LAMONGAN – Polres Lamongan edukasi masyarakat tentang tugas kepolisian perairan dan udara. Bahkan mereka juga beri materi para santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Manar Sedayulawas, Brondong tentang teknik dasar penyelamatan saat terjadi bencana. Ini terjadi
saat Kapolres Lamongan Arif Fazlurrahman mengunjungi Markas Satpolairud Polres Lamongan, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Satpolairud Polres Lamongan sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pengurus pondok pesantren, ustadz dan ustadzah, sekitar 70 santri, serta para guru pendamping.
Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya lingkungan pondok pesantren dan generasi muda.
Selain mengenalkan tugas Satpolairud, Kapolres juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat belajar dan mengembangkan kemampuan dasar yang bermanfaat, salah satunya keterampilan berenang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan tugas Satpolairud sekaligus memberikan pemahaman tentang cara penyelamatan saat terjadi bencana dan teknik berenang yang baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kasat Polairud AKP Guntur bersama personel turut memperkenalkan berbagai perlengkapan dan tugas kepolisian perairan kepada para peserta.
Para santri dikenalkan dengan pakaian dinas Satpolairud, alat keselamatan seperti life jacket, ring buoy, serta alat apung lain yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan di perairan.
Tak hanya itu, personel Satpolairud juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan saat terjadi bencana alam, termasuk praktik dasar berenang gaya bebas dan gaya dada untuk membantu proses pertolongan di air.
Dalam kegiatan tersebut, para santri juga diperlihatkan perahu karet dan sejumlah peralatan SAR yang digunakan dalam operasi evakuasi dan penyelamatan korban di wilayah perairan.
Kapolres berharap melalui kegiatan itu masyarakat semakin mengenal keberadaan Satpolairud Polres Lamongan di wilayah Sedayulawas, Kecamatan Brondong, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di perairan.
Di akhir kegiatan, para santri diimbau segera meminta bantuan petugas apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan pertolongan di air.






0 Post a Comment:
Posting Komentar