Subscribe Us

Rabu, 18 Februari 2026

Setelah Sidak SPBU, Polres Lamongan Jamin Stok BBM

LAMONGAN – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lamongan, bisa dibilang masih aman. Ini berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) Polres Lamongan ke sejumlah SPBU menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan Iptu Hamzaid menyatakan, jelang Imlek dan Ramadan, Polres Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU.  "Langkah ini guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lamongan," katanya, Kamis (19/2/2026).

Atas hasil sidak ini, Hamzaid menghimbau, 
agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok BBM di wilayah Lamongan dipastikan dalam kondisi aman.
"Sidak ini menjadi bagian dari upaya Polres Lamongan, dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan," pungkasnya.

Selain itu, tambah Hamzaid, Polres Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkala. "Ini penting demi menjaga stabilitas pasokan energi dan mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi," katanya.

Sebelumnya, sidak yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. ini melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Lamongan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan preventif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

Salah satu SPBU yang diperiksa yakni SPBU 54.622.24 di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan.
Dari hasil monitoring di lapangan, stok BBM dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Tidak ditemukan adanya lonjakan harga di luar ketentuan resmi.

Adapun harga BBM yang terpantau saat sidak antara lain: Pertalite: Rp10.000 per liter, Pertamax: Rp11.800 per liter, Pertamina Dex: Rp13.500 per liter, Pertamax Green 95: Rp12.450 per liter, Pertamax Turbo 98: Rp13.400 per liter.

Bukan hanya memantau harga, petugas juga melakukan pengecekan fisik tandon BBM jenis Pertalite menggunakan stik ukur yang diolesi pasta air. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi campuran air maupun bahan lain.

Selain itu, Diskoperindag turut melakukan uji takaran mesin pompa menggunakan bejana ukur. Hasil pengujian menunjukkan takaran liter sesuai standar dan aturan yang berlaku.

Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Harga yang terpantau di lapangan masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa adanya lonjakan signifikan.

Diteriaki, Nyelonong, Disambar KA Sembrani, Meninggal

LAMONGAN – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (19/2) pagi. Seorang lansia berinisial K (66), warga Desa Gembong, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Sembrani yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di perlintasan KM 165+2/3 (PJL 264). Saat itu, kereta melintas di jalur utara dari timur ke barat. Di waktu bersamaan, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernopol W 25xx ZA sambil membonceng ronjot dari arah utara ke selatan.

Seorang saksi berinisial M yang berjaga di lokasi sempat berteriak keras menggunakan bahasa Jawa, “Min awas onok sepur!” sebagai peringatan adanya kereta yang melintas. Namun diduga korban tidak mendengar teriakan tersebut dan tetap melaju melewati rel tanpa palang pintu.

Benturan keras tak terhindarkan. Korban dan sepeda motornya terpental sejauh kurang lebih 30 meter dari titik tabrakan. Motor mengalami kerusakan parah, sementara korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Meski mengalami kerusakan ringan, kereta api tetap dapat melanjutkan perjalanan.
Mendapat laporan kejadian, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., bersama anggota Polsek Babat dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Karangkembang.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar ekstra waspada saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga resmi.

Pengendara diminta untuk selalu mengurangi kecepatan, berhenti sejenak, memastikan tidak ada kereta yang melintas, serta tidak memaksakan diri menerobos rel.

Peristiwa tragis ini kembali menjadi peringatan keras bahwa kelalaian sekecil apa pun di perlintasan kereta api dapat berujung fatal. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Tingkatkan Imtak dan Manunggal Rakyat, Kodim 0812/Lamongan Gelar Tarawih Berjamaah

LAMONGAN – Memasuki Ramadan 1447, Kodim 0812/Lamongan menggelar salat tarawih berjamaah di Masjid Al-Arif Makodim 0812 Lamongan. Selain sebagai bentuk peningkatan iman dan takwa (Imtak), kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwira, staf, prajurit TNI, PNS, serta masyarakat sekitar. Selain sebagai bentuk peningkatan iman dan takwa (Imtak), kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat mental dan spiritual prajurit.
“Ibadah tarawih bersama ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara tugas negara dan kewajiban kepada Allah SWT. Dengan hati yang tenang, prajurit dapat menjalankan tugas kewilayahan secara maksimal,” ujarnya.

Selama Ramadan, Masjid Al-Arif juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, kultum, serta buka puasa bersama guna mempererat kebersamaan antaranggota.

Kodim 0812/Lamongan turut membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar Makodim untuk melaksanakan ibadah di Masjid Al-Arif, sebagai wujud kebersamaan dan semangat Ramadan yang guyub dan penuh kekeluargaan.

Jelang Ramadan, Kapolres Lamongan Intensifkan Silaturahmi dengan Tokoh Agama

LAMONGAN  – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si silatirtohmi ke sejumlah tokoh ulama, Rabu (18/2/2026). Ini sebagai upaya memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan.

Agenda pertama dilaksanakan di Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro. Kehadiran Kapolres disambut langsung oleh Direktur YLP, Dr. Ali Fauzi Manzi, M.Pd.I., didampingi Kapolsek Solokuro dan jajaran pengurus.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pihak membahas pentingnya komunikasi konstruktif, pencegahan paham radikal, serta penguatan program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kapolres menegaskan, terciptanya keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Silaturahmi kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah di Desa Paciran, Kecamatan Paciran. Kapolres disambut Pengasuh Ponpes, KH. Drs. Abdul Hakam Mubarok, Lc., M.Pd., bersama Kapolsek Paciran.

Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya sinergitas Polri dan kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Pesantren dinilai memiliki peran vital sebagai benteng moral dan pusat pembentukan karakter generasi muda, sekaligus garda terdepan dalam menangkal radikalisme dan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Jalan Lamongrejo, Kecamatan Lamongan Kota. Kapolres didampingi Kapolsek Lamongan Kota dan disambut Ketua PDM Lamongan, Drs. H. Shodikin, M.Pd., beserta jajaran pengurus.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., Kapolres menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan membangun komunikasi efektif guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk isu provokatif, penyebaran hoaks, maupun paham intoleran.

Kegiatan ini, katanya, menjadi bagian dari komitmen Polres Lamongan dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mempererat kolaborasi bersama elemen keagamaan. "Agar tercipta suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat," katanya.

Menjelang Ramadan, tambahnya, rangkaian silaturahmi ini menjadi wujud komitmen bersama antara Polres Lamongan dan para tokoh agama. "Ini sebagai upaya untuk menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lamongan", pungkasnya.

Lamongan Dihebohkan ODGJ Mengamuk

LAMONGAN - Warga desa di Kec. Karanggeneng, gempar, Rabu (18/2/2026). Mereka dikejutkan dengan ulah M (48), warga desa setempat. Pria yang diduga sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tiba - tiba mengamuk merusak rumahnya  sendiri beserta prabot dengan menggunakan linggis, palu,  bahkan dengan sajam dan alat lainnya yang ditemui di dalam rumah.

Kepala Desa menyampaikan bahwa pihak keluarga merasa ketakutan karena pria berinisial M (38), merusak isi rumahnya sendiri serta mengancam keluarga nya dengan menggunakan benda berbahaya seperti linggis, palu, pisau, dan alat lainnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H. bersama anggota jaga serta instansi terkait segera mendatangi lokasi. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, petugas melakukan penanganan serta pengamanan pria diduga ODGJ guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, saudara M kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut ke RSJ Menur Surabaya dengan pengawalan dari anggota Polsek Karanggeneng, serta didampingi pihak keluarga.

Kapolsek Karanggeneng menyampaikan bahwa tindakan cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis yang layak.

Polri mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan anggota keluarga atau warga yang menunjukkan gejala gangguan kejiwaan agar segera berkoordinasi dengan perangkat desa, tenaga kesehatan, dan pihak Kepolisian.

"Jangan melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan diri maupun orang lain." ujar Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd.

"Silahkan meminta bantuan dan menghubungi untuk meminta bantuan melalui Layanan Call Center bebas pulsa 110, Kami siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam untuk penanganan cepat dan tepat." tegasnya.