Subscribe Us

Senin, 02 Maret 2026

TP PKK Beserta Baznas Lamongan Salurkan Bansos Ramadan pada LKSA

LAMONGAN  - Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Lamongan menyalurkan bantuan sosial ramadan pada 46 LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) di Lamongan.

Bantuan berupa sembako dan uang tunai ini deserahkan secara simbolis oleh Bupati Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa,(3/3/2026).            

Bupati Yuhronur Efendi  menyatakan, penyerahan bantuan ini merupakan agenda tahunan, dan akan terus dilakukan evaluasi setiap tahunnya agar dapat semakin baik kedepannya nanti.

"Pasal 34 Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas-tugas seperti hari ini, pemerintah hadir melalui LKS, melalui beberapa yayasan, melalui beberapa panti, yang ini kita terus menjadi mitra yang strategis, sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita semuanya," ucap Pak Yes.


Jumlah LKSA yang terdaftar dan mendapat ijin operasional di Kabupaten Lamongan diungkapkan Ketua Forum LKSA Nadzir sebanyak 46 LKSA, dan hampir menyebar di seluruh kecamatan.

"Anak yang diasuh tahun lalu itu 2.706 anak, tahun 2026 ini 2.517 anak, sehingga terjadi penurunan anak yang diasuh. Menurut pengamatan dan data yang kami terima, itu adalah salah satu diantara keberhasilan pembangunan di Lamongan. Jumlah pengasuh 482 orang, setiap LKS antara 10 sampai 15 pengasuh," ungkap Nadzir.

Tidak hanya itu, Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Muljono juga mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan pada hari ini merupakan hasih zakat dan infaq yang dititipkan melalui Baznas Lamongan, dengan hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut disalurkan bantuan sembako berisi 50 kg beras, minyak goreng 1 dus, mie instan 2 dus, gula 10 kg, biskuit 2 dus, dan uang sebesar Rp. 5.500.000 kepada tiap LKSA. 

Tak Mau Kecolongan, Polres Lamongan Gelar Tes Urin Mendadak

LAMONGAN – Komitmen bersih narkoba bukan hanya digaungkan ke luar, tetapi juga dibuktikan ke dalam.⁸Polres Lamongan menggelar tes urin mendadak terhadap Pejabat Utama (PJU), para perwira, hingga Kapolsek jajaran, Senin (03/03).

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menegaskan, langkah ini menjadi penegasan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh institusi Bhayangkara, khususnya di wilayah hukum Lamongan.

Tes mendadak ini, tegas dia, dilakukan menyikapi masih adanya kasus narkoba yang melibatkan oknum anggota Polri di sejumlah daerah. "Situasi itu dinilai mencederai kepercayaan publik dan berpotensi mengganggu optimalisasi pemberantasan narkoba yang menjadi program prioritas nasional dalam Asta Cita," katanya.
Lebih jauh  menegaskan, keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba—termasuk menjadi backing jaringan—merupakan pelanggaran berat. “Tidak ada toleransi. Selain pidana, itu pelanggaran berat kode etik dan bisa berujung pemberhentian tidak dengan hormat,” tegasnya.

Tes urin dilakukan secara transparan dan diawasi ketat sesuai prosedur. Seluruh pejabat yang diperiksa wajib menunjukkan komitmen nyata bahwa pemberantasan narkoba dimulai dari internal.

Ditambahkan Kapolres, langkah preventif ini sekaligus menjadi penguatan pengamanan menjelang Idul Fitri, agar pelaksanaan tugas berjalan profesional, bersih, dan maksimal.
"Dengan aksi tegas ini, Polres Lamongan menegaskan satu pesan: bersih di dalam, kuat memberantas di luar," pungkasnya.

Forkopimda Lamongan Solid, Dandim, Wabup dan Kapolres Matangkan Strategi Operasi Ketupat Semeru

LAMONGAN – Strategi Operasi Ketupat Semeru di Lamongan dimatangkan.
Ini setelah sinergi tiga pilar keamanan dan pemerintahan di Kabupaten Lamongan gelar rapat lintas sektoral di Ruang Rupatama Tathya Dharaka Mapolres Lamongan, Senin (02/03/2026).


Rapat strategis dalam memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 H itu dihadiri Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, ST dan Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Ketupat Semeru.

Kegiatan ini mempertegas komitmen bersama antara Kodim 0812/Lamongan, Polres Lamongan, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat serta pemudik yang melintas di wilayah Lamongan.
Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga instansi pelayanan kesehatan. Fokus pembahasan mencakup pemetaan titik rawan kemacetan, pengamanan jalur poros nasional, pengawasan perlintasan sebidang kereta api, serta penguatan patroli di kawasan permukiman yang ditinggal mudik.

Penempatan personel gabungan di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) pada titik-titik strategis juga menjadi prioritas utama guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam arahannya, Dandim 0812/Lamongan menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung penuh pengamanan.
“TNI siap mem-back up penuh jajaran Kepolisian dan Pemerintah Daerah. Kunci keberhasilan operasi ini adalah komunikasi yang solid dan kesiapsiagaan menghadapi setiap potensi gangguan,” tegasnya.

Wakil Bupati Lamongan juga memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan kesehatan 24 jam untuk menunjang kenyamanan masyarakat selama Idul Fitri.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K. menegaskan,  Operasi Ketupat Semeru tahun ini mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Dengan sinergi Forkopimda yang semakin solid, Lamongan optimistis mampu menghadirkan perayaan Idul Fitri yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

Wujudkan SDM Unggul Melalui Pembangunan Non Fisik Berprinsip Empat Pilar Kebangsaan

LAMONGAN - Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan daerah. Guna memperkuat pembangunan SDM, Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar lakukan penguatan nilai kebangsaan dan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik, di Aula Gajah Mada Lt.7 Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada kesempatan itu menyampaikan, pembangunan di Kota Soto tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, namun juga pembangunan non fisik melalui penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat. "Ini tertuang dalam misi kedua Pemerintah Kabupaten Lamongan yakni "Mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman", katanya.

Dalam merealisasikan pembanguan berkelanjutan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya fokus pada aspek fisik. "Melainkan aspek non fisik juga terus digencarkan, karena SDM unggul adalah investasi pembangunan di masa yang akan datang," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa. Sedangkan, pembangunan di desa tidak cukup jika hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan SDM berkualitas. Dengan SDM berkualitas diyakini mampu meningkatan otonomi daerah yang adaptif terhadap dinamika sosial hingga ekonomi.

Penguatan SDM tersebut salah satunya dilakukan melalui implementasi dan penajaman empat pilar kebangsaan MPR RI, meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik yang diwakili pembina universitas, Jazilul Fawaid. Kerja sama ini mencakup sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Lamongan, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kontribusi dunia akademik dapat semakin memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, inovasi pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. 

Sabtu, 28 Februari 2026

Redam Ketegangan Antar Pemuda, Polsek Karanggeneng Ops Patroli Ber-soun System

LAMONGAN – Polsek Karanggeneng melaksanakan kegiatan patroli penertiban patrol sahur di wilayah Kecamatan Karanggeneng  Minggu (1/3/2026). Giat ini menyikapi atas keresahan masyarakat terkait suara sound system berlebihan, l yang mengganggu pengguna jalan raya serta berpotensi memicu gesekan antar pemuda.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H bersama anggota dilaksanakan pada hari Minggu, (01/03) mulai pukul 02.00 WIB hingga selesai, menyasar sepanjang jalan raya di wilayah Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Penertiban ini dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat yang merasa resah dengan penggunaan sound system saat kegiatan patrol sahur.

Selain menimbulkan kebisingan di waktu dini hari, aktivitas tersebut juga dinilai membahayakan pengguna jalan karena dilakukan di badan jalan serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman antar kelompok pemuda yang dapat berujung tawuran.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pembinaan dan imbauan secara humanis kepada para pemuda agar tidak melaksanakan patrol sahur di jalan raya.

Mereka juga diminta untuk tidak menggunakan sound system secara berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Karanggeneng menegaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan agar tetap aman dan kondusif.

Para pemuda dihimbau untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan memperbanyak kegiatan positif serta berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan justru melakukan aktivitas yang dapat memicu konflik.

“Patrol sahur boleh saja dilaksanakan sebagai tradisi, namun harus tetap memperhatikan ketertiban, keselamatan, dan tidak mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta suasana Ramadhan yang damai, tertib, dan penuh keberkahan di wilayah Kecamatan Karanggeneng.

Secara terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau masyarakat apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas agar segera melaporkan melalui layanan Call Center 110 Polri yang aktif 24 jam dan bebas pulsa, guna penanganan cepat oleh pihak kepolisian.