LAMONGAN – Kasus pencurian pakaian dalam wanita yang sempat meresahkan warga Lamongan kini resmi dalam penanganan pihak kepolisian. Korban berinisial R (28), warga Lamongan Kota, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.
Laporan diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Minggu (12/4/2026). Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, pada hari Minggu 12 April 2026, saudari R, perempuan 28 tahun, warga Lamongan Kota, datang ke SPKT melaporkan telah menjadi korban pencurian pakaian dalam,” ujar Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat. Petugas dari Satuan Samapta Polres Lamongan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti pendukung.
Menurut Hamzaid, langkah tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan awal guna mengungkap identitas pelaku yang hingga kini masih dalam pencarian.
“Petugas kami telah melakukan olah TKP sebagai bagian dari proses penyelidikan. Saat ini kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku,” jelasnya.
Sebelumnya, kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pelaku beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat beraksi pada Jumat (10/4) dini hari sekitar pukul 02.35 WIB saat situasi lingkungan dalam kondisi sepi.
Aksi pelaku yang terbilang nekat itu memicu keresahan warga sekitar. Terlebih, korban mengaku peristiwa serupa bukan yang pertama kali dialaminya. Ia menyebut telah dua kali menjadi sasaran pencurian oleh orang tak dikenal.
Kondisi ini membuat warga berharap pelaku segera tertangkap agar tidak kembali melakukan aksi serupa. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika mengalami kejadian serupa.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Lamongan dan penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi pencurian tersebut.






Laaa
BalasHapus