Subscribe Us

Sabtu, 21 Februari 2026

Tak Beri Ampun, Polres Grebek Warung Jual Miras Saat Ramadan

LAMONGAN – Layanan Call Center 110 benar-benar bukan formalitas.
Begitu laporan masuk, jajaran Polres Lamongan langsung bergerak cepat. Mereka menggerebek warung yang diduga nekat menjual minuman keras di tengah bulan suci Ramadhan, Sabtu (21/2/2026) malam.

Operasi dilakukan Sabtu malam itu sekitar pukul 22.10 WIB di sebuah warung di Jalan Papandayan, Pasar Sidoharjo, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan. Informasi masyarakat langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu lama.

Dipimpin Pamapta I IPDA Lucky Ardiansya bersama anggota piket fungsi dan personel Polsek Lamongan Kota, petugas mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, sejumlah botol minuman keras diamankan sebagai barang bukti.

Warung yang tetap beroperasi dan diduga menjual miras di bulan Ramadhan itu pun tak luput dari tindakan hukum. Pemilik dikenai prosedur Tipiring (Tindak Pidana Ringan) sesuai aturan yang berlaku.

Tak hanya penindakan, petugas juga memberikan pembinaan keras kepada para pengunjung yang kedapatan mengonsumsi miras. Mereka diminta segera membubarkan diri dan kembali ke rumah guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Di tempat terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menegaskan pentingnya peran serta masyarakat menjaga ketertiban selama Ramadhan. “Laporkan segera jika menemukan gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Ditambahkan Hamzaid, langkah cepat ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga kesucian Ramadhan. "Ini juga sebagai upaya untuk memastikan situasi tetap aman serta terkendali di wilayah Lamongan," pungkasnya. 

Jumat, 20 Februari 2026

Irigasi Diserobot PT NTP, Warga Waruwetan Marah

LAMONGAN – Kemarahan warga Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk kepada PT NTP akhirnya meledak.
Pasalnya, tanpa kesepakatan, perusahaan kayu tersebut melakukan pengurukan saluran irigasi desa setempat. Warga akhirnya memblokade lahan pengurukan itu dengan memasang spanduk larangan keras, Sabtu (21/2/2026).

Kemarahan warga Waruwetan akhirnya meledak. Warga dan aparat desa setempat memasang spanduk di area pengurukan yang dilakukan PT NTP. Spanduk dimaksudkan pelarangan pengurukan terhadap jalur irigasi desa setempat. Aksi tersebut menjadi simbol protes keras terhadap langkah perusahaan yang dinilai sepihak.

Kepala Desa Waru Wetan, Maskur, menegaskan, saluran irigasi tersebut merupakan aset sah milik desa dan bukan bagian dari objek jual beli lahan antar petani dengan perusahaan.

“Di dalam area perluasan itu ada saluran pengairan milik desa sepanjang kurang lebih 200 meter. Sekarang sudah diuruk, padahal belum ada kesepakatan apa pun antara desa dan perusahaan. Karena itu kami pasang papan peringatan sebagai bentuk sikap tegas,” ujarnya.

PT NTP diketahui tengah melakukan ekspansi besar-besaran dengan target penguasaan lahan hingga 30 hektare. Hingga kini, sekitar 18 hektare sawah milik warga telah berpindah tangan, dengan kisaran harga Rp 300 juta per bahu atau sekitar 1.350 meter persegi.

Namun, Pemdes menegaskan, saluran irigasi merupakan fasilitas umum yang memiliki fungsi vital bagi pertanian dan tidak bisa begitu saja diperlakukan sebagai bagian dari transaksi lahan pribadi.

Situasi ini membuat ketegangan meningkat. Pemerintah Desa Waru Wetan telah melayangkan surat resmi kepada Bupati Lamongan, DPRD Kabupaten Lamongan, serta Pemerintah Kecamatan Pucuk guna meminta klarifikasi dan mediasi terbuka.

Warga pun mendesak adanya penyelesaian transparan agar fungsi pengairan tidak terganggu dan hak desa tetap terlindungi.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Nusantara Timber Pratama belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengurukan saluran irigasi maupun aksi protes warga. 

Muspika Sarirejo dan Petani Bersinergi # Sukseskan Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko

LAMONGAN – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo terus menunjukkan hasil positif. Terbukti, varietas PMJ 01 yang berlangsung di lahan Demplot (Demonstration Plot) milik Bapak Khoiri, anggota Kelompok Tani (Poktan) Gempol Berkah, Dusun Dampit, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, menunjukkan hasil positif. Itu terlihat saat demplot tersebut dipanen raya, Jumat (20/2/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, bersama jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Sarirejo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta tokoh masyarakat setempat.

​Lahan seluas 0,7 Hektare tersebut menjadi percontohan (demplot) penggunaan varietas PMJ 01 yang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap hama dan hasil bulir yang bernas. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pendampingan teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.

​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petani dan koordinasi yang baik dengan para penyuluh lapangan.
​"Kami dari jajaran Koramil akan selalu siap mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga panen seperti hari ini. Harapannya, hasil panen di lahan demplot milik Bapak Khoiri ini bisa menjadi motivasi bagi petani lain di Sarirejo untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka," ujar Serma Dalil di sela-sela kegiatan panen.

​Senada dengan hal tersebut, pihak PPL Kecamatan Sarirejo ibu Fitri menjelaskan bahwa pemilihan varietas PMJ 01 di Dusun Dampit dilakukan untuk melihat adaptasi tanaman terhadap kondisi tanah dan cuaca lokal. Hasil panen kali ini dinilai cukup memuaskan dan memenuhi target yang diharapkan.

​Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, penyuluh, dan petani, diharapkan kesejahteraan petani di wilayah Sarirejo dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya stok pangan daerah. 

Warga Temukan Motor Tidak Bertuan

LAMONGAN – Warga Desa Maor, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan temukan satu unit kendaraan bermotor. Kendaraan yang tidak bertuan itu ditemukan warga, tergeletak di dalam area ladang jagung, Jumat (20/2/2026).

Informasi tersebut pertama kali diterima anggota piket jaga dari staf Desa Maor pada pukul 10.00 WIB.

Mendapat laporan adanya kendaraan yang terparkir tanpa diketahui pemiliknya, anggota SPKT bersama Kanit Reskrim Polsek Kembangbahu Polres Lamongan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi yang berada di lahan jagung milik warga Desa Maor, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, petugas mendapati satu unit sepeda motor merek Honda Beat dengan nomor polisi S-3094-JBA dalam kondisi berada di dalam area tanaman jagung.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemilik lahan serta disaksikan oleh perangkat desa dan masyarakat setempat.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sepeda motor tersebut selanjutnya diamankan sementara ke Polsek Kembangbahu guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepada pemilik lahan dan perangkat desa, petugas juga menyampaikan agar apabila di kemudian hari ada pihak yang merasa memiliki kendaraan tersebut, diminta untuk mengambilnya di Polsek Kembangbahu dengan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.

Secara terpisah Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan barang mencurigakan atau kendaraan tanpa pemilik, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.”

Dengan adanya sinergi dan kepedulian masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan tetap aman dan kondusif.

Pompanisasi Jadi Solusi Percepatan Penanganan Banjir di Lamongan

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengintensifkan upaya penanganan banjir. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah optimalisasi pompanisasi.
I8
Banjir di Lamongan terjadi di kawasan bonorowo  tepatnya di lima kecamatan (Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, Glagah). "Optimalisasi pompanisasi menjadi langkah paling efektif dalam mempercepat penurunan debit air", katanya saat mendampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan, meninjau wilayah terdampak banjir, di Dusun Meluke Desa Sidomulyo Kecamatan Deket, Jumat (20/2/2026).

Bahkan, kata dia, langkah yang bisa  dilakukan saat ini adalah pompanisasi. "Karena untuk mengurangi dengan cara lain dampaknya kurang efektif," jelasnya.

Hingga hari ini, ketinggian air masih berselisih sekitar 66 sentimeter sehingga belum dapat mengalir keluar secara optimal. Pemerintah berharap intensitas hujan tidak meningkat agar pengendalian debit air dapat berjalan maksimal.
Karena banjir yang terjadi di kawasan Bengawan Jero merupakan fenomena tahunan yang sangat dipengaruhi intensitas hujan. Seluruh aliran air dari 15 kecamatan bermuara ke Bengawan Jero sebagai satu-satunya saluran pembuangan utama, dengan pintu air Kuro sebagai titik kunci. Namun saat ini pintu Kuro belum dapat dibuka karena tingginya debit air di Bengawan Solo.

Selain itu, luapan dari Waduk Gondang ikut memperbesar debit air menuju Bengawan Jero. Pendangkalan waduk menyebabkan kapasitas tampung menurun hingga sekitar 65 persen. Upaya pendalaman waduk dan normalisasi sungai terus dilakukan, dengan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Sebanyak 15 pompa telah beroperasi di lapangan, ditambah dua pompa aktif lainnya. Rata-rata pompa mampu mengeluarkan air selama 14 jam per hari dengan kapasitas sekitar 549 liter/detik.

Untuk mendukung percepatan penanganan banjir, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan akan menambahkan 1 unit pompa mobile dengan kapasitas 500 liter/detik, 5 unit perahu, dan tenda untuk memperkuat penanganan.

“Kami ingin persoalan banjir di Lamongan bisa terselesaikan. Yang paling penting adalah bagaimana menambah pompa dan melihat kemungkinan penggunaan pompa berkapasitas besar agar air di daerah terdampak bisa segera teratasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi menambahkan bahwa percepatan pembangunan Waduk Karangnongko di Bojonegoro dan Blora menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk menahan air kiriman dari arah hulu. Selanjutnya, normalisasi sungai di wilayah Bengawan Jero juga dijadwalkan berlangsung tahun ini dan tahun depan.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Soto juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras sebanyak 250 kilogram. Bantuan tersebut didistribusikan secara merata kepada masyarakat, dengan alokasi 125 kilogram untuk Desa Sidomulyo Kecamatan Deket dan 125 kilogram untuk Desa Kuro Kecamatan Karangbinangun.

Peninjauan diakhiri di UPTD PSDA Kuro. Di lokasi tersebut, seluruh pompa air diaktifkan guna mempercepat proses pengeluaran air dan mengurangi genangan di wilayah terdampak.

Kamis, 19 Februari 2026

Diduga Hendak Perang Sarung, Pemuda dan 3 Motor Diamankan

LAMONGAN – Aksi sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan perang sarung di wilayah Kecamatan Sukodadi berhasil digagalkan petugas Polsek Sukodadi, Jumat (20/2/2026) dini hari.
Informasi awal diterima petugas piket sekitar pukul 02.00 WIB dari warga yang melaporkan adanya gerombolan pemuda berkumpul di Jalan Raya Menongo, Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim bersama anggota piket jaga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, setibanya di tempat kejadian, para pemuda yang diduga terlibat telah membubarkan diri dan melarikan diri.

Meski begitu, petugas menemukan sejumlah barang yang ditinggalkan di lokasi. Polisi mengamankan tiga unit sepeda motor serta tiga helai sarung yang telah dililit bersama kabel dan selang, yang diduga akan digunakan sebagai alat perang sarung.
Adapun kendaraan yang diamankan yakni satu unit Honda Vario merah Nopol S-66xx-LU, satu unit Honda Vario putih Nopol S-28xx-JAP, serta satu unit Honda Beat putih Nopol S-57xx-JBH. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Sukodadi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sukodadi melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum seperti perang sarung, balap liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun konvoi yang membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan kegiatan sosial. Hindari miras, narkoba, serta tindakan yang melanggar hukum,” tegasnya.

Polisi turut meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan.

Jelang Berbuka Puasa, Persik KCK Gelar Bazar UMKM

LAMONGAN – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan kembali menunjukkan eksistensinya. Mereka bukan hanya sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Wujudnya, menyambut waktu berbuka puasa, mereka menyelenggarakan pertemuan rutin yang dirangkai dengan gelaran bazar UMKM, di Makodim setempat, Kamis (19/02/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan, Ny. Putri Deni beserta jajaran pengurus dan seluruh anggota Persit dari berbagai ranting di wilayah Lamongan.
​Berbeda dari pertemuan rutin biasanya, suasana Makodim kali ini tampak lebih meriah dengan deretan stan yang menjajakan berbagai produk unggulan hasil karya anggota Persit sendiri. Mulai dari makanan ringan, hidangan khas takjil, hingga kerajinan tangan dipamerkan dalam bazar ini.

​"Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi juga wadah untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian ekonomi ibu-ibu Persit. Kami ingin potensi UMKM di lingkup keluarga besar Kodim 0812 terus berkembang," ujar Ny. Putri Deni

​Selain UMKM, agenda pertemuan rutin juga diisi dengan pengarahan terkait program kerja organisasi ke depan, memastikan bahwa peran Persit tetap selaras dengan tugas pokok TNI AD dalam pengabdian kepada masyarakat. 

Tebar Berkah Ramadan, Dandim 0812/Lamongan dan Ketua Persit Turun ke Jalan Bagikan Ta'jil

LAMONGAN – Kodim 0812 / Lamongan awali Ramadan dengan berbagi ta'jil. Ratusan  paket ludes dibagi - bagikan ke pengguna jalan di depan Makodim setempat, Kamis (19/2/2026)

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, bersama Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812, Ny. Putri Deni, turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket ta'jil gratis kepada masyarakat, menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan yang digelar di Jalan Panglima Sudirman, tepat di depan gerbang Makodim, menyasar para pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib hampir berkumandang.
Dengan penuh kehangatan, Dandim dan Ketua Persit tampak menyapa warga satu per satu sambil menyerahkan paket takjil. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang masih di jalan saat waktu berbuka tiba. Ini bukan hanya kegiatan sosial, tetapi bentuk kedekatan kami dengan rakyat,” ujar Letkol Inf Deni di sela kegiatan.
Ny. Putri Deni menambahkan, keterlibatan Persit dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan moral kepada prajurit sekaligus menunjukkan sisi humanis organisasi istri TNI dalam pengabdian kepada masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas. Dalam waktu singkat, ratusan paket takjil habis dibagikan. Meski arus lalu lintas sempat tersendat, personel Kodim dengan sigap mengatur kendaraan sehingga kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Kegiatan berbagi ini menjadi gambaran kuat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Lamongan.

Rabu, 18 Februari 2026

Setelah Sidak SPBU, Polres Lamongan Jamin Stok BBM

LAMONGAN – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lamongan, bisa dibilang masih aman. Ini berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) Polres Lamongan ke sejumlah SPBU menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan Iptu Hamzaid menyatakan, jelang Imlek dan Ramadan, Polres Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU.  "Langkah ini guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lamongan," katanya, Kamis (19/2/2026).

Atas hasil sidak ini, Hamzaid menghimbau, 
agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok BBM di wilayah Lamongan dipastikan dalam kondisi aman.
"Sidak ini menjadi bagian dari upaya Polres Lamongan, dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan," pungkasnya.

Selain itu, tambah Hamzaid, Polres Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkala. "Ini penting demi menjaga stabilitas pasokan energi dan mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi," katanya.

Sebelumnya, sidak yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. ini melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Lamongan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan preventif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

Salah satu SPBU yang diperiksa yakni SPBU 54.622.24 di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan.
Dari hasil monitoring di lapangan, stok BBM dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Tidak ditemukan adanya lonjakan harga di luar ketentuan resmi.

