Subscribe Us

Minggu, 17 Mei 2026

90 KDKMP Lamongan Resmi Beroperasi, Terbanyak di Indonesia Saat Launching Nasional

LAMONGAN – Sebanyak 1.061Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia diresmikan secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dari jumlah itu 90 KDMP dari Lamongan. Dengan peresmian ini, maka koperasi ini siap beroperasi.

Peresmian operasional KDKMP tersebut diikuti secara daring oleh Bupati Yuhronur Efendi dari KDKMP Kelurahan Sukorejo Lamongan. Dalam kesempatan itu, Pak Yes sapaan bupati Lamongan ini menyampaikan optimismenya bahwa Kabupaten Lamongan mampu menjalankan program pemerintah pusat secara maksimal.

“Ini menjadi salah satu percontohan. Saat ini sudah ada 214 gerai yang selesai dibangun dan siap dioperasikan mulai tahun ini, sementara 102 lainnya masih dalam proses pembangunan. Kami optimis seluruh program di Kabupaten Lamongan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Pak Yes.

Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo menyebut Lamongan menjadi daerah dengan capaian pembangunan gerai KDKMP tertinggi sekaligus jumlah koperasi terbanyak yang siap beroperasi pada launching nasional kali ini.

Menurutnya, hingga akhir Juli mendatang ditargetkan sebanyak 329 gerai KDKMP di Lamongan dapat selesai dibangun 100 persen. Saat ini tercatat sudah ada 214 gerai yang rampung, menjadikan Lamongan sebagai wilayah dengan progres pembangunan tertinggi. “Di launching hari ini juga paling banyak dari Lamongan, yakni 90 titik Koperasi Merah Putih yang sudah siap operasional,” terang Letkol Inf Deni.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, total KDKMP di Lamongan mencapai 474 unit dengan target pembangunan gerai sebanyak 329 titik. 
Dari jumlah tersebut, 214 gerai telah selesai dibangun, 102 masih dalam proses pembangunan, dan 158 lainnya belum memulai pembangunan. Selain itu, masih terdapat 12 desa yang belum memiliki lahan pembangunan KDKMP.

Sebanyak 90 gerai kini telah siap dioperasikan, sementara 20 gerai lainnya disiapkan sebagai mockup atau percontohan di Kabupaten Lamongan. Untuk mendukung operasional, setiap KDKMP saat ini memiliki enam karyawan dari kebutuhan total 18 orang, terdiri atas empat personel dari PT Agrinas Pangan Nusantara dan dua usulan dari pemerintah desa setempat. 

Polres Lamongan Dalami Kasus Penipuan Modus Kencan Online, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu DPO

LAMONGAN - Satuan Reserse Kriminal Unit PPA Polres Lamongan terus melakukan pengembangan pemeriksaan perkara tindak pidana penipuan dan atau penggelapan limpahan dari Polsek Babat.

Kasus tersebut terjadi pada Minggu, (26/04) sekitar pukul 20.50 WIB di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan.

Korban diketahui berinisial VS (laki laki 18), warga Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Sementara terduga pelaku masing-masing berinisial LS (laki laki 22), warga Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan yang kini berstatus DPO, serta FN (20), perempuan asal  Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan yang telah ditangkap petugas.

Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, peristiwa bermula saat korban membuat janji bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku bernama “Billa” di utara Perempatan Sawongaling, Babat.

Setelah bertemu, korban diajak berbincang di depan Ponpes Jalan Pramuka.

"Dalam pertemuan tersebut, pelaku FN meminjam sepeda motor milik korban berupa Yamaha NMAX warna putih dengan alasan hendak menjemput temannya di sebelah timur lokasi." jelasnya.

Korban kemudian ditinggal sendirian. Setelah menunggu cukup lama, korban mencoba menghubungi nomor WhatsApp pelaku, namun sudah tidak aktif dan korban juga diblokir.

