Subscribe Us

Sabtu, 30 Mei 2026

Pakai Knalpot Brong, 64 Pengendara Motor Ditilang

LAMONGAN – Polres Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Melalui Patroli Skala Besar Cipta Kondisi yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) malam, puluhan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis berhasil ditindak.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, S.H., M.H., dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran.
Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari jalur protokol, pusat keramaian, hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul para pengendara pada malam hari.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus menindak pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat.
"Patroli skala besar ini kami laksanakan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus menekan angka kriminalitas serta pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan gangguan di tengah masyarakat," ujarnya.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang diduga tidak memenuhi standar teknis. Dari hasil operasi tersebut, Satlantas Polres Lamongan menindak sebanyak 64 sepeda motor dengan sanksi tilang.

Mayoritas pelanggaran yang ditemukan adalah penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga.

Menurut IPDA Hamzaid, penertiban tersebut juga merupakan tindak lanjut atas banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait maraknya penggunaan knalpot brong di sejumlah wilayah.

"Keluhan masyarakat terkait suara bising knalpot brong cukup tinggi. Selain mengganggu ketertiban umum, kendaraan dengan knalpot tidak standar juga kerap menjadi pemicu gesekan antar kelompok remaja maupun aksi balap liar," tambahnya.

Melalui patroli rutin dan berkelanjutan ini, Polres Lamongan berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Lamongan terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Modus Janji Menikah, Pria Asal Bojonegoro Nekat Gelapkan Motor Milik Kekasih

LAMONGAN – Kepercayaan yang dibangun melalui hubungan asmara justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana. Seorang pria berinisial R (44), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap kekasihnya sendiri.
Kasus tersebut berhasil diungkap jajaran Polsek Bluluk Polres Lamongan setelah menerima laporan dari korban berinisial S (50), warga Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaku diduga memanfaatkan kedekatan emosional dengan korban untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku terlebih dahulu meminta uang kepada korban dengan alasan mengalami kecelakaan lalu lintas dan membutuhkan biaya untuk menyelesaikan ganti rugi kepada pihak lain.
Karena mempercayai pelaku yang saat itu memiliki hubungan dekat dengannya, korban menyerahkan uang sebesar Rp4,5 juta.

Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian pelaku kembali melancarkan aksinya. Pada Sabtu (23/5), ia meminjam sepeda motor Honda Scoopy milik korban dengan alasan akan mengurus persyaratan pernikahan.
Korban yang tidak menaruh curiga kemudian menyerahkan kendaraan tersebut. Namun, motor yang dipinjam tak pernah dikembalikan.

Setelah ditelusuri, sepeda motor tersebut ternyata telah digadaikan oleh pelaku kepada seseorang di wilayah Kecamatan Modo dengan nilai sekitar Rp3 juta.
Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Menindaklanjuti laporan korban, Unit Reskrim Polsek Bluluk segera melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, petugas memperoleh informasi keberadaan pelaku di sekitar Kantor UPT Puskesmas Bluluk.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Saat diperiksa, pelaku mengakui seluruh perbuatannya, termasuk meminjam dan menggadaikan kendaraan milik korban.
“Pelaku telah mengakui perbuatannya. Selanjutnya kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lamongan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” terang IPDA Hamzaid.

Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa BPKB dan STNK sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Polres Lamongan mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya, termasuk kepada orang yang memiliki hubungan dekat secara pribadi, terutama jika berkaitan dengan peminjaman uang maupun barang berharga.

Respon Cepat Polisi, Kecelakaan Truk Tronton Robohkan Tiang Listrik di Babat Berhasil Ditangani

LAMONGAN – Kesigapan jajaran Polsek Babat Polres Lamongan kembali ditunjukkan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Babat–Lamongan, tepatnya di Dusun Tesan, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, SH, MH bersama anggota segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melaksanakan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan melibatkan sebuah Truk Tronton Nissan warna merah bernomor polisi K-8737-OA yang dikemudikan AW (31), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi mengaku terkejut karena ada kendaraan lain yang mendahului dan memotong jalur secara mendadak. Upaya menghindari tabrakan membuat truk kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menghantam tiang listrik di tepi jalan.

Akibat benturan tersebut, tiang listrik roboh dan menimpa bagian kendaraan. Peristiwa itu menyebabkan pasokan listrik di wilayah Dusun Tesan dan sekitarnya sempat mengalami gangguan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun robohnya tiang listrik mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sehingga diperlukan penanganan segera bersama pihak PLN,” ujar IPDA Hamzaid.

Untuk mempercepat proses pemulihan, petugas kepolisian berkoordinasi dengan PLN Babat serta Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman selama proses evakuasi berlangsung.

Hingga proses penanganan selesai, polisi mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

Kodim 0812/Lamongan Gembleng Santri Lewat Persami KKRI, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

LAMONGAN – Upaya menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air terus dilakukan Kodim 0812/Lamongan. Salah satunya melalui kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan I Gelombang IV Tahun 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Tembak Kompi Produksi Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Lamongan, tokoh agama, serta sejumlah undangan yang memberikan dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda.

Sebanyak 60 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren SPMAA Desa Turi, Kecamatan Turi, mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Selama mengikuti perkemahan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi mulai dari wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga pelatihan ketangkasan fisik yang dipandu langsung oleh instruktur Kodim 0812/Lamongan.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa Persami KKRI menjadi sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan dan jiwa kepemimpinan.

"Santri merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, selain memperkuat pendidikan agama, mereka juga perlu dibekali kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Lingkungan alam terbuka di kawasan Kompi Produksi Jotosanur dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu mendorong kemandirian, kekompakan, dan daya juang para peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Melalui kegiatan Persami KKRI ini, para santri diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat. Tidak hanya memiliki akhlak yang baik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kamis, 28 Mei 2026

Program RTLH Kodim 0812/Lamongan Mulai Tampakkan Hasil, Warga Kini Miliki Harapan Baru8

LAMONGAN – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan jajaran Kodim 0812/Lamongan terus menunjukkan progres menggembirakan. Sedikit demi sedikit rumah-rumah warga yang sebelumnya rapuh kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Dinding bata mulai berdiri kokoh, rangka atap terpasang rapi, dan lantai semen perlahan menggantikan tanah yang selama ini menjadi alas rumah warga. Di balik pembangunan itu, tampak kerja keras para Babinsa yang setiap hari turun langsung membantu proses pengerjaan bersama masyarakat.

Program yang dilaksanakan serentak di wilayah Koramil jajaran Kodim 0812/Lamongan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.
Salah satu penerima bantuan RTLH, Sujoko (67), mengaku terharu melihat rumahnya yang kini hampir selesai dibangun.
“Dulu kalau hujan saya dan istri harus begadang karena atap bocor di mana-mana. Sekarang rumah sudah mulai bagus, rasanya seperti mimpi,” ungkapnya haru sambil mengusap dinding rumah barunya.

Ia juga mengaku salut dengan para Babinsa yang setiap hari ikut bekerja di lokasi pembangunan. “Pak Tentara bukan cuma datang melihat, tapi ikut ngaduk semen, angkat bata, sampai bantu ngecat,” tambahnya.

Serka Widoyo, Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memang harus mampu memberi solusi dan manfaat nyata.
“Kami bekerja dengan ikhlas karena warga sudah seperti keluarga sendiri. Kalau melihat masyarakat bisa punya rumah layak, rasa capek langsung hilang,” ujarnya saat membantu proses plester dinding rumah warga.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa program RTLH bukan sekadar membangun fisik rumah, melainkan juga membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Rumah layak huni adalah bagian dari martabat manusia. Ketika ada warga yang bisa tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarganya, itu menjadi kebahagiaan bagi kami,” tegas Dandim.

Hingga akhir Mei 2026, puluhan unit RTLH di wilayah binaan Kodim 0812/Lamongan telah memasuki tahap pemasangan atap dan penyelesaian akhir.

Bagi Sujoko, rumah sederhana itu kini menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya.
“Sekarang cucu saya bisa bermain dengan aman di dalam rumah. Saya juga bisa ibadah lebih tenang,” ucapnya lirih.

Melalui program RTLH, jajaran Kodim 0812/Lamongan tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan semangat baru bagi masyarakat kecil di Kabupaten Lamongan.

Truk Tabrak Fuso Parkir di Bahu Jalan, Polisi Sigap Evakuasi dan Urai Kemacetan

LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Babat–Lamongan tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Truck Colt Diesel dengan Truck Fuso yang sedang parkir di badan jalan.

Peristiwa itu langsung mendapat penanganan cepat dari personel Polres Lamongan. Petugas diterjunkan untuk melakukan evakuasi kendaraan, membantu korban, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di lokasi kejadian.

Diketahui kendaraan yang terlibat yakni Truck Colt Diesel bernomor polisi AA-9516-HE yang dikemudikan AA, warga Kabupaten Batang, dan Truck Fuso bernomor polisi D-8429-LC yang dikemudikan DS, warga Cikampek Barat, Kabupaten Karawang.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Truck Colt Diesel mengalami luka ringan berupa nyeri pada bagian kaki.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat Truck Colt Diesel melaju dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang Truck Fuso yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.
“Diduga kecelakaan dipicu kurang hati-hatinya pengemudi Truck Fuso yang memarkir kendaraan di badan jalan,” ujar IPDA Hamzaid.

Usai menerima laporan, aparat kepolisian segera melakukan penanganan di lokasi. Selain mengevakuasi kendaraan yang terlibat, petugas juga membantu korban dan melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar.

Berkat kesigapan petugas, kondisi lalu lintas di jalur Babat–Lamongan kembali normal dan situasi di sekitar lokasi kejadian dapat segera terkendali.

Dunia Pers Lamongan Berduka, Anjar Dwi Pradipta Berpulang

LAMONGAN - Kabar duka mendalam menyelimuti dunia pers di Kabupaten Lamongan. Salah satu jurnalis muda berbakat, Anjar Dwi Pradipta, yang dikenal sebagai wartawan foto Radar Lamongan telah berpulang, pada Rabu malam (27/5/2026).

 Kepergian almarhum yang terkesan mendadak ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar, rekan seprofesi, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Semasa hidupnya, Anjar dikenal sebagai sosok jurnalis visual yang tangguh. Melalui bidikan kameranya, ia telah banyak mengabadikan berbagai momen penting, dinamika pembangunan, hingga realitas sosial di wilayah Lamongan. Di mata rekan sejawat, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, pekerja keras, dan memiliki komitmen serta integritas yang sangat tinggi terhadap profesi jurnalistik.

Sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, rumah duka almarhum terus didatangi pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Mulai dari sesama rekan jurnalis lintas media, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat publik hadir untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam.

Bupati Lamongan, Yuhronur Edendi, hadir langsung ke rumah duka untuk memimpin prosesi pelepasan jenazah sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman umum. Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati menyampaikan bahwa daerahnya kehilangan salah satu mitra media terbaik yang selalu aktif di lapangan.

"Beliau merupakan wartawan yang baik dan pekerja keras. Dedikasinya dalam mengawal program pembangunan serta menyampaikan informasi visual kepada masyarakat melalui jurnalisme foto sangat luar biasa. Selain itu, almarhum juga dikenal sering memberikan motivasi dan energi positif kepada teman-teman seprofesinya di lapangan. Mari kita doakan bersama semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ungkap Bupati Lamongan saat melepas jenazah almarhum. Kamis, (28/5/2026) pagi.

Kepergian Almahum juga menyisakan cerita menyentuh dari pihak keluarga, khususnya sang ibunda, Ibu Elis. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang momen-momen terakhir dan komunikasi singkat yang ternyata menjadi isyarat pamit dari sang putra sebelum menghembuskan napas terakhir.

"Sebelum almarhum berpulang, saya sempat berbisik dan bilang ke dia, 'jangan pergi dulu ya, nanti ibu ke sini lagi'. Kemudian almarhum Anjar melihat saya dan bilang 'oke' sambil menunjukkan gestur jempolnya. Ternyata itu menjadi komunikasi terakhir kami," tutur Ibu Elis dengan nada tegar namun penuh rasa kehilangan.

Bagi komunitas jurnalis di Lamongan, Anjar bukan sekadar rekan kerja yang berbagi ruang berita, melainkan seorang sahabat yang hangat dan selalu siap pasang badan. Kehadirannya di lapangan, lengkap dengan kamera yang selalu dikalungkannya, sering kali menjadi pencair suasana. Saat rekan-rekan media berada di titik buntu atau menghadapi kesulitan dalam peliputan, kata-kata motivasi dari Anjar selalu berhasil membakar semangat kembali.

Selain dikenal sangat humble (rendah hati) dan mudah bergaul tanpa memandang senioritas, wartawan foto Radar Lamongan ini juga memiliki kedekatan khusus dengan dunia olahraga. Ia sangat hobi dan mencintai dunia sepak bola, sebuah kegemaran yang sering kali ia bagikan kepada teman-temannya, baik saat membahas dinamika klub lokal maupun saat bermain bersama di waktu luang.

Mewakili pihak keluarga yang berduka, istri almarhum, Putri, menyampaikan rasa terima kasih atas segala bantuan dan dukungan moral yang mengalir dari rekan-rekan media Lamongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman jurnalis di Lamongan, apabila selama ini ada perbuatan, sikap, atau omongan yang kurang enak dan kurang berkenan di hati dari suami saya semasa hidupnya. Mohon dimaafkan," ucap Putri dengan penuh ketulusan.

Kini, langkah kaki dan bidikan lensa Anjar Dwi Pradipta di koridor pers Lamongan telah usai. Namun, dedikasi, karya foto jurnalistik, serta keteladanan yang ia tanamkan akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis selanjutnya. Selamat jalan, sahabat. Terima kasih atas pengabdianmu.




Selasa, 26 Mei 2026

TNI-Polri dan Pemkab Lamongan Kompak Amankan Malam Takbiran Iduladha 1447 H

LAMONGAN – Suasana malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan berlangsung meriah dan penuh khidmat, Rabu (27/5/2026). Kumandang takbir yang menggema di berbagai penjuru kota dan desa diiringi pengamanan ketat dari personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Kodim 0812/Lamongan bersama Polres Lamongan dan instansi terkait bersinergi menjaga keamanan selama pelaksanaan takbir keliling agar masyarakat dapat merayakan malam Iduladha dengan aman dan nyaman.
Sejak malam hari, personel Babinsa dari seluruh Koramil jajaran telah disiagakan di sejumlah titik keramaian. Bersama anggota kepolisian dan Satpol PP, mereka melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengawalan peserta takbir keliling, hingga pemantauan situasi keamanan di pusat-pusat kegiatan warga.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan aparat kepada masyarakat dalam menjaga ketertiban saat momentum hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan malam takbiran dengan aman, tertib, dan penuh suka cita. Kehadiran aparat di lapangan adalah bentuk pengabdian untuk memberikan rasa nyaman kepada warga,” ujarnya saat melakukan pemantauan di kawasan Alun-alun Lamongan.
Sinergitas aparat juga terlihat di Desa Balun, Kecamatan Turi. Anggota Koramil 0812/03 Turi bersama personel kepolisian tampak membantu mengatur lalu lintas serta mengamankan jalannya konvoi takbir keliling agar tetap tertib.
Kehadiran aparat mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih tenang karena suasana malam takbiran tetap kondusif meski dipadati peserta pawai dan warga yang menyaksikan.
Menurut Dandim, pengamanan malam takbir menjadi bagian dari tugas teritorial TNI dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung terciptanya suasana ibadah yang aman dan nyaman.
“Keamanan dan ketertiban menjadi hal penting agar masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk. Karena itu, TNI bersama seluruh unsur terkait akan selalu hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian malam takbiran di wilayah Kabupaten Lamongan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan berarti.

