Subscribe Us

Kamis, 05 Februari 2026

Dua Pelaku Curanmor di Solokuro Dibekuk Satreskrim Polres Lamongan

LAMONGAN -Kerja cepat ditunjukkan Poltes Lamongan. Seperti dalam mengungkap kasus curanmor di wilayah Kecamatan Solokuro, pada Senin (2/2/2026), Satreskrim Polres Lamongan berhasil menangkap dua pelaku sebelum 24 jam kejadian. Dua pelaku itu yakni berinisial W (38) dan M (37), keduanya warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.


Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan kejadian tersebut. Dalam kasus tersebut, kata dia, tersangka W berperan sebagai pelaku utama yang mengambil sepeda motor milik korban. "Sementara itu, tersangka M bertugas memantau situasi di sekitar lokasi serta membantu proses pelarian dengan mendorong kendaraan hasil curian," katanya, di Mapolres setempat, Kamis (5/2/2026).

Dilanjutkan Kapolres Arif, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Dusun Petiyen, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro. Saat kejadian, korban memarkir sepeda motor Honda Beat hitam tahun 2019 di tepi jalan sebelum pergi ke sawah untuk mencari rumput sebagai pakan ternak kambing.

Sekitar pukul 14.15 WIB, lanjutnya lagi, korban kembali ke lokasi parkir dan mendapati sepeda motornya telah hilang. Setelah melakukan pencarian di sekitar lokasi namun tidak menemukan hasil, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Satreskrim segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku bersama sepeda motor hasil curian di wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Paciran. Polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka.

Dari penyelidikan, terang Kapolres Arif, juga terungkap, sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku berkeliling menggunakan sepeda motor Honda CBR untuk mencari target. Setelah menemukan sasaran, tersangka W mencoba menyalakan motor korban menggunakan kunci palsu namun tidak berhasil. Selanjutnya, motor korban dinaiki oleh tersangka W dan didorong oleh tersangka M, sambil tetap mengawasi kondisi sekitar.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat hitam milik korban dan satu unit sepeda motor Honda CBR yang digunakan pelaku sebagai sarana melakukan kejahatan.

Atas perbuatannya, tambah Kapolres, kedua tersangka dijerat Pasal 477 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. 

Selanjutnya,  motor barang bukti itu dikembalikan ke pemiliknya. Hanya, sementara waktu untuk keperluan proses hukum, pengembalian kendaraan itu baru bersifat pinjam pakai. 

"Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat memarkir kendaraan di tempat terbuka atau area yang minim pengawasan," pungkasnya. 

Dandim 0812/Lamongan Presentasikan Keberhasilan KDKMP di Forum Apel Dansat TNI AD 2026

LAMONGAN – Kinerja Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo patut diacungi jempol. 9Berkat kerja keras ini, ia mendapat apresiasi nasional. Ini terjadi saat dipercaya memaparkan keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD, di Makopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026).

Giat secara nasional ini dihadiri Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), serta para pimpinan utama TNI.

Dalam forum strategis itu, Letkol Inf Deni tampil sebagai pemapar mewakili Kodam V/Brawijaya. Ia menyampaikan capaian Kabupaten Lamongan yang berhasil menjadi daerah dengan progres pembangunan KDKMP tercepat secara nasional.
Dihadapan para petinggi negara ini, ia menyampaikan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergitas yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. “KDKMP hadir bukan hanya sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Paparan tersebut mendapat perhatian dari jajaran pimpinan TNI AD. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi satuan kewilayahan lainnya dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat.

Sementara, apel Dansat TNI AD sendiri merupakan agenda strategis untuk menyamakan visi. "Program ini untuk meningkatkan profesionalisme para komandan satuan dalam menghadapi dinamika tugas ke depan, termasuk penguatan ketahanan pangan serta pembangunan ekonomi berbasis desa," pungkas Letkol Deni. 

Peringati HPN 2026, PWI Lamongan Siapkan Khitan Massal Terpadu

LAMONGAN – Persatluan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan kembali menun8jukkan kepeduliannya kepada masyarakat.  Pada tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke - 80, mereka gelar sunatan massal gratis terpadu, di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan,  (9/2/2026). Giat sosial ini atas kerjasama dengan Pemkab Lamongan dan Baznas setempat.

Ketua PWI Lamongan Kadam Mustoko, menjelaskan, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari tasyakuran HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI. Selain khitan massal, panitia juga menyiapkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

“Kami fokus menyasar masyarakat wilayah selatan Lamongan agar manfaat kegiatan benar-benar dirasakan. Target khitan massal sebanyak 50 anak, ditambah layanan administrasi kependudukan, kesehatan, perpanjangan STNK, hingga penyerahan bibit pohon untuk mendukung penghijauan,” katanya saat rapat koordinasi di Balai Desa Kedungkumpul, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tidak dipungut biaya. PWI Lamongan juga membuka kesempatan bagi warga dari berbagai kecamatan untuk ikut memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Kami bekerja sama dengan sejumlah mitra. Khusus peserta khitan massal akan mendapatkan uang saku, sarung, alat tulis, serta bingkisan makanan dan minuman,” jelasnya.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi antara PWI Lamongan, BAZNAS, pemerintah desa, dan Muspika Kecamatan Sukorame, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen. 

Tingginya minat masyarakat mulai terlihat, terutama terhadap layanan perpanjangan STNK, pemeriksaan kesehatan gratis, dan khitan massal. Bahkan, peminat tidak hanya berasal dari desa lokasi kegiatan, tetapi juga dari sejumlah wilayah lain di Kabupaten Lamongan. "Semoga acara ini berjalan lancar dan sukses", kata Syarif Hudayatullah, dari Baznas Lamongan.

Sementara, sunatan massal gratis terpadu ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar PWI Lamongan, dalam rangka peringatan HPN 2026 dan HUT ke - 80. Sebelumnya, jiga sidah dilakukan pengobatan gratis mata, dan sukses menggelar Kompetisi Senam Kreasi di LSC pada  Minggu (1/2/2026). Puncaknya, agan diselenggatakan Kontes Lele Lamongan  pada Ramadan nanti. 

Ratusan Pesenam Ramaikan Senam Kreasi HPN 2026 dan HUT ke-80

LAMONGAN - Ratusan pesenam dari berbagai komunitas turut ramaikan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke - 80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Mereka turut berebut yang terbaik dalam kompetisi Senam Kreasi, yang diselenggarakan  PWI Lamongan, di Lamongan Sport Center (LSC / GOR), Minggu (1/2/2026).

 
Sejak pagi, para peserta tampak antusias menampilkan gerakan senam kreasi terbaiknya. Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, lomba ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara insan pers dan masyarakat dalam suasana yang sehat dan penuh sportivitas.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir sekaligus membuka acara mengapresiasi inisiatif PWI Lamongan dalam mengemas peringatan HPN dan HUT PWI melalui kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas.

Menurutnya, lomba senam kreasi tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan, tetapi juga memperkuat kebersamaan sosial. Ia pun berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yuhronur juga menaruh harapan besar kepada insan pers agar terus berperan aktif menghadirkan informasi yang objektif, mencerahkan, dan mencerdaskan masyarakat demi kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Lamongan, Kadam Mustoko, menjelaskan bahwa lomba senam kreasi merupakan bagian awal dari rangkaian panjang kegiatan HPN 2026 yang disiapkan PWI Lamongan. Sebelumnya, PWI Lamongan juga telah menggelar kegiatan pengobatan gratis bekerja sama dengan RS KMU dan Dinas Kesehatan.

Ke depan, PWI Lamongan telah menyiapkan sejumlah agenda sosial lainnya, di antaranya sunatan massal gratis di Kecamatan Sukorame pada 9 Februari 2026, serta Kontes Lele Lamongan yang akan digelar pada puncak peringatan di bulan Ramadan.

Ia menegaskan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata insan pers kepada masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, PWI Lamongan juga berupaya hadir langsung memberikan manfaat sosial.

Melalui lomba senam kreasi ini, PWI Lamongan memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya kaum ibu. "Sebagai wadah,m untuk mengekspresikan kreativitas dan potensi diri dalam kegiatan yang sehat, positif, dan membangun kebersamaan," pungkasnya. 

Sambut Ramadan, Jamaah Majelis Ta’lim Roudhotul Jannah Silaturahmi ke PP Matholi’ul Anwar Lamongan

LAMONGAN – Pondok Pesantren (PP) Matholi’ul Anwar, Lamongan, makin hari makin moncer saja. Terbukti  salah satu Ponpes terbesar di Lamongan ini selalu menjadi jujugan. Jelang datangnya bulan suci Ramadan, jamaah Majelis Ta’lim Roudhotul Jannah dari Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes tersebut, Minggu (1/2/2026).

Rombongan yang berjumlah sekitar 120 jamaah tersebut tiba menggunakan dua unit bus. Kunjungan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus memohon doa restu dari pengasuh pesantren sebagai ikhtiar spiritual dalam menyongsong bulan penuh rahmat dan ampunan.

Majelis Ta’lim Roudhotul Jannah dikenal sebagai wadah dakwah dan pendidikan Islam yang menitikberatkan pada pembinaan akidah serta pembentukan akhlak mulia. Melalui silaturahmi lintas daerah ini, diharapkan terjalin ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat antarjamaah.

Pengasuh PP Matholi’ul Anwar Lamongan, KH Ahmad Taufiq, menyambut hangat kehadiran para jamaah. Ia menuturkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna. Silaturahmi ini, kata dia, berawal dari komunikasi singkat melalui media sosial tanpa perencanaan panjang.

“Silaturahmi ini terjadi secara alami. Jamaah menghubungi pengurus pesantren melalui media sosial, lalu berkunjung dengan niat tulus untuk bersilaturahmi dan berdoa bersama,” ungkap KH Ahmad Taufiq.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Dzuhur berjamaah di Mushola Asrama Putra PP Matholi’ul Anwar, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren.

KH Ahmad Taufiq juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, selain mempererat persaudaraan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyegaran batin dan refleksi spiritual. “Kegiatan silaturahmi dan rekreasi sangat penting agar umat Islam dapat mentadabburi ciptaan Allah SWT serta memperkuat keimanan,” tuturnya.

Kunjungan ini mencerminkan semangat umat Islam dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadan secara lahir dan batin. "Melalui penguatan spiritual, doa bersama, serta jalinan persaudaraan yang hangat dan penuh keikhlasan", pungkas Kiai Taufiq.