Subscribe Us

Rabu, 20 Mei 2026

Dua Jemaah Haji Lamongan Wafat di Tanah Suci, Pemerintah Pastikan Hak Ibadah dan Asuransi Terpenuhi

LAMONGAN – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Lamongan. Dua jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, masing-masing di Kota Makkah dan Madinah.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lamongan Abdul Ghofur menyampaikan, dua jemaah yang wafat yakni Mat Sahid, warga Desa Sidodowo Kecamatan Modo yang tergabung dalam Kloter 30 Surabaya, serta Sibiatun Saji, warga Kecamatan Pucuk dari Kloter 33 Surabaya.

Menurut Abdul Ghofur, Mat Sahid meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Makkah karena sakit. Almarhum diketahui merupakan jemaah lanjut usia. “Jemaah atas nama Mat Sahid meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi di Makkah karena kondisi kesehatan,” ujar Abdul Ghofur, Rabu (20/5/2026).

Sementara itu, jemaah atas nama Sibiatun Saji dilaporkan meninggal dunia di Madinah sebelum diberangkatkan menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.
Pihak Kemenhaj Lamongan, lanjut Ghofur, telah mendatangi rumah duka kedua jemaah sebagai bentuk perhatian dan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami sudah melakukan takziah ke rumah duka. Ini memang menjadi bentuk pendampingan yang selalu kami lakukan apabila ada jemaah yang meninggal dunia,” katanya.

Ia memastikan seluruh hak jemaah haji yang wafat tetap dipenuhi pemerintah. Salah satunya melalui proses badal haji yang akan dilaksanakan oleh petugas haji di Tanah Suci.
“Hajinya akan dibadalkan oleh petugas, sehingga keluarga tidak perlu khawatir karena ibadah hajinya tetap disempurnakan,” jelasnya.

Selain itu, jemaah yang meninggal dunia di Makkah akan dimakamkan di area pemakaman khusus jemaah haji dan terlebih dahulu disalatkan di Masjidil Haram.
Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan santunan asuransi kematian bagi jemaah akan diberikan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.
“Asuransi kematian otomatis diproses melalui sistem dan nantinya akan masuk ke rekening jemaah,” pungkas Abdul Ghofur.

0 Post a Comment:

Posting Komentar