Subscribe Us

Jumat, 01 Mei 2026

Kapolres Lamongan Pimpin Langsung Apel Gelar Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergitas Jaga Stabilitas Daerah

LAMONGAN – Kapolres Lamongan memimpin langsung pelaksanaan Apel Gelar Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolres Lamongan pada Kamis pagi, (30/04).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran anggota kepolisian serta berbagai organisasi masyarakat sebagai bentuk penguatan sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam keadaan sehat walafiat.

Beliau menegaskan bahwa apel besar Sabuk Kamtibmas Polda Jawa Timur tahun 2026 ini mengusung tema “Mewujudkan sinergitas Polda Jatim bersama Sabuk Kamtibmas dan potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan keutuhan sosial di wilayah Jatim.”

“Pelaksanaan apel gelar pasukan ini bukan sekadar kegiatan seremonial saja, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres dalam amanatnya.U

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, dan benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah.

Beliau  juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.

“Mari kita rapatkan barisan, perkuat komitmen, dan teguhkan kebersamaan demi terwujudnya Jawa Timur yang aman, damai, tangguh, dan sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.pd dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat semakin solid, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Lamongan dan Jawa Timur secara umum,” ujar Kasihumas.

Apel gelar Sabuk Kamtibmas ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Alas Roban 3” Uji Nyali Pengunjung di Pasar Tingkat Lamongan, Hadirkan Sensasi Horor Menegangkan

LAMONGAN – Wahana hiburan bertema horor kembali meramaikan Kabupaten Lamongan. Rumah Horror Indonesia menghadirkan wahana uji nyali bertajuk “Alas Roban 3” di kawasan Pasar Tingkat Lamongan, yang menyuguhkan pengalaman seram bagi para pecinta adrenalin, khususnya kalangan muda.
Event ini berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026. Pengunjung dapat merasakan sensasi menegangkan setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB, dengan harga tiket yang cukup terjangkau, yakni Rp20 ribu per orang.

Pemilik Rumah Horror Indonesia, M. Sukri, menjelaskan bahwa wahana ini merupakan pengembangan dari konsep yang telah berjalan sejak 2014 dan terus mendapat respons positif dari masyarakat. Tema “Alas Roban 3” sendiri diangkat dari kisah yang populer dalam film horor Indonesia, kemudian diadaptasi menjadi pengalaman nyata.
“Kami ingin menghadirkan suasana seperti di dalam film, sehingga pengunjung benar-benar merasakan ketegangan secara langsung,” ujarnya.

Berbagai karakter hantu khas Indonesia seperti pocong, genderuwo, hingga kuntilanak turut dihadirkan untuk menambah kesan mencekam. Meski demikian, pihak penyelenggara memastikan seluruh wahana tetap mengutamakan aspek keamanan.
Para talent yang berperan sebagai hantu dibekali aturan ketat, termasuk larangan melakukan kontak fisik dengan pengunjung. Hal ini dilakukan agar pengalaman tetap seru tanpa mengurangi kenyamanan dan keselamatan.

“Tidak ada kontak langsung antara talent dan pengunjung. Jadi tetap aman,” tambah Sukri.
Wahana ini menyasar kalangan remaja, terutama pelajar SMP dan SMA. Namun, pengunjung dari berbagai usia tetap dapat menikmati pengalaman yang ditawarkan dengan pendekatan hiburan yang berbeda.
Salah satu pengunjung, Margiono, warga Kecamatan Glagah, mengaku merasakan sensasi menegangkan saat mencoba wahana tersebut. “Lumayan seru, ternyata di Lamongan ada wahana seperti ini. Hantunya juga banyak dan bikin kaget,” katanya.

Diperkirakan, puncak keramaian terjadi pada malam hari, terutama setelah salat Isya, saat jumlah pengunjung meningkat signifikan.
Dengan konsep yang menarik dan harga yang ramah di kantong, “Alas Roban 3” diharapkan menjadi alternatif hiburan baru bagi masyarakat Lamongan sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati wahana horor lokal.

