Subscribe Us

Senin, 16 Februari 2026

Lamongan Kembali Gempar # Bermain di Waduk, 4 Bocah Tewas Tenggelam

LAMONGAN – Warga Dusun Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, gempar, Selasa (17/2/2026). Mereka dikejutkan dengan tenggelamnya 4 boca di waduk desa tempat. Tragisnya, dari 4 bocah itu 3 dianyaranya diketahui meninggal dunia. Sedangkan seorang boca sememtara berhasil diselamatkan, namun akhirnya meninggal.

Tiga korban meninggal dunia yaitu anak NR (13), warga Desa Menongo, anak RZ (9) warga Desa Menongo dan anak UK (6) warga Desa Menongo. Satu korban selamat yang akhirnya meninggal berinisial anak AA (11), juga warga Desa Menongo. Semua masuk wilayah Kecamatan Sukodadi.

Berdasarkan keterangan para saksi, sekitar pukul 05.00 WIB keempat anak tersebut bermain di musholla setelah melaksanakan sholat Subuh. Saat ditanya oleh saksi mengapa tidak langsung pulang, mereka menjawab hendak berjalan-jalan pagi.

Setibanya di Waduk Menongo, salah satu korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam air. Dua korban lainnya berusaha menolong, namun karena tidak bisa berenang, ketiganya justru ikut tenggelam.
"Korban selamat, anak AA sempat ikut tertarik ke dalam air namun berhasil berteriak meminta pertolongan," kata sumber tersebut.
Warga yang melintas dan mendengar teriakan tersebut segera memberikan pertolongan. "Dua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sumberaji, namun dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Sementara satu korban lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan langsung dibawa ke rumah duka. "Korban selamat saat ini masih menjalani perawatan medis," katanya.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa sandal, jajanan ringan, serta satu unit handphone milik korban anak NR.

Kejadian ini langsung ditangani oleh jajaran Polsek Sukodadi, setelah petugas piket menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 07.00 WIB, terkait adanya korban tenggelam di waduk.

Kapolsek Sukodadi, IPTU M. Sokep, S.H., bersama anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan evakuasi dan membantu membawa para korban ke fasilitas kesehatan.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. "Juga serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area berisiko seperti waduk, sungai, maupun kolam," katanya.

Pihak kepolisian, tambahnya, juga meminta para Bhabinkamtibmas, untuk aktif memberikan imbauan secara door to door kepada warga, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh orang tua dan masyarakat, akan pentingnya pengawasan serta kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak, khususnya di lingkungan perairan terbuka," pungkasnya. 

Perkuat Kebersamaan, Kodim 0812/Lamongan Resmikan Gapura Baru Sebagai Simbol Pengabdian

LAMONGAN – Kodim 0812/Lamongan meresmikan gapura baru di pintu masuk Makodim sebagai simbol semangat baru dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Peresmian berlangsung khidmat pada Senin (16/02) dengan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama sejumlah pimpinan daerah. 
Mereka disambut langsung Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah.

Dengan dua gapura kiri dan kanan ini, membuat Makodim 0812 Lamongan semakin gagah. Selain menampilkan gaya Paduraksa, salah satu khas Lamongan, gapura tersebut juga dilengkapi dengan patung setengah demensi para pahlawan. Dari patung Gajah Mada, Diponegoro hingga Soewoko.

Dandim Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo
menyampaikan, pembangunan gapura tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan markas, namun juga menjadi simbol profesionalisme dan kebanggaan prajurit.
“Gapura ini merupakan identitas Makodim 0812/Lamongan. Dengan tampilan yang lebih kokoh dan representatif, kami berharap dapat menumbuhkan semangat serta motivasi seluruh anggota dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta pecah kendi yang dilakukan Dandim bersama Bupati dan jajaran Forkopimda. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selain prajurit TNI, acara ini juga dihadiri Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kodim 0812/Lamongan serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan.

Keberadaan gapura baru tersebut tidak hanya menjadi simbol identitas satuan, tetapi juga mencerminkan keterbukaan Kodim dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antar instansi dan keluarga besar Kodim 0812/Lamongan.

Dengan selesainya pembangunan gapura ini, Kodim 0812/Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat demi terciptanya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan menyampaikan apresiasi Kodim 0812 Lamongan. "Dengan pembangunan gapura itu, bukan hanya membuat Makodim semakin gagah, lebih dari itu, keberadaan gapura itu juga mempercantik kota Lamongan", katanya.

Bukan hanya itu, Pak Yes sapaan bupati Lamongan itu juga mengapresiasi Kodim setempat. Dibawa komando Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, katanya, Kodim 0812 Lamongan menjalankan tugas secara cepat. Dicontohkan olehnya, dari rencana 300 sekian KDMP di Lamongan, kini sudah sekitar 50 KDMP siap pakai. 
"Mari kita sukseskan program ini dan program lain,  termasuk program sekolah rakyat, ketahanan pangan dan program kainnya," pungkasnya.

Penuh Haru, Kodim 0812/Lamongan Gelar Tradisi Pelepasan Kepala Staf Kodim Mayor Arh Moh. Ngateno

LAMONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0812/Lamongan menggelar upacara tradisi pelepasan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, beserta istri, Ny. Moh. Ngateno, yang bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0812 Lamongan, Senin (16/02/2026).

​Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dan dihadiri oleh seluruh Perwira Staf, para Danramil jajaran,Prajurit, PNS, Ketua serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Dim 0812.

​Dalam amanatnya, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mayor Arh Moh. Ngateno atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kasdim.

​"Perpindahan tugas adalah hal yang lumrah dalam organisasi TNI AD untuk penyegaran dan pengembangan karier. Kami berterima kasih kepada Mayor Arh Moh. Ngateno yang telah banyak membantu jalannya roda organisasi di Kodim 0812 dengan sangat baik," ujar Dandim.

​Tradisi pelepasan ini ditandai dengan ​laporan resmi pelepasan jabatan,pemberian piagam penghargaan dan kenang-kenangan serta prosesi jajar kehormatan (pedang pora/lorong prajurit) sebagai simbol penghormatan terakhir dari satuan.

​Mayor Arh Moh. Ngateno, dalam pesan dan kesannya, menyampaikan rasa bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0812/Lamongan. Beliau juga memohon doa restu untuk melanjutkan tugas di kesatuan yang baru.

​Tak lupa, ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Ny. Moh. Ngