Subscribe Us

Rabu, 04 Maret 2026

Percepatan LTT 2026, *Kapolres Lamongan dan Ketua Bhayangkari Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan Al-Kahfi, Pererat Kepedulian di Bulan Ramadhan*Lamongan, 12/03/2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Lamongan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan dengan anak-anak Panti Asuhan Al-Kahfi.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 17.00 hingga 19.00 WIB di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan.Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolres Lamongan Jodi Indrawan beserta istri, para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Lamongan, anak-anak Panti Asuhan Al-Kahfi, serta sejumlah masyarakat dan nitizen yang turut meramaikan kegiatan tersebut.Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, Kapolres Lamongan bersama rombongan dan anak-anak panti terlebih dahulu melaksanakan kegiatan belanja bersama di salah satu Toko Baju di Lamongan.Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh kebahagiaan bagi anak-anak panti.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara yang diawali dengan pembacaan doa.Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan turut memeriahkan kegiatan buka bersama tersebut.Kapolres juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.“Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat penting untuk merefleksikan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kita juga telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, di mana terdapat malam Lailatul Qadar yang penuh rahmat dan ampunan. Mari kita perbanyak doa, ibadah, zikir, dan sedekah untuk meraih ridho Allah SWT,” ujar Kapolres.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan pesan kepada para anggota Bhayangkari agar selalu mendukung tugas para suami sebagai abdi negara yang bertugas di lapangan.Beliau menekankan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas kepolisian.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan iftar atau membatalkan puasa bersama, kemudian sholat Magrib berjamaah, serta makan malam bersama seluruh peserta yang hadir.Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Kapolres Lamongan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Al-Kahfi.Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian antara kepolisian dan masyarakat.Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wwessxeesedwdx terhadap sesama di bulan penuh berkah ini.swwwwsq Tanam MT 2 Mulai Dilaksanakanadudwdsdaddfweres

LAMONGAN - Dalam upaya percepatan LTT (Luas Tambah Tanam) tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar mengajak petani juga poktan Lamongan untuk sesegera mungkin mpelaksanakan tanam padi pada musim tanam kedua (MT2) setelah panen dilakukan. Hal ini disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melaksanakan Gerakan Tanam Padi bersama Petani di Desa Lopang Kecamatan Kembangbahu, Kamis (5/3).

Diungkapkan Bupati Yes bahwa pada tahun 2025, Lamongan berhasil melampaui target LTT pusat dari 192.373 ha (target pusat) terealisasi 193.786 ha, dengan luas tanam baku sawah yang dimiliki sebesar 95 ribu hektar. Selain itu, Lamongan juga semakin kokoh bagai lumbung pangan nasional dengan berhasil mencapai produksi padi sebanyak 1.335.099 ton, terbesar di Jawa Timur.

"Kok bisa demikian? karena tanamnya tidak sekali saja, tapi berkali-kali. Selain itu yang membedakan juga adalah karakter orang Lamongan yang megilann, giat-giat panen, panennya belum selesai sudah siap tanam lagi, tidak perlu menunggu besok, tidak perlu memikir BMKG, hujan atau tidak pokoknya berusaha, yakin," ungkap Pak Yes.

Ditambahkan beliau, pemerintah terus mendukung percepatan pelaksanaan swasembada pangan dengan memberikan bantuan-bantuan alat modern, pupuk, pengairan hingga ke daerah-daerah kering dengan mengupayakan adanya waduk-waduk desa maupun sumber-sumber yang bisa digunakan untuk tanam.

"Tahun ini oleh Pak Menteri di target lagi ditambah lagi 233 ribu hektar, padahal sawahnya kita hanya 95 ribu. Bismillah jangan khawatir pemerintah terus menjaga pupuk, menjaga harga, semoga tahun ini lebih baik lagi. Monggo yang belum tanam segera dipercepat tidak perlu menunggu tanamnya selesai pokok langsung," imbuhnya.

Dilaporkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito, saat ini di Lamongan pada musim tanam pertama tahun 2026 telah dilakukan panen seluas 36.818 hektar. Mengingat di tahun sebelumnya Lamongan berhasil melakukan panen hingga 4 kali dalam setahun, ia mengajak untuk mengantisipasi gangguan dengan pendampingan penyuluh dalam sterilisasi bibit dan lahan.

"Proses perawatan kami tetap mendorong antisipasi berbagai gangguan, kami tetap mengutamakan menjaga ramah lingkungan, keseimbangan alam. Sepanjang bahan-bahan organik sekitar lingkungan ada, untuk mencegah lakukan itu dulu, yang bersifat kimia ini pilihan kedua," ucapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Yuris Tiyanto.

Rehabilitasi Sekolah Diresmikan, Perkuat Infrastruktur dan Kualitas Pendidikan

LAMONGAN - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian revitalisasi, rehabilitasi, dan pembangunan sarana prasarana SMA, SMK, dan SLB (negeri/swasta) se-wilayah Lamongan dan Gresik, Rabu (4/3) di SMAN 2 Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa agenda tersebut selaras dengan komitmen Pemkab Lamongan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

“Peresmian rehabilitasi untuk sekolah menjadi momentum penting dalam mendorong perbaikan kualitas pendidikan. Baik dari segi infrastruktur, maupun kualitas belajar mengajar,” tutur Pak Yes.

Disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Soto, pembangunan pendidikan di Lamongan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik. Namun juga pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar. Hal tersebut tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan tahun 2025 yang mencapai 76,81, berada di atas rata-rata target.

“Di Lamongan terus kita dorong tidak hanya infrastruktur, tapi kualitas belajar mengajar juga kita perbaiki. Salah satu alat ukur yang dapat dilihat adalah IPM kita yang cukup tinggi, 76,8. Ini di atas rata-rata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yes menegaskan komitmen Pemkab Lamongan untuk memaksimalkan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui berbagai program strategis pendidikan. Di antaranya beasiswa Perintis yang telah membiayai hampir 8 ribu anak, Program Aksi Bina Pendidikan Inklusif dan Responsif (Aksi Biru) yang membantu anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan, serta Gertak Desa (Gerakan Kesetaraan Belajar) yang diselenggarakan di desa-desa.

“Motivasi kita adalah agar tidak ada anak Lamongan yang tidak sekolah karena terhambat keterbatasan biaya. Melalui Perintis Beasiswa hampir 8 ribu anak telah kita biayai. Program Aksi Biru membantu anak-anak yang sempat tidak sekolah untuk kembali bersekolah. Gertak Desa juga kita hadirkan untuk memperluas akses kesetaraan belajar,” tambahnya.

Berbagai program tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas. Terlebih SDM berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk melanjutkan pembangunan daerah di masa mendatang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa secara total, terdapat sekitar 400 sekolah di Jawa Timur yang mendapatkan revitalisasi dan rehabilitasi. Ia berharap program tersebut mampu menguatkan daya dukung sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kita berharap revitalisasi ini akan menguatkan daya dukung sekolah. Daya dukung lingkungan sekolah harus kita siapkan dan jaga bersama. Setiap lembaga pendidikan penting untuk mengedepankan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat),” tuturnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga fasilitas sekolah agar tetap terpelihara dengan baik, sehingga penguatan daya dukung lingkungan sekolah dapat berjalan optimal.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah, diharapkan sebagai penguatan sarana prasarana dan kualitas pembelajaran dapat berjalan beriringan, guna mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Bansos ke-9, Bu Khofifah Salurkan Rp. 7,2 Milyar dan 300 Drum Aspal

LAMONGAN - Menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Lamongan menerima saluran bantuan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebesar Rp. 7,2 milyar. Bantuan diserahkan di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (4/3/2026).

Penerimaan bantuan dilakukan secara simbolis, masing - masing diberikan kepada kepada ASDP (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas), Lansia PKH Plus, KIP (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif) Putri Jawara, Pendamping PKH Plus, TKSK dan Tagana, hingga Desa.

Bukan hanya itu, gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan program pembinaan jalan kabupaten berupa 300 drum aspal. "Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami bahannya nanti dari kabupaten tenaganya. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat" ungkapnya.

Dilaporkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiyani, Lamongan ini merupakan titik ke-9 penyerahan Sapa Bansos dengan paket 10 item yakni ASDP, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus), bantuan KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS tenagakerja bagi ahli waris Tagana, bantuan program pemberdayaan BUMDes program desa berdaya program Jatim Puspa dan bantuan keuangan desa, serta bantuan program pembinaan jalan kabupaten.
"Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim ini sebesar Rp. 7,2 milyar," lapor Restu Novi Widiyani.

Menerima kunjungan Gubernur Khofifah beserta rombongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih atas kepedulian beliau terhadap masyarakat di Kabupaten Lamongan. "Saya menyampaikan rerima kasih. Saya yakin kehadiran beliau tidak hanya sekedar memberikan bantuan program tapi lebih dari itu beliau hadir di Lamongan untuk senantiasa mendengar dan selalu membersamai masyarakat di Kabupaten Lamongan", katanya. 

Bagi penerima manfaat, tambahnya, penyerahan bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan. "Terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama," pungkasnya.

Rame 2026, Ajang Promosikan Produk Lokal

LAMONGAN - Ramadhan Meriah (RAME) 2026 kembali digelar sebagai ajang promosi produk lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Event tahunan ini berlangsung di Lamongan Sport Center (LSC), selama lima hari kedepan, mulai 4 hingga 8 Maret 2026. 
 

Rame 2026 juga sebagai realisasi gerakan Ayo Ditumbasi, yakni ajakan kepada masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui gerakan ini, diharapkan perputaran ekonomi di Kabupaten Lamongan semakin meningkat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Semarak Rame 2026 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan, Rabu (4/3) sore. Dituturkan oleh Nalikan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Lamongan, wastra nusantara, serta beragam produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas.7

"Ramadhan Meriah ini menjadi momentum untuk memperkenalkan batik dan produk lokal Lamongan agar semakin dikenal luas. Seperti komitmen Pemkab Lamongan yakni UMKM kita naik kelas dan memiliki daya saing,” tutur Nalikan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekrasda Lamongan dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lamongan ini menghadirkan ragam agenda. Mulai dari fashion, kuliner, serta workshop packaging yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya dalam pengemasan produk agar lebih bernilai jual.

Pada hari pertama digelar Fashion Wastra Competition kategori umum yang memperebutkan Piala Bupati Lamongan. Hari kedua dilanjutkan dengan Fashion Wastra Competition kategori Big Size dan Anak. Selanjutnya, hari ketiga diisi dengan Workshop Packaging guna meningkatkan kualitas kemasan produk UMKM agar lebih kompetitif di pasar.

Memasuki hari keempat, masyarakat akan disuguhkan Lomba Patrol yang menambah semarak suasana Ramadhan. Lalu pada hari kelima akan digelar Kontes Lele dan Awarding sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha dan peserta terbaik selama rangkaian kegiatan.

Pada Rame 2026, menghadirkan 87 stand bazar yang terdiri dari 15 stand produk fashion dan aksesoris, 26 stand produk khas dari masing-masing kecamatan, serta 46 stand produk UMKM daerah. Keberagaman stand ini menjadi ruang promosi yang luas bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Bupati Yes Tegaskan Pembangunan di Lamongan Utuh, Menjangkau Fisik dan Non Fisik

LAMONGAN - .Pembangunan di Kabupaten Lamongan dilaksanakan secara utuh, mencakup pembangunan fisik dan non fisik yang terukur melalui capaian angka. Demikian disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Sabilillah Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Selasa (3/3/2026).

Disampaikan bupati Yuhronur Efendi, pada sektor fisik, Pemkab Lamongan terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur melalui program prioritas Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula). Pada akhir tahun 2025, tingkat kemantapan jalan kabupaten telah mencapai sekitar 60,21 persen. Sebanyak 58 ruas jalan terbangun atau 24.700 meter jalan dalam kondisi baik.

"Satu tahun kepemimpinan saya dan Wakil Bupati Lamongan Mas Dirham berkomitmen melaksanakan pembangunan utuh dan berkelanjutan. Yang mencakup pembangunan fisik dan non fisik. Pada pembangunan fisik, peningkatan yang teraktualisasi akan berdampak langsung pada kelancaran konektivitas antarwilayah, distribusi hasil pertanian, serta efisiensi mobilitas masyarakat," tutur orang nomor satu di Kota Soto.

Di bidang pembangunan desa, sebanyak 277 desa berstatus mandiri. Sedangkan lainnya telah  erstatus maju, adanya capaian tersebut menunjukkan penguatan pembangunan berbasis desa yang semakin merata.

Sementara itu, pembangunan non fisik terus diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan tercatat berada pada angka 75,90 di tahun 2024 (menunjukkan tren peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat).

Dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, Pemkab Lamongan juga mengoptimalkan realisasi program nasional. Salah satunya melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang terus berkembang di berbagai desa sebagai wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan distribusi kebutuhan pokok.

Pada sektor unggulan daerah, pertanian tetap mendominasi peningkatan ekonomi Lamongan. Produksi padi Lamongan tercatat mencapai lebih dari 1 juta ton gabah kering panen per tahun, menjadikan Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur hingga nasional. Selain padi, komoditas jagung, kedelai, perikanan, dan peternakan turut menunjukkan tren produktivitas yang positif.

“Pembangunan di Lamongan harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari meningkatnya kualitas SDM dan kesejahteraan warga,” tegas Pak Yes.

Melalui pembangunan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis mampu mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.