Subscribe Us

Rabu, 17 Desember 2025

Jelang Nataru, 8.481 Tiket KA Ludes

LAMONGAN – Tingginya mobilitas masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai terasa di Stasiun Lamongan. Meski masa liburan masih sekitar dua pekan lagi, penjualan tiket kereta api (KA) dari dan menuju stasiun tersebut tercatat telah habis terjual.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, hingga Rabu (17/12/2025) pukul 12.00 WIB, total tiket yang terjual mencapai 8.481 lembar. Jumlah tersebut terdiri atas 4.052 tiket keberangkatan dan 4.429 tiket kedatangan penumpang untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro, menyampaikan bahwa tingginya penjualan tiket menunjukkan peran strategis Stasiun Lamongan sebagai salah satu titik penting transportasi kereta api di jalur pantura Jawa Timur, terutama saat musim libur panjang.
“Stasiun Lamongan menjadi akses utama masyarakat, khususnya pada periode libur akhir tahun,” ujarnya.
Dalam menghadapi Angkutan Nataru, Stasiun Lamongan melayani 18 perjalanan kereta api jarak jauh yang terdiri dari 16 kereta reguler dan 2 kereta tambahan. KAI juga menyiapkan kapasitas hingga 10.192 tempat duduk per hari, dengan total daya angkut selama periode Nataru mencapai 183.456 kursi.
Untuk menjaga kenyamanan penumpang, pihak stasiun melakukan berbagai peningkatan layanan, mulai dari penambahan petugas, optimalisasi ruang tunggu dan peron, hingga penguatan layanan informasi pelanggan agar arus penumpang tetap tertib dan lancar.
KAI mengimbau masyarakat agar melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya.
“Pastikan data identitas sesuai saat pemesanan dan datang lebih awal ke stasiun demi kelancaran perjalanan,” pesan Mahendro.
Dengan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama libur Nataru, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan.

Selasa, 16 Desember 2025

Aksi Pembobolan Kotak Amal Masjid Terekam SCCTV

LAMONGAN – Kasus pencurian kotak amal masjid kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lamongan. Kali ini, kotak amal Masjid Darussalam yang berada di Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, menjadi sasaran pelaku pencurian. Aksi tersebut bahkan terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di area masjid.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 13.55 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, seorang pria paruh baya mengenakan pakaian serba hitam terlihat masuk ke dalammasjid dan memastikan situasi aman sebelum beraksi.
“Dalam rekaman terlihat pelaku jongkok dan membuka paksa dua kotak amal yang ada di dalam masjid,” terang Hamzaid, Rabu (17/12/2025).
Setelah berhasil membuka kotak amal, pelaku mengambil seluruh uang di dalamnya dan memasukkannya ke dalam tas selempang yang dibawanya. Usai melancarkan aksinya, pelaku menutup kembali kotak amal tersebut dan langsung meninggalkan lokasi.
Kejadian pencurian baru diketahui saat muadzin masjid datang menjelang waktu salat Ashar. Setelah mengumandangkan azan, saksi mendapati kondisi kotak amal sudah rusak dan uang di dalamnya hilang. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus masjid.
“Pengurus masjid selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kembangbahu,” jelas Hamzaid.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa saat kejadian pintu masjid tidak dalam kondisi terkunci. Selain itu, kotak amal hanya diamankan dengan lilitan kawat pada bagian penutup, sehingga memudahkan pelaku untuk membobolnya.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat dan pengurus tempat ibadah agar meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan guna mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

Sikapi Nataru, Satlantas Terus Tingkatkan Kewaspadaan

LAMONGAN – Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan, antisipasi secara detil kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Setelah melakukan checking di jalan raya, kini kembali turun jalan untuk melakukan ramp check bus, Selasa (16/12/2025).

Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Giat ini
 dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan, Ipda Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H. Juga terlihat melibatkan personel Satlantas, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, UPT P3 LLAJ Lamongan, serta tim Urdokkes Polres Lamongan.

Peningkatan pengawasan terhadap angkutan umum melalui kegiatan ramp check bus. Yakni dengan melakukan pemeriksaan di sejumlah garasi perusahaan otobus yang berada. Selain itu, juga  petugas juga pemeriksaan kesehatan dan tes urine awak bus. di wilayah Kabupaten Lamongan.
"Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama masa libur panjang," kata Hamzaid, Rabu (17/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, petugas melakukan pengecekan kelayakan kendaraan bus, kelengkapan administrasi, serta memberikan pembinaan dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi. Selain itu, awak bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine guna memastikan kondisi fisik yang prima serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Hasil ramp check ini, lanjutnya lagi, petugas menemukan beberapa kendaraan yang perlu segera dilakukan perbaikan. Diantaranya, adanya wiper, ban bus yang sudah tidak layak serta kaca depan yang mengalami retak. "Petugas merekomendasikan agar pihak operator segera melakukan perbaikan demi menjamin keselamatan penumpang," karanya.

Sementara itu, dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh awak bus dinyatakan negatif narkoba dan dinilai layak untuk bertugas.

Hamzaid mekanjutkan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama arus libur Natal dan Tahun Baru. “Melalui ramp check, pemeriksaan kesehatan, dan tes urine ini, kami memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan pengemudinya sehat serta tidak terpengaruh narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut merupakan wujud komitmen Polres Lamongan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum selama momentum Nataru. "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran operator dan awak bus terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat, sehingga situasi Kamseltibcar Lantas di Kabupaten Lamongan tetap terjaga dengan aman dan kondusif," pungkasnya. dam

Senin, 15 Desember 2025

Agar Tidak Gagal Paham, Pemkab Lamongan Sosialisasi KUHP Baru

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan segera diberlakukan secara nasional. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra, Selasa (16/12/2025).
Sosialisasi yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penerapan KUHP baru.
Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap KUHP yang akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026. Menurutnya, regulasi baru ini menjadi tonggak pembaruan hukum pidana nasional yang menggantikan aturan warisan kolonial.
KUHP baru dinilai membawa sejumlah perubahan mendasar, di antaranya penguatan keadilan restoratif, pengakuan hukum adat atau living law, perluasan pertanggungjawaban pidana korporasi, serta penyesuaian dengan perkembangan teknologi informasi. Selain itu, substansinya disusun selaras dengan nilai Pancasila dan prinsip hak asasi manusia.
Pak Yes menekankan bahwa ASN, anggota Korpri, hingga masyarakat luas harus mampu memahami sekaligus menerapkan ketentuan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Seluruh ASN, anggota Korpri, dan masyarakat Lamongan tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga wajib menjunjung norma hukum agar setiap kebijakan dan aktivitas berjalan seiring dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dengan pemahaman yang baik, diharapkan terwujud sistem hukum pidana yang berdaulat, modern, dan kontekstual, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran dan ketaatan hukum di tengah masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember yang juga anggota tim perumus KUHP baru, I Gede Widhiana Suarda, hadir sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa lahirnya KUHP baru bukan semata-mata untuk memperberat sanksi pidana, melainkan memberikan ruang keadilan yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan, KUHP baru menitikberatkan pada keseimbangan antara efektivitas penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Muhammad Ali Alfian, Guru SMK di Lamongan #Delegasi Indonesia AI se - Asia Pasifik

LAMONGAN - Dunia pendidikan Lamongan kembali menorehkan prestasi di level global. Seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Muhammad Ali Alfian dipercaya mewakili Indonesia dalam konferensi forum internasional bertema kewirausahaan dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kawasan Indo-Pasifik.

Muhammad Ali Alfian, guru SMK Negeri 1 Sambeng, terpilih sebagai delegasi Indonesia pada konferensi International Entrepreneurship in the Age of AI. Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Phuket, Thailand, pada 9–10 Desember 2025 dan diikuti peserta dari lebih dari 20 negara.

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh World Learning dengan dukungan hibah dari U.S. State Department, serta dihadiri akademisi, pendidik, pengusaha, inovator, hingga perumus kebijakan dari kawasan Indo-Pasifik, Amerika Serikat, dan Asia Timur.

Ali Alfian mengungkapkan, keikutsertaannya dalam forum internasional tersebut menjadi pengalaman berharga, sekaligus kesempatan untuk menyuarakan potensi pendidikan vokasi di daerah. Menurutnya, inovasi dan pemanfaatan teknologi tidak hanya tumbuh di kota besar, tetapi juga bisa berkembang dari sekolah-sekolah di daerah. “Pemanfaatan AI harus disesuaikan dengan konteks lokal, terutama untuk mendukung pendidikan dan kewirausahaan di daerah,” ujar Ali Alfian, Selasa (16/12/2025).

Selain berprofesi sebagai guru, Ali Alfian juga dikenal aktif di dunia kewirausahaan. Ia merupakan Founder dan CEO PT Solar Inovasi Persada, perusahaan rintisan teknologi energi yang melahirkan inovasi Solar Helmet, helm bertenaga surya yang berawal dari proses pembelajaran di kelas. Inovasi tersebut telah mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.

Dalam konferensi tersebut, Ali Alfian didapuk sebagai pembicara pada sesi Solutions Sprint: Practical Digital Tools and Case Studies. Ia memaparkan praktik pemanfaatan AI sebagai alat bantu berpikir bagi guru dan pelaku UMKM, mulai dari perencanaan usaha, analisis pasar, hingga strategi pemasaran yang lebih efektif.
Ia menekankan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi pemicu lahirnya ide-ide baru dan wirausaha muda, khususnya di lingkungan pendidikan vokasi.

Partisipasi Ali Alfian sekaligus membawa nama Lamongan dalam perbincangan global terkait masa depan pendidikan dan ekonomi berbasis teknologi. Forum tersebut juga merumuskan rencana penyusunan white paper sebagai rekomendasi kebijakan kerja sama antara Amerika Serikat dan negara-negara Indo-Pasifik dalam pengembangan pendidikan AI dan kewirausahaan.

Sekembalinya ke tanah air, Ali Alfian berkomitmen untuk menyalurkan ilmu, jejaring, dan pengalaman yang diperolehnya kepada siswa serta pelaku UMKM di Lamongan. “Ilmu dari forum internasional ini harus kembali ke sekolah dan masyarakat agar memberi manfaat nyata,” tutupnya.