Subscribe Us

Senin, 13 April 2026

Diduga Pengendara Terobos Lampu Merah, Satlantas Polres Lamongan Sigap Evakuasi Korban Laka di Simpang 4 Dinoyo

LAMONGAN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan bergerak cepat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang 4 Jalan Lingkar Utara, Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, pada Senin pagi (12/04).

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor  dengan nomor polisi S-40xx-JCM yang dikendarai oleh saudara RC (39), warga Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, dengan sebuah mobil  bernomor polisi S-11xx-FI yang dikemudikan oleh saudara Dam (56), asal  Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai RC melaju dari arah selatan ke utara.

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor tersebut diduga kurang berhati-hati dan menerobos lampu traffic light yang sedang menyala merah.

Pada saat bersamaan, dari arah timur ke barat melaju mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan saudara Dam, Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor, RC, mengalami luka pada bagian kaki dan langsung mendapatkan penanganan serta dievakuasi oleh petugas Satlantas Polres Lamongan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara, S.I.K., M.Si. melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menyampaikan bahwa kecelakaan ini berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi rambu lalu lintas.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, khususnya memperhatikan lampu isyarat di persimpangan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam berlalu lintas, utamakan keselamatan, dan patuhi rambu-rambu yang ada di jalan demi keselamatan bersama,” imbaunya.

Minggu, 12 April 2026

Kesalahpahaman Antar Sopir di Jalur Babat–Surabaya Berujung Damai, Pamapta Polres Lamongan Bertindak Cepat

LAMONGAN – PAMAPTA Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya kesalahpahaman antar sopir yang terjadi di Jalan Raya Babat–Surabaya, Minggu (12/4) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid menyampaikan Penanganan peristiwa tersebut bermula saat petugas jaga Polsek Pucuk menerima pengaduan dari seorang sopir truk kontainer berinisial Yov, warga Banyumas, Jawa Tengah.

Korban mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari sopir kendaraan lain, yakni truk gandeng dengan ciri-ciri berplat AG dan bagian depan berwarna hijau.

Terlapor disebut sempat tersulut emosi hingga menarik kaos bagian leher pelapor.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek Pucuk segera berkoordinasi dengan Command Center Polres Lamongan 

Selanjutnya, PAMAPTA Polres Lamongan IPDA Daniar Vigit R, S.H bersama anggota piket fungsi Sat Lantas langsung menuju lokasi dan melakukan penindakan dengan memberhentikan kendaraan yang dimaksud serta mengamankan terlapor.

Diketahui, terlapor berinisial AS, warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri.

Selanjutnya, kedua belah pihak dibawa ke Ruang SPKT Polres Lamongan guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak, petugas mengedepankan langkah mediasi.

Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.Pelapor menerima permintaan maaf dari terlapor dan Terlapor juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut, petugas membuatkan surat pernyataan damai yang ditandatangani kedua belah pihak dan disaksikan oleh masing-masing saksi.

Kasihumas Polres Lamongan menambahkan dengan adanya penyelesaian secara damai ini, situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif, serta diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat, khususnya para pengemudi, untuk selalu mengedepankan kesabaran dan menghindari emosi saat berkendara di jalan raya.

Jumat, 10 April 2026

Arumi : Peran Ibu Kian Krusial di Era Digital, Pengguna Medsos Terbesar adalah Perempuan

SURABAYA - Dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI ke-80, Pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Jawa Timur menggelar acara seminar "Seminar Peran Perempuan Dalam Mengakses dan Menyebarkan Informasi di Era Digital di Aula Kantor PWI Jawa Timur, Jalan Taman Apsari 15-17, Surabaya, Jumat (10/4).