Rabu, 29 April 2026

Matangkan Persiapan Porwanas 2027, SIWO PWI Lampung Gelar Diskusi Olahraga

LAMPUNG – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai mematangkan langkah menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV Tahun 2027.
Tak hanya menargetkan sukses sebagai tuan rumah, PWI Lampung juga membidik prestasi sebagai juara umum dalam ajang nasional tersebut.
Komitmen ini mengemuka dalam kegiatan diskusi olahraga bertema “Menuju Porwanas XV 2027: Membangun Sinergi Prestasi Olahraga” yang digelar pada Rabu, 29 April 2026.
Ketua SIWO PWI Lampung, Muslim Pranata, mengatakan diskusi tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet, insan pers, serta seluruh elemen pendukung menghadapi Porwanas 2027.
“Persiapan harus dilakukan secara matang sejak dini. Diskusi ini penting untuk memperkaya wawasan dan belajar dari pengalaman para ahli,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan bahwa Porwanas bukan sekadar ajang olahraga antarwartawan, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas jurnalistik olahraga.
“Porwanas juga menjadi ajang seleksi bagi wartawan olahraga untuk mempersiapkan peliputan event besar seperti PON,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Lampung terakhir kali menjadi tuan rumah Porwanas pada 1993. Oleh karena itu, penyelenggaraan tahun 2027 menjadi momentum penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Diperkirakan sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia akan hadir dalam ajang tersebut, yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
“Dampaknya tidak hanya pada olahraga, tetapi juga ekonomi daerah dan promosi wisata Lampung,” tambahnya.
PWI Lampung pun berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi serta seluruh pemangku kepentingan agar target “dua sukses” yakni sukses penyelenggaraan dan prestasi dapat tercapai.
Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yanyan Ruchyansyah, menyebut penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Lampung harus siap sukses sebagai penyelenggara sekaligus mampu meraih prestasi,” ujarnya saat membacakan sambutan gubernur.
Ia menekankan pentingnya evaluasi atlet, kesiapan fisik, strategi latihan, serta dukungan manajemen yang terencana.
“Sinergi antara atlet, pelatih, organisasi, pemerintah, dan seluruh pihak menjadi kunci utama,” tegasnya.
Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, turut mengapresiasi kesiapan Lampung yang didukung pemerintah daerah dan KONI.
Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting dalam menyukseskan Porwanas 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua April.
“Kita harus bergerak cepat dan terarah agar Porwanas 2027 berlangsung lebih profesional, kompetitif, dan bermartabat,” pungkasnya.

Warga Dikejutkan Penemuan Jenazah, Polres Lamongan Lakukan Penanganan Evakuasi

LAMONGAN – Penemuan sesosok jenazah laki-laki di sebuah bangunan kosong di wilayah Dusun Tegalrejo, Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, menggegerkan warga pada Rabu (29/4) pagi.
Menanggapi laporan tersebut, jajaran Polsek Babat Polres Lamongan bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB, saat Personel piket Polsek Babat menerima informasi dari masyarakat terkait adanya penemuan Jenazah seorang laki-laki yang tergeletak di bangunan kosong di pinggir jalan desa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Babat KOMPOL Chakim Amrullah, S.H., M.H. bersama anggota dan instansi terkait serta perangkat desa setempat langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban berhasil diidentifikasi sebagai K ( laki-laki 63 tahun), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar TKP korban dikenal sebagai sosok yang kerap berpindah-pindah tempat tinggal (tunawisma) dan bekerja serabutan apabila dibutuhkan warga serta sering tidur di bangunan kosong di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban di Kecamatan Baureno.

“Keluarga korban membenarkan identitas tersebut adalah keluarganya dan menyampaikan bahwa korban memang sering meninggalkan rumah,” jelasnya.

Selanjutnya, oleh Personel Polsek Babat jenazah dibawa ke RSUD Karangkembang untuk dilakukan visum et Repertum.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan secara layak di Wilayah, Kecamatan Baureno tempat keluarga nya tinggal.

Dengan kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, guna mempercepat penanganan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Jaga Hasil Panen Petani, TNI Turun Sawah Dampingi GERDAL

LAMONGAN – Pagi masih berkabut, tapi langkah Sertu Ardiyanto dan Serda Harminto sudah mantap menuju hamparan sawah Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun. Kedua Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun itu melaksanakan pendampingan Gerakan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman, Kamis (30/4/2026).

GERDAL digelar bersama PPL Kecamatan, Kelompok Tani Desa Banjarejo, dan warga. Sasaran utama adalah mengendalikan hama wereng coklat dan tikus yang mulai menyerang padi usia 45 hari. Tanpa canggung, Sertu Ardiyanto ikut menggendong tangki semprot. Serda Harminto membantu petani memasang perangkap tikus di pematang sawah.
“Kami tidak mau petani rugi karena gagal panen. Babinsa harus hadir, bantu tenaga, bantu solusi. Kalau sawah sehat, petani senang, lumbung pangan Lamongan aman,” ujar Sertu Ardiyanto sambil menyeka keringat.

Pendampingan GERDAL dilakukan dengan metode ramah lingkungan. Petani diajak menggunakan agensia hayati dan pestisida nabati, serta menjaga kebersihan saluran irigasi agar tidak jadi sarang hama. Di sela kegiatan, Babinsa juga berdialog dengan petani soal kendala pupuk dan harga gabah.

Ketua Poktan Desa Banjarejo mengaku terbantu. “Pak Babinsa selalu ada. Dari tanam sampai panen didampingi. Sekarang ada hama, langsung turun. Kami jadi semangat merawat tanaman,” katanya.

Pj Danramil 0812/20 Karangbinangun peltu teguh melalui para Babinsa menegaskan bahwa pendampingan pertanian adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Babinsa jadi ujung tombak di desa. Tidak hanya soal keamanan, tapi juga ketahanan pangan. Kami pastikan petani tidak berjuang sendiri,” tegasnya.

Kegiatan GERDAL ditutup dengan makan bersama di gubuk tengah sawah. Menu sederhana berupa nasi, ikan asin, dan sayur lodeh terasa nikmat setelah kerja bakti. Dari Banjarejo, semangat gotong royong TNI dan petani terus terjaga demi swasembada pangan di Kabupaten Lamongan.

Perkuat Pertahanan Wilayah, Dandim 0812 Lamongan Sambut Kunjungan Menhan dan PJU Mabes TNI Tinjau Kesiapan Yonif TP 887/KJM

LAMONGAN – Suasana penuh semangat menyelimuti Kabupaten Lamongan, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyambut langsung kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Sjafri Sjamsoeddin dan Pejabat Utama Mabes TNI di lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 887/KJM, Desa Slaharwotan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Rabu (29/4/2026).

Kunjungan ini digelar dalam rangka meninjau kesiapan operasional dan progres pembangunan Yonif TP 887/KJM yang akan memperkuat pertahanan wilayah serta mendukung percepatan pembangunan di Lamongan dan sekitarnya.

Setibanya di lokasi, Menteri Pertahanan RI menerima paparan singkat dari Danyon  terkait progres pembangunan markas, kondisi geografis, serta rencana operasional Yonif TP 887/KJM ke depan. Rombongan kemudian meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun, mulai dari barak prajurit, lapangan, hingga lahan ketahanan pangan yang terintegrasi dengan satuan.

“Kehadiran Yonif TP 887/KJM di Lamongan bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga untuk membantu rakyat. Prajurit akan terlibat dalam program ketahanan pangan, penanggulangan bencana, dan pembinaan wilayah,” ujar Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafri Sjamsoeddin.

Menhan RI juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Lamongan dan Kodim 0812/Lamongan dalam penyiapan satuan baru ini.

“Yonif TP 887/KJM adalah konsep baru TNI AD. Selain bertugas menjaga kedaulatan, prajurit juga jadi motor pembangunan di daerah. Lamongan dipilih karena potensinya besar,” Sambungnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemda, dan masyarakat. 

“Kita ingin Yonif TP 887/KJM segera operasional dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat dan Kodim 0812,” katanya.

Kunjungan ditutup dengan peninjauan area pembangunan, penanaman pohon secara simbolis, dan ramah tamah bersama prajurit. Dengan hadirnya Yonif TP 887/KJM, Kodim 0812/Lamongan optimis pertahanan wilayah semakin solid dan kesejahteraan masyarakat Lamongan semakin meningkat. 

Optimis Tetap Tanam Meski Terancam El Nino

LAMONGAN - Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Rabu (29/4), melakukan monitoring pompanisasi di Waduk Delikguno Desa Pengumbulanadi Kecamatan Tikung.
Meninjau penempatan, penyerahan dan uji coba alsintan (alat dan mesin pertanian) di Lamongan berjalan lancar, beliau optimis Petani Lamongan akan dapat tetap menanam dan terus berproduksi dengan adanya mitigasi lebih awal dalam menghadapi ancaman El Nino.

"El Nino itu ada, tapi optimis petani Lamongan tetap akan menanam, akan terus berproduksi dengan mitigasi yang lebih awal. Ini luar biasa Pak Bupati sudah memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada di Kabupaten Lamongan dan beliau sangat optimis bahwa Lamongan pada tahun ini akan meningkat lagi produksinya. Petaninya antusias, pupuk tersedia, alsintan tersedia, dan kita pastikan air juga tersedia. Walaupun ada ancaman El Nino, tapi itu tidak menjadi masalah buat petani Lamongan, dan kita sudah pastikan hari ini waduk yang ada, Sungai Bengawan Solo yang melewati Lamongan, ini akan kita maksimalkan untuk kita pasang segera pompa-pompa. Yang sudah tanam kita pertahankan pertanamannya, begitu pula yang akan tanam," ungkapnya.
Dikatakan Dirjen Andi, dari 95 ribu hektar luas baku sawah Lamongan masih terdapat sekitar 53 ribu hektar yang tadah hujan, sehingga perlu adanya pengairan. Namun karena ada beberapa lahan yang posisinya lebih tinggi, sehingga perlu adanya pompanisasi untuk irigasi lahan.

Ditambahkan beliau bahwa irigasi pompa yang akan dipasang di Lamongan sekitar 100 pompa 4 inch, 100 pompa 6 inch, 70 pompa 3 inch, 200 irigasi perpompaan, irigasi perpipaan sekitar 70 unit, dan bangunan konservasi sekitar 50 unit untuk menambah produksi Lamongan.

"Mudah-mudahan pendapatan petani kita, kesejahteraan petani di Lamongan meningkat, dan swasembada bisa kita pertahankan sehingga tidak ada lagi lahan yang terdampak karena El Nino. Karena sekitar 80 km lahan yang ada di Lamongan ini dilalui oleh Sungai Bengawan Solo, harus kita manfaatkan, kita maksimalkan, yang awalnya luas area irigasinya sekitar 257 hektar, hari ini kita tambah 200 hektar dari waduk yang selama ini airnya belum dioptimalkan untuk petani yang tadah hujan tadi," imbuhnya.

Sementara itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan komintmen Lamongan dalam melaksanakan swasembada pangan.

"Mudah-mudahan target luas tambah tanam bisa tercapai dan yang lebih penting lagi terjadi peningkatan tadi dari indeks pertanaman atau IP bisa meningkat dari 2,1 mudah-mudahan bisa 2,5 dengan memaksimalkan potensi yang ada, waduk-waduk yang selama ini kita selalu memanfaatkan secara optimal terlebih dalam menghadapi El Nino. Mudah-mudahan upaya dan ikhtiar dari dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Adapun 3 titik yang hari ini menerima manfaat kegiatan Pompanisasi
dari Direktorat Jendral PSP Kementerian Pertanian, yakni Poktan Mardi Tani Desa Pengumbulanadi Kecamatan Tikung, Gapoktan Truni Makmur DesaTruni Kecamatan Babat, dan Poktan Rukun Makmur II Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng.


Kanwil Kemenkumham Jatim Kawal 3 Raperda Lamongan, Tekankan Perspektif HAM

LAMONGAN – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur mengintensifkan pengawasan terhadap pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Kabupaten Lamongan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap regulasi yang disusun tidak mengandung unsur diskriminatif dan selaras dengan prinsip hak asasi manusia (HAM).

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Toar Mangaribi, menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan bentuk langkah preventif agar produk hukum daerah benar-benar melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan sejak awal tidak ada potensi diskriminasi dalam peraturan daerah. Tiga Raperda ini kami kawal agar memiliki perspektif HAM yang kuat,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Tiga Raperda yang menjadi perhatian meliputi Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat. Kemudian Raperda terkait kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur penerangan jalan umum, serta Raperda perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Lamongan.

