Subscribe Us

Senin, 15 Desember 2025

Antisipasi Kemacetan, Satlantas Checking Jalur Alternatif

LAMONGAN  – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan melaksanakan kegiatan pengecekan jalur alternatif pada lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan rawan kemacetan di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 15 Desember 2025, sekira pukul 07.00 WIB. Hadir dalam kegiatan ini KBO Satlantas Polres Lamongan Iptu Hadi Siswanto, S.H., M.H., Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Ipda Kukuh Suprastyoko, S.H., Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan Ipda Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., serta anggota Satlantas Polres Lamongan.

Adapun titik-titik yang dilakukan pengecekan meliputi Simpang 3 Adipura, Simpang 3 Terminal Lamongan, Simpang 3 Sukodadi, Simpang 3 Pucuk, Simpang 3 MAN 2 Lamongan, Simpang 3 Mira, Jalan Gotong Royong, Simpang 3 Gajah.

Selain itu juga Simpang 3 Gardu PLN Baurno, Bundaran Tugu Wingko, Simpang 3 Terminal Ngimbang, Simpang 3 Mantup, Simpang 3 Sambeng, Jalan jurusan Babat–Jombang, Jalan Mantup–Sambeng–Ngimbang, serta Jalan Mantup–Lamongan (arah Mojokerto).

Pengecekan ini meliputi kondisi jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, potensi titik kemacetan, lokasi rawan kecelakaan, serta kesiapan jalur alternatif yang akan digunakan dalam mendukung rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan arus kendaraan.

Kasatlantas Polres Lamongan melalui Kasihumas Polres Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan selama momentum libur Natal dan Tahun Baru.

“Pengecekan jalur alternatif ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan, sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Satlantas Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (maska)

Disepakati, PT QL Beroperasi Lagi

LAMONGAN  – Setelah tutup sejak hampir dua pekan, PT QL Hasil Laut, Brondong akan beroperasi kembali kembali  besok, Selasa (16/12/2025). Kepastian ini sesuai hasil rapat di Pendopo Kecamatan Brondong, pukul 20.00 WIB,  Minggu (14/12/2025). 

Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H. turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Muspika Kecamatan Brondong yang membahas penghentian sementara operasional PT QL Hasil Laut. Rakor berlangsung di Pendopo Kecamatan Brondong.

Rapat dipimpin Camat Brondong Nurul Khumaidah, S.H., M.M., dan dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan Polairud Polres Lamongan, HNSI, manajemen PT QL Hasil Laut, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, serta perwakilan warga Dusun Wedung dan Dusun Ngesong. Melalui rakor tersebut disepakati, PT QL Hasil Laut akan kembali beroperasi pada Selasa, 16 Desember 2025. 

Camat Nurul menjelaskan,  rakor tersebut merupakan tindak lanjut atas terhentinya sementara produksi fishmeal PT QL Hasil Laut yang berdampak pada nelayan dan pekerja, termasuk mereka yang harus dirumahkan. Forkopimcam bersama elemen masyarakat berupaya mencari jalan keluar terbaik demi kepentingan bersama.

Dalam forum tersebut, Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penyelesaian berlangsung. Ia mengajak seluruh pihak mengedepankan musyawarah serta menjaga situasi tetap kondusif. "Ini penting agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu," katanya.

Ketua HNSI menyampaikan keprihatinan atas dampak penutupan sementara perusahaan yang menyebabkan banyak pekerja kehilangan penghasilan. Ia berharap PT QL Hasil Laut dapat segera kembali beroperasi dan menyatakan kesiapan untuk menyampaikan aspirasi nelayan hingga ke tingkat kabupaten bila diperlukan.

Sementara itu, Kepala Desa Sedayulawas berharap permasalahan dapat segera diselesaikan sehingga operasional perusahaan bisa kembali berjalan. Pihak PT QL Hasil Laut sendiri menyatakan komitmennya melakukan perbaikan peralatan produksi guna meminimalisir dampak lingkungan dari proses pengolahan.

Melalui rakor tersebut, disepakati bahwa PT QL Hasil Laut akan kembali beroperasi pada Selasa, 16 Desember 2025. Sebelumnya, PT QL Hasil Laut ini dinjukrasa warga telah melakukan pencemaran lingkungan. (maska)

Minggu, 14 Desember 2025

Korban Sengatan Listrik Menggila, Warga Pilih Gropyok Tikus

LAMONGAN  – Korban meninggal akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di Lamongan, bisa dibilang nyaris tidak terhitung. Stop jatuhnya korban, dalam mengendalikan hama tikus, puluhan petani  Desa Kedali, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menggelar gropyokan tikus di area persawahan, Senin (15/12/2025).
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Kedali, Bripda A. Rozeki Tegar R. S.P. Selain membantu pelaksanaan, ia juga memberikan imbauan agar warga tidak lagi menggunakan jebakan listrik di sawah karena berisiko membahayakan keselamatan manusia dan hewan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kedali Imam Mawardi, petugas POPT Dinas Pertanian Lamongan Khusnun Nisa, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kedali, Endang. Sejak pagi, warga tampak kompak menyusuri pematang sawah sambil melakukan pengusiran tikus secara bersama-sama.
Metode gropyokan dinilai lebih efektif sekaligus aman dibanding penggunaan aliran listrik. Selain menekan populasi hama, cara ini juga menghindarkan warga dari potensi kecelakaan fatal yang selama ini menjadi kekhawatiran.
Kapolsek Pucuk AKP Su’ud melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Polri mendukung penuh kegiatan positif warga, termasuk dalam menjaga sektor pertanian. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan jebakan listrik karena risikonya sangat tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan gropyokan tikus tidak hanya bermanfaat bagi hasil pertanian, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan warga desa.
Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan aman dan kondusif. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin demi menjaga hasil panen sekaligus keselamatan bersama. (maska)

Peduli Korban Bencana Sumatra, Siswa SD di Lamongan Kumpulkan dari Uang Saku


LAMONGAN – Kepedulian sosial ditunjukkan oleh para pelajar di Kabupaten Lamongan. Sejumlah siswa SDN 1 Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, rela menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.
Aksi kemanusiaan tersebut dikemas dalam kegiatan Donasi Peduli Sumatera yang melibatkan siswa SD, taman kanak-kanak, para guru, serta orang tua murid. Bantuan yang dihimpun berupa berbagai kebutuhan pokok yang dikumpulkan dari hasil donasi selama sepekan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman sekolah pada Senin (15/12/2025). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah memberikan edukasi kepada para siswa mengenai kondisi wilayah terdampak bencana di Sumatera serta pentingnya menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sejak usia dini.
Setelah apel, para siswa secara bergantian menyerahkan bantuan berupa beras, mi instan, roti, dan makanan ringan lainnya. Seluruh donasi kemudian dikemas dan dikumpulkan oleh panitia sekolah untuk selanjutnya disalurkan kepada pihak terkait.
Kepala SDN 1 Kedungkumpul, Imro’atus Sholichah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran karakter bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak kami ajak belajar berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama mereka yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan donasi ini juga menjadi sarana menanamkan rasa syukur kepada para siswa atas kondisi yang mereka rasakan saat ini.
Salah satu siswa, Putri, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia bersama teman-temannya menyisihkan uang saku sebesar Rp3.000 setiap hari selama satu minggu.
“Semoga bantuan ini bisa membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” kata Putri, didampingi temannya, Rara.
Rara berharap aksi sederhana yang mereka lakukan dapat menginspirasi pelajar lain untuk ikut berbagi. “Walaupun sedikit, kami ingin bisa membantu,” tuturnya.
Seluruh bantuan yang terkumpul rencananya akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, kemudian digabungkan dengan donasi dari sekolah lain sebelum dikirimkan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. (maska)

Jelang Tahun Baru, Polisi Gencar Razia

LAMONGAN — Menjelang malam pergantian tahun, Polsek Brondong Polres Lamongan meningkatkan upaya cipta kondisi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Dalam razia yang digelar Minggu (14/12/2025), petugas berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dari dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Brondong.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H., sebagai bagian dari langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya penindakan terhadap peredaran miras ilegal yang melanggar Perda Kabupaten Lamongan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.
Penertiban pertama dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Deandeles Brondong. Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas mendapati aktivitas penjualan miras dengan sejumlah pembeli yang berkumpul di depan rumah warga.
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang penjual berinisial F, warga Kelurahan Brondong. Barang bukti yang disita berupa tiga botol air mineral berisi arak ukuran 1,5 liter, 161 botol arak oplosan ukuran 250 mililiter, empat botol bir, serta empat botol minuman keras jenis kawa-kawa. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Brondong untuk proses lebih lanjut.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 07.00 WIB, patroli kembali menemukan aktivitas serupa di lokasi lain di Jalan Raya Deandeles Brondong. Petugas mengamankan penjual berinisial MA, warga Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, yang kedapatan menjual miras di sebuah warung.
Dari lokasi kedua, petugas menyita 73 botol arak oplosan, dua botol minuman keras jenis kawa-kawa, serta uang tunai sebesar Rp3.486.000 yang diduga hasil penjualan miras. Penjual beserta barang bukti langsung diamankan ke Polsek Brondong untuk penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.
IPDA M. Hamzaid mengimbau masyarakat agar tidak menjual maupun mengonsumsi minuman keras karena selain melanggar aturan daerah, miras kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminal.
“Polres Lamongan akan terus melakukan penindakan secara rutin demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pergantian tahun,” tegasnya. maska