Seminar ini dihadiri sekitar 100 Orang,termasuk Ikatan Pelukis Wanita Indonesia Jawa Timur. Dengan narasumber keynote speaker, Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.SI, M.IP. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari  Bisowarno, M.AP,  Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, dan Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom, Wakil Direktur UKW PWI Pusat

Kali pertama acara dibuka dengan laporan Ketua IKWI Jatim, Endang Suprapti menyatakan bahwa wanita memiliki peran penting dalam era media sosial saat ini. Karena wanita adalah khususnya ibu-ibu salah satu panutan dalam keluarga dalam mendidik anak-anak. ''Ibu-ibu harus bisa menyaring informasi yang benar dan tidak hoax untuk anak-anak. Ibu-ibu harus juga bisa membedakan mana informasi yang benar dan hoax umtuk anak-anak.Jadi wanita adalah garda terdepan dalam akses dan menyebarkan informasi untuk keluarga. Saya berharap ibu-ibu juga harus menyaksikan atau akses informasi yang positif positif saja untuk anak-anak," ujarnya.

Selanjutnya Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim giliran menyampaikan sambutannya. Dia mengatakan di era digital, menguasai informasi itu sangat penting. "Untuk bisa menguasai informasi maka kuasai wartawan. Untuk bisa menguasai wartawan kuasailah istri-istrinya." katanya sambil bercanda. Sehingga kedudukan wanita dalam era digital atau informasi ini sangat penting. Menurutnya pengguna medsos di Indonesia khususnya Jawa Timur jumlahnya fifty-fifty antara wanita dan pria. "Tapi yang terpenting informasi dari ibu lebih dipercaya di mata keluarga. Sehingga ibu-ibu harus juga hati-hati memilih informasi untuk anak-anaknya," ujar Lutfil.
Giliran keynote speaker Ibu Arumi menyampaikan materinya berupa slides. Ternyata ada fakta menaril. Demografi Jawa Timur, jumlah penduduk Jawa Timur pada 2025, 42,352 juta. terbagi 21,10 juta penduduk laki-laki dan 21,25 juta penduduk perempuan. Penetrasi atau pengguna internet di Indonesia pada 2025, yakni 80,66 persen terbagi 82,73 persen dan perempuan, 78, 57 persen. "Yang menarik perempuan mendominasi pengguna media sosial sekitar 56,3 persen. Tren dominasi ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2021 yakni  52,6% pengguna instagram adalah perempuan," ujarnya.
Media sosial apa saja yang banyak diakses di Indonesia. "WhatAsp, 91,7%, Instagram, 84,6%, Facebook, 83,0%, Tiktok, 77,4%, Telegram 61,6 %, dan Messenger, 50,5%, Jadi ibu-ibu harus mengontrol dengan ketat penggunaan medsos untuk anak-anak," ujar Arumi. Dalam kesempatan itu, Arumi  juga memaparkan abagaimana memilih media yang benar dan hoax dan bagaimana mengatasi informasi hoax. ''Jadi ibu-ibu harus selalu check and recheck informasi yang didapatkan di medsos sebelumnya disebarkan ya," jelasnya. Arumi terakhir mengatakan hindari update status real time pada di medsos. Ini berbahaya. Karena orang bermaksud jahat tahu posisi kita sebenarnya. Jadi saya bila update status di medsos biasanya tidak real time. Ke Bromo pagi, tiba di rumah malam baru update status di FB," ujarnya.

Sementara. pada diskusi panel, Ketut yang mewakili Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur, mengatakan ada aplikasi yang bisa mengontrol anak-anak mengakses media sosial. Coba saja ibu-ibu cari google. Sedangkan, Ibu Sri Untari mengatakan selain membatasi akses medsos untuk anak-anak penting tapi juga disertai doa. Jadi saya selalu berdoa untuk kesukses anak-anak saya. Doa ibu lebih mustajab. "Alhamdulilah, anak-anak saya berhasil dan sukses," ujar Ketua Komisi E ini. Sedangkan, Eko Pamuji mengatakan di era medsos ini kita harus skeptis atau waspada. ''Ibu-ibu dunia internet di genggaman tangan kita seperti hutan banyak binatang buas. Jadi kita harus tetap waspada bila menerima informasi di medsos. Check and recheck jangan lupa," pungkasnya. Acara seminar pun berakhir pukul 16.30, para peserta pun puas.

Polsek Babat Polres Lamongan Gerak Cepat Bantu Tangani Kebakaran Counter Seluler, Api Berhasil Dipadamkan Dalam Waktu Singkat!

LAMONGAN – Jajaran Polsek Babat Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuah counter seluler di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Sabtu dini hari, (11/04) sekitar pukul 01.20 WIB, tepatnya di Counter Seluler yang berada di Jalan Gotong Royong (barat pendopo kelurahan), Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah S.H melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dijelaskan bahwa sebelum kejadian, pada Jumat malam (10/4) sekitar pukul 22.00 WIB, counter dalam kondisi tutup seperti biasa.

Namun, sekitar pukul 01.20 WIB, saksi saudari FNR  yang sedang beristirahat di lantai dua ruko terbangun karena mencium bau asap yang menyengat.

Saksi kemudian turun ke lantai satu dan mendapati api telah membesar di area tempat service handphone.

Mengetahui hal tersebut, saksi segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan serta menghubungi suaminya, yakni saudara M (38).

Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut
ke Polsek Babat.

Mendapat laporan itu Polsek Babat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan bersama warga sekitar melakukan upaya pemadaman api.

Berkat kesigapan dan kerjasama petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.45 WIB, sehingga tidak merambat ke bagian bangunan lainnya.

Dari hasil pendataan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, korban mengalami kerugian materiil berupa seperangkat alat service handphone yang habis terbakar serta sebagian dagangan berupa sparepart dan aksesoris handphone yang meleleh dan tidak dapat digunakan, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp50.000.000.

Diduga, sumber api berasal dari korsleting listrik pada kipas angin dinding yang berada di atas tempat service handphone, yang kemudian memicu kebakaran.

Lebih lanjut Kasihumas Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman saat ditinggalkan.

Sinergi Tanpa Batas, Kodim Bersama Dinas Terkait Bersihkan Sampah Liar di Ruas Jalan Tlanak-Nguwok

LAMONGAN – Personel Koramil 0812/11 Kedungpring menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan fasilitas umum. Bersama Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan, mereka menggelar aksi kerja bakti pembersihan sampah liar di sepanjang bahu Jalan Raya Desa Tlanak menuju Desa Nguwok, Kecamatan Kedungpring, Sabtu (11/04/2026).

​Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang secara ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi ini sebelumnya dikeluhkan warga karena selain menimbulkan bau tidak sedap, juga mengganggu estetika jalan raya.

Danramil 0812/11 Kedungpring, Kapten Kav Nur Chodjim, memimpin langsung 10 anggotanya dalam aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
​"Kami tidak hanya sekadar membersihkan, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Jika lingkungan bersih, masyarakat juga yang akan merasakan manfaat kesehatannya," ujar Danramil di sela-sela kegiatan.

​Turut hadir dalam aksi lapangan ini, Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Lamongan Bapak Abdul Rahman, perwakilan DLH Kabupaten Lamongan Bapak Junaedi, serta staf Kecamatan Kedungpring. Total puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, kegiatan ini didukung dengan satu unit truk sampah dari DLH serta peralatan teknis seperti garukan dan waring untuk mempercepat proses pengangkutan.

​Sebagai langkah preventif agar lokasi tersebut tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal, petugas memasang banner larangan membuang sampah sembarangan di titik-titik strategis. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat desa sekitar.

Kegiatan yang diawali dengan apel kesiapan ini berakhir pada siang hari dalam keadaan aman dan lancar. Volume sampah yang berhasil diangkut langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh tim DLH.​Aksi ini selaras dengan semangat "Lamongan Megilan Berhasil", yang terus mendorong kolaborasi aktif antar instansi demi kemajuan dan kenyamanan warga Kabupaten Lamongan.