Adapun harga BBM yang terpantau saat sidak antara lain: Pertalite: Rp10.000 per liter, Pertamax: Rp11.800 per liter, Pertamina Dex: Rp13.500 per liter, Pertamax Green 95: Rp12.450 per liter, Pertamax Turbo 98: Rp13.400 per liter.

Bukan hanya memantau harga, petugas juga melakukan pengecekan fisik tandon BBM jenis Pertalite menggunakan stik ukur yang diolesi pasta air. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi campuran air maupun bahan lain.

Selain itu, Diskoperindag turut melakukan uji takaran mesin pompa menggunakan bejana ukur. Hasil pengujian menunjukkan takaran liter sesuai standar dan aturan yang berlaku.

Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Harga yang terpantau di lapangan masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa adanya lonjakan signifikan.

Diteriaki, Nyelonong, Disambar KA Sembrani, Meninggal

LAMONGAN – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (19/2) pagi. Seorang lansia berinisial K (66), warga Desa Gembong, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Sembrani yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di perlintasan KM 165+2/3 (PJL 264). Saat itu, kereta melintas di jalur utara dari timur ke barat. Di waktu bersamaan, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernopol W 25xx ZA sambil membonceng ronjot dari arah utara ke selatan.

Seorang saksi berinisial M yang berjaga di lokasi sempat berteriak keras menggunakan bahasa Jawa, “Min awas onok sepur!” sebagai peringatan adanya kereta yang melintas. Namun diduga korban tidak mendengar teriakan tersebut dan tetap melaju melewati rel tanpa palang pintu.

Benturan keras tak terhindarkan. Korban dan sepeda motornya terpental sejauh kurang lebih 30 meter dari titik tabrakan. Motor mengalami kerusakan parah, sementara korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Meski mengalami kerusakan ringan, kereta api tetap dapat melanjutkan perjalanan.
Mendapat laporan kejadian, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., bersama anggota Polsek Babat dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Karangkembang.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar ekstra waspada saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga resmi.

Pengendara diminta untuk selalu mengurangi kecepatan, berhenti sejenak, memastikan tidak ada kereta yang melintas, serta tidak memaksakan diri menerobos rel.

Peristiwa tragis ini kembali menjadi peringatan keras bahwa kelalaian sekecil apa pun di perlintasan kereta api dapat berujung fatal. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Tingkatkan Imtak dan Manunggal Rakyat, Kodim 0812/Lamongan Gelar Tarawih Berjamaah

LAMONGAN – Memasuki Ramadan 1447, Kodim 0812/Lamongan menggelar salat tarawih berjamaah di Masjid Al-Arif Makodim 0812 Lamongan. Selain sebagai bentuk peningkatan iman dan takwa (Imtak), kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwira, staf, prajurit TNI, PNS, serta masyarakat sekitar. Selain sebagai bentuk peningkatan iman dan takwa (Imtak), kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat mental dan spiritual prajurit.
“Ibadah tarawih bersama ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara tugas negara dan kewajiban kepada Allah SWT. Dengan hati yang tenang, prajurit dapat menjalankan tugas kewilayahan secara maksimal,” ujarnya.

Selama Ramadan, Masjid Al-Arif juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, kultum, serta buka puasa bersama guna mempererat kebersamaan antaranggota.

Kodim 0812/Lamongan turut membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar Makodim untuk melaksanakan ibadah di Masjid Al-Arif, sebagai wujud kebersamaan dan semangat Ramadan yang guyub dan penuh kekeluargaan.

Jelang Ramadan, Kapolres Lamongan Intensifkan Silaturahmi dengan Tokoh Agama

LAMONGAN  – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si silatirtohmi ke sejumlah tokoh ulama, Rabu (18/2/2026). Ini sebagai upaya memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan.

Agenda pertama dilaksanakan di Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro. Kehadiran Kapolres disambut langsung oleh Direktur YLP, Dr. Ali Fauzi Manzi, M.Pd.I., didampingi Kapolsek Solokuro dan jajaran pengurus.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pihak membahas pentingnya komunikasi konstruktif, pencegahan paham radikal, serta penguatan program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kapolres menegaskan, terciptanya keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Silaturahmi kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah di Desa Paciran, Kecamatan Paciran. Kapolres disambut Pengasuh Ponpes, KH. Drs. Abdul Hakam Mubarok, Lc., M.Pd., bersama Kapolsek Paciran.

Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya sinergitas Polri dan kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Pesantren dinilai memiliki peran vital sebagai benteng moral dan pusat pembentukan karakter generasi muda, sekaligus garda terdepan dalam menangkal radikalisme dan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Jalan Lamongrejo, Kecamatan Lamongan Kota. Kapolres didampingi Kapolsek Lamongan Kota dan disambut Ketua PDM Lamongan, Drs. H. Shodikin, M.Pd., beserta jajaran pengurus.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., Kapolres menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan membangun komunikasi efektif guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk isu provokatif, penyebaran hoaks, maupun paham intoleran.

Kegiatan ini, katanya, menjadi bagian dari komitmen Polres Lamongan dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mempererat kolaborasi bersama elemen keagamaan. "Agar tercipta suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat," katanya.

Menjelang Ramadan, tambahnya, rangkaian silaturahmi ini menjadi wujud komitmen bersama antara Polres Lamongan dan para tokoh agama. "Ini sebagai upaya untuk menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lamongan", pungkasnya.

Lamongan Dihebohkan ODGJ Mengamuk

LAMONGAN - Warga desa di Kec. Karanggeneng, gempar, Rabu (18/2/2026). Mereka dikejutkan dengan ulah M (48), warga desa setempat. Pria yang diduga sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tiba - tiba mengamuk merusak rumahnya  sendiri beserta prabot dengan menggunakan linggis, palu,  bahkan dengan sajam dan alat lainnya yang ditemui di dalam rumah.

Kepala Desa menyampaikan bahwa pihak keluarga merasa ketakutan karena pria berinisial M (38), merusak isi rumahnya sendiri serta mengancam keluarga nya dengan menggunakan benda berbahaya seperti linggis, palu, pisau, dan alat lainnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H. bersama anggota jaga serta instansi terkait segera mendatangi lokasi. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, petugas melakukan penanganan serta pengamanan pria diduga ODGJ guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, saudara M kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut ke RSJ Menur Surabaya dengan pengawalan dari anggota Polsek Karanggeneng, serta didampingi pihak keluarga.

Kapolsek Karanggeneng menyampaikan bahwa tindakan cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis yang layak.

Polri mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan anggota keluarga atau warga yang menunjukkan gejala gangguan kejiwaan agar segera berkoordinasi dengan perangkat desa, tenaga kesehatan, dan pihak Kepolisian.

"Jangan melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan diri maupun orang lain." ujar Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd.

"Silahkan meminta bantuan dan menghubungi untuk meminta bantuan melalui Layanan Call Center bebas pulsa 110, Kami siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam untuk penanganan cepat dan tepat." tegasnya.

Lamongan Tidak Lihat Hilal, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis

LAMONGAN - Pemantauan hilal yang dilakukan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Lamongan di Markaz Rukyatul Hilal Tanjung Kodok pada Selasa (17/2), menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat dari Lamongan. Secara astronomis, tinggi hilal dilihat dari Tanjung Kodok berada pada minus satu derajat baik secara hakiki maupun mar'i dengan elongasi 01⁰ 05' 24" dan posisi hilal masih di bawah ufuk.

Ketua BHR Lamongan Khoirul Anam mengatakan bahwa hingga waktu pengamatan berakhir, para perukyat tidak dapat melihat hilal. Posisi ketinggian hilal yang berada pada minus satu derajat ini dikatakan beliau secara astronomis mustahil dapat melihat hilal.

"Ketinggian hilal di Tanjung Kodok minus satu derajat. Secara astronomis tidak mungkin terlihat, dalam istilah ilmu falak kondisi ini disebut rukyat yang mustahil," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, kriteria imkanur rukyah (kemungkinan terlihatnya hilal) yang ditetapkan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yakni jika posisi hilal saat matahari terbenam mencapai ketinggian minimal 3 derajat di atas ufuk dan sudut elongasi (jarak sudut bulan - matahari) minimal 6,4 derajat.

Dari laporan hasil pengamatan tersebut, Sidang Isbat Kementerian Agama RI kemudian memutuskan awal puasa, 1 Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada esok hari yakni Kamis 19 Februari 2026.


Lamongan Percepat Penanganan Banjir, 6 Pompa Tambahan Dikerahkan

LAMONGAN - Terjangan banjir yang melanda kawasan Bonorowo Lamongan membuat Pemkab setempat memeras otak.Untuk mengatasi ini, Pemkab Lamongan salah satunya yakni melakukan  mengoptimalkan pompanisasi. Ini disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat sidak ke Sluis Kuro, Kecamatan Karangbinangun,
Rabu (18/2/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya melakukan percepatan penanganan banjir yang menggenang di beberapa wilayah. Salah satunya dengan melakukan koordinasi bersama berbagai pihak seperti BBWS
(Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo, PU SDA dan BPBD Jatim.

Dari koordinasi ini, diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, pada Rabu (28/2) ini telah ditambahkan 6 unit pompa air di Sluis Kuro Kecamatan Karangbinangun. "Ini untuk percepatan penanganan banjir di Bengawan Jero (Bonorowo)", katanya.

Dikatakan juga oleh  Pak Yes sapaan bupati Lamongan itu, penambahan 6 unit pompa (2 pompa BBWS Bengawan Solo, 3 pompa PU SDA Provinsi Jatim, dan 1 pompa BPBD Provinsi Jatim) yang mulai terpasang ini mampu membantu mengeluarkan 2.500 liter per detik.

Bukan hanya itu, kata dia lagi, selain penambahan pompa juga Waduk Gondang Sugio juga mulai dibuka untuk dialirkan ke waduk-waduk kecil di sekitarnya. "Diharapkan dengan tambahan pompa ini nanti akan lebih banyak lagi air yang kita keluarkan", katanya.