Kantongi Izin Operasional, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Usung Pendidikan Islam Modern dan Mendunia

SIDOARJO – MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning resmi mengantongi izin operasional dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Izin operasional itu melalui Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Nomor 244 Tahun 2026. Kehadiran madrasah tersebut diharapkan menjadi warna baru bagi pengembangan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Penetapan izin operasional dilakukan di Sidoarjo pada Rabu (20/5/2026) oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar. Surat keputusan tersebut diterima perwakilan IBS PKMKK yang dihadiri Mohammad Holis, Abdul Qadir Maliki, dan Achmad Humaidi.
Terbitnya izin operasional ini tidak hanya menjadi legalitas administratif, tetapi juga menandai lahirnya institusi pendidikan Islam yang mengedepankan keseimbangan antara spiritualitas, intelektualitas, dan pembentukan karakter sosial peserta didik.

Kabag TU sekaligus Plh Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jatim Syaikhul Hadi menegaskan pentingnya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa. Ia mendorong MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning menjadi pelopor Madrasah Ramah Anak dan Madrasah Anti-Bullying.
“Pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu menciptakan ruang yang sehat secara psikologis dan emosional bagi peserta didik,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, madrasah tersebut telah menyiapkan SOP anti-perundungan serta fasilitas ramah sisabilitas guna mendukung pendidikan Islam yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Meski tergolong lembaga baru, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning disebut telah menunjukkan berbagai capaian membanggakan di tingkat internasional. Di antaranya meraih medali emas pada Thailand International Mathematical Olympiad di Thailand dan Southeast Asian Mathematical Olympiad di Malaysia.
Selain bidang akademik, para siswa juga mencatat prestasi dalam pencak silat, penguasaan bahasa asing, hingga pengembangan pembelajaran holistik.
Tak hanya fokus pada sains, madrasah ini juga membangun budaya literasi santri. Dalam empat tahun terakhir, para santri berhasil menulis dan menerbitkan 206 buku ber-ISBN melalui penerbit nasional.
Gerakan literasi tersebut dinilai menjadi bagian dari transformasi pendidikan pesantren, di mana santri tidak hanya menjadi pembaca pengetahuan, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan karya tulis.

Sementara itu, operator kelembagaan Kanwil Kemenag Jatim, Helmi mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola digital melalui percepatan administrasi berbasis data, seperti aktivasi akun EMIS, verifikasi lembaga, dan sinkronisasi data peserta didik.

Direktur Utama IBS PKMKK Achmad Muhlis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendirian madrasah, termasuk jajaran guru MTsN 3 Pamekasan yang turut memberikan pendampingan dan kolaborasi.

Dengan mengusung tagline “Maju, Bermutu, Mendunia”, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning menargetkan diri menjadi lembaga pendidikan Islam yang religius, modern, kompetitif, sekaligus siap bersaing di tingkat global.

Libur Panjang Iduladha 2026, Penumpang Membludak di Stasiun Lamongan

LAMONGAN – Momentum libur panjang Iduladha 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi kereta api. Tingginya mobilitas penumpang terlihat di Stasiun Lamongan yang dipadati ribuan pelanggan selama masa liburan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan seluruh layanan di Stasiun Lamongan tetap berjalan optimal guna mendukung kenyamanan pelanggan selama periode angkutan libur panjang.
Berdasarkan data per Selasa (26/5) pukul 12.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 1.126 pelanggan akan terlayani di Stasiun Lamongan. Dari jumlah tersebut, 305 pelanggan tercatat berangkat dan 821 pelanggan turun di stasiun tersebut. Jumlah itu diperkirakan masih bertambah hingga malam hari seiring jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api.
Sementara selama masa libur panjang Iduladha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, total pelanggan di Stasiun Lamongan diproyeksikan mencapai 4.371 orang. Rinciannya, sebanyak 1.953 pelanggan berangkat dan 2.418 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet. Pada libur panjang Iduladha ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan berlangsung lancar dan menyenangkan,” ujarnya.
Untuk menunjang kelancaran operasional selama masa angkutan liburan, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya optimalisasi rangkaian kereta api, peningkatan pelayanan di area stasiun, hingga penambahan personel di titik layanan pelanggan.
Petugas disiagakan untuk membantu proses boarding, memberikan informasi perjalanan, sekaligus memastikan arus penumpang tetap tertib dan kondusif.
Selain itu, KAI juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan di Stasiun Lamongan berada dalam kondisi prima. Ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun terus dijaga guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan.
KAI Daop 8 Surabaya turut mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan pribadi selama perjalanan.
“Kami mengajak pelanggan untuk mematuhi aturan dan arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” tutup Mahendro.

Meriah, Puncak Peringatan ke- 457 HJL

LAMONGAN - Puncak Peringatan ke - 457  Hari Jadi Lamongan (HJL), tepatnya pada 26 Mei 2026, berlangsung sangat meriah.
Acara dimulai prosesi adat pembukaan selubung pataka lambang daerah, pemasangan oncer sesanti, kirab pataka, hingga penyemayaman lambang daerah dalam pasamuan agung di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (26/5/2026).

Bertabur hiburan masyarakat mulai dari Drumband Genta Buana SMA Taruna Brawijaya, Kesenian Tongklek, Barongsai, Reog, Jaran Jenggo, Karawitan Campursari, juga Sendratari dihadirkan untuk turut memeriahkan acara.

Tema HJL 457 'Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial', oleh Bupati Yuhronur Efendi dikatakan bukan hanya sekedar tema namun lebih pada penegasan jati diri bahwa Lamongan besar atas langkah dan kerja keras yang dilakukan bersama. Berbagai program telah mengiringi jalannya Lamongan hingga 457 tahun, yang mana ini merupakan bukti dari pengabdian dan kerja kolektif masyarakat Lamongan lintas generasi.

"Identitas utama Lamongan adalah Lumbung pangan dengan produksi padi tertinggi di Jatim mencapai 1,33 juta ton pada tahun 2025, perikanan dan peternakan dengan hasil yang membanggakan. Kesejahteraan sosial juga didukung dengan berbagai program, MBG (Makanan Bergizi Gratis), kemudahan akses kesehatan, beasiswa Perintis dan sekolah rakyat, program Yakin Semua Sejahtera, religiusitas yang ditingkatkan dengan program Lamongan Nyantri, Jamula dengan target kemantapan 63,55 persen, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Babat, hingga rencana penambahan 10 ribu PJU dengan skema KPBU, serta menjadikan Kawasan Gajah Mada sebagai alun-alun kedua," ungkap Pak Yes.

Selain itu, banyaknya diaspora juga diharapkan Pak Yes dapat mensupport Lamongan menjadi lebih maju, tidak hanya menjadikan Lamongan sebagai lumbung pangan namun lebih dari itu menjadi pusat agroindustri dan tempat investasi jangka panjang.

"Bukan hanya kegiatan sosial namun jejaring strategis yang dikelola bersama, untuk itu kita harus optimis bahwa Lamongan bisa naik tingkat dari lumbung pangan menuju pusat agroindustri dan investasi jangka panjang. Saya bersama Mas Dirham mempunyai komitmen mewujudkan Lamongan yang bangkit ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya," imbuhnya.

Dalam peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026 ini, Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi mengajak untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi untuk mengingat sejarah panjang perjuangan Bumi Joko Tingkir, dan melihat masa depan dengan lebih optimis.

"Saya selaku ketua DPRD Lamongan mengajak semua masyarakat untuk merapatkan barisan, memperkuat kesatuan, dan turut berkontribusi nyata dengan baik di wilayah masing-masing. Mari terus mencintai dan membangun tanah air kita," ajaknya. 

Senin, 25 Mei 2026

Kodam V/Brawijaya Perkuat Ketahanan Pangan di Lamongan Melalui Pembinaan Terpadu

LAMONGAN – Kodam V/Brawijaya melalui Kodim 0812/Lamongan menggelar kegiatan Pembinaan Ketahanan Pangan Wilayah Tahun 2026 di kawasan Ketahanan Pangan Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang diikuti para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kemampuan Satuan Bidang Pangan secara Berkelanjutan Sesuai Tipologi Wilayah Melalui Sinergitas Bersama Masyarakat untuk Mewujudkan Pencapaian Kemandirian Pangan Satuan dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah.”

Acara dipimpin langsung oleh Letkol Inf Poniman selaku Pabandya Sumdanas dan Konsos Sterdam V/Brawijaya. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam memetakan potensi daerah guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat satuan maupun wilayah.
“Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pemahaman karakter wilayah, kita berharap mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Letkol Inf Poniman.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan yang diwakili Kasdim Mayor Cpm Marsidianto menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh Danramil dan Babinsa memanfaatkan kegiatan sebagai bekal untuk diterapkan di wilayah binaan masing-masing.

Dalam kegiatan itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis dari sejumlah narasumber. Pada sektor pertanian, Pelda Duladi dari Kodim 0812/Lamongan memberikan materi terkait teknik perawatan tanaman padi dan jagung, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama guna meningkatkan hasil panen.

