Subscribe Us

Jumat, 20 Februari 2026

Muspika Sarirejo dan Petani Bersinergi # Sukseskan Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko

LAMONGAN – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo terus menunjukkan hasil positif. Terbukti, varietas PMJ 01 yang berlangsung di lahan Demplot (Demonstration Plot) milik Bapak Khoiri, anggota Kelompok Tani (Poktan) Gempol Berkah, Dusun Dampit, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, menunjukkan hasil positif. Itu terlihat saat demplot tersebut dipanen raya, Jumat (20/2/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, bersama jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Sarirejo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta tokoh masyarakat setempat.

​Lahan seluas 0,7 Hektare tersebut menjadi percontohan (demplot) penggunaan varietas PMJ 01 yang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap hama dan hasil bulir yang bernas. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pendampingan teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.

​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petani dan koordinasi yang baik dengan para penyuluh lapangan.
​"Kami dari jajaran Koramil akan selalu siap mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga panen seperti hari ini. Harapannya, hasil panen di lahan demplot milik Bapak Khoiri ini bisa menjadi motivasi bagi petani lain di Sarirejo untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka," ujar Serma Dalil di sela-sela kegiatan panen.

​Senada dengan hal tersebut, pihak PPL Kecamatan Sarirejo ibu Fitri menjelaskan bahwa pemilihan varietas PMJ 01 di Dusun Dampit dilakukan untuk melihat adaptasi tanaman terhadap kondisi tanah dan cuaca lokal. Hasil panen kali ini dinilai cukup memuaskan dan memenuhi target yang diharapkan.

​Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, penyuluh, dan petani, diharapkan kesejahteraan petani di wilayah Sarirejo dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya stok pangan daerah. 

Warga Temukan Motor Tidak Bertuan

LAMONGAN – Warga Desa Maor, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan temukan satu unit kendaraan bermotor. Kendaraan yang tidak bertuan itu ditemukan warga, tergeletak di dalam area ladang jagung, Jumat (20/2/2026).

Informasi tersebut pertama kali diterima anggota piket jaga dari staf Desa Maor pada pukul 10.00 WIB.

Mendapat laporan adanya kendaraan yang terparkir tanpa diketahui pemiliknya, anggota SPKT bersama Kanit Reskrim Polsek Kembangbahu Polres Lamongan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi yang berada di lahan jagung milik warga Desa Maor, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, petugas mendapati satu unit sepeda motor merek Honda Beat dengan nomor polisi S-3094-JBA dalam kondisi berada di dalam area tanaman jagung.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemilik lahan serta disaksikan oleh perangkat desa dan masyarakat setempat.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sepeda motor tersebut selanjutnya diamankan sementara ke Polsek Kembangbahu guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepada pemilik lahan dan perangkat desa, petugas juga menyampaikan agar apabila di kemudian hari ada pihak yang merasa memiliki kendaraan tersebut, diminta untuk mengambilnya di Polsek Kembangbahu dengan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.

Secara terpisah Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan barang mencurigakan atau kendaraan tanpa pemilik, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.”

Dengan adanya sinergi dan kepedulian masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan tetap aman dan kondusif.

Pompanisasi Jadi Solusi Percepatan Penanganan Banjir di Lamongan

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengintensifkan upaya penanganan banjir. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah optimalisasi pompanisasi.
I8
Banjir di Lamongan terjadi di kawasan bonorowo  tepatnya di lima kecamatan (Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, Glagah). "Optimalisasi pompanisasi menjadi langkah paling efektif dalam mempercepat penurunan debit air", katanya saat mendampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan, meninjau wilayah terdampak banjir, di Dusun Meluke Desa Sidomulyo Kecamatan Deket, Jumat (20/2/2026).

Bahkan, kata dia, langkah yang bisa  dilakukan saat ini adalah pompanisasi. "Karena untuk mengurangi dengan cara lain dampaknya kurang efektif," jelasnya.

Hingga hari ini, ketinggian air masih berselisih sekitar 66 sentimeter sehingga belum dapat mengalir keluar secara optimal. Pemerintah berharap intensitas hujan tidak meningkat agar pengendalian debit air dapat berjalan maksimal.
Karena banjir yang terjadi di kawasan Bengawan Jero merupakan fenomena tahunan yang sangat dipengaruhi intensitas hujan. Seluruh aliran air dari 15 kecamatan bermuara ke Bengawan Jero sebagai satu-satunya saluran pembuangan utama, dengan pintu air Kuro sebagai titik kunci. Namun saat ini pintu Kuro belum dapat dibuka karena tingginya debit air di Bengawan Solo.

