Subscribe Us

Sabtu, 14 Februari 2026

Mendahului, Oleng, Masuk Kolong Truk, Meninggal

 Gerak Cepat Petugas Polsek Babat dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan Raya Babat Lamongan*


Mendahului, Oleng, Masuk Kolong Truk, Meninggal

LAMONGAN - Naas menimpa SS (16), perempuan, warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Sabtu (14/2/2026).

Saat melintas di jalan nasional, tepatnya di Desa
Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tiba - tiba kendaraan yang ditumpangi oleng. Hingga akhirnya ia masuk kolong tronton. Akibatnya ia meninggal di tempat kejadian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Raya Lamongan–Babat dari arah timur ke barat, tepatnya di  Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten LamonDesagan.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, kecelakaan melibatkan sepeda motor nomor polisi S-61xx-MG yang dikendarai SS (16), perempuan, warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Kendaraan tersebut terlibat insiden dengan truk tronton nomor polisi L-82xx-UE yang dikemudikan S (57), laki-laki, warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan saksi, semula sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.

Saat mendekati lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk tronton dari lajur kanan.



Namun, ketika proses mendahului berlangsung, sepeda motor tiba-tiba oleng dan terjatuh ke kiri hingga masuk ke kolong truk.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Petugas Polsek Babat yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan olah TKP.

Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karang Kembang Babat guna proses visum.

Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti di Mapolres Lamongan.

Sementara itu Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara.

Pastikan kondisi jalan aman, jaga jarak, serta perhatikan kecepatan agar tidak terjadi kecelakaan

Pemkab Lamongan Mulai Gerakan Indonesia ASRI

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan memulai gerakan Indonesia aman, sehat, resik (bersih), dan indah (ASRI).


Itu terlihat saat  mereka melakukan rutinitas kerja bakti dan senam pagi di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jumat (13/2/2026).


Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaksanakan kerja bakti secara rutin demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.

Tentu, gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya membangun budaya hidup bersih, nyaman, dan berkelanjutan di seluruh wilayah, terutama di Kabupaten Lamongan.

Hadir untuk memulai gerakan ASRI, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan akan mengaktualisasikan gerakan tersebut menjadi komitmen bersama, tanpa terkecuali.

“Sesuai intruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, gerakan ini akan dimulai di Kabupaten Lamongan  dan akan bersifat berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan limgkungan asri, bersih, dan nyaman. Untuk itu kita semua wajib mendukung dan melaksanakannya,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto mengajak agar seluruh lapisan masyarakat diajak untuk bersama-sama merealisasikan gerakan Indonesia ASRI dengan membersihkan dan menata lingkungan. Mulai dari kampung, pasar, pantai, hingga sungai. 

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan gerakan gentengisasi sebagai bagian dari upaya mendukung lingkungan berkelanjutan. 

Masyarakat dihimbau untuk menggunakan genteng sebagai atap rumah karena dinilai lebih sejuk dan mampu menyerap panas, sehingga membantu mengurangi dampak pemanasan global serta menciptakan suasana hunian yang lebih nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI di Lamongan juga dikolaborasikan dengan program inovasi Lamongan Green and Clean.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota OPD, Polres Lamongan, hingga Kodim 0812 ini diawali dengan senam bersama sebagai simbol dimulainya gerakan. Selanjutnya kerja bakti membersihkan lingkungan yang sudah terbagi. 

Diantaranya adalah di Jalan Kombes Pol M. Duryat berlokasi di Jetis, Kecamatan Lamongan, Jalan Lamongrejo, sekitar Kaliotik, RSUD dr.Soegiri, Jalan Kusuma Bangsa, Alun-Alun Kabupaten Lamongan.

Sedangkan untuk wilayah kecamatan, dihimbau melaksanakan di lingkungan sekitar masing-masing.  

Dilalap Si Jago Merah, Rumah Kayu Ludes

LAMONGAN – Musim hujan ternyata tidak menghentikan kasus kebakaran.
Kasus ini terjadi di Dusun Dandu, Desa Gelap, RT 9 RW 3, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu pagi (14/2/2026). Dalam waktu singkat, rumah warga berbahan kayu ludes dilalap si jago merah.

Aparat dari Polsek Laren bergerak cepat menuju lokasi kejadian usai menerima laporan warga. Petugas langsung melakukan penanganan darurat sekaligus membantu korban menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. 

Seorang saksi mata melihat api sudah berkobar besar dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah. Warga yang panik segera berteriak meminta pertolongan hingga masyarakat sekitar berdatangan membantu memadamkan api secara swadaya.

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah berinisial M (47), yang berprofesi sebagai petani, diketahui sedang bekerja di sawah sehingga rumah dalam kondisi kosong.
Sekitar pukul 08.30 WIB, laporan kebakaran diterima petugas jaga. 