Sedangkan pada sektor peternakan, Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan melalui drh. Arif Himawan memberikan materi mengenai budidaya ayam petelur dan pemeliharaan sapi potong yang efektif dan bernilai ekonomis.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam V/Brawijaya berharap para Babinsa dapat menjadi pendamping sekaligus penggerak bagi petani dan peternak di wilayah binaannya sehingga tercipta ketahanan pangan yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.

Minggu, 24 Mei 2026

Respon Cepat Polisi Ungkap Motor Diduga Hasil Curanmor di Kembangbahu

LAMONGAN – Respon cepat ditunjukkan anggota Polsek Kembangbahu bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti.
Berkat kerja cepat dan kerja sama, mereka berhasil mengungkap identitas pemilik sepeda motor yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan desa setempat pada Senin (25/5/2026) dini hari.

Sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam biru bernomor polisi S 5899 JSQ tersebut pertama kali ditemukan oleh Edi Sobirin, warga Dusun Kedungklanting, Kedungmegarih, sekitar pukul 02.45 WIB di depan makam Kedungglonggong, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu.
Saat ditemukan, kondisi motor tergeletak di pinggir jalan dengan lampu sein masih menyala. Karena curiga dan khawatir berkaitan dengan tindak kriminal, Edi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Nanang Sumantri.

Mendapat laporan itu, AIPDA Nanang Sumantri bersama anggota piket Polsek Kembangbahu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang berupa sandal dan sarung yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Berbekal informasi masyarakat dan pendekatan intelijen, AIPDA Nanang kemudian mengunggah foto sepeda motor melalui media sosial WhatsApp guna mencari identitas pemilik kendaraan.

Tak lama berselang, seorang warga mengenali motor tersebut sebagai milik Kaseno, warga Dusun Sukoanyar, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu. Petugas lalu mendatangi rumah korban dan melakukan pencocokan data kendaraan dengan STNK.

Hasil pengecekan memastikan motor tersebut benar milik Kaseno yang sebelumnya diparkir di halaman rumah dan baru diketahui hilang saat pagi hari.

Kapolsek Kembangbahu Sono mengapresiasi kesigapan anggota serta peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus tersebut. “Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan. Kami mengimbau warga segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” ujarnya.

Saat ini kendaraan telah diamankan di Mapolsek Kembangbahu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lamongan Edukasi Santri tentang Tugas Satpolairud dan Penyelamatan Bencana

LAMONGAN – Polres Lamongan edukasi masyarakat tentang tugas kepolisian perairan dan udara. Bahkan mereka juga beri materi para santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Manar Sedayulawas, Brondong  tentang teknik dasar penyelamatan saat terjadi bencana. Ini terjadi 
saat Kapolres Lamongan Arif Fazlurrahman mengunjungi Markas Satpolairud Polres Lamongan, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Satpolairud Polres Lamongan sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pengurus pondok pesantren, ustadz dan ustadzah, sekitar 70 santri, serta para guru pendamping.

Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya lingkungan pondok pesantren dan generasi muda.
Selain mengenalkan tugas Satpolairud, Kapolres juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat belajar dan mengembangkan kemampuan dasar yang bermanfaat, salah satunya keterampilan berenang.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan tugas Satpolairud sekaligus memberikan pemahaman tentang cara penyelamatan saat terjadi bencana dan teknik berenang yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kasat Polairud AKP Guntur bersama personel turut memperkenalkan berbagai perlengkapan dan tugas kepolisian perairan kepada para peserta.

Para santri dikenalkan dengan pakaian dinas Satpolairud, alat keselamatan seperti life jacket, ring buoy, serta alat apung lain yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan di perairan.

Tak hanya itu, personel Satpolairud juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan saat terjadi bencana alam, termasuk praktik dasar berenang gaya bebas dan gaya dada untuk membantu proses pertolongan di air.

Dalam kegiatan tersebut, para santri juga diperlihatkan perahu karet dan sejumlah peralatan SAR yang digunakan dalam operasi evakuasi dan penyelamatan korban di wilayah perairan.

Kapolres berharap melalui kegiatan itu masyarakat semakin mengenal keberadaan Satpolairud Polres Lamongan di wilayah Sedayulawas, Kecamatan Brondong, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di perairan.
Di akhir kegiatan, para santri diimbau segera meminta bantuan petugas apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan pertolongan di air.

Ziarah Leluhur Awali Puncak Hari Jadi Lamongan ke-457

LAMONGAN – Jelang puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 Tahun 2026, jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak lupa kepada para leluhur.
Karena itu, mereka gelar ziarah leluhur dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh pendahulu Lamongan, Senin (25/5/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan. 

Sehari sebelumnya, tepatnya Minggu (24/5/2026), kegiatan ziarah dilaksanakan di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, hingga Glagah. 
 

 Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda melanjutkan ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menjelaskan, peringatan Hari Jadi Lamongan berangkat dari sejarah pelantikan Tumenggung Surajaya atau Mbah Lamong oleh Sunan Giri IV, Sunan Prapen, sebagai Adipati pertama Lamongan.

Menurutnya, tradisi ziarah leluhur bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya amanah dalam kehidupan dan kepemimpinan.
“Peringatan ini mengingatkan bahwa setiap orang memiliki amanah, baik memimpin daerah, keluarga, lingkungan, maupun dirinya sendiri. Karena itu kita harus menjaga amanah tersebut dengan baik,” ujar Pak Yes.
Selain mengenang jasa para pendahulu, momentum Hari Jadi Lamongan juga dimaknai sebagai upaya memperkuat jati diri masyarakat Lamongan agar tetap berpegang pada nilai kesantunan, budaya, dan keteladanan di tengah perkembangan zaman.

Pak Yes menilai derasnya arus informasi dan budaya asing harus disikapi dengan memperkuat identitas masyarakat Lamongan sebagai masyarakat Jawa dan Indonesia yang menjunjung nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

“Kita ingin jati diri masyarakat Lamongan tetap terjaga di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi informasi. Semoga peringatan Hari Jadi ini semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Lamongan semakin megilan, maju, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. 

Jaga Kelestarian Pantai, TNI Pelopori Tanam Magrove

LAMONGAN – Bila dibiarkan, dikawatirkan pesisir Laut Jawa di Lamongan akan  terjadi abrasi.
Guna menjaga pantai ini, Kodim 0812 Lamongan pelopori tanam Mangrove di pesisir. Ratusan tangan bersatu menggali lubang dan menanam bibit mangrove di sepanjang bibir Pantai Pengkolan, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Senin (25/5/2026).
 
Penanggung jawab kegiatan, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, S.I.P, menegaskan bahwa karya bakti ini melibatkan kurang lebih 200 peserta. Giat ini, kata dia,  merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan ketahanan wilayah. 
“Kita tidak bisa bicara Indonesia Maju kalau wilayah pesisir kita rusak. Mangrove adalah tameng alami. Menanamnya hari ini sama dengan menjaga keselamatan warga pesisir untuk 20 tahun ke depan,” ujarnya.

Peserta datang dari berbagai latar belakang. Ada 3 SST anggota Kodim 0812/Lamongan, 1 SST FKPPI, personel Satpol PP, 1 SST siswa SMA dan SD, 1 SSR LSM Cakrawala Keadilan, hingga 1 SSR warga PSHT Paciran. Semua turun tanpa sekat, bahu membahu dalam menanam mangrove.

Hadir pula Kasdim 0812/Lamongan Mayor Cpm Marsidiyanto, Camat Paciran Teguh Bagio,S.STP., MM, Danramil 0812/17 Paciran Kapten Inf Imam Mustain, KBO Satpolairud Polres Lamongan Aiptu Sudarmaji, Kades Kandangsemangkon Agus Mulyono, Ketua LSM Cakrawala Keadilan Hilal Ahmar, serta warga Desa Kandangsemangkon.

Uniknya, kegiatan ini tersambung secara virtual dengan jajaran Mabes TNI AD, Kodam IV/Diponegoro dan Kodam V/Brawijaya yang dipimpin langsung oleh Waaster Kasad. Tepat pukul 08.00 WIB, seluruh peserta di Pantai Pengkolan berdiri khidmat mengikuti menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan doa, dan arahan Waaster Kasad Bidang Binter.

“Penanaman mangrove adalah bentuk nyata pengendalian ekosistem. Ini wujud sinergi TNI, masyarakat, dan seluruh bangsa menjaga lingkungan. Jangan berhenti di sini, ini harus berkelanjutan,” pesan Waaster Kasad dalam arahannya.

Usai sesi virtual, pukul 08.15 WIB, kegiatan  penanaman 1.000 pohon mangrove dilakukan serentak. Anak-anak SD terlihat semangat menanam bibit, dibimbing Babinsa dan anggota PSHT sehingga Pantai Pengkolan terlihat lebih bersih, dan 1.000 bibit mangrove sudah tertanam kokoh menanti waktu untuk tumbuh besar.

Bagi warga Kandangsemangkon, aksi ini bukan hal biasa. Desa mereka langsung berhadapan dengan laut Jawa yang kerap mengikis daratan saat musim barat.

“Kami senang Kodim 0812 datang bantu. Ini bukan hanya untuk kami, tapi untuk anak cucu nanti. Terima kasih sudah ingat pesisir,” kata Agus Mulyono, Kades Kandangsemangkon.

Dari Pantai Pengkolan, Kodim 0812/Lamongan kembali membuktikan bahwa ketahanan wilayah dimulai dari hal kecil: menanam satu pohon dan mengajak semua elemen bangsa bergerak bersama. 