Menurut Toar, proses penyusunan regulasi tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi juga harus melibatkan partisipasi publik. Untuk itu, pihaknya mendorong adanya forum diskusi seperti Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan masyarakat, LSM, dan perangkat daerah.
“Produk hukum ini harus menjadi milik bersama. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat penting dalam setiap tahap pembahasannya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Lamongan, Joko Nursiyanto, menyambut baik pendampingan dari Kanwil Kemenkumham Jatim. Ia menilai sinergi tersebut dapat memperkuat kualitas regulasi, baik dari sisi teknis penyusunan maupun substansi.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011, setiap pembentukan peraturan perundang-undangan harus memenuhi aspek formil dan materiil. Dalam hal ini, tim HAM berperan memastikan tidak ada muatan yang berpotensi melanggar hak dasar, termasuk diskriminasi gender.
Pemkab Lamongan menegaskan bahwa pengawalan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), pembahasan, hingga evaluasi akhir. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan regulasi yang adil, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Upaya Atasi Kekeringan Terus Dikuatkan Untuk Pertahankan Swasembada Pangan

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat perubahan iklim, guna menjaga keberlanjutan swasembada pangan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat mendampingi kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tin Latifah, Selasa (28/4) di Embung Sumengko, Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa tahun ini menjadi momentum penting dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi cukup ekstrem. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dituntut bergerak cepat dan terintegrasi, yangmana tujuannya agar produksi pangan tetap terjaga atau tetap mempertahankan swasembada pangan.
“Tahun ini penting kita hadapi kemarau yang ekstrem. Kita semua harus turun agar swasembada pangan tetap terselamatkan,” tutur Pak Yes.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Soto mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui koordinasi bersama gubernur dan Menteri Pertanian telah mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca yang ditandai dengan hujan lebat, serta panas ekstrem berkepanjangan. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan daerah dalam menjaga produktivitas pertanian.

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tin Latifah, menjelaskan bahwa fenomena iklim yang akan terjadi merupakan kategori El Nino moderat, bukan ekstrem. Kondisi tersebut dinilai masih dapat diantisipasi dengan optimalisasi sumber daya yang ada.

“El Nino yang akan kita hadapi bersifat moderat, sehingga masih bisa diupayakan dengan berbagai upaya, termasuk pemanfaatan lahan kering dan dukungan sarana prasarana pertanian,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Dirjen juga menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi sumber air, termasuk waduk dan embung yang saat ini mengalami kendala akibat pertumbuhan eceng gondok. Ke depan, pemanfaatan teknologi irigasi seperti pompanisasi dan irigasi perpipaan akan terus didorong dan dimaksimalkan. Agar dapat mendukung dan mencukupi kebutuhan air untuk pertanian.

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi aliran sungai yang belum optimal, Pemkab Lamongan berkomitmen akan segera melakukan tindak lanjut melalui pengerukan dan pelebaran saluran air. Tntu tujuannta agar dapat difungsikan secara maksimal dalam mendukung pengairan lahan pertanian.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim, sekaligus mempertahankan posisi Lamongan sebagai lumbung pangan unggulan di Jawa Timur.

Lima Kloter Jamaah Haji Asal Lamongan Diberangkatkan

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi memberangkatkan jamaah haji tahun 2026. Pada hari ini, total akan diberangkatkan lima kloter.
Pada pemberangkatan kloter 30 dan kloter 31 dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (29/4)  di Pendopo Lokatantra pagi ini. 

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa momentum keberangkatan ini merupakan penantian panjang yang akhirnya terwujud bagi para jamaah.

“Hari ini adalah hari yang dinantikan, panggilan Allah SWT akhirnya terlaksana. Semoga seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar sebagaimana harapan kita bersama,” tutur Pak Yes.

Pak Yes juga menegaskan harapannya agar seluruh jamaah diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Kami berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Lamongan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga kembali ke tanah air,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yes mengungkapkan bahwa jumlah jamaah haji Lamongan tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini jamaah haji Lamongan meningkat hampir seribu jamaah. Ini menjadi tanda kemakmuran masyarakat Lamongan yang patut kita syukuri bersama,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur, total jamaah haji Lamongan tahun ini berjumlah 2.758 orang, terdiri dari 1.247 jamaah laki-laki dan 1.511 jamaah perempuan. Seluruhnya terbagi dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga kloter 37.

Keberangkatan hari ini mencakup lima kloter, dimulai sejak pagi hingga malam hari. Selanjutnya, dua kloter akan diberangkatkan pada Kamis, dan satu kloter terakhir pada Jumat.

Adapun rincian jamaah per kloter yaitu kloter 30 sebanyak 222 jamaah, kloter 31 sebanyak 376 jamaah, kloter 32 sebanyak 375 jamaah, kloter 33 sebanyak 375 jamaah, kloter 34 sebanyak 374 jamaah, kloter 35 sebanyak 376 jamaah, kloter 36 sebanyak 375 jamaah, dan kloter 37 sebanyak 285 jamaah.