Kondisi hari ini, katanya saat memantau langsung di Sluis Kuro, perbedaan antara Kuro luar dan Kuro dalam masih sangat tinggi, hampir sekitar 1 meter. "Sehingga kita terus berupaya untuk mengeluarkan, semoga cuaca mendukung. Di samping itu hari ini kita juga pelan-pelan membuka Waduk Gondang, kita mengeluarkan beban di Waduk Gondang ini supaya tidak terus mengimbas, kita arahkan ke waduk2 kecil," ungkap Pak Yes.

Jelang Ramadhan ini, Pak Yes juga menyalurkan bantuan sembako ke beberapa wilayah terdampak banjir, diantaranya yakni Desa Sidomulyo Kecamatan Deket, Desa Soko Kecamatan Glagah dan Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun.

"Bantuan kepada masyarakat ini terus kita atur prosesnya. Kali ini dalam menghadapi Ramadhan akibat keterbatasan akses untuk bisa belanja, akan kita tambahkan bantuan sembako bagi masyarakat," pungkasnya. 

Lamongan Tidak Lihat Hilal, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis

LAMONGAN - Pemantauan hilal yang dilakukan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Lamongan di Markaz Rukyatul Hilal Tanjung Kodok pada Selasa (17/2), menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat dari Lamongan. Secara astronomis, tinggi hilal dilihat dari Tanjung Kodok berada pada minus satu derajat baik secara hakiki maupun mar'i dengan elongasi 01⁰ 05' 24" dan posisi hilal masih di bawah ufuk.

Ketua BHR Lamongan Khoirul Anam mengatakan bahwa hingga waktu pengamatan berakhir, para perukyat tidak dapat melihat hilal. Posisi ketinggian hilal yang berada pada minus satu derajat ini dikatakan beliau secara astronomis mustahil dapat melihat hilal.

"Ketinggian hilal di Tanjung Kodok minus satu derajat. Secara astronomis tidak mungkin terlihat, dalam istilah ilmu falak kondisi ini disebut rukyat yang mustahil," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, kriteria imkanur rukyah (kemungkinan terlihatnya hilal) yang ditetapkan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yakni jika posisi hilal saat matahari terbenam mencapai ketinggian minimal 3 derajat di atas ufuk dan sudut elongasi (jarak sudut bulan - matahari) minimal 6,4 derajat.

Dari laporan hasil pengamatan tersebut, Sidang Isbat Kementerian Agama RI kemudian memutuskan awal puasa, 1 Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada esok hari yakni Kamis 19 Februari 2026.


Selasa, 17 Februari 2026

Lamongan Terbaru.....Tingkatkan Kedisiplinan, Kodim 0812/Lamongan Periksa Mendadak Kendaraan Prajurit

​LAMONGAN – Sebagai aparat  TNI dituntut bisa menjadi contoh yang bagus kepada masyarakat, termasuk di bidang hukum dan ketertiban berlalu lintas. Untuk menjaga kedisiplinan di lingkungan TNI AD, Kodim 0812/Lamongan bersinergi dengan Subdenpom V/2-3 Lamongan. Mereka menggelar kegiatan sosialisasi hukum, serta pemeriksaan mendadak kelengkapan kendaraan bermotor bagi seluruh personel, baik Prajurit TNI maupun PNS, Rabu (18/02/2026).

​Kegiatan ini terbagi menjadi dua agenda utama, yakni pembekalan materi Hukum yang dilaksanakan di Aula Kadet Soewoko. Selain itu juga  pemeriksaan fisik kendaraan, berupa surat surat kelengkapan kendaraan yang berlangsung, di lapangan apel Makodim 0812/Lamongan.

​Dalam sesi sosialisasi yang di bawakan Komandan Subdenpom (Dansubdenpom) V/2-3 Lamongan, Kapten Cpm Asrul Anwar, yang mana sebagai pemateri utama. Dia menekankan pentingnya kesadaran hukum bagi Prajurit saat berada di jalan raya.

​"Disiplin di jalan raya adalah cerminan disiplin sebagai Prajurit. Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi administrasi berkendara," tegas Kapten Cpm Asrul Anwar di hadapan para peserta.

​Usai menerima pembekalan materi, seluruh personel diarahkan ke lapangan apel untuk dilakukan pemeriksaan fisik kendaraan secara menyeluruh. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812/Lamongan, Mayor Inf Marsidiyanto, yang hadir mewakili Komandan Kodim 0812/Lamongan.

​Pemeriksaan tersebut meliputi kelengkapan surat yakni SIM (TNI/Umum) dan STNK dan kelengkapan fisik yang meliputi spion, lampu utama, lampu sein, plat nomor, hingga kondisi ban dan helm standar.

​Dalam arahannya, Kasdim 0812/Lamongan, Mayor Cpm Marsidiyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif, guna meminimalisir angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di lingkungan Kodim 0812/Lamongan.

​"Kegiatan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai bentuk pengamanan internal personel. Kita ingin memastikan bahwa seluruh prajurit dan kendaraan yang digunakan dalam bertugas maupun keperluan pribadi sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujarnya.

​Dengan adanya sinergi antara Kodim dan Subdenpom ini, tambah dia, diharapkan tingkat kesadaran dan kepatuhan hukum anggota Kodim 0812/Lamongan semakin meningkat.  "Sehingga martabat dan citra TNI di mata masyarakat tetap terjaga," pungkasnya.

Senin, 16 Februari 2026

Lamongan Kembali Gempar # Bermain di Waduk, 4 Bocah Tewas Tenggelam

LAMONGAN – Warga Dusun Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, gempar, Selasa (17/2/2026). Mereka dikejutkan dengan tenggelamnya 4 boca di waduk desa tempat. Tragisnya, dari 4 bocah itu 3 dianyaranya diketahui meninggal dunia. Sedangkan seorang boca sememtara berhasil diselamatkan, namun akhirnya meninggal.

Tiga korban meninggal dunia yaitu anak NR (13), warga Desa Menongo, anak RZ (9) warga Desa Menongo dan anak UK (6) warga Desa Menongo. Satu korban selamat yang akhirnya meninggal berinisial anak AA (11), juga warga Desa Menongo. Semua masuk wilayah Kecamatan Sukodadi.

Berdasarkan keterangan para saksi, sekitar pukul 05.00 WIB keempat anak tersebut bermain di musholla setelah melaksanakan sholat Subuh. Saat ditanya oleh saksi mengapa tidak langsung pulang, mereka menjawab hendak berjalan-jalan pagi.

Setibanya di Waduk Menongo, salah satu korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam air. Dua korban lainnya berusaha menolong, namun karena tidak bisa berenang, ketiganya justru ikut tenggelam.
"Korban selamat, anak AA sempat ikut tertarik ke dalam air namun berhasil berteriak meminta pertolongan," kata sumber tersebut.
Warga yang melintas dan mendengar teriakan tersebut segera memberikan pertolongan. "Dua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sumberaji, namun dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Sementara satu korban lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan langsung dibawa ke rumah duka. "Korban selamat saat ini masih menjalani perawatan medis," katanya.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa sandal, jajanan ringan, serta satu unit handphone milik korban anak NR.

Kejadian ini langsung ditangani oleh jajaran Polsek Sukodadi, setelah petugas piket menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 07.00 WIB, terkait adanya korban tenggelam di waduk.

Kapolsek Sukodadi, IPTU M. Sokep, S.H., bersama anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan evakuasi dan membantu membawa para korban ke fasilitas kesehatan.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. "Juga serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area berisiko seperti waduk, sungai, maupun kolam," katanya.

Pihak kepolisian, tambahnya, juga meminta para Bhabinkamtibmas, untuk aktif memberikan imbauan secara door to door kepada warga, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh orang tua dan masyarakat, akan pentingnya pengawasan serta kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak, khususnya di lingkungan perairan terbuka," pungkasnya. 

Perkuat Kebersamaan, Kodim 0812/Lamongan Resmikan Gapura Baru Sebagai Simbol Pengabdian

LAMONGAN – Kodim 0812/Lamongan meresmikan gapura baru di pintu masuk Makodim sebagai simbol semangat baru dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Peresmian berlangsung khidmat pada Senin (16/02) dengan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama sejumlah pimpinan daerah. 
Mereka disambut langsung Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah.

Dengan dua gapura kiri dan kanan ini, membuat Makodim 0812 Lamongan semakin gagah. Selain menampilkan gaya Paduraksa, salah satu khas Lamongan, gapura tersebut juga dilengkapi dengan patung setengah demensi para pahlawan. Dari patung Gajah Mada, Diponegoro hingga Soewoko.

Dandim Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo
menyampaikan, pembangunan gapura tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan markas, namun juga menjadi simbol profesionalisme dan kebanggaan prajurit.
“Gapura ini merupakan identitas Makodim 0812/Lamongan. Dengan tampilan yang lebih kokoh dan representatif, kami berharap dapat menumbuhkan semangat serta motivasi seluruh anggota dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta pecah kendi yang dilakukan Dandim bersama Bupati dan jajaran Forkopimda. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selain prajurit TNI, acara ini juga dihadiri Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kodim 0812/Lamongan serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan.

Keberadaan gapura baru tersebut tidak hanya menjadi simbol identitas satuan, tetapi juga mencerminkan keterbukaan Kodim dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antar instansi dan keluarga besar Kodim 0812/Lamongan.

Dengan selesainya pembangunan gapura ini, Kodim 0812/Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat demi terciptanya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan menyampaikan apresiasi Kodim 0812 Lamongan. "Dengan pembangunan gapura itu, bukan hanya membuat Makodim semakin gagah, lebih dari itu, keberadaan gapura itu juga mempercantik kota Lamongan", katanya.

Bukan hanya itu, Pak Yes sapaan bupati Lamongan itu juga mengapresiasi Kodim setempat. Dibawa komando Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, katanya, Kodim 0812 Lamongan menjalankan tugas secara cepat. Dicontohkan olehnya, dari rencana 300 sekian KDMP di Lamongan, kini sudah sekitar 50 KDMP siap pakai. 
"Mari kita sukseskan program ini dan program lain,  termasuk program sekolah rakyat, ketahanan pangan dan program kainnya," pungkasnya.

Penuh Haru, Kodim 0812/Lamongan Gelar Tradisi Pelepasan Kepala Staf Kodim Mayor Arh Moh. Ngateno

LAMONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0812/Lamongan menggelar upacara tradisi pelepasan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, beserta istri, Ny. Moh. Ngateno, yang bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0812 Lamongan, Senin (16/02/2026).

​Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dan dihadiri oleh seluruh Perwira Staf, para Danramil jajaran,Prajurit, PNS, Ketua serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Dim 0812.

​Dalam amanatnya, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mayor Arh Moh. Ngateno atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kasdim.

​"Perpindahan tugas adalah hal yang lumrah dalam organisasi TNI AD untuk penyegaran dan pengembangan karier. Kami berterima kasih kepada Mayor Arh Moh. Ngateno yang telah banyak membantu jalannya roda organisasi di Kodim 0812 dengan sangat baik," ujar Dandim.

​Tradisi pelepasan ini ditandai dengan ​laporan resmi pelepasan jabatan,pemberian piagam penghargaan dan kenang-kenangan serta prosesi jajar kehormatan (pedang pora/lorong prajurit) sebagai simbol penghormatan terakhir dari satuan.

​Mayor Arh Moh. Ngateno, dalam pesan dan kesannya, menyampaikan rasa bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0812/Lamongan. Beliau juga memohon doa restu untuk melanjutkan tugas di kesatuan yang baru.

​Tak lupa, ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Ny. Moh. Ngateno yang selama ini setia mendampingi suami serta aktif dalam memajukan organisasi Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812, terutama dalam kegiatan sosial dan kesejahteraan keluarga prajurit.
​Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota Kodim 0812/Lamongan dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Minggu, 15 Februari 2026

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat, Kodim 0812/Lamongan Hijaukan Tanggul Waduk Gempolpayung

​LAMONGAN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi terus digalakkan oleh jajaran Kodim 0812/Lamongan. Melalui Koramil 0812/25 Sarirejo, kegiatan Karya Bhakti  penghijauan digelar dengan menanam puluhan pohon keras di sepanjang tanggul waduk Dusun Gempolpayung, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Minggu (15/02/2026).

​Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, serta organisasi kemasyarakatan. Sebanyak 50 batang bibit pohon keras yang terdiri dari jenis Akasia, Trembesi, Kaki Gajah, Alpukat, hingga Sirsak ditanam secara serentak.

​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, saat memimpin apel pengecekan menekankan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga ekosistem wilayah, khususnya di area sumber air seperti waduk.

​"Penghijauan ini penting untuk memperkuat struktur tanah di tanggul waduk agar tidak mudah longsor atau tererosi, sekaligus sebagai upaya penghijauan untuk masa depan anak cucu kita," ujar Serma Dalil.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sarirejo, Bapak Abdul Hadi, SE., M.M., dan Kapolsek Sarirejo, AKP Sudianto, SH. Kehadiran para pimpinan kecamatan ini menegaskan soliditas Tiga Pilar di wilayah Sarirejo dalam mendukung program-program pelestarian alam.
​Selain unsur pimpinan, kegiatan ini juga melibatkan ​Dinas Pertanian melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Sarirejo, Ibu Fitri Yulian, SP., beserta tim PPL,​Perangkat Desa Gempoltukmloko ,Ormas dan Pemuda yang diwakili oleh Anggota PAC Ansor Sarirejo dan perwakilan anggota pencak silat SH Terate Sarirejo yang bahu-membahu bersama anggota Koramil.

​Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan semboyan "Lamongan Megilan Berhasil".

Kasat Polairud Polres Lamongan Edukasi 142 Siswa PG dan TK Tentang Keselamatan

LAMONGAN - Kasat Polairud Polres Lamongan bersama anggota Sat Binmas Polres Lamongan melaksanakan edukasi kepada siswa PG TK Tapas Al-Ihsan II Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Minggu (15/2/2026).


Para siawa ini diperkenalkan tentang Polisi Perairan dan Udara serta edukasi cara penyelamatan saat terjadi bencana sejak usia dini.

Kegiatan yang digelar di depan Kantor Sat Polairud Polres Lamongan ini diikuti sebanyak 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II dengan didampingi 9 orang guru pendamping.Suasana tampak ceria dan penuh antusiasme saat anak-anak berkumpul di lokasi yang telah disiapkan.

Acara diawali dengan seluruh peserta melaksanakan apel pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Kasat Polairud Sat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur yang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para siswa dan guru TK Tapas Al-Ihsan II beserta rombongan.

Dalam sambutannya, AKP Guntur memperkenalkan diri beserta seluruh anggota yang hadir, sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi Polisi Perairan dan Udara.

Anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai seragam dinas yang digunakan anggota Polairud dalam bertugas di wilayah perairan.

Tak hanya itu, para siswa diberikan wawasan dasar tentang cara penyelamatan diri saat terjadi bencana alam, khususnya yang berkaitan dengan wilayah perairan.

Edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia dini, termasuk pengenalan cara berenang yang baik dan benar melalui sesi peragaan sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak.

Kasat Polairud juga menyampaikan pesan agar seluruh pihak, termasuk masyarakat, mengenal keberadaan Polairud yang beralamat di Jalan Sedayulawas No. 1 Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan kerukunan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para siswa.

Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan ramah tamah antara anggota kepolisian dengan anak-anak serta para guru pendamping.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kedekatan antara polisi dan masyarakat sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa percaya serta pemahaman anak-anak terhadap pentingnya keselamatan di wilayah perairan dan udara.