"Merasa menjadi korban penipuan dan penggelapan, korban kemudian melapor ke Polsek Babat. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp20 juta." lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan korban dan sejumlah saksi, diketahui bahwa aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya oleh LS.

Pelaku LS disebut membuat akun Instagram bernama @nabila untuk mencari target korban.

Komunikasi kemudian dilanjutkan melalui DM Instagram dan WhatsApp.

Untuk meyakinkan korban, LS meminta FN yang merupakan istrinya untuk mengirim pesan suara atau voice note agar korban percaya bahwa dirinya benar-benar berkomunikasi dengan seorang perempuan.

Pelaku kemudian mengajak korban bertemu dengan dalih sekadar nongkrong di warung kopi.

Korban juga diminta tidak membawa mobil dan diwajibkan menggunakan sepeda motor.

Setelah korban datang ke lokasi yang telah ditentukan di Jalan Pramuka Babat, FN menjalankan aksinya dengan meminjam sepeda motor korban menggunakan alasan menjemput teman.

Usai berhasil menguasai kendaraan, FN langsung membawa kabur sepeda motor tersebut, sementara LS membuntuti dari belakang dan mengarahkan kendaraan ke rumah kontrakan mereka.

Sesampainya di kontrakan, LS melepas plat nomor kendaraan dan menggunakan sepeda motor tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa FN telah dua kali diperintahkan oleh LS melakukan aksi serupa.

Aksi pertama terjadi pada tahun 2025 dan diselesaikan secara kekeluargaan, sedangkan aksi kedua terjadi pada perkara saat ini.

Petugas Polsek Babat berhasil menangkap FN di rumah kontrakannya di Kecamatan Sukodadi pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun sebelum penangkapan dilakukan, LS diketahui telah meninggalkan rumah kontrakan sejak pukul 09.00 WIB dengan alasan hendak menemui temannya dan hingga kini masih dalam pencarian petugas.

"Barang bukti yang berhasil disita yakni satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna putih tahun 2009 dengan nomor polisi W 57xx CL." tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 492 dan atau Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

lKapolsek Sugio Bersama Warga Bantu Evakuasi Korban Puting Beliung di Gondang Lor Lamongan

LAMONGAN - Kapolsek Sugio Polres Lamongan AKP Jinanto, S.H. bersama anggota dan masyarakat setempat bergerak cepat membantu masyarakat yang menjadi korban bencana angin puting beliung yang terjadi di Dusun Ngingkrang, Desa Gondang Lor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jumat (15/05) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat wilayah Kecamatan Sugio diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Angin puting beliung mengakibatkan rumah milik Har (35), yang berada di Dusun Ngingkrang RT 002 RW 003 mengalami kerusakan parah hingga rata dengan tanah.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian bencana alam tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, rumah berbahan kayu jati model joglo itu tidak mampu menahan terpaan angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba.

“Benar telah terjadi bencana angin puting beliung di wilayah Dusun Ngingkrang Desa Gondang Lor Kecamatan Sugio. Akibat kejadian tersebut rumah milik saudara Har mengalami kerusakan berat hingga roboh,” jelasnya.

Selain merusak bangunan rumah, dua unit sepeda motor milik korban juga mengalami kerusakan.

Meski demikian, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp150 juta.

Usai menerima laporan, Kapolsek Sugio AKP Jinanto, S.H. bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi barang-barang milik korban, serta memastikan kondisi rumah yang terdampak angin puting beliung.

Kehadiran petugas kepolisian bersama warga setempat di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat karena turut membantu meringankan beban korban pasca bencana.

Kamis, 14 Mei 2026

DPKH Lamongan Pastikan PMK Terkendali Jelang Iduladha, Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

LAMONGAN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Lamongan memastikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayahnya masih dalam kondisi terkendali menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Meski begitu, peternak dan pedagang hewan kurban diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit tersebut.

