LAMONGAN - Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan daerah. Guna memperkuat pembangunan SDM, Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar lakukan penguatan nilai kebangsaan dan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik, di Aula Gajah Mada Lt.7 Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3/2026).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada kesempatan itu menyampaikan, pembangunan di Kota Soto tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, namun juga pembangunan non fisik melalui penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat. "Ini tertuang dalam misi kedua Pemerintah Kabupaten Lamongan yakni "Mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman", katanya.
Dalam merealisasikan pembanguan berkelanjutan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya fokus pada aspek fisik. "Melainkan aspek non fisik juga terus digencarkan, karena SDM unggul adalah investasi pembangunan di masa yang akan datang," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa. Sedangkan, pembangunan di desa tidak cukup jika hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan SDM berkualitas. Dengan SDM berkualitas diyakini mampu meningkatan otonomi daerah yang adaptif terhadap dinamika sosial hingga ekonomi.
Penguatan SDM tersebut salah satunya dilakukan melalui implementasi dan penajaman empat pilar kebangsaan MPR RI, meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik yang diwakili pembina universitas, Jazilul Fawaid. Kerja sama ini mencakup sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Lamongan, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan kontribusi dunia akademik dapat semakin memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, inovasi pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.






0 Post a Comment:
Posting Komentar