Kapolsek Laren IPTU Witono H, SH bersama anggotanya langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas bersama warga berupaya memadamkan sisa api sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih terselamatkan.
Rumah berukuran 6 x 12 meter tersebut diketahui seluruh konstruksinya menggunakan material kayu, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan tanpa sisa berarti.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Selain mengamankan lokasi, petugas juga melakukan pendataan korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Ia juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan kepolisian 110 bebas pulsa maupun perangkat desa setempat. "Agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan meminimalisir kerugian," pungkasnya.

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, TNI Panen Raya di Munungrejo

LAMONGAN – Komitmen Kodim 0812 Lamongan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional tidak diragukan lagi.
Guna mendukung program pemerintah itu, Danramil 0812/06 Ngimbang, lakukan panen raya padi, di Dusun Munungkidul, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang, Sabtu (14/02/2026).

Pada giat ini dipimpin langsung Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha bersama Kelompok Tani (Poktan) Sari Agung, Dusun Munungkidul, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang.

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Ngimbang, di antaranya Kasi Trantib Sujadi, SH yang mewakili Camat Ngimbang, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, SH, serta Kepala Desa Munungrejo Sipuk. Hadir pula Koordinator UPT Ngimbang Suyanto, SP, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ani yang melakukan pendampingan teknis.

Dalam panen tersebut, tim melakukan metode pengubinan guna mengetahui tingkat produktivitas lahan secara akurat. Dari hasil pengubinan pada lahan berukuran 2,5 x 2,5 meter atau 6,25 meter persegi, diperoleh hasil gabah seberat 4,5 kilogram. Padi yang dipanen merupakan varietas Pakmis yang dinilai memiliki ketahanan baik serta menghasilkan produksi yang cukup optimal di wilayah tersebut.

Kapten Inf Mustoha menegaskan, keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk nyata dukungan terhadap petani sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.
“Kami akan terus mendampingi petani mulai proses tanam hingga masa panen. Harapannya, swasembada pangan khususnya di wilayah Ngimbang dapat terwujud secara maksimal,” ujarnya.

Selain sebagai momentum panen, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat. Ketua Poktan Sari Agung, Sentot, mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan Babinsa Serka Erhandi dan Babinkamtibmas Brigadir Bayu yang selama ini aktif membantu para petani.

Melimpahnya hasil panen diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung terwujudnya program pembangunan daerah,  melalui semangat “Lamongan Megilan Berhasil". "Kami berkomitmen mensukseskan program pemerintah ini," pungkasnya. 

Kamis, 12 Februari 2026

Akselerasi Percepatan Pembangunan, Tim Wasev Korem 082/CPYJ Tinjau Pembangunan KDKMP di Wilayah Kodim 0812/Lamongan


​LAMONGAN – Dalam rangka memastikan kelancaran program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Korem 082/CPYJ melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah teritorial Kodim 0812/Lamongan, tepatnya di Kecamatan Tikung, Jumat (13/02/2026).

​Kegiatan Wasev ini dipimpin langsung oleh Kasiter Korem 082/CPYJ, Letkol Arm Drs. Sapei, dengan didampingi oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812/Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, serta Pasiter Kodim 0812/Lamongan, Kapten Inf Bambang Supriyanto.

​Pembangunan KDKMP merupakan program strategis Pemerintah Pusat yang menggandeng TNI AD dan bekerja sama dengan unsur desa untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan. Kehadiran tim Wasev bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan fisik maupun administrasi koperasi berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

​"Kami hadir untuk melihat sejauh mana progres di lapangan. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi warga desa, sehingga pembangunannya harus dipastikan matang dan berkelanjutan," ujar Letkol Arm Drs. Sapei di sela-sela peninjauan.

​Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau tiga titik utama pembangunan KDKMP di wilayah Kecamatan Tikung, yakni ​KDKMP Desa Jatirejo,​KDKMP Desa Bakalanpule dan ​KDKMP Desa Takeran Klanting.

​Kasdim 0812/Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, selaku penanggung jawab kegiatan di wilayah, menegaskan bahwa jajaran Kodim 0812 akan terus mengawal pembangunan ini hingga beroperasi penuh.

​"Pendampingan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan KDKMP di Jatirejo, Bakalanpule, dan Takeran Klanting benar-benar siap melayani kebutuhan ekonomi masyarakat setempat," tegas Mayor Arh Moh. Ngateno.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pasiops Kodim 0812/Lamongan Kapten Arm Yusniadi, Pj. Danramil 0812/04 Tikung Pelda Budi, serta para Kepala Desa (Kades) beserta perangkat desa dan pengurus koperasi dari masing-masing wilayah sasaran.

Tim Wasev memberikan sejumlah arahan teknis kepada pengurus koperasi dan perangkat desa agar pengelolaan KDKMP nantinya dilakukan secara transparan dan profesional demi kemajuan desa.