Subscribe Us

Jumat, 27 Februari 2026

Kapolres Lamongan Pererat Silaturahmi dengan Mahasiswa Lewat Buka Puasa Bersama

LAMONGAN – Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiah di bulan suci Ramadan, Polres Lamongan menggelar kegiatan buka puasa bersama elemen mahasiswa Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan, Kamis  (26/02/2026).

Mengusung tema “Dengan Semangat Ramadhan, Membangun Ukhuwah Islamiah Guna Menjaga Kamtibmas Kabupaten Lamongan yang Aman dan Kondusif.”
Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Lamongan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlur Rahman, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Lamongan, para Pejabat Utama (PJU), Perwira Unit Sat Intelkam, serta Perwira Unit Sat Binmas Polres Lamongan.
Dalam sambutannya, Wakapolres Lamongan menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres baru dapat bergabung bersama undangan setelah pelaksanaan salat Magrib.
“Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Kapolres karena beliau baru bisa membersamai setelah salat Magrib. Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa selama ini jajaran kepolisian telah menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. “Kegiatan ini kami harapkan menjadi ruang dialog dan bertukar informasi. Institusi Polri terbuka terhadap kritik dan saran dari rekan-rekan mahasiswa demi perbaikan ke depan,” tegasnya.

Wakapolres juga menekankan pentingnya menjaga keamanan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan 110 sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlur Rahman dalam sambutannya mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap situasi keamanan di daerah. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

“Selama saya diberi amanah memimpin di Lamongan, insya Allah kami akan berupaya maksimal menjaga kepercayaan masyarakat. Dukungan serta sikap kritis dari rekan-rekan mahasiswa menjadi energi positif bagi kami untuk terus berbenah,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan buka puasa bersama serta dialog interaktif antara jajaran kepolisian dan mahasiswa sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lamongan.

Studi Lingkungan Peserta Didik Sespimmen Dikreg 66 di Lamongan

LAMONGAN - Peserta Didik Sespimmen Dikreg (Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Pendidikan Reguler) Ke-66 Tahun 2026, pada Kamis (26/2) melakukan studi lingkungan tentang OHA (Organization Health Audit) dan ES (Environmental Scanning) di Lamongan.
Hal ini disambut baik dan diterima secara langsung oleh Bupati Yuhronur Efendi di Ruang Command Center Pemkab Lamongan.

Kepada 5 perwakilan dari 10 peserta didik Sespimmen Dikreg 66 Lamongan yang hadir, Bupati Yes memaparkan sinergi kepemimpinan dalam mengakselerasi pembangunan (praktek baik) di Lamongan. Menurut beliau, sinergitas program Asta Cita, Nawa Bhakti Satya, serta 15 progam prioritas Lamongan, ditambah sinergi dengan Forkopimda, TNI, Polri menjadi sangat penting.
"Ini berbagai program dan sinergitas kita terutama bersama Polres dan Kodim, berjalan dengan baik, sehingga bisa melahirkan banyak program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, karena kita tahu bahwa tanpa situasi yang kondusif, tanpa kolaborasi, pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik. Kita terus menciptakan situasi masyarakat yang tertib yang baik," ucap Pak Yes.

Disampaikan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Sabilul Alif, bahwa pendekatan yang dilakukan Pemkab Lamongan ini tidak hanya pentahelix tapi sudah merambah pada multihelix. Ia juga berterima kasih karena atas dukungan yang diberikan Pimpinan Daerah Lamongan kepada para peserta didik Sespimmen Dikreg 66.

"Terima kasih kami sudah diterima langsung oleh Pak Bupati, ini yang pertama diterima langsung oleh Pimpinan Daerah, suatu kebanggaan dan kehormatan buat kami," ujarnya.

Safari Ramadan Dekatkan Pelayanan Dan Pastikan Pemerataan Realisasi Program Prioritas

LAMONGAN  - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan melangsungkan safari ramadhan, Rabu (25/2/2026) di Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa Desa Banjarmadu Kecamatan Karanggeneng.

Momen safari ramadan di Kota Soto tidak hanya dijadikan ajang silaturahmi. Melainkan fokus pada pendekatan pelayanan dan memastikan pemerataan realisasi program prioritas daerah hingga nasional.

"Alhamdulillah bisa bersilaturahmi secara langsung bersama masyarakat Desa Banjarmadu. Kegiatan ini menggabungkan kegiatan keagamaan dengan pelayanan publik langsung," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ragam pelayanan disediakan untuk memudahkan masyarakat, mulai dari pelayanan pemeriksaan kesehatan, operasi pasar murah, pelayanan kependudukan, pelayanan konsultasi perijinan, konsultasi BPJS, konsultasi, perpustakaan keliling, dan lain sebagainya.

Pada kesempatan tersebut Pak Yes juga memastikan pemerataan program prioritas daerah hingga program nasional.

Program prioritas Kabupaten Lamongan di bidang insfratruktur "Jamula", telah mencapai kemantapan 60,21% pada 2025. Sebanyak 58 ruas jalan dibangun sepanjang 24.700 meter. Lampu penerangan jalan terpasang dan berfungsi baik di 7.011 titik, dengan tambahan 237 titik baru di tahun 2025. Sedangkan pada 2026 ini akan dicanangkan pembangunan infrastruktur di 50 titik lagi.