Kepala DPKH Lamongan, Shofiah Nurhayati mengatakan, kasus PMK masih ditemukan pada sejumlah ternak. Namun mayoritas terjadi pada hewan yang belum mendapatkan vaksinasi maupun sapi yang baru didatangkan dari luar daerah.
“PMK saat ini masih ada, tetapi masih terkendali. Kebanyakan yang terkena adalah hewan yang belum divaksin dan berasal dari pembelian baru,” kata Shofiah kepada wartawan. 

Ia memastikan daging hewan kurban tetap aman dikonsumsi selama kondisi hewan sehat dan proses penanganannya sesuai standar kesehatan hewan. Menurutnya, ternak yang pernah terpapar PMK harus dipastikan sembuh total sebelum disembelih.
Selain itu, bagian tertentu seperti jeroan, kaki, dan area mulut harus dimasak hingga matang untuk mencegah risiko penularan penyakit. “Kalau hewan yang terkena PMK harus sembuh dulu. Untuk bagian tertentu terutama jeroan dan bagian yang sakit wajib dimasak terlebih dahulu,” ujarnya.

Untuk mencegah penyebaran PMK, DPKH Lamongan juga memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak yang masuk ke wilayah Lamongan. Hewan yang terindikasi sakit diwajibkan menjalani isolasi dan dipisahkan dari ternak sehat sebelum diperjualbelikan. “Hewan yang sakit harus dipisahkan dari hewan sehat karena PMK mudah menular,” jelasnya.

Selain PMK, DPKH turut mewaspadai penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau lato-lato pada sapi. Hewan dengan gejala bentol-bentol diwajibkan dipotong paling akhir dan dipisahkan dari ternak sehat saat proses penyembelihan kurban.

Pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan melalui pemeriksaan di sejumlah titik perbatasan dan pasar hewan. Pemeriksaan dijadwalkan mulai 17 Mei di wilayah Kabuh yang berbatasan dengan Kabupaten Jombang, serta berlanjut pada 21 Mei di Balongpanggang untuk memantau lalu lintas ternak menuju Pasar Tikung.

Shofiah menambahkan, DPKH terus melakukan pengobatan pada ternak sakit serta vaksinasi terhadap hewan sehat menjelang Iduladha. Peternak diminta segera melapor apabila menemukan ternak yang menunjukkan gejala penyakit. “Kami terus melakukan pengobatan dan vaksinasi. Peternak juga kami minta segera melapor jika ada sapi sakit agar segera ditangani,” pungkasnya.

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Sabun Terguling di Jalur Babat Lamongan

LAMONGAN – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur nasional Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (14/5/2026). Sebuah truk bermuatan sabun terguling usai sopir diduga mengalami microsleep saat berkendara.

Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena badan truk menutup sebagian jalan. Petugas Satlantas Polres Lamongan pun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan dengan sistem buka tutup satu jalur.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debhi S mengatakan, truk bernopol G 9483 OF itu melaju dari arah Surabaya menuju Babat atau arah barat. Namun setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng dan berpindah ke jalur berlawanan.
“Pengakuan sopir mengalami microsleep atau mengantuk, kemudian kendaraan berpindah jalur hingga akhirnya terguling,” ujar Iptu Debhi di lokasi kejadian.
Truk yang diketahui hendak menuju Tegal, Jawa Tengah itu akhirnya roboh di tepi jalan dengan muatan sabun berserakan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Korban jiwa nihil, kerugian hanya materiil,” tambahnya.

Sopir truk, Rizki Maulana, warga Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, mengaku dirinya tidak sadar saat kendaraan mulai oleng. Saat itu ia tengah mengantar muatan sabun dari Gresik menuju gudang di Tegal.
“Saya tiba-tiba ngantuk, terus banting setir ke kanan dan truk oleng. Pas sadar kendaraan sudah terguling,” ungkap Rizki.

Saat kejadian, Rizki ditemani seorang kernet dan keduanya berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.

Kecelakaan tersebut menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga tampak membantu proses evakuasi kendaraan bersama petugas kepolisian.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, sementara proses evakuasi truk terus dilakukan agar arus lalu lintas kembali normal.