan mencapai 550 ton per hari. Sedangkan pengelolaannya melalui TPA Tambakrigadung yang menyerap sampah 160 ton per hari, 24 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang mampu menyerap sampah 40 ton per hari", pungkanya.

Nyelonong ke Pekarangan, Pengendara Tewas

LAMONGAN - Kecelakaan tunggal terjadi di Lamongan. Saat melintas jalan raya
Jurusan Sukodadi–Plembon, Kec. Sukodadi, Lamongan, korban berinisial DS nyelonong ke pekarangan warga. Akibatnya, korban yang ternyata warga Kecamatan Sukodadi ini mengalami kecelakaan serius hingga meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (18/12/2025), dini hari.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. "Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diketahui melaju dari arah utara menuju selatan," katanya, Kamis (18/12/2025).

Sesampainya di jalan yang menikung ke kanan, lanjutnya, kendaraan yang dikendarai korban tetap melaju lurus, hingga masuk ke pekarangan warga. Akibatnya, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di TKP, serta menyebabkan kerusakan pada kendaraan.

Setelah mendengar adabya kejadian ini, lanjutnya, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan bergerak cepat. Pada dini hari itu juga, petugas dari Polsek Sukodadi melakukan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas itu.

Kasihumas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara. "Agar mematuhi aturan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan, terutama di jalur menikung dan rawan kecelakaan," katanya.

Selain itu, katanya, pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kelengkapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Perkuat Keamanan Pesisir, Polres Lamongan Gelar Apel Kamtibmas Nelayan

LAMONGAN – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan pesisir terus diperkuat Polres Lamongan. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Nelayan Kamtibmas yang digelar di Pelabuhan Rakyat Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diikuti kurang lebih 200 nelayan Pantura Lamongan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Serikat Nelayan Indonesia (SNI). Apel berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir.

Apel Nelayan Kamtibmas dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Lamongan. Turut hadir KSOP Tanjung Pakis III Capt. Subuh Fakturohman, S.E., M.H., M.M., Mar, unsur Forkopimcam Brondong, Ketua HNSI Kabupaten Lamongan H. Sukri Sulatim, serta perwakilan nelayan gabungan HNSI dan SNI.

Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya Apel Kamtibmas Nelayan yang berjalan lancar dan kondusif. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun sinergi dengan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, guna menciptakan situasi keamanan yang aman dan terkendali di wilayah Lamongan.

Kapolres menyampaikan, nelayan memiliki posisi strategis karena aktivitasnya yang setiap hari berada di laut dan perairan. Hal tersebut menjadikan nelayan sebagai mitra penting Polri dalam mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas, mulai dari tindak pidana perairan, penggunaan alat tangkap ilegal, penyelundupan, hingga potensi konflik antar nelayan.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh nelayan Kabupaten Lamongan atas peran aktif dan kerja sama yang telah terjalin dengan Polri dalam menjaga keamanan wilayah pesisir,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan bahwa kehidupan di wilayah pesisir memiliki tantangan tersendiri, seperti cuaca ekstrem, persaingan wilayah tangkap, serta perkembangan teknologi. Untuk itu, para nelayan diimbau agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, menjaga kerukunan, menggunakan alat tangkap sesuai aturan dan ramah lingkungan, serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak berwenang.

Ia juga menekankan agar masyarakat nelayan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, baik yang beredar di lapangan maupun di media sosial. Polres Lamongan, lanjutnya, akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Apel Kamtibmas Nelayan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan wilayah pesisir Lamongan yang aman, tertib, dan sejahtera,” tegasnya.

Usai apel, Kapolres Lamongan menyerahkan bantuan sarana kontak berupa sembako dan tali asih kepada perwakilan nelayan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir. Kegiatan kemudian ditutup dengan Deklarasi Nelayan Jogo Lamongan sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir Kabupaten Lamongan.

Rabu, 17 Desember 2025

Kenakan BKL, Diaz Nawaksara Raih Sabet Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025

LAMONGAN – Kharisma Busana Khas Lamongan (BKL) mencuri perhatian dalam ajang Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025, yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Selasa (16/12/2025). Busana tradisional tersebut dikenakan oleh Diaz Nawaksara, putra daerah Lamongan, saat menerima penghargaan nasional di bidang kebudayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Diaz Nawaksara hadir sebagai delegasi Kabupaten Lamongan dan dianugerahi Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025 pada kategori Pelopor dan Pembaharu. Penghargaan itu diberikan atas dedikasinya dalam membaca, menulis, serta mendigitalisasi berbagai aksara kuno Nusantara sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan.

Penampilan Busana Khas Lamongan tidak hanya menjadi identitas daerah, namun sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya Lamongan kepada masyarakat luas dalam forum kebudayaan berskala nasional. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata turut memberikan dukungan langsung.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Lamongan, Purnomo, hadir sebagai perwakilan pengusul sekaligus bentuk apresiasi atas capaian pelaku budaya asal Lamongan tersebut. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi ditampilkannya Busana Khas Lamongan pada ajang anugerah kebudayaan nasional. Selain itu, kiprah Mas Diaz sebagai pelopor budaya Nusantara memang layak mendapatkan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025. Rekam jejaknya jelas dan nyata, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Purnomo.

Diaz Nawaksara yang berasal dari Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, dikenal aktif dalam kerja-kerja pemajuan kebudayaan, khususnya di bidang literasi aksara tradisional dan sejarah lokal Lamongan. Atas dedikasi tersebut, ia dipercaya menjadi delegasi Kabupaten Lamongan dalam ajang bergengsi tersebut.
Sebagai Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) Lamongan, Diaz secara konsisten mendampingi berbagai komunitas budaya, sejarah, dan literasi. Fokus utamanya adalah penguatan pemahaman aksara Nusantara, manuskrip, serta sejarah lokal melalui pendekatan komunitas dan pemanfaatan teknologi digital.

Berbagai upaya digitalisasi aksara yang dilakukan tidak sebatas dokumentasi, melainkan diarahkan sebagai sarana penguatan literasi dan identitas kebudayaan, khususnya bagi generasi muda yang akrab dengan dunia digital. Melalui aplikasi dan laman website, warisan pengetahuan masa lalu diharapkan tetap hidup dan relevan sebagai bagian dari kebudayaan nasional.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025 ini melengkapi capaian Diaz Nawaksara sebelumnya. Pada tahun 2024, ia juga menerima Apresiasi sebagai Insan Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia atas kontribusinya dalam melestarikan aksara Nusantara sebagai simbol persatuan, kebhinekaan, dan jati diri bangsa.

Melalui capaian ini, diharapkan upaya pelestarian dan pemajuan aksara Nusantara semakin mendapatkan dukungan dan perhatian yang lebih luas, khususnya di Kabupaten Lamongan.

 

Jalan Terendam, Para Siswa Terpaksa Jalan Kaki

LAMONGAN – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, memberikan dampak cukup luas bagi aktivitas masyarakat. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para pelajar untuk tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hal ini dirasakan ratusan siswa di Desa Bojoasri yang setiap hari harus melintasi genangan banjir demi sampai ke sekolah.
Banjir terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Jero setelah kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, akses jalan desa tergenang air dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter, sehingga sulit dilalui kendaraan.
Pantauan pada Rabu (17/12/2025), para siswa tampak berjalan kaki menyusuri jalan yang terendam air. Untuk menghindari kerusakan, sebagian besar memilih melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal, bahkan ada yang menenteng sepatu sambil berjalan di tengah genangan.
Sela Selviana, siswi kelas VII MTs Khozainul Ulum Bojoasri, mengungkapkan bahwa kondisi banjir tersebut sudah berlangsung beberapa waktu terakhir. Bersama teman-temannya, ia harus menempuh jarak sekitar satu kilometer dengan kondisi jalan yang licin dan berair.
“Kami terpaksa pakai sandal karena airnya cukup tinggi. Sekolah juga memberi izin selama banjir belum surut,” ujarnya.
Sebagian siswa memilih berjalan kaki karena kendaraan roda dua kerap mengalami kendala. Sejumlah sepeda motor dilaporkan mogok setelah mesin kemasukan air, sehingga harus dituntun bersama-sama melewati genangan.
Rifki, siswa kelas VII lainnya, mengaku banjir sering membuatnya terlambat tiba di sekolah.
“Tadi motor saya mati di tengah jalan karena air masuk mesin. Akhirnya dituntun bareng teman-teman,” katanya.
Sementara itu, warga Desa Bojoasri, Asrori, mengatakan banjir tidak hanya merendam jalan desa, tetapi juga ratusan rumah warga serta area tambak. Menurutnya, genangan air telah berlangsung hampir sepekan dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Selain jalan, rumah dan tambak juga ikut terendam. Anak-anak yang sekolah juga terdampak,” tuturnya.
Ia menambahkan, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero kerap terjadi berulang. Sepanjang tahun 2025, kejadian serupa sudah terjadi beberapa kali. Warga pun berharap adanya penanganan serius dari pemerintah agar banjir tidak terus berulang, mengingat dampaknya tidak hanya mengganggu pendidikan, tetapi juga perekonomian warga akibat terhambatnya akses transportasi dan aktivitas kerja.

Jelang Nataru, 8.481 Tiket KA Ludes

LAMONGAN – Tingginya mobilitas masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai terasa di Stasiun Lamongan. Meski masa liburan masih sekitar dua pekan lagi, penjualan tiket kereta api (KA) dari dan menuju stasiun tersebut tercatat telah habis terjual.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, hingga Rabu (17/12/2025) pukul 12.00 WIB, total tiket yang terjual mencapai 8.481 lembar. Jumlah tersebut terdiri atas 4.052 tiket keberangkatan dan 4.429 tiket kedatangan penumpang untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro, menyampaikan bahwa tingginya penjualan tiket menunjukkan peran strategis Stasiun Lamongan sebagai salah satu titik penting transportasi kereta api di jalur pantura Jawa Timur, terutama saat musim libur panjang.
“Stasiun Lamongan menjadi akses utama masyarakat, khususnya pada periode libur akhir tahun,” ujarnya.
Dalam menghadapi Angkutan Nataru, Stasiun Lamongan melayani 18 perjalanan kereta api jarak jauh yang terdiri dari 16 kereta reguler dan 2 kereta tambahan. KAI juga menyiapkan kapasitas hingga 10.192 tempat duduk per hari, dengan total daya angkut selama periode Nataru mencapai 183.456 kursi.
Untuk menjaga kenyamanan penumpang, pihak stasiun melakukan berbagai peningkatan layanan, mulai dari penambahan petugas, optimalisasi ruang tunggu dan peron, hingga penguatan layanan informasi pelanggan agar arus penumpang tetap tertib dan lancar.
KAI mengimbau masyarakat agar melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya.
“Pastikan data identitas sesuai saat pemesanan dan datang lebih awal ke stasiun demi kelancaran perjalanan,” pesan Mahendro.
Dengan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama libur Nataru, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan.

Selasa, 16 Desember 2025

Aksi Pembobolan Kotak Amal Masjid Terekam SCCTV

LAMONGAN – Kasus pencurian kotak amal masjid kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lamongan. Kali ini, kotak amal Masjid Darussalam yang berada di Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, menjadi sasaran pelaku pencurian. Aksi tersebut bahkan terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di area masjid.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 13.55 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, seorang pria paruh baya mengenakan pakaian serba hitam terlihat masuk ke dalammasjid dan memastikan situasi aman sebelum beraksi.
“Dalam rekaman terlihat pelaku jongkok dan membuka paksa dua kotak amal yang ada di dalam masjid,” terang Hamzaid, Rabu (17/12/2025).
Setelah berhasil membuka kotak amal, pelaku mengambil seluruh uang di dalamnya dan memasukkannya ke dalam tas selempang yang dibawanya. Usai melancarkan aksinya, pelaku menutup kembali kotak amal tersebut dan langsung meninggalkan lokasi.
Kejadian pencurian baru diketahui saat muadzin masjid datang menjelang waktu salat Ashar. Setelah mengumandangkan azan, saksi mendapati kondisi kotak amal sudah rusak dan uang di dalamnya hilang. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus masjid.
“Pengurus masjid selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kembangbahu,” jelas Hamzaid.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa saat kejadian pintu masjid tidak dalam kondisi terkunci. Selain itu, kotak amal hanya diamankan dengan lilitan kawat pada bagian penutup, sehingga memudahkan pelaku untuk membobolnya.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat dan pengurus tempat ibadah agar meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan guna mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

Sikapi Nataru, Satlantas Terus Tingkatkan Kewaspadaan

LAMONGAN – Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan, antisipasi secara detil kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Setelah melakukan checking di jalan raya, kini kembali turun jalan untuk melakukan ramp check bus, Selasa (16/12/2025).

Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Giat ini
 dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan, Ipda Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H. Juga terlihat melibatkan personel Satlantas, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, UPT P3 LLAJ Lamongan, serta tim Urdokkes Polres Lamongan.

Peningkatan pengawasan terhadap angkutan umum melalui kegiatan ramp check bus. Yakni dengan melakukan pemeriksaan di sejumlah garasi perusahaan otobus yang berada. Selain itu, juga  petugas juga pemeriksaan kesehatan dan tes urine awak bus. di wilayah Kabupaten Lamongan.
"Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama masa libur panjang," kata Hamzaid, Rabu (17/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, petugas melakukan pengecekan kelayakan kendaraan bus, kelengkapan administrasi, serta memberikan pembinaan dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi. Selain itu, awak bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine guna memastikan kondisi fisik yang prima serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Hasil ramp check ini, lanjutnya lagi, petugas menemukan beberapa kendaraan yang perlu segera dilakukan perbaikan. Diantaranya, adanya wiper, ban bus yang sudah tidak layak serta kaca depan yang mengalami retak. "Petugas merekomendasikan agar pihak operator segera melakukan perbaikan demi menjamin keselamatan penumpang," karanya.

Sementara itu, dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh awak bus dinyatakan negatif narkoba dan dinilai layak untuk bertugas.

Hamzaid mekanjutkan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama arus libur Natal dan Tahun Baru. “Melalui ramp check, pemeriksaan kesehatan, dan tes urine ini, kami memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan pengemudinya sehat serta tidak terpengaruh narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut merupakan wujud komitmen Polres Lamongan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum selama momentum Nataru. "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran operator dan awak bus terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat, sehingga situasi Kamseltibcar Lantas di Kabupaten Lamongan tetap terjaga dengan aman dan kondusif," pungkasnya. dam

Senin, 15 Desember 2025

Agar Tidak Gagal Paham, Pemkab Lamongan Sosialisasi KUHP Baru

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan segera diberlakukan secara nasional. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra, Selasa (16/12/2025).
Sosialisasi yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penerapan KUHP baru.
Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap KUHP yang akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026. Menurutnya, regulasi baru ini menjadi tonggak pembaruan hukum pidana nasional yang menggantikan aturan warisan kolonial.
KUHP baru dinilai membawa sejumlah perubahan mendasar, di antaranya penguatan keadilan restoratif, pengakuan hukum adat atau living law, perluasan pertanggungjawaban pidana korporasi, serta penyesuaian dengan perkembangan teknologi informasi. Selain itu, substansinya disusun selaras dengan nilai Pancasila dan prinsip hak asasi manusia.
Pak Yes menekankan bahwa ASN, anggota Korpri, hingga masyarakat luas harus mampu memahami sekaligus menerapkan ketentuan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Seluruh ASN, anggota Korpri, dan masyarakat Lamongan tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga wajib menjunjung norma hukum agar setiap kebijakan dan aktivitas berjalan seiring dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dengan pemahaman yang baik, diharapkan terwujud sistem hukum pidana yang berdaulat, modern, dan kontekstual, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran dan ketaatan hukum di tengah masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember yang juga anggota tim perumus KUHP baru, I Gede Widhiana Suarda, hadir sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa lahirnya KUHP baru bukan semata-mata untuk memperberat sanksi pidana, melainkan memberikan ruang keadilan yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan, KUHP baru menitikberatkan pada keseimbangan antara efektivitas penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Muhammad Ali Alfian, Guru SMK di Lamongan #Delegasi Indonesia AI se - Asia Pasifik

LAMONGAN - Dunia pendidikan Lamongan kembali menorehkan prestasi di level global. Seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Muhammad Ali Alfian dipercaya mewakili Indonesia dalam konferensi forum internasional bertema kewirausahaan dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kawasan Indo-Pasifik.

Muhammad Ali Alfian, guru SMK Negeri 1 Sambeng, terpilih sebagai delegasi Indonesia pada konferensi International Entrepreneurship in the Age of AI. Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Phuket, Thailand, pada 9–10 Desember 2025 dan diikuti peserta dari lebih dari 20 negara.

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh World Learning dengan dukungan hibah dari U.S. State Department, serta dihadiri akademisi, pendidik, pengusaha, inovator, hingga perumus kebijakan dari kawasan Indo-Pasifik, Amerika Serikat, dan Asia Timur.

Ali Alfian mengungkapkan, keikutsertaannya dalam forum internasional tersebut menjadi pengalaman berharga, sekaligus kesempatan untuk menyuarakan potensi pendidikan vokasi di daerah. Menurutnya, inovasi dan pemanfaatan teknologi tidak hanya tumbuh di kota besar, tetapi juga bisa berkembang dari sekolah-sekolah di daerah. “Pemanfaatan AI harus disesuaikan dengan konteks lokal, terutama untuk mendukung pendidikan dan kewirausahaan di daerah,” ujar Ali Alfian, Selasa (16/12/2025).

Selain berprofesi sebagai guru, Ali Alfian juga dikenal aktif di dunia kewirausahaan. Ia merupakan Founder dan CEO PT Solar Inovasi Persada, perusahaan rintisan teknologi energi yang melahirkan inovasi Solar Helmet, helm bertenaga surya yang berawal dari proses pembelajaran di kelas. Inovasi tersebut telah mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.

Dalam konferensi tersebut, Ali Alfian didapuk sebagai pembicara pada sesi Solutions Sprint: Practical Digital Tools and Case Studies. Ia memaparkan praktik pemanfaatan AI sebagai alat bantu berpikir bagi guru dan pelaku UMKM, mulai dari perencanaan usaha, analisis pasar, hingga strategi pemasaran yang lebih efektif.
Ia menekankan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi pemicu lahirnya ide-ide baru dan wirausaha muda, khususnya di lingkungan pendidikan vokasi.

Partisipasi Ali Alfian sekaligus membawa nama Lamongan dalam perbincangan global terkait masa depan pendidikan dan ekonomi berbasis teknologi. Forum tersebut juga merumuskan rencana penyusunan white paper sebagai rekomendasi kebijakan kerja sama antara Amerika Serikat dan negara-negara Indo-Pasifik dalam pengembangan pendidikan AI dan kewirausahaan.

Sekembalinya ke tanah air, Ali Alfian berkomitmen untuk menyalurkan ilmu, jejaring, dan pengalaman yang diperolehnya kepada siswa serta pelaku UMKM di Lamongan. “Ilmu dari forum internasional ini harus kembali ke sekolah dan masyarakat agar memberi manfaat nyata,” tutupnya.

Antisipasi Kemacetan, Satlantas Checking Jalur Alternatif

LAMONGAN  – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan melaksanakan kegiatan pengecekan jalur alternatif pada lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan rawan kemacetan di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 15 Desember 2025, sekira pukul 07.00 WIB. Hadir dalam kegiatan ini KBO Satlantas Polres Lamongan Iptu Hadi Siswanto, S.H., M.H., Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Ipda Kukuh Suprastyoko, S.H., Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan Ipda Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., serta anggota Satlantas Polres Lamongan.

Adapun titik-titik yang dilakukan pengecekan meliputi Simpang 3 Adipura, Simpang 3 Terminal Lamongan, Simpang 3 Sukodadi, Simpang 3 Pucuk, Simpang 3 MAN 2 Lamongan, Simpang 3 Mira, Jalan Gotong Royong, Simpang 3 Gajah.

Selain itu juga Simpang 3 Gardu PLN Baurno, Bundaran Tugu Wingko, Simpang 3 Terminal Ngimbang, Simpang 3 Mantup, Simpang 3 Sambeng, Jalan jurusan Babat–Jombang, Jalan Mantup–Sambeng–Ngimbang, serta Jalan Mantup–Lamongan (arah Mojokerto).

Pengecekan ini meliputi kondisi jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, potensi titik kemacetan, lokasi rawan kecelakaan, serta kesiapan jalur alternatif yang akan digunakan dalam mendukung rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan arus kendaraan.

Kasatlantas Polres Lamongan melalui Kasihumas Polres Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan selama momentum libur Natal dan Tahun Baru.

“Pengecekan jalur alternatif ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan, sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Satlantas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (maska)

Disepakati, PT QL Beroperasi Lagi

LAMONGAN  – Setelah tutup sejak hampir dua pekan, PT QL Hasil Laut, Brondong akan beroperasi kembali kembali  besok, Selasa (16/12/2025). Kepastian ini sesuai hasil rapat di Pendopo Kecamatan Brondong, pukul 20.00 WIB,  Minggu (14/12/2025). 

Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H. turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Muspika Kecamatan Brondong yang membahas penghentian sementara operasional PT QL Hasil Laut. Rakor berlangsung di Pendopo Kecamatan Brondong.

Rapat dipimpin Camat Brondong Nurul Khumaidah, S.H., M.M., dan dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan Polairud Polres Lamongan, HNSI, manajemen PT QL Hasil Laut, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, serta perwakilan warga Dusun Wedung dan Dusun Ngesong. Melalui rakor tersebut disepakati, PT QL Hasil Laut akan kembali beroperasi pada Selasa, 16 Desember 2025. 

Camat Nurul menjelaskan,  rakor tersebut merupakan tindak lanjut atas terhentinya sementara produksi fishmeal PT QL Hasil Laut yang berdampak pada nelayan dan pekerja, termasuk mereka yang harus dirumahkan. Forkopimcam bersama elemen masyarakat berupaya mencari jalan keluar terbaik demi kepentingan bersama.

Dalam forum tersebut, Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penyelesaian berlangsung. Ia mengajak seluruh pihak mengedepankan musyawarah serta menjaga situasi tetap kondusif. "Ini penting agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu," katanya.

Ketua HNSI menyampaikan keprihatinan atas dampak penutupan sementara perusahaan yang menyebabkan banyak pekerja kehilangan penghasilan. Ia berharap PT QL Hasil Laut dapat segera kembali beroperasi dan menyatakan kesiapan untuk menyampaikan aspirasi nelayan hingga ke tingkat kabupaten bila diperlukan.

Sementara itu, Kepala Desa Sedayulawas berharap permasalahan dapat segera diselesaikan sehingga operasional perusahaan bisa kembali berjalan. Pihak PT QL Hasil Laut sendiri menyatakan komitmennya melakukan perbaikan peralatan produksi guna meminimalisir dampak lingkungan dari proses pengolahan.

Melalui rakor tersebut, disepakati bahwa PT QL Hasil Laut akan kembali beroperasi pada Selasa, 16 Desember 2025. Sebelumnya, PT QL Hasil Laut ini dinjukrasa warga telah melakukan pencemaran lingkungan. (maska)

Minggu, 14 Desember 2025

Korban Sengatan Listrik Menggila, Warga Pilih Gropyok Tikus

LAMONGAN  – Korban meninggal akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di Lamongan, bisa dibilang nyaris tidak terhitung. Stop jatuhnya korban, dalam mengendalikan hama tikus, puluhan petani  Desa Kedali, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menggelar gropyokan tikus di area persawahan, Senin (15/12/2025).
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Kedali, Bripda A. Rozeki Tegar R. S.P. Selain membantu pelaksanaan, ia juga memberikan imbauan agar warga tidak lagi menggunakan jebakan listrik di sawah karena berisiko membahayakan keselamatan manusia dan hewan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kedali Imam Mawardi, petugas POPT Dinas Pertanian Lamongan Khusnun Nisa, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kedali, Endang. Sejak pagi, warga tampak kompak menyusuri pematang sawah sambil melakukan pengusiran tikus secara bersama-sama.
Metode gropyokan dinilai lebih efektif sekaligus aman dibanding penggunaan aliran listrik. Selain menekan populasi hama, cara ini juga menghindarkan warga dari potensi kecelakaan fatal yang selama ini menjadi kekhawatiran.
Kapolsek Pucuk AKP Su’ud melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Polri mendukung penuh kegiatan positif warga, termasuk dalam menjaga sektor pertanian. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan jebakan listrik karena risikonya sangat tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan gropyokan tikus tidak hanya bermanfaat bagi hasil pertanian, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan warga desa.
Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan aman dan kondusif. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin demi menjaga hasil panen sekaligus keselamatan bersama. (maska)

Peduli Korban Bencana Sumatra, Siswa SD di Lamongan Kumpulkan dari Uang Saku


LAMONGAN – Kepedulian sosial ditunjukkan oleh para pelajar di Kabupaten Lamongan. Sejumlah siswa SDN 1 Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, rela menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.
Aksi kemanusiaan tersebut dikemas dalam kegiatan Donasi Peduli Sumatera yang melibatkan siswa SD, taman kanak-kanak, para guru, serta orang tua murid. Bantuan yang dihimpun berupa berbagai kebutuhan pokok yang dikumpulkan dari hasil donasi selama sepekan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman sekolah pada Senin (15/12/2025). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah memberikan edukasi kepada para siswa mengenai kondisi wilayah terdampak bencana di Sumatera serta pentingnya menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sejak usia dini.
Setelah apel, para siswa secara bergantian menyerahkan bantuan berupa beras, mi instan, roti, dan makanan ringan lainnya. Seluruh donasi kemudian dikemas dan dikumpulkan oleh panitia sekolah untuk selanjutnya disalurkan kepada pihak terkait.
Kepala SDN 1 Kedungkumpul, Imro’atus Sholichah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran karakter bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak kami ajak belajar berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama mereka yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan donasi ini juga menjadi sarana menanamkan rasa syukur kepada para siswa atas kondisi yang mereka rasakan saat ini.
Salah satu siswa, Putri, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia bersama teman-temannya menyisihkan uang saku sebesar Rp3.000 setiap hari selama satu minggu.
“Semoga bantuan ini bisa membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” kata Putri, didampingi temannya, Rara.
Rara berharap aksi sederhana yang mereka lakukan dapat menginspirasi pelajar lain untuk ikut berbagi. “Walaupun sedikit, kami ingin bisa membantu,” tuturnya.
Seluruh bantuan yang terkumpul rencananya akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, kemudian digabungkan dengan donasi dari sekolah lain sebelum dikirimkan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. (maska)

Jelang Tahun Baru, Polisi Gencar Razia

LAMONGAN — Menjelang malam pergantian tahun, Polsek Brondong Polres Lamongan meningkatkan upaya cipta kondisi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Dalam razia yang digelar Minggu (14/12/2025), petugas berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dari dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Brondong.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H., sebagai bagian dari langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya penindakan terhadap peredaran miras ilegal yang melanggar Perda Kabupaten Lamongan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.
Penertiban pertama dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Deandeles Brondong. Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas mendapati aktivitas penjualan miras dengan sejumlah pembeli yang berkumpul di depan rumah warga.
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang penjual berinisial F, warga Kelurahan Brondong. Barang bukti yang disita berupa tiga botol air mineral berisi arak ukuran 1,5 liter, 161 botol arak oplosan ukuran 250 mililiter, empat botol bir, serta empat botol minuman keras jenis kawa-kawa. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Brondong untuk proses lebih lanjut.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 07.00 WIB, patroli kembali menemukan aktivitas serupa di lokasi lain di Jalan Raya Deandeles Brondong. Petugas mengamankan penjual berinisial MA, warga Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, yang kedapatan menjual miras di sebuah warung.
Dari lokasi kedua, petugas menyita 73 botol arak oplosan, dua botol minuman keras jenis kawa-kawa, serta uang tunai sebesar Rp3.486.000 yang diduga hasil penjualan miras. Penjual beserta barang bukti langsung diamankan ke Polsek Brondong untuk penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.
IPDA M. Hamzaid mengimbau masyarakat agar tidak menjual maupun mengonsumsi minuman keras karena selain melanggar aturan daerah, miras kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminal.
“Polres Lamongan akan terus melakukan penindakan secara rutin demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pergantian tahun,” tegasnya. maska