Selain itu, luapan dari Waduk Gondang ikut memperbesar debit air menuju Bengawan Jero. Pendangkalan waduk menyebabkan kapasitas tampung menurun hingga sekitar 65 persen. Upaya pendalaman waduk dan normalisasi sungai terus dilakukan, dengan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Sebanyak 15 pompa telah beroperasi di lapangan, ditambah dua pompa aktif lainnya. Rata-rata pompa mampu mengeluarkan air selama 14 jam per hari dengan kapasitas sekitar 549 liter/detik.

Untuk mendukung percepatan penanganan banjir, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan akan menambahkan 1 unit pompa mobile dengan kapasitas 500 liter/detik, 5 unit perahu, dan tenda untuk memperkuat penanganan.

“Kami ingin persoalan banjir di Lamongan bisa terselesaikan. Yang paling penting adalah bagaimana menambah pompa dan melihat kemungkinan penggunaan pompa berkapasitas besar agar air di daerah terdampak bisa segera teratasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi menambahkan bahwa percepatan pembangunan Waduk Karangnongko di Bojonegoro dan Blora menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk menahan air kiriman dari arah hulu. Selanjutnya, normalisasi sungai di wilayah Bengawan Jero juga dijadwalkan berlangsung tahun ini dan tahun depan.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Soto juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras sebanyak 250 kilogram. Bantuan tersebut didistribusikan secara merata kepada masyarakat, dengan alokasi 125 kilogram untuk Desa Sidomulyo Kecamatan Deket dan 125 kilogram untuk Desa Kuro Kecamatan Karangbinangun.

Peninjauan diakhiri di UPTD PSDA Kuro. Di lokasi tersebut, seluruh pompa air diaktifkan guna mempercepat proses pengeluaran air dan mengurangi genangan di wilayah terdampak.

Kamis, 19 Februari 2026

Diduga Hendak Perang Sarung, Pemuda dan 3 Motor Diamankan

LAMONGAN – Aksi sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan perang sarung di wilayah Kecamatan Sukodadi berhasil digagalkan petugas Polsek Sukodadi, Jumat (20/2/2026) dini hari.
Informasi awal diterima petugas piket sekitar pukul 02.00 WIB dari warga yang melaporkan adanya gerombolan pemuda berkumpul di Jalan Raya Menongo, Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim bersama anggota piket jaga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, setibanya di tempat kejadian, para pemuda yang diduga terlibat telah membubarkan diri dan melarikan diri.

Meski begitu, petugas menemukan sejumlah barang yang ditinggalkan di lokasi. Polisi mengamankan tiga unit sepeda motor serta tiga helai sarung yang telah dililit bersama kabel dan selang, yang diduga akan digunakan sebagai alat perang sarung.
Adapun kendaraan yang diamankan yakni satu unit Honda Vario merah Nopol S-66xx-LU, satu unit Honda Vario putih Nopol S-28xx-JAP, serta satu unit Honda Beat putih Nopol S-57xx-JBH. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Sukodadi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sukodadi melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum seperti perang sarung, balap liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun konvoi yang membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan kegiatan sosial. Hindari miras, narkoba, serta tindakan yang melanggar hukum,” tegasnya.

Polisi turut meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan.

Jelang Berbuka Puasa, Persik KCK Gelar Bazar UMKM

LAMONGAN – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan kembali menunjukkan eksistensinya. Mereka bukan hanya sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Wujudnya, menyambut waktu berbuka puasa, mereka menyelenggarakan pertemuan rutin yang dirangkai dengan gelaran bazar UMKM, di Makodim setempat, Kamis (19/02/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan, Ny. Putri Deni beserta jajaran pengurus dan seluruh anggota Persit dari berbagai ranting di wilayah Lamongan.
​Berbeda dari pertemuan rutin biasanya, suasana Makodim kali ini tampak lebih meriah dengan deretan stan yang menjajakan berbagai produk unggulan hasil karya anggota Persit sendiri. Mulai dari makanan ringan, hidangan khas takjil, hingga kerajinan tangan dipamerkan dalam bazar ini.

​"Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi juga wadah untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian ekonomi ibu-ibu Persit. Kami ingin potensi UMKM di lingkup keluarga besar Kodim 0812 terus berkembang," ujar Ny. Putri Deni

​Selain UMKM, agenda pertemuan rutin juga diisi dengan pengarahan terkait program kerja organisasi ke depan, memastikan bahwa peran Persit tetap selaras dengan tugas pokok TNI AD dalam pengabdian kepada masyarakat.