PARFI Jatim Dukung Wacana 1.000 Bioskop Desa untuk Majukan Film Daerah

SURABAYA - PARFI Jawa Timur menyatakan dukungannya terhadap usulan pembangunan 1.000 bioskop desa yang diwacanakan DPR RI sebagai langkah memperkuat industri perfilman nasional, khususnya bagi rumah produksi kecil dan sineas daerah.
Ketua PARFI Jawa Timur, Wira Lina, menilai keberadaan bioskop desa dapat membantu pemerataan akses hiburan sekaligus membuka peluang distribusi karya perfilman lokal yang selama ini masih terbatas menembus jaringan bioskop besar.
Menurutnya, program tersebut bisa menjadi ruang baru bagi film karya anak daerah agar lebih mudah dikenal masyarakat luas.
“Program bioskop desa ini sangat baik karena dapat menjadi wadah bagi film-film lokal supaya lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu juga mampu menggerakkan ekosistem perfilman dan ekonomi kreatif di daerah,” ujar Wira Lina.
Ia menambahkan, pembangunan bioskop desa tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi penguatan sumber daya manusia di bidang perfilman, dukungan produksi, hingga pelibatan komunitas seni dan pekerja kreatif lokal.
Dengan demikian, program tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan sarana hiburan, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah.
PARFI Jawa Timur juga berharap pemerintah pusat melibatkan organisasi perfilman daerah dalam proses pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan para pelaku industri perfilman lokal di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati, mengusulkan pembangunan 1.000 bioskop desa melalui APBN 2027 guna mendukung rumah produksi kecil serta mempermudah penayangan film daerah sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif nasional.

Dodon Nahkodai POBSI Lamongan, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muskab 2026

LAMONGAN –  Kartika Asianto Undoyoko akhirnya pimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Lamongan. Ini setelah pria yang akrab disapa Dodon ini terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) POBS, di Lantai V Gedung MUI Lamongan, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan Muskab dihadiri jajaran Pengurus Provinsi POBSI Jawa Timur, di antaranya Ketua Harian Sonny Ardianzah, Sekretaris Umum Purwanto, Bidang Organisasi Gaib Sampurno, serta perwakilan KONI Lamongan dan sejumlah klub biliar se-Kabupaten Lamongan.

Ketua Harian Pengprov POBSI Jawa Timur Sonny Ardianzah mengapresiasi perkembangan olahraga biliar di Lamongan yang dinilai terus menunjukkan kemajuan dan prestasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Setiap kejuaraan, POBSI Lamongan hampir selalu membawa pulang medali. Bahkan dalam dua kali Porprov mampu meraih medali dan semoga ke depan bisa kembali mendapatkan emas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum POBSI Lamongan terpilih, Dodon, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menilai kepemimpinan di POBSI bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga biliar di Lamongan melalui prestasi atlet.
“Biliar bukan hanya sekadar hobi atau hiburan, tetapi cabang olahraga prestasi yang harus dikelola secara serius,” kata Dodon.

Ia menjelaskan, kepengurusan baru akan fokus pada sejumlah program prioritas, di antaranya menghilangkan stigma negatif terhadap olahraga biliar agar lebih dikenal sebagai olahraga prestasi formal, memperkuat pembinaan atlet usia dini, serta membangun sinergi dengan pemilik rumah biliar sebagai tempat pembinaan atlet resmi.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan turnamen sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet biliar Lamongan di tingkat regional maupun provinsi.
“Harapan kami tentu seluruh pihak bisa bersama-sama berkomitmen memajukan olahraga biliar dan meningkatkan prestasi atlet Lamongan,” pungkasnya.

Selain POBSI, terdapat sejumlah cabang olahraga baru di Lamongan yang juga menggelar Muskab untuk memilih ketua umum baru, di antaranya IBCA MMA yang memilih M Slamet Hariyadi, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang dipimpin Muhamad Harryanto, serta cabang olahraga Domino (Orado) dengan ketua umum M Zahkul Kahel Iqbal. 

Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka, Tampilkan 115 Stan dan Beragam Karya Edukasi

LAMONGAN – Pameran Pendidikan Lamongan Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara di Kawasan Gajah Mada Lamongan, Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 24 Mei tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Jadi Lamongan ke-457.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, pameran pendidikan tahun ini menghadirkan berbagai karya dan inovasi dari insan pendidikan di Kabupaten Lamongan.
Mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan dan stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya salah satu event pendidikan terbesar di Lamongan tersebut.
Menurutnya, kualitas pendidikan di Lamongan terus mengalami perkembangan positif setiap tahun. Hal itu ditunjukkan melalui capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan yang saat ini mencapai angka 76,81 dan masuk kategori tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.
“Kami bersama Bapak Bupati terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujar Mas Dirham.
Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menghadirkan berbagai program pendukung pendidikan, di antaranya Beasiswa Perintis bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, program Sekolah Rakyat, hingga program makan bergizi gratis yang telah menjangkau lebih dari 300 ribu penerima manfaat.
“Semua ini merupakan bentuk kolaborasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Lamongan,” tambahnya.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Hariyanto melaporkan, pameran pendidikan tahun ini diikuti sebanyak 115 stan dari berbagai lembaga pendidikan dan instansi.
Stan tersebut terdiri dari Korwil Pendidikan, SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Lamongan, SMA/SMK, madrasah di bawah Kementerian Agama, perguruan tinggi, organisasi, badan usaha, hingga pelaku UMKM.
Selain pameran karya pendidikan, kegiatan juga diramaikan dengan pentas seni, berbagai perlombaan bagi siswa dan guru, serta pemberian apresiasi terhadap karya insan pendidikan di Kabupaten Lamongan.