Selanjutny, Abdul Ghofur menyampaikan bahwa pada penyelenggaraan haji tahun ini, pemerintah mengusung tagline "Haji Ramah Lansia, Haji Ramah Disabilitas, dan Haji Ramah Perempuan". Selain itu, diterapkan pula skema murur dan tanazul guna memberikan kemudahan bagi jamaah, khususnya kelompok rentan. Skema murur memungkinkan jamaah tidak bermalam di Muzdalifah dan langsung menuju Mina, sedangkan tanazul memungkinkan jamaah tidak menginap di Mina dan kembali ke hotel.

Dalam mendukung pelayanan jamaah, turut disiapkan petugas haji, yang terdiri dari PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) 13 orang, TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter) 13 orang, PHD (Petugas Haji Daerah) 8 orang, dan PIH KBIHU (Pembimbing Ibadah Haji KBIHU) 10 orang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan juga menyerahkan penghargaan kepada jamaah tertua dan termuda. Jamaah tertua yakni Mujiono bin Purwo (90) asal Kedungpring, dan jamaah termuda Najwa Amelia binti Nur Huda (17) asal Solokuro.

Selasa, 28 April 2026

Disnakeswan Lamongan Pastikan Stok dan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

LAMONGAN -  Menyambut Hari Raya Iduladha 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan mulai mematangkan berbagai persiapan guna menjamin ketersediaan sekaligus kesehatan hewan kurban di wilayahnya.

Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofia Nurhayati, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap ternak yang siap dipotong. Tak hanya itu, lapak-lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di sejumlah titik juga turut didata untuk memudahkan pengawasan.

“Pendataan sudah kami lakukan, baik untuk ternak yang siap dipotong maupun lokasi penjualan hewan kurban di Lamongan,” ujar Shofia, Selasa (28/4/2026).

Selain pendataan, Disnakeswan juga menyiapkan sapi bantuan masyarakat (banmas) yang nantinya akan diseleksi sebagai salah satu hewan kurban Presiden. Di sisi lain, sosialisasi terkait lalu lintas ternak terus digencarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit.
“Kami juga menyiapkan sapi banmas serta mengintensifkan sosialisasi lalu lintas ternak agar distribusi tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

Hingga saat ini, Disnakeswan Lamongan mencatat ketersediaan lebih dari 6.000 ekor sapi serta sekitar 25.000 ekor kambing dan domba untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Iduladha.
Dengan berbagai upaya tersebut, Disnakeswan berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memenuhi standar kesehatan dan ketentuan yang berlaku.

Senin, 27 April 2026

Dandim 0812/Lamongan Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Operasional dan Progres Pembangunan Mako Yonif TP 887/KJM di Lamongan

​LAMONGAN,– Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 887/KJM yang terletak di Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Selasa (28/4/2026). Dalam agenda tersebut, juga diikuti oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo para Pejabat Utama (PJU) Kodam V/Brawijaya.

​Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pimpinan untuk memastikan secara langsung sejauh mana tingkat kesiapan operasional satuan, serta mengevaluasi perkembangan pembangunan fasilitas Markas Komando (Mako) Yonif TP 887/KJM agar dapat segera difungsikan secara optimal.

​Setibanya di lokasi, Pangdam V/Brawijaya menerima paparan singkat mengenai situasi terkini satuan dan dilanjutkan dengan peninjauan menyeluruh ke area pembangunan infrastruktur Mako. Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana harus memenuhi standar kualitas yang baik agar kenyamanan dan efektivitas prajurit dalam bekerja tetap terjaga.

​"Kunjungan ini untuk memastikan bahwa kesiapan operasional satuan sudah berjalan dengan baik. Infrastruktur yang sedang kita bangun ini adalah pendukung utama bagi prajurit agar mampu melaksanakan tugas pokoknya dengan maksimal dalam menjaga kedaulatan wilayah di Jawa Timur," ujar Pangdam.

​Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penuh keberadaan Yonif TP 887/KJM di wilayah teritorialnya.

​"Kodim 0812/Lamongan akan terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh, baik dalam koordinasi wilayah maupun kelancaran pembangunan Mako Yonif TP 887/KJM. Kehadiran satuan ini merupakan tambahan kekuatan yang sangat strategis bagi stabilitas keamanan di Kabupaten Lamongan," tegas Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.

​Kegiatan kunjungan kerja tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Pangdam V/Brawijaya memberikan apresiasi atas progres pembangunan yang telah dicapai dan memberikan motivasi kepada seluruh personel agar tetap menjaga semangat serta profesionalisme dalam menjalankan tugas kedinasan.

DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ Bupati Lamongan 2025

LAMONGAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan memberi rekomendasi strategis  terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah. Demikian terungkap pada rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025,di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan, Senin (27/4/2026).


Ketua DPRD Lamongan Freddy Wahyudi mengungkapkan, 
rapat paripurna tersebut menjadi bagian penting dalam siklus evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.  "Selain itu juga sekaligus wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memperkuat kualitas pembangunan di Kabupaten Lamongan," katanya.

Dalam forum tersebut, kata dia, DPRD Kabupaten Lamongan melalui panitia khusus (Pansus) I, II, III, dan IV menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang memuat saran, masukan, serta koreksi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.

Rekomendasi yang disampaikan mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, pengelolaan lingkungan hidup, hingga optimalisasi penanggulangan bencana daerah. "Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan inovasi pelayanan, digitalisasi pemerintahan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh perangkat daerah," katanya.

Di sektor ekonomi, lanjutnya, DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus mengembangkan potensi unggulan daerah serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara pada sektor sosial, perhatian diberikan pada pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas layanan dasar.
Pada bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, DPRD menekankan pentingnya percepatan pembangunan yang terintegrasi serta pengelolaan sampah yang lebih optimal dan ramah lingkungan.

Sedangkan dalam aspek kebencanaan, penguatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia menjadi perhatian utama untuk meningkatkan respons dan mitigasi risiko bencana.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan DPRD. "Ini sebagai bentuk pengawasan sekaligus kemitraan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.

Rekomendasi tersebut l, tambah dia, akan menjadi bahan evaluasi dan acuan penting dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan ke depan, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

"Melalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis dapat terus meningkatkan kinerja pembangunan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.

Quick Response Polsek Deket Urai Kemacetan Akibat Truk Patah As di Jalur Lamongan–Deket*l


LAMONGAN – Respons cepat ditunjukkan oleh anggota piket Polsek Deket dalam menangani kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Deket–Lamongan, tepatnya di barat simpang tiga Deket, Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan pada senin pagi (27/04).

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan peristiwa tersebut.

“Kemacetan terjadi akibat sebuah truk dengan nomor polisi K-9343-PD yang mengalami patah as roda belakang.” jelasnya.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Riko (30), warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang saat itu tengah mengangkut muatan kayu usuk dan reng.

“Akibat kerusakan tersebut, badan truk sempat menghalangi sebagian badan jalan sehingga terjadi penyempitan arus lalu lintas.” lanjutnya.

Kondisi ini berdampak pada penumpukan kendaraan, khususnya dari arah Lamongan menuju Gresik.

Mendapati laporan dari masyarakat, Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen bersama anggota segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.

Petugas juga membantu proses evakuasi kendaraan truk agar tidak semakin mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Dengan kehadiran petugas di lapangan, arus lalu lintas secara bertahap dapat kembali lancar dan situasi tetap terpantau aman serta kondusif.” tambahnya.

“Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan, terutama bagi pengemudi kendaraan angkutan barang.” imbaunya.

Apabila menemukan kejadian darurat di jalan raya, segera laporkan melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditangani.

Minggu, 26 April 2026

Polres Lamongan Tangkap Jambret di Babat, Pelaku Dibekuk Kurang dari 3 Hari

LAMONGAN – Keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) kembali ditorehkan jajaran Polres Lamongan.

Kali ini, Unit Reskrim Polsek Babat bersama Unit Joko Tingkir (Resmob) Satreskrim Polres Lamongan berhasil mengamankan seorang pelaku curas yang beraksi di wilayah Babat.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Sabtu (25/4) sekira pukul 23.00 wib.

Pelaku berinisial AR (21), warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, berhasil ditangkap beserta barang bukti yang digunakan dalam aksi kejahatannya.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Akbar Rizky Kurniadi melalui Kasihumas IPDA M Hamzaid menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis (23/4) sekitar pukul 10.10 wib di Jalan Sumowiharjo, lingkungan Sawo, Kelurahan/Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Korban, M (laki laki 66), seorang purna PNS (guru) asal Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, menjadi sasaran pelaku saat tengah mengendarai sepeda motor.

“Pelaku membuntuti korban dari arah belakang, kemudian memepet dari sisi kanan dan merampas tas korban yang diselempangkan di bahu. Akibatnya korban terjatuh, sementara pelaku langsung melarikan diri.” jelasnya.

Dalam tas tersebut, terdapat satu unit handphone merek Vivo warna hitam serta dompet berisi uang tunai sebesar Rp900.000.

"Atas kejadian itu, korban langsung melaporkan ke Polsek Babat." lanjutnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Babat dan Tim Jaka Tingkir sat Reskrim Polres Lamongan segera melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil analisa, petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku hingga mengarah pada identitas tersangka.

"Hasilnya, dalam waktu kurang dari tiga hari, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Lamongan pada Sabtu malam (25/4)." tambahnya.

Barang bukti yang turut diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam tahun 2021 dengan nomor polisi S 36xx JBP yang digunakan sebagai sarana kejahatan, serta tas milik korban hasil curian.

Saat ini, pelaku telah dilakukan Penahanan di Rutan Polres Lamongan untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan kekerasan.

Sementara itu, Kasihumas menegaskan komitmen Polres Lamongan dalam memberantas segala bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

"Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian tindak kriminal baik secara langsung maupun melalui layanan call center 110." imbaunya.

“Peran aktif masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.” tutupnya.

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

PAMEKASAN – Bani Insan Peduli Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyantuni 2.000 anak disabilitas di wilayah Madura. Kegiatan sosial berskala besar ini digelar di Gedung Bakorwil IV Pamekasan pada Minggu (26/4/2026).
Mengusung tema “Memetik Berkah melalui Senyum Anak-anak Surga”, kegiatan ini dikemas dalam momentum halalbihalal yang inklusif dengan menghadirkan ribuan anak berkebutuhan khusus.

Aksi sosial ini bukan sekadar seremoni tahunan. BIP Foundation menegaskan kehadirannya sebagai bentuk kepedulian tulus terhadap sesama, khususnya kelompok rentan.

Dalam pelaksanaannya, panitia menekankan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan kebahagiaan, tanpa memandang kondisi fisik. BIP Foundation pun berupaya hadir bukan hanya sebagai donatur, tetapi juga sebagai sahabat yang mengulurkan tangan tanpa membedakan latar belakang penerima manfaat.
Pendiri BIP Foundation, Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghapus jarak sosial akibat perbedaan fisik.
“Kemuliaan manusia bukan diukur dari kesempurnaan fisik, melainkan dari seberapa besar kepedulian yang dia berikan kepada sesama. Di mata kami, mereka adalah anak-anak surga yang membawa berkah,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelompok disabilitas dan terus memberikan dukungan moral agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Selain memberikan santunan, tamba dia, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan merasa lebih diterima dan didukung oleh lingkungan sosial.
Panitia juga memastikan seluruh fasilitas di lokasi kegiatan ramah disabilitas guna mendukung kenyamanan para peserta selama acara berlangsung. 

Respon Cepat Polsek Karanggeneng dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Tangani Laka Lantas, Nihil Korban Jiwa

LAMONGAN – Respon cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Karanggeneng bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan dalam menangani kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu (26/4) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.22 WIB di Jalan Raya Karanggeneng, tepatnya di depan Ponpes Matholiul Anwar, Desa Sungaelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Kecelakaan melibatkan satu unit mobil penumpang dengan nomor polisi B 27xx UBC yang dikemudikan oleh MF (25), warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Saat kejadian, pengemudi diketahui membawa tiga orang penumpang.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan peristiwa tersebut.

"Berdasarkan hasil olah kejadian dan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi, kendaraan melaju dari arah utara ke selatan." jelasnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil diduga oleng akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi, hingga akhirnya menabrak fasilitas umum berupa halte milik koridor Trans Jatim 7 yang berada di depan pondok pesantren.

"Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka." lanjutnya.

Namun, kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan kanan, serta fasilitas halte mengalami kerusakan.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp15.000.000.

Petugas dari Polsek Karanggeneng dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

"Polisi juga membantu proses evakuasi kendaraan, mengamankan situasi di sekitar lokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi-saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut." tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di waktu dini hari, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.