Subscribe Us

Selasa, 26 Mei 2026

Libur Panjang Iduladha 2026, Penumpang Membludak di Stasiun Lamongan

LAMONGAN – Momentum libur panjang Iduladha 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi kereta api. Tingginya mobilitas penumpang terlihat di Stasiun Lamongan yang dipadati ribuan pelanggan selama masa liburan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan seluruh layanan di Stasiun Lamongan tetap berjalan optimal guna mendukung kenyamanan pelanggan selama periode angkutan libur panjang.
Berdasarkan data per Selasa (26/5) pukul 12.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 1.126 pelanggan akan terlayani di Stasiun Lamongan. Dari jumlah tersebut, 305 pelanggan tercatat berangkat dan 821 pelanggan turun di stasiun tersebut. Jumlah itu diperkirakan masih bertambah hingga malam hari seiring jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api.
Sementara selama masa libur panjang Iduladha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, total pelanggan di Stasiun Lamongan diproyeksikan mencapai 4.371 orang. Rinciannya, sebanyak 1.953 pelanggan berangkat dan 2.418 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet. Pada libur panjang Iduladha ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan berlangsung lancar dan menyenangkan,” ujarnya.
Untuk menunjang kelancaran operasional selama masa angkutan liburan, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya optimalisasi rangkaian kereta api, peningkatan pelayanan di area stasiun, hingga penambahan personel di titik layanan pelanggan.
Petugas disiagakan untuk membantu proses boarding, memberikan informasi perjalanan, sekaligus memastikan arus penumpang tetap tertib dan kondusif.
Selain itu, KAI juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan di Stasiun Lamongan berada dalam kondisi prima. Ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun terus dijaga guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan.
KAI Daop 8 Surabaya turut mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan pribadi selama perjalanan.
“Kami mengajak pelanggan untuk mematuhi aturan dan arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” tutup Mahendro.

Meriah, Puncak Peringatan ke- 457 HJL

LAMONGAN - Puncak Peringatan ke - 457  Hari Jadi Lamongan (HJL), tepatnya pada 26 Mei 2026, berlangsung sangat meriah.
Acara dimulai prosesi adat pembukaan selubung pataka lambang daerah, pemasangan oncer sesanti, kirab pataka, hingga penyemayaman lambang daerah dalam pasamuan agung di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (26/5/2026).

Bertabur hiburan masyarakat mulai dari Drumband Genta Buana SMA Taruna Brawijaya, Kesenian Tongklek, Barongsai, Reog, Jaran Jenggo, Karawitan Campursari, juga Sendratari dihadirkan untuk turut memeriahkan acara.

Tema HJL 457 'Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial', oleh Bupati Yuhronur Efendi dikatakan bukan hanya sekedar tema namun lebih pada penegasan jati diri bahwa Lamongan besar atas langkah dan kerja keras yang dilakukan bersama. Berbagai program telah mengiringi jalannya Lamongan hingga 457 tahun, yang mana ini merupakan bukti dari pengabdian dan kerja kolektif masyarakat Lamongan lintas generasi.

"Identitas utama Lamongan adalah Lumbung pangan dengan produksi padi tertinggi di Jatim mencapai 1,33 juta ton pada tahun 2025, perikanan dan peternakan dengan hasil yang membanggakan. Kesejahteraan sosial juga didukung dengan berbagai program, MBG (Makanan Bergizi Gratis), kemudahan akses kesehatan, beasiswa Perintis dan sekolah rakyat, program Yakin Semua Sejahtera, religiusitas yang ditingkatkan dengan program Lamongan Nyantri, Jamula dengan target kemantapan 63,55 persen, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Babat, hingga rencana penambahan 10 ribu PJU dengan skema KPBU, serta menjadikan Kawasan Gajah Mada sebagai alun-alun kedua," ungkap Pak Yes.

Selain itu, banyaknya diaspora juga diharapkan Pak Yes dapat mensupport Lamongan menjadi lebih maju, tidak hanya menjadikan Lamongan sebagai lumbung pangan namun lebih dari itu menjadi pusat agroindustri dan tempat investasi jangka panjang.

"Bukan hanya kegiatan sosial namun jejaring strategis yang dikelola bersama, untuk itu kita harus optimis bahwa Lamongan bisa naik tingkat dari lumbung pangan menuju pusat agroindustri dan investasi jangka panjang. Saya bersama Mas Dirham mempunyai komitmen mewujudkan Lamongan yang bangkit ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya," imbuhnya.

Dalam peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026 ini, Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi mengajak untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi untuk mengingat sejarah panjang perjuangan Bumi Joko Tingkir, dan melihat masa depan dengan lebih optimis.

"Saya selaku ketua DPRD Lamongan mengajak semua masyarakat untuk merapatkan barisan, memperkuat kesatuan, dan turut berkontribusi nyata dengan baik di wilayah masing-masing. Mari terus mencintai dan membangun tanah air kita," ajaknya. 

Senin, 25 Mei 2026

Kodam V/Brawijaya Perkuat Ketahanan Pangan di Lamongan Melalui Pembinaan Terpadu

LAMONGAN – Kodam V/Brawijaya melalui Kodim 0812/Lamongan menggelar kegiatan Pembinaan Ketahanan Pangan Wilayah Tahun 2026 di kawasan Ketahanan Pangan Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang diikuti para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kemampuan Satuan Bidang Pangan secara Berkelanjutan Sesuai Tipologi Wilayah Melalui Sinergitas Bersama Masyarakat untuk Mewujudkan Pencapaian Kemandirian Pangan Satuan dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah.”

Acara dipimpin langsung oleh Letkol Inf Poniman selaku Pabandya Sumdanas dan Konsos Sterdam V/Brawijaya. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam memetakan potensi daerah guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat satuan maupun wilayah.
“Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pemahaman karakter wilayah, kita berharap mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Letkol Inf Poniman.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan yang diwakili Kasdim Mayor Cpm Marsidianto menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh Danramil dan Babinsa memanfaatkan kegiatan sebagai bekal untuk diterapkan di wilayah binaan masing-masing.

Dalam kegiatan itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis dari sejumlah narasumber. Pada sektor pertanian, Pelda Duladi dari Kodim 0812/Lamongan memberikan materi terkait teknik perawatan tanaman padi dan jagung, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama guna meningkatkan hasil panen.

Sedangkan pada sektor peternakan, Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan melalui drh. Arif Himawan memberikan materi mengenai budidaya ayam petelur dan pemeliharaan sapi potong yang efektif dan bernilai ekonomis.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam V/Brawijaya berharap para Babinsa dapat menjadi pendamping sekaligus penggerak bagi petani dan peternak di wilayah binaannya sehingga tercipta ketahanan pangan yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.

Minggu, 24 Mei 2026

Respon Cepat Polisi Ungkap Motor Diduga Hasil Curanmor di Kembangbahu

LAMONGAN – Respon cepat ditunjukkan anggota Polsek Kembangbahu bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti.
Berkat kerja cepat dan kerja sama, mereka berhasil mengungkap identitas pemilik sepeda motor yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan desa setempat pada Senin (25/5/2026) dini hari.

Sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam biru bernomor polisi S 5899 JSQ tersebut pertama kali ditemukan oleh Edi Sobirin, warga Dusun Kedungklanting, Kedungmegarih, sekitar pukul 02.45 WIB di depan makam Kedungglonggong, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu.
Saat ditemukan, kondisi motor tergeletak di pinggir jalan dengan lampu sein masih menyala. Karena curiga dan khawatir berkaitan dengan tindak kriminal, Edi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Nanang Sumantri.

Mendapat laporan itu, AIPDA Nanang Sumantri bersama anggota piket Polsek Kembangbahu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang berupa sandal dan sarung yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Berbekal informasi masyarakat dan pendekatan intelijen, AIPDA Nanang kemudian mengunggah foto sepeda motor melalui media sosial WhatsApp guna mencari identitas pemilik kendaraan.

Tak lama berselang, seorang warga mengenali motor tersebut sebagai milik Kaseno, warga Dusun Sukoanyar, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu. Petugas lalu mendatangi rumah korban dan melakukan pencocokan data kendaraan dengan STNK.

Hasil pengecekan memastikan motor tersebut benar milik Kaseno yang sebelumnya diparkir di halaman rumah dan baru diketahui hilang saat pagi hari.

Kapolsek Kembangbahu Sono mengapresiasi kesigapan anggota serta peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus tersebut. “Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan. Kami mengimbau warga segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” ujarnya.

Saat ini kendaraan telah diamankan di Mapolsek Kembangbahu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lamongan Edukasi Santri tentang Tugas Satpolairud dan Penyelamatan Bencana

LAMONGAN – Polres Lamongan edukasi masyarakat tentang tugas kepolisian perairan dan udara. Bahkan mereka juga beri materi para santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Manar Sedayulawas, Brondong  tentang teknik dasar penyelamatan saat terjadi bencana. Ini terjadi 
saat Kapolres Lamongan Arif Fazlurrahman mengunjungi Markas Satpolairud Polres Lamongan, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Satpolairud Polres Lamongan sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pengurus pondok pesantren, ustadz dan ustadzah, sekitar 70 santri, serta para guru pendamping.

Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya lingkungan pondok pesantren dan generasi muda.
Selain mengenalkan tugas Satpolairud, Kapolres juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat belajar dan mengembangkan kemampuan dasar yang bermanfaat, salah satunya keterampilan berenang.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan tugas Satpolairud sekaligus memberikan pemahaman tentang cara penyelamatan saat terjadi bencana dan teknik berenang yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kasat Polairud AKP Guntur bersama personel turut memperkenalkan berbagai perlengkapan dan tugas kepolisian perairan kepada para peserta.

Para santri dikenalkan dengan pakaian dinas Satpolairud, alat keselamatan seperti life jacket, ring buoy, serta alat apung lain yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan di perairan.

Tak hanya itu, personel Satpolairud juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan saat terjadi bencana alam, termasuk praktik dasar berenang gaya bebas dan gaya dada untuk membantu proses pertolongan di air.

Dalam kegiatan tersebut, para santri juga diperlihatkan perahu karet dan sejumlah peralatan SAR yang digunakan dalam operasi evakuasi dan penyelamatan korban di wilayah perairan.

Kapolres berharap melalui kegiatan itu masyarakat semakin mengenal keberadaan Satpolairud Polres Lamongan di wilayah Sedayulawas, Kecamatan Brondong, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di perairan.
Di akhir kegiatan, para santri diimbau segera meminta bantuan petugas apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan pertolongan di air.

Ziarah Leluhur Awali Puncak Hari Jadi Lamongan ke-457

LAMONGAN – Jelang puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 Tahun 2026, jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak lupa kepada para leluhur.
Karena itu, mereka gelar ziarah leluhur dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh pendahulu Lamongan, Senin (25/5/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan. 

Sehari sebelumnya, tepatnya Minggu (24/5/2026), kegiatan ziarah dilaksanakan di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, hingga Glagah. 
 

 Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda melanjutkan ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menjelaskan, peringatan Hari Jadi Lamongan berangkat dari sejarah pelantikan Tumenggung Surajaya atau Mbah Lamong oleh Sunan Giri IV, Sunan Prapen, sebagai Adipati pertama Lamongan.

Menurutnya, tradisi ziarah leluhur bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya amanah dalam kehidupan dan kepemimpinan.
“Peringatan ini mengingatkan bahwa setiap orang memiliki amanah, baik memimpin daerah, keluarga, lingkungan, maupun dirinya sendiri. Karena itu kita harus menjaga amanah tersebut dengan baik,” ujar Pak Yes.
Selain mengenang jasa para pendahulu, momentum Hari Jadi Lamongan juga dimaknai sebagai upaya memperkuat jati diri masyarakat Lamongan agar tetap berpegang pada nilai kesantunan, budaya, dan keteladanan di tengah perkembangan zaman.

Pak Yes menilai derasnya arus informasi dan budaya asing harus disikapi dengan memperkuat identitas masyarakat Lamongan sebagai masyarakat Jawa dan Indonesia yang menjunjung nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

“Kita ingin jati diri masyarakat Lamongan tetap terjaga di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi informasi. Semoga peringatan Hari Jadi ini semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Lamongan semakin megilan, maju, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. 

Jaga Kelestarian Pantai, TNI Pelopori Tanam Magrove

LAMONGAN – Bila dibiarkan, dikawatirkan pesisir Laut Jawa di Lamongan akan  terjadi abrasi.
Guna menjaga pantai ini, Kodim 0812 Lamongan pelopori tanam Mangrove di pesisir. Ratusan tangan bersatu menggali lubang dan menanam bibit mangrove di sepanjang bibir Pantai Pengkolan, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Senin (25/5/2026).
 
Penanggung jawab kegiatan, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, S.I.P, menegaskan bahwa karya bakti ini melibatkan kurang lebih 200 peserta. Giat ini, kata dia,  merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan ketahanan wilayah. 
“Kita tidak bisa bicara Indonesia Maju kalau wilayah pesisir kita rusak. Mangrove adalah tameng alami. Menanamnya hari ini sama dengan menjaga keselamatan warga pesisir untuk 20 tahun ke depan,” ujarnya.

Peserta datang dari berbagai latar belakang. Ada 3 SST anggota Kodim 0812/Lamongan, 1 SST FKPPI, personel Satpol PP, 1 SST siswa SMA dan SD, 1 SSR LSM Cakrawala Keadilan, hingga 1 SSR warga PSHT Paciran. Semua turun tanpa sekat, bahu membahu dalam menanam mangrove.

Hadir pula Kasdim 0812/Lamongan Mayor Cpm Marsidiyanto, Camat Paciran Teguh Bagio,S.STP., MM, Danramil 0812/17 Paciran Kapten Inf Imam Mustain, KBO Satpolairud Polres Lamongan Aiptu Sudarmaji, Kades Kandangsemangkon Agus Mulyono, Ketua LSM Cakrawala Keadilan Hilal Ahmar, serta warga Desa Kandangsemangkon.

Uniknya, kegiatan ini tersambung secara virtual dengan jajaran Mabes TNI AD, Kodam IV/Diponegoro dan Kodam V/Brawijaya yang dipimpin langsung oleh Waaster Kasad. Tepat pukul 08.00 WIB, seluruh peserta di Pantai Pengkolan berdiri khidmat mengikuti menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan doa, dan arahan Waaster Kasad Bidang Binter.

“Penanaman mangrove adalah bentuk nyata pengendalian ekosistem. Ini wujud sinergi TNI, masyarakat, dan seluruh bangsa menjaga lingkungan. Jangan berhenti di sini, ini harus berkelanjutan,” pesan Waaster Kasad dalam arahannya.

Usai sesi virtual, pukul 08.15 WIB, kegiatan  penanaman 1.000 pohon mangrove dilakukan serentak. Anak-anak SD terlihat semangat menanam bibit, dibimbing Babinsa dan anggota PSHT sehingga Pantai Pengkolan terlihat lebih bersih, dan 1.000 bibit mangrove sudah tertanam kokoh menanti waktu untuk tumbuh besar.

Bagi warga Kandangsemangkon, aksi ini bukan hal biasa. Desa mereka langsung berhadapan dengan laut Jawa yang kerap mengikis daratan saat musim barat.

“Kami senang Kodim 0812 datang bantu. Ini bukan hanya untuk kami, tapi untuk anak cucu nanti. Terima kasih sudah ingat pesisir,” kata Agus Mulyono, Kades Kandangsemangkon.

Dari Pantai Pengkolan, Kodim 0812/Lamongan kembali membuktikan bahwa ketahanan wilayah dimulai dari hal kecil: menanam satu pohon dan mengajak semua elemen bangsa bergerak bersama. 

PARFI Jatim Dukung Wacana 1.000 Bioskop Desa untuk Majukan Film Daerah

SURABAYA - PARFI Jawa Timur menyatakan dukungannya terhadap usulan pembangunan 1.000 bioskop desa yang diwacanakan DPR RI sebagai langkah memperkuat industri perfilman nasional, khususnya bagi rumah produksi kecil dan sineas daerah.
Ketua PARFI Jawa Timur, Wira Lina, menilai keberadaan bioskop desa dapat membantu pemerataan akses hiburan sekaligus membuka peluang distribusi karya perfilman lokal yang selama ini masih terbatas menembus jaringan bioskop besar.
Menurutnya, program tersebut bisa menjadi ruang baru bagi film karya anak daerah agar lebih mudah dikenal masyarakat luas.
“Program bioskop desa ini sangat baik karena dapat menjadi wadah bagi film-film lokal supaya lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu juga mampu menggerakkan ekosistem perfilman dan ekonomi kreatif di daerah,” ujar Wira Lina.
Ia menambahkan, pembangunan bioskop desa tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi penguatan sumber daya manusia di bidang perfilman, dukungan produksi, hingga pelibatan komunitas seni dan pekerja kreatif lokal.
Dengan demikian, program tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan sarana hiburan, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah.
PARFI Jawa Timur juga berharap pemerintah pusat melibatkan organisasi perfilman daerah dalam proses pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan para pelaku industri perfilman lokal di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati, mengusulkan pembangunan 1.000 bioskop desa melalui APBN 2027 guna mendukung rumah produksi kecil serta mempermudah penayangan film daerah sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif nasional.

Dodon Nahkodai POBSI Lamongan, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muskab 2026

LAMONGAN –  Kartika Asianto Undoyoko akhirnya pimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Lamongan. Ini setelah pria yang akrab disapa Dodon ini terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) POBS, di Lantai V Gedung MUI Lamongan, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan Muskab dihadiri jajaran Pengurus Provinsi POBSI Jawa Timur, di antaranya Ketua Harian Sonny Ardianzah, Sekretaris Umum Purwanto, Bidang Organisasi Gaib Sampurno, serta perwakilan KONI Lamongan dan sejumlah klub biliar se-Kabupaten Lamongan.

Ketua Harian Pengprov POBSI Jawa Timur Sonny Ardianzah mengapresiasi perkembangan olahraga biliar di Lamongan yang dinilai terus menunjukkan kemajuan dan prestasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Setiap kejuaraan, POBSI Lamongan hampir selalu membawa pulang medali. Bahkan dalam dua kali Porprov mampu meraih medali dan semoga ke depan bisa kembali mendapatkan emas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum POBSI Lamongan terpilih, Dodon, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menilai kepemimpinan di POBSI bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga biliar di Lamongan melalui prestasi atlet.
“Biliar bukan hanya sekadar hobi atau hiburan, tetapi cabang olahraga prestasi yang harus dikelola secara serius,” kata Dodon.

Ia menjelaskan, kepengurusan baru akan fokus pada sejumlah program prioritas, di antaranya menghilangkan stigma negatif terhadap olahraga biliar agar lebih dikenal sebagai olahraga prestasi formal, memperkuat pembinaan atlet usia dini, serta membangun sinergi dengan pemilik rumah biliar sebagai tempat pembinaan atlet resmi.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan turnamen sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet biliar Lamongan di tingkat regional maupun provinsi.
“Harapan kami tentu seluruh pihak bisa bersama-sama berkomitmen memajukan olahraga biliar dan meningkatkan prestasi atlet Lamongan,” pungkasnya.

Selain POBSI, terdapat sejumlah cabang olahraga baru di Lamongan yang juga menggelar Muskab untuk memilih ketua umum baru, di antaranya IBCA MMA yang memilih M Slamet Hariyadi, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang dipimpin Muhamad Harryanto, serta cabang olahraga Domino (Orado) dengan ketua umum M Zahkul Kahel Iqbal. 

Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka, Tampilkan 115 Stan dan Beragam Karya Edukasi

LAMONGAN – Pameran Pendidikan Lamongan Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara di Kawasan Gajah Mada Lamongan, Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 24 Mei tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Jadi Lamongan ke-457.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, pameran pendidikan tahun ini menghadirkan berbagai karya dan inovasi dari insan pendidikan di Kabupaten Lamongan.
Mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan dan stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya salah satu event pendidikan terbesar di Lamongan tersebut.
Menurutnya, kualitas pendidikan di Lamongan terus mengalami perkembangan positif setiap tahun. Hal itu ditunjukkan melalui capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan yang saat ini mencapai angka 76,81 dan masuk kategori tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.
“Kami bersama Bapak Bupati terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujar Mas Dirham.
Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menghadirkan berbagai program pendukung pendidikan, di antaranya Beasiswa Perintis bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, program Sekolah Rakyat, hingga program makan bergizi gratis yang telah menjangkau lebih dari 300 ribu penerima manfaat.
“Semua ini merupakan bentuk kolaborasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Lamongan,” tambahnya.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Hariyanto melaporkan, pameran pendidikan tahun ini diikuti sebanyak 115 stan dari berbagai lembaga pendidikan dan instansi.
Stan tersebut terdiri dari Korwil Pendidikan, SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Lamongan, SMA/SMK, madrasah di bawah Kementerian Agama, perguruan tinggi, organisasi, badan usaha, hingga pelaku UMKM.
Selain pameran karya pendidikan, kegiatan juga diramaikan dengan pentas seni, berbagai perlombaan bagi siswa dan guru, serta pemberian apresiasi terhadap karya insan pendidikan di Kabupaten Lamongan.