Sebagai lumbung pangan nasional, pada tahun 2025, produksi padi mencapai 1.335.099 ton, produksi perikanan 129.790,64 ton, dengan realisasi luas tambah tanam 193.786 hektare dan Nilai Tukar Petani (NTP) di angka 124,97—menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani yang terjaga.

Di bidang kesehatan, program Laserku/Home Care Service telah menjangkau 1.456 orang. Adapun aktivasi RSUD Ki Ageng Brondong memperluas akses layanan. 

Sedangkan program nasional cek kesehatan gratis (CKG) tahun 2025 ditargetkan sebesar 492.301 jiwa (36% penduduk), yangmana telah terlampaui dengan 512.516 kehadiran (105,93%), dan 452.894 warga telah terlayani.

Aktualisasi program nasional juga dapat dilihat dari berlangsunhnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sebanyak 301.875 penerima manfaat, didukung 109 SPPG aktif. Melalui program nasional ini, diyakini dapat mejadi bagian dari penguatan generasi emas Lamongan.

Pada pungkasnya Pak Yes menyampaikan bahwa progres koperasi Merah Putih terus tumbuh. Tercatat sebanyak 474 KDMP telah berbadan hukum, 95 telah beroperasi, dengan 211 gerai selesai dibangun dan 211 dalam proses pembangunan.

Satgas MBG Lamongan Evaluasi Layanan Ramadan, Tegaskan Standar Gizi Tak Boleh Dikurangi

LAMONGAN – Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lamongan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan selama bulan Ramadan. Langkah ini menyusul adanya aduan masyarakat terkait kualitas dan porsi menu yang diterima.

Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) guna menyinkronkan kebijakan, memperkuat pengawasan, serta memastikan distribusi makanan tetap memenuhi standar gizi, keamanan pangan, dan ketepatan waktu pengiriman.

Kepala Satgas MBG Lamongan, Nalikan, mengakui pada awal pelaksanaan Ramadan terdapat sejumlah kendala operasional. Masa transisi serta penyesuaian menu menjadi tantangan dalam dua hari pertama pelaksanaan.
“Awal pelaksanaan memang masih tahap uji coba proses menu yang disajikan. Kami langsung melakukan evaluasi agar kualitas gizi dan keamanan makanan tetap sesuai SOP,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satgas juga menegaskan kembali penerapan sistem anggaran berbasis at-cost, yakni pembayaran kepada penyedia dilakukan sesuai nilai riil bahan yang dimasak, bukan berdasarkan pagu maksimal anggaran.
Jika pagu ditetapkan Rp10.000 namun realisasi belanja hanya Rp9.000, maka pemerintah membayar sesuai Rp9.000. Begitu pula jika nilai riil hanya Rp7.000, maka klaim dibayarkan sebesar itu.

Menurut Nalikan, sistem ini diterapkan untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Meski nominal belanja dapat bervariasi mengikuti harga pasar, standar nilai gizi tetap menjadi acuan utama yang tidak boleh dikurangi.

Untuk menjaga kualitas di tengah fluktuasi harga bahan pokok, SPPG diwajibkan melakukan survei harga pasar setiap minggu. Pembelian bahan baku harus mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).

Selain itu, SPPG diminta menyusun perencanaan menu untuk 14 hingga 15 hari ke depan dengan mempertimbangkan keseimbangan nutrisi, porsi yang layak, serta keamanan pangan.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait porsi makanan yang dinilai kecil di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Babat, Satgas telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Hasil verifikasi menunjukkan porsi disesuaikan dengan nilai belanja at-cost yang dilaporkan.
Ke depan, Satgas akan membentuk koordinator di tingkat kecamatan guna mempercepat respons terhadap aduan warga, baik melalui media sosial maupun pesan WhatsApp.

“Kami akan terus melakukan evaluasi. Jika masih ada kekurangan, segera kami perbaiki. Tujuan utama program ini adalah memastikan kebutuhan gizi anak-anak di Lamongan tetap terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. 

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Paciran, 33 Paket Diamankan

LAMONGAN – Komitmen pemberantasan narkotika terus ditegaskan jajaran Polres Lamongan.
Kali ini, Tim Satuan Reserse Narkoba berhasil membongkar dugaan peredaran sabu di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di salah satu rumah warga. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas akhirnya melakukan penggerebekan pada Jumat malam (13/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IM (28). Meski dalam identitas tercatat sebagai pelajar/mahasiswa, tersangka diduga terlibat dalam peredaran sabu di wilayah tersebut.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa dari hasil penggeledahan ditemukan 33 paket sabu siap edar dengan berat bersih total sekitar 3,24 gram.
“Selain barang bukti sabu, anggota juga mengamankan dua timbangan digital, tiga pak plastik klip kosong, empat alat takar yang dimodifikasi dari sedotan, uang tunai Rp500 ribu yang diduga hasil transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Tiger warna hijau bernopol L 6857 SX,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Lamongan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.
Atas perbuatannya, IM dijerat pasal tentang tindak pidana peredaran gelap narkotika golongan I jenis sabu sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya.