Subscribe Us

Sabtu, 13 Desember 2025

Pak Yes Wisuda 268 SOTH

LAMONGAN - Pendidikan bagi orang tua di Kabupaten Lamongan terus berlanjut. Sebanyak 268 orang tua peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) angkatan VI, diwisuda oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/12/2025).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengajak seluruh lulusan SOTH untuk membangun ketahanan keluarga. "Karena ketahanan keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan generasi emas yang unggul dan berdaya saing," katanya.

Melalui SOTH, kata dia, orang tua tidak hanya dibekali ilmu parenting. Melainkan juga diajarkan bagaimana menciptakan lingkungan stabil, membangun pondasi karakter dan nilai, hinggs menjamin akses kebutuhan dasar.

Dengan mengikuti SOTH, kata Pak Yes sapaan bupati Lamongan itu, dipastikan akan mencegah pola asuh permisif (pola asuh yang cenderung membebaskan anak tanpa batasan jelas). Karena pola asuh permisif dapat memicu sikap pemberontak dan perilaku sulit diatur pada anak.

"SOTH memiliki peran penting untuk berkontribusi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membangun ketahanan keluarga. Karena pola asuh merupakan titik awal yang akan menjadi kualitas anak di masa depan," tuturnya.

Salah satu wisudawan SOTH angkatan VI terbaik dari Kecamatan Solokuro, Aniyatul Farikha (27) mengungkapkan, setelah mengikuti 14 pertemuan SOTH, menjadi lebih peka akan pertumbuhan anak. 

Pasalnya, tambah dia, di pendidikan ini tidak hanya diajarkan parenting, tetapi ada juga bimbingan nutrisi, psikologi, perkembangan anak (aspek psikomotorik, kognitif, bahasa, sosial ekonomi, nilai agama, moral, dan seni). "Setelah mengikuti SOTH saya menjadi peka. Jika ada kurangnya pada aspek perkembangan anak, saya langsung melakukan intervensi," pungkasnya. maska

Pemkab Lamongan Dinobatkan Sebagai Daerah Terinovatif Pada IGA 2025

LAMONGAN - Berbagai terobosan yang dilakukan Pemkab Lamongan tidak sia - sia. Berkat inovasinya, Pemerintah Kabupaten Lamongan dinobatkan sebagai daerah terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) tahun 2025, di Kempinski Grand Ballroom Lt. 11 Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Pada ajang penganugerahan bergengsi tahunan yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima secara langsung penghargaan yang diserahkan oleh Presiden Direktur CNN Indonesia Titin Rosmasari.

IGA sendiri merupakan penghargaan yang diberikan untuk mengapresiasi komitmen dan keberhasilan pemerintah daerah dalam melakukan inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan peningkatan layanan publik.

"Alhamdulillah pada IGA 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan kategori terinovatif. Tentu ini bentuk keberhasilan komitmen kita dalam memberikan layanan publik yang berkualitas," tutur Bupati Yuhronur. 

Lebih jauh Pak Yes sapaan bupati Lamongan itu menjelaskan, pada penilaian IGA 2025 Kabupaten Lamongan melaporkan 203 inovasi. 72 diantaranya merupakan inovasi digital, dan 131 lainnya adalah inovasi non digital. 

Adapun dua inovasi yang menjadi keunggulan Lamongan, yakni inovasi digital Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2 (Simaya) dan inovasi non digital Lamongan Sehat Sejahtera Dengan Kunjungan Rumah (Laserku).

Inovasi Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2 (Simaya) memanfaatkan sebuah platform berbasis elektronik (online/web based) yang dikembangkan oleh pemerintah daerah untuk mengelola administrasi dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) secara digital. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pajaknya dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah. 

Sejak diluncurkannya SIMAYA terdapat peningkatan pada realisasi PBB-P2 yang signifikan dari tahun 2022 hingga 2024. Pada tahun 2022, realisasi PBB-P2 sebesar 43 Miliar, dan di tahun 2024 meningkatkan menjadi 49,97 Miliar. Memberikan tambahan pada kontribusi PAD yakni, 0,26.

Juga peningkatan akuntabilitas, partisipasi, keadilan sosial hingga transparansi dalam Pelayanan Publik. Tingkat kepuasan masyarakat pun mengalami peningkatan menjadi 90,07 persen di tahun 2024, sedangkan pada tahun 2022  berada pada angka 88,84 persen.

"Selain mengutamakan akuntabilitas dan transparansi, inovasi ini juga bertujuan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran (bisa dimana saja dan kapan saja)," jelasnya.

Selanjutnya pada inovasi non digital, Kota Soto memiliki inovasi Lamongan Sehat Sejahtera Dengan Kunjungan Rumah (Laserku). Semula inovasi ini hanya berfokus pada pengobatan kesehatan dengan kunjungan rumah untuk masyarakat yang rentan, namun seiring berjalannya waktunya berkembang cakupannya. Sehingga menangani aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Hingga saat ini, terhitung sudah ada 5.131 KK yang menerima manfaat dari program Laserku. Memberikan bantuan sembako kepada 852 keluarga, bantuan uang tunai kepada 752 keluarga, memberdayakan ekonomi 114 keluarga, hingga memperbaiki rumah tidak layak huni kepada 518 keluarga. 

Hasil dari implementasi Laserku, mampu meningkatkan angka harapan hidup Kabupaten Lamongan dari 72,40 menjadi 75,07 di tahun 2024. Begitupun dengan indeks kesehatan yang terus menunjukkan perubahan positif dari 0,806 menjadi 0,847 di tahun 2024.

Diungkapkan oleh Pak Yes, keberlanjutan dari seluruh inovasi yang ada di Kabupaten Lamongan didukung dengan legalisasi inovasi, budaya kerja, dukungan anggaran, dukungan (masyarakat, akademisi, praktisi, swasta, media), kolaborasi antar OPD, dan insentif.

Terlebih seluruh inovasi yang ada telah linier dengan RPJMD hingga program prioritas pemerintah provinsi hingga pusat. maska