Subscribe Us

Rabu, 04 Maret 2026

Percepatan LTT 2026, *Kapolres Lamongan dan Ketua Bhayangkari Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan Al-Kahfi, Pererat Kepedulian di Bulan Ramadhan*Lamongan, 12/03/2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Lamongan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan dengan anak-anak Panti Asuhan Al-Kahfi.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 17.00 hingga 19.00 WIB di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan.Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolres Lamongan Jodi Indrawan beserta istri, para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Lamongan, anak-anak Panti Asuhan Al-Kahfi, serta sejumlah masyarakat dan nitizen yang turut meramaikan kegiatan tersebut.Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, Kapolres Lamongan bersama rombongan dan anak-anak panti terlebih dahulu melaksanakan kegiatan belanja bersama di salah satu Toko Baju di Lamongan.Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh kebahagiaan bagi anak-anak panti.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara yang diawali dengan pembacaan doa.Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan turut memeriahkan kegiatan buka bersama tersebut.Kapolres juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.“Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat penting untuk merefleksikan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kita juga telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, di mana terdapat malam Lailatul Qadar yang penuh rahmat dan ampunan. Mari kita perbanyak doa, ibadah, zikir, dan sedekah untuk meraih ridho Allah SWT,” ujar Kapolres.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan pesan kepada para anggota Bhayangkari agar selalu mendukung tugas para suami sebagai abdi negara yang bertugas di lapangan.Beliau menekankan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas kepolisian.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan iftar atau membatalkan puasa bersama, kemudian sholat Magrib berjamaah, serta makan malam bersama seluruh peserta yang hadir.Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Kapolres Lamongan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Al-Kahfi.Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian antara kepolisian dan masyarakat.Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wwessxeesedwdx terhadap sesama di bulan penuh berkah ini.swwwwsq Tanam MT 2 Mulai Dilaksanakanadudwdsdaddfweres

LAMONGAN - Dalam upaya percepatan LTT (Luas Tambah Tanam) tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar mengajak petani juga poktan Lamongan untuk sesegera mungkin mpelaksanakan tanam padi pada musim tanam kedua (MT2) setelah panen dilakukan. Hal ini disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melaksanakan Gerakan Tanam Padi bersama Petani di Desa Lopang Kecamatan Kembangbahu, Kamis (5/3).

Diungkapkan Bupati Yes bahwa pada tahun 2025, Lamongan berhasil melampaui target LTT pusat dari 192.373 ha (target pusat) terealisasi 193.786 ha, dengan luas tanam baku sawah yang dimiliki sebesar 95 ribu hektar. Selain itu, Lamongan juga semakin kokoh bagai lumbung pangan nasional dengan berhasil mencapai produksi padi sebanyak 1.335.099 ton, terbesar di Jawa Timur.

"Kok bisa demikian? karena tanamnya tidak sekali saja, tapi berkali-kali. Selain itu yang membedakan juga adalah karakter orang Lamongan yang megilann, giat-giat panen, panennya belum selesai sudah siap tanam lagi, tidak perlu menunggu besok, tidak perlu memikir BMKG, hujan atau tidak pokoknya berusaha, yakin," ungkap Pak Yes.

Ditambahkan beliau, pemerintah terus mendukung percepatan pelaksanaan swasembada pangan dengan memberikan bantuan-bantuan alat modern, pupuk, pengairan hingga ke daerah-daerah kering dengan mengupayakan adanya waduk-waduk desa maupun sumber-sumber yang bisa digunakan untuk tanam.

"Tahun ini oleh Pak Menteri di target lagi ditambah lagi 233 ribu hektar, padahal sawahnya kita hanya 95 ribu. Bismillah jangan khawatir pemerintah terus menjaga pupuk, menjaga harga, semoga tahun ini lebih baik lagi. Monggo yang belum tanam segera dipercepat tidak perlu menunggu tanamnya selesai pokok langsung," imbuhnya.

Dilaporkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito, saat ini di Lamongan pada musim tanam pertama tahun 2026 telah dilakukan panen seluas 36.818 hektar. Mengingat di tahun sebelumnya Lamongan berhasil melakukan panen hingga 4 kali dalam setahun, ia mengajak untuk mengantisipasi gangguan dengan pendampingan penyuluh dalam sterilisasi bibit dan lahan.

"Proses perawatan kami tetap mendorong antisipasi berbagai gangguan, kami tetap mengutamakan menjaga ramah lingkungan, keseimbangan alam. Sepanjang bahan-bahan organik sekitar lingkungan ada, untuk mencegah lakukan itu dulu, yang bersifat kimia ini pilihan kedua," ucapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Yuris Tiyanto.

Rehabilitasi Sekolah Diresmikan, Perkuat Infrastruktur dan Kualitas Pendidikan

LAMONGAN - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian revitalisasi, rehabilitasi, dan pembangunan sarana prasarana SMA, SMK, dan SLB (negeri/swasta) se-wilayah Lamongan dan Gresik, Rabu (4/3) di SMAN 2 Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa agenda tersebut selaras dengan komitmen Pemkab Lamongan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

“Peresmian rehabilitasi untuk sekolah menjadi momentum penting dalam mendorong perbaikan kualitas pendidikan. Baik dari segi infrastruktur, maupun kualitas belajar mengajar,” tutur Pak Yes.

Disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Soto, pembangunan pendidikan di Lamongan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik. Namun juga pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar. Hal tersebut tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan tahun 2025 yang mencapai 76,81, berada di atas rata-rata target.

“Di Lamongan terus kita dorong tidak hanya infrastruktur, tapi kualitas belajar mengajar juga kita perbaiki. Salah satu alat ukur yang dapat dilihat adalah IPM kita yang cukup tinggi, 76,8. Ini di atas rata-rata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yes menegaskan komitmen Pemkab Lamongan untuk memaksimalkan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui berbagai program strategis pendidikan. Di antaranya beasiswa Perintis yang telah membiayai hampir 8 ribu anak, Program Aksi Bina Pendidikan Inklusif dan Responsif (Aksi Biru) yang membantu anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan, serta Gertak Desa (Gerakan Kesetaraan Belajar) yang diselenggarakan di desa-desa.

“Motivasi kita adalah agar tidak ada anak Lamongan yang tidak sekolah karena terhambat keterbatasan biaya. Melalui Perintis Beasiswa hampir 8 ribu anak telah kita biayai. Program Aksi Biru membantu anak-anak yang sempat tidak sekolah untuk kembali bersekolah. Gertak Desa juga kita hadirkan untuk memperluas akses kesetaraan belajar,” tambahnya.

Berbagai program tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas. Terlebih SDM berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk melanjutkan pembangunan daerah di masa mendatang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa secara total, terdapat sekitar 400 sekolah di Jawa Timur yang mendapatkan revitalisasi dan rehabilitasi. Ia berharap program tersebut mampu menguatkan daya dukung sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kita berharap revitalisasi ini akan menguatkan daya dukung sekolah. Daya dukung lingkungan sekolah harus kita siapkan dan jaga bersama. Setiap lembaga pendidikan penting untuk mengedepankan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat),” tuturnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga fasilitas sekolah agar tetap terpelihara dengan baik, sehingga penguatan daya dukung lingkungan sekolah dapat berjalan optimal.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah, diharapkan sebagai penguatan sarana prasarana dan kualitas pembelajaran dapat berjalan beriringan, guna mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Bansos ke-9, Bu Khofifah Salurkan Rp. 7,2 Milyar dan 300 Drum Aspal

LAMONGAN - Menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Lamongan menerima saluran bantuan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebesar Rp. 7,2 milyar. Bantuan diserahkan di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (4/3/2026).

Penerimaan bantuan dilakukan secara simbolis, masing - masing diberikan kepada kepada ASDP (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas), Lansia PKH Plus, KIP (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif) Putri Jawara, Pendamping PKH Plus, TKSK dan Tagana, hingga Desa.

Bukan hanya itu, gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan program pembinaan jalan kabupaten berupa 300 drum aspal. "Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami bahannya nanti dari kabupaten tenaganya. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat" ungkapnya.

Dilaporkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiyani, Lamongan ini merupakan titik ke-9 penyerahan Sapa Bansos dengan paket 10 item yakni ASDP, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus), bantuan KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS tenagakerja bagi ahli waris Tagana, bantuan program pemberdayaan BUMDes program desa berdaya program Jatim Puspa dan bantuan keuangan desa, serta bantuan program pembinaan jalan kabupaten.
"Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim ini sebesar Rp. 7,2 milyar," lapor Restu Novi Widiyani.

Menerima kunjungan Gubernur Khofifah beserta rombongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih atas kepedulian beliau terhadap masyarakat di Kabupaten Lamongan. "Saya menyampaikan rerima kasih. Saya yakin kehadiran beliau tidak hanya sekedar memberikan bantuan program tapi lebih dari itu beliau hadir di Lamongan untuk senantiasa mendengar dan selalu membersamai masyarakat di Kabupaten Lamongan", katanya. 

Bagi penerima manfaat, tambahnya, penyerahan bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan. "Terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama," pungkasnya.

Rame 2026, Ajang Promosikan Produk Lokal

LAMONGAN - Ramadhan Meriah (RAME) 2026 kembali digelar sebagai ajang promosi produk lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Event tahunan ini berlangsung di Lamongan Sport Center (LSC), selama lima hari kedepan, mulai 4 hingga 8 Maret 2026. 
 

Rame 2026 juga sebagai realisasi gerakan Ayo Ditumbasi, yakni ajakan kepada masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui gerakan ini, diharapkan perputaran ekonomi di Kabupaten Lamongan semakin meningkat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Semarak Rame 2026 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan, Rabu (4/3) sore. Dituturkan oleh Nalikan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Lamongan, wastra nusantara, serta beragam produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas.7

"Ramadhan Meriah ini menjadi momentum untuk memperkenalkan batik dan produk lokal Lamongan agar semakin dikenal luas. Seperti komitmen Pemkab Lamongan yakni UMKM kita naik kelas dan memiliki daya saing,” tutur Nalikan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekrasda Lamongan dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lamongan ini menghadirkan ragam agenda. Mulai dari fashion, kuliner, serta workshop packaging yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya dalam pengemasan produk agar lebih bernilai jual.

Pada hari pertama digelar Fashion Wastra Competition kategori umum yang memperebutkan Piala Bupati Lamongan. Hari kedua dilanjutkan dengan Fashion Wastra Competition kategori Big Size dan Anak. Selanjutnya, hari ketiga diisi dengan Workshop Packaging guna meningkatkan kualitas kemasan produk UMKM agar lebih kompetitif di pasar.

Memasuki hari keempat, masyarakat akan disuguhkan Lomba Patrol yang menambah semarak suasana Ramadhan. Lalu pada hari kelima akan digelar Kontes Lele dan Awarding sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha dan peserta terbaik selama rangkaian kegiatan.

Pada Rame 2026, menghadirkan 87 stand bazar yang terdiri dari 15 stand produk fashion dan aksesoris, 26 stand produk khas dari masing-masing kecamatan, serta 46 stand produk UMKM daerah. Keberagaman stand ini menjadi ruang promosi yang luas bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Bupati Yes Tegaskan Pembangunan di Lamongan Utuh, Menjangkau Fisik dan Non Fisik

LAMONGAN - .Pembangunan di Kabupaten Lamongan dilaksanakan secara utuh, mencakup pembangunan fisik dan non fisik yang terukur melalui capaian angka. Demikian disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Sabilillah Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Selasa (3/3/2026).

Disampaikan bupati Yuhronur Efendi, pada sektor fisik, Pemkab Lamongan terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur melalui program prioritas Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula). Pada akhir tahun 2025, tingkat kemantapan jalan kabupaten telah mencapai sekitar 60,21 persen. Sebanyak 58 ruas jalan terbangun atau 24.700 meter jalan dalam kondisi baik.

"Satu tahun kepemimpinan saya dan Wakil Bupati Lamongan Mas Dirham berkomitmen melaksanakan pembangunan utuh dan berkelanjutan. Yang mencakup pembangunan fisik dan non fisik. Pada pembangunan fisik, peningkatan yang teraktualisasi akan berdampak langsung pada kelancaran konektivitas antarwilayah, distribusi hasil pertanian, serta efisiensi mobilitas masyarakat," tutur orang nomor satu di Kota Soto.

Di bidang pembangunan desa, sebanyak 277 desa berstatus mandiri. Sedangkan lainnya telah  erstatus maju, adanya capaian tersebut menunjukkan penguatan pembangunan berbasis desa yang semakin merata.

Sementara itu, pembangunan non fisik terus diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan tercatat berada pada angka 75,90 di tahun 2024 (menunjukkan tren peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat).

Dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, Pemkab Lamongan juga mengoptimalkan realisasi program nasional. Salah satunya melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang terus berkembang di berbagai desa sebagai wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan distribusi kebutuhan pokok.

Pada sektor unggulan daerah, pertanian tetap mendominasi peningkatan ekonomi Lamongan. Produksi padi Lamongan tercatat mencapai lebih dari 1 juta ton gabah kering panen per tahun, menjadikan Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur hingga nasional. Selain padi, komoditas jagung, kedelai, perikanan, dan peternakan turut menunjukkan tren produktivitas yang positif.

“Pembangunan di Lamongan harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari meningkatnya kualitas SDM dan kesejahteraan warga,” tegas Pak Yes.

Melalui pembangunan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis mampu mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Anjasmoro

LAMONGAN – Seorang pria tanpa identitas tewas mengenaskan. Ini terjadi setelah  pria malang ini tertabrak KA Anjasmoro, di KM 191+0, sekira pukul 08.17 WIB.Tepatnya, di jalur rel wilayah, Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Rabu (4/3/2026).


Informasi yang dihimpun, kereta dengan nomor perjalanan 05042 itu melaju dari arah barat menuju timur dengan tujuan Surabaya. Saat melintas di lokasi kejadian, kereta menabrak seorang pria yang berada di jalur rel hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah petugas piket Polsek Deket menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tubuh tergeletak di sekitar rel kereta api. “Lokasi kejadian berada di jalur KM 191+0 antara petak jalan Stasiun Lamongan–Stasiun Duduk, tepatnya di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen, SH, MH bersama anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan koordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas dalam proses olah TKP serta evakuasi korban.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tidak ditemukan identitas pada tubuhnya. Untuk sementara, korban masih berstatus Mr. X sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan guna dilakukan proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api karena berisiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian.

Dihajar Sekelompok Pemuda, Pelajar Babak Belur

LAMONGAN – Seorang pelajar berinisial CAF (17) menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda.
Ini terjadi di Desa Songowareng, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 02.20 WIB. Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya setelah dipukuli, ditendang, hingga diseret ke jalan oleh para pelaku.

Kapolres Lamongan, Arif Fazlurrahman mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan 13 orang terkait peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, dua orang dewasa berinisial AM (22) dan GPP (23), warga Kecamatan Sukorame, resmi ditahan.
“Empat anak yang terlibat tidak dilakukan penahanan sesuai Pasal 32 UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Namun proses pidananya tetap berjalan melalui mekanisme diversi sebagaimana diatur dalam Pasal 6 sampai Pasal 15,” jelas Kapolres, Rabu (4/3/2026).

Sedangkan tiga pelaku lainnya berinisial G, F, dan D yang juga berasal dari Kecamatan Sukorame saat ini masih dalam pencarian dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dijelaskan Kapolres Arif, peristiwa bermula ketika korban tengah berada di warung kopi Cak Sintong bersama dua temannya. Warung tersebut berada tidak jauh dari rumah korban. Toba - tiba Ibu korban yang mendengar suara gaduh keluar rumah dan mendapati anaknya tengah dipukuli oleh sejumlah pemuda. "Meski sempat berteriak meminta pertolongan suaminya untuk melerai, para pelaku tetap melakukan aksi kekerasan", katanya.

Dari hasil penyelidikan awal, insiden dipicu oleh pakaian berlogo salah satu perguruan silat yang dikenakan korban. Diduga, atribut tersebut menimbulkan ketersinggungan dari para pelaku. Bahkan, salah satu pelaku yang kini ditahan diketahui merupakan teman korban sendiri.

Atas perbuatannya, tambah dia, para tersangka dijerat Pasal 90 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara serta denda hingga Rp100 juta.
"Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polres Lamongan," pungkasnya

Selasa, 03 Maret 2026

Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Satlantas Polres Lamongan Gelar Rakor Keselamatan Perlintasan Kereta Api Sebidang

LAMONGAN -  Jelang Operasi Ketupat Semeru Palayanan Masyarakat pada lebaran Idul Fitri 2026, Polres Lamongan melalui Satuan Lalu Lintas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor).
Rakor melibatkan berbagai unsur itu, dilaksanakan di Rupatama Tathya Dharaka Polres Lamongan, Selasa, (03/02/2026).

Rakor dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara, S.T.K., S.I.K., M.Si., serta dihadiri Kadishub Lamongan Drs. Dianto Heri Wibowo, M.I.P. beserta anggota, perwakilan Kapolsek jajaran, Perwira Satlantas, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Daop 8), perwakilan Camat dan Kepala Desa sepanjang jalur rel, serta perwakilan Kasitrantib Satpol PP Lamongan.

Dalam sambutannya, Kasat Lantas Berharap kegiatan rakor ini mampu menghasilkan langkah konkret guna memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat Lamongan, khususnya menjelang lonjakan mobilitas saat Lebaran.

Secara umum, wilayah Lamongan memiliki total 81 perlintasan kereta api sebidang, terdiri dari 33 perlintasan berpalang pintu yang dijaga oleh Dishub, 29 perlintasan tanpa palang pintu yang dijaga relawan, serta 19 perlintasan yang telah ditutup.
Data kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang pada tahun 2024 terjadi 8 kejadian dengan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 4 orang dan luka berat (LB) 2 kejadian.

Tahun 2025 tercatat 8 kejadian dengan 6 korban meninggal dunia dan 2 kejadian luka berat.

Sementara pada tahun 2026, sejak Januari hingga saat ini, telah terjadi 4 kejadian dengan 3 korban meninggal dunia dan 1 kejadian luka ringan (LR).

Kasat Lantas juga memaparkan sejumlah upaya yang telah dilaksanakan Satlantas Polres Lamongan, termasuk identifikasi enam faktor penyebab kecelakaan berdasarkan fakta di lapangan.

Ke depan, solusi yang direncanakan meliputi pelatihan penjaga perlintasan, penambahan petugas dan sarana komunikasi, peningkatan jumlah palang pintu, penutupan akses jalan kecil yang membahayakan, serta sosialisasi intensif kepada masyarakat terkait tata cara aman melintasi rel kereta api.

Beliau juga mengimbau para kepala desa di sepanjang jalur rel agar lebih peduli terhadap keberadaan penjaga perlintasan dan keselamatan warganya.

Peningkatan sarana dan prasarana palang pintu menjadi prioritas, dan apabila tidak tersedia sumber daya untuk penjagaan, disarankan agar perlintasan ditutup pada malam hari.

Kolaborasi yang solid antar-stakeholder akan menghasilkan langkah yang kuat dan berkelanjutan dalam membangun sinergitas birokrasi demi keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Kadishub Lamongan menyampaikan apresiasi kepada Polres Lamongan atas terselenggaranya rakor tersebut sebagai forum penyamaan persepsi.

Saat ini terdapat 50 titik perlintasan sebidang yang menjadi perhatian serius, terdiri dari 19 perlintasan dengan pos jaga dan palang pintu, 13 perlintasan hanya berpalang pintu, 9 perlintasan berpalang dari swadaya masyarakat, 6 perlintasan tanpa palang pintu, dan 3 perlintasan dikelola langsung oleh KAI.

Kabupaten Lamongan memiliki 50 Petugas Jaga Lintasan (PJL) resmi yang dibantu 63 relawan.

Dalam paparan Perwakilan PT KAI Daop 8 disampaikan data perlintasan di wilayah Daop 8, termasuk titik rawan di wilayah Lamongan dan perlintasan yang berpotensi risiko akibat bangunan liar.

Identifikasi bahaya dan potensi risiko di perlintasan menjadi perhatian utama, terutama menjelang masa angkutan Lebaran 2026.

PT KAI juga menyampaikan rencana penambahan petugas jaga di 26 titik penjagaan selama masa Lebaran.

Selain itu, dalam rencana posko angkutan Lebaran, akan terdapat penambahan 11 perjalanan kereta api yang melintas pada jam rawan, yakni pukul 22.00 hingga 05.00 WIB memerlukan kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pihak agar tidak terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang.

Melalui rakor ini, diharapkan kesiapan pengamanan perlintasan kereta api sebidang di Kabupaten Lamongan semakin optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 2026 dengan aman, nyaman, dan selamat dalam semangat Operasi Ketupat Semeru.

Senin, 02 Maret 2026

TP PKK Beserta Baznas Lamongan Salurkan Bansos Ramadan pada LKSA

LAMONGAN  - Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Lamongan menyalurkan bantuan sosial ramadan pada 46 LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) di Lamongan.

Bantuan berupa sembako dan uang tunai ini deserahkan secara simbolis oleh Bupati Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa,(3/3/2026).            

Bupati Yuhronur Efendi  menyatakan, penyerahan bantuan ini merupakan agenda tahunan, dan akan terus dilakukan evaluasi setiap tahunnya agar dapat semakin baik kedepannya nanti.

"Pasal 34 Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas-tugas seperti hari ini, pemerintah hadir melalui LKS, melalui beberapa yayasan, melalui beberapa panti, yang ini kita terus menjadi mitra yang strategis, sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita semuanya," ucap Pak Yes.


Jumlah LKSA yang terdaftar dan mendapat ijin operasional di Kabupaten Lamongan diungkapkan Ketua Forum LKSA Nadzir sebanyak 46 LKSA, dan hampir menyebar di seluruh kecamatan.

"Anak yang diasuh tahun lalu itu 2.706 anak, tahun 2026 ini 2.517 anak, sehingga terjadi penurunan anak yang diasuh. Menurut pengamatan dan data yang kami terima, itu adalah salah satu diantara keberhasilan pembangunan di Lamongan. Jumlah pengasuh 482 orang, setiap LKS antara 10 sampai 15 pengasuh," ungkap Nadzir.

Tidak hanya itu, Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Muljono juga mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan pada hari ini merupakan hasih zakat dan infaq yang dititipkan melalui Baznas Lamongan, dengan hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut disalurkan bantuan sembako berisi 50 kg beras, minyak goreng 1 dus, mie instan 2 dus, gula 10 kg, biskuit 2 dus, dan uang sebesar Rp. 5.500.000 kepada tiap LKSA. 

Tak Mau Kecolongan, Polres Lamongan Gelar Tes Urin Mendadak

LAMONGAN – Komitmen bersih narkoba bukan hanya digaungkan ke luar, tetapi juga dibuktikan ke dalam.⁸Polres Lamongan menggelar tes urin mendadak terhadap Pejabat Utama (PJU), para perwira, hingga Kapolsek jajaran, Senin (03/03).

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menegaskan, langkah ini menjadi penegasan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh institusi Bhayangkara, khususnya di wilayah hukum Lamongan.

Tes mendadak ini, tegas dia, dilakukan menyikapi masih adanya kasus narkoba yang melibatkan oknum anggota Polri di sejumlah daerah. "Situasi itu dinilai mencederai kepercayaan publik dan berpotensi mengganggu optimalisasi pemberantasan narkoba yang menjadi program prioritas nasional dalam Asta Cita," katanya.
Lebih jauh  menegaskan, keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba—termasuk menjadi backing jaringan—merupakan pelanggaran berat. “Tidak ada toleransi. Selain pidana, itu pelanggaran berat kode etik dan bisa berujung pemberhentian tidak dengan hormat,” tegasnya.

Tes urin dilakukan secara transparan dan diawasi ketat sesuai prosedur. Seluruh pejabat yang diperiksa wajib menunjukkan komitmen nyata bahwa pemberantasan narkoba dimulai dari internal.

Ditambahkan Kapolres, langkah preventif ini sekaligus menjadi penguatan pengamanan menjelang Idul Fitri, agar pelaksanaan tugas berjalan profesional, bersih, dan maksimal.
"Dengan aksi tegas ini, Polres Lamongan menegaskan satu pesan: bersih di dalam, kuat memberantas di luar," pungkasnya.

Forkopimda Lamongan Solid, Dandim, Wabup dan Kapolres Matangkan Strategi Operasi Ketupat Semeru

LAMONGAN – Strategi Operasi Ketupat Semeru di Lamongan dimatangkan.
Ini setelah sinergi tiga pilar keamanan dan pemerintahan di Kabupaten Lamongan gelar rapat lintas sektoral di Ruang Rupatama Tathya Dharaka Mapolres Lamongan, Senin (02/03/2026).


Rapat strategis dalam memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 H itu dihadiri Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, ST dan Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Ketupat Semeru.

Kegiatan ini mempertegas komitmen bersama antara Kodim 0812/Lamongan, Polres Lamongan, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat serta pemudik yang melintas di wilayah Lamongan.
Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga instansi pelayanan kesehatan. Fokus pembahasan mencakup pemetaan titik rawan kemacetan, pengamanan jalur poros nasional, pengawasan perlintasan sebidang kereta api, serta penguatan patroli di kawasan permukiman yang ditinggal mudik.

Penempatan personel gabungan di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) pada titik-titik strategis juga menjadi prioritas utama guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam arahannya, Dandim 0812/Lamongan menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung penuh pengamanan.
“TNI siap mem-back up penuh jajaran Kepolisian dan Pemerintah Daerah. Kunci keberhasilan operasi ini adalah komunikasi yang solid dan kesiapsiagaan menghadapi setiap potensi gangguan,” tegasnya.

Wakil Bupati Lamongan juga memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan kesehatan 24 jam untuk menunjang kenyamanan masyarakat selama Idul Fitri.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K. menegaskan,  Operasi Ketupat Semeru tahun ini mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Dengan sinergi Forkopimda yang semakin solid, Lamongan optimistis mampu menghadirkan perayaan Idul Fitri yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

Wujudkan SDM Unggul Melalui Pembangunan Non Fisik Berprinsip Empat Pilar Kebangsaan

LAMONGAN - Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan daerah. Guna memperkuat pembangunan SDM, Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar lakukan penguatan nilai kebangsaan dan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik, di Aula Gajah Mada Lt.7 Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada kesempatan itu menyampaikan, pembangunan di Kota Soto tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, namun juga pembangunan non fisik melalui penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat. "Ini tertuang dalam misi kedua Pemerintah Kabupaten Lamongan yakni "Mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman", katanya.

Dalam merealisasikan pembanguan berkelanjutan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya fokus pada aspek fisik. "Melainkan aspek non fisik juga terus digencarkan, karena SDM unggul adalah investasi pembangunan di masa yang akan datang," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa. Sedangkan, pembangunan di desa tidak cukup jika hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan SDM berkualitas. Dengan SDM berkualitas diyakini mampu meningkatan otonomi daerah yang adaptif terhadap dinamika sosial hingga ekonomi.

Penguatan SDM tersebut salah satunya dilakukan melalui implementasi dan penajaman empat pilar kebangsaan MPR RI, meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik yang diwakili pembina universitas, Jazilul Fawaid. Kerja sama ini mencakup sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Lamongan, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kontribusi dunia akademik dapat semakin memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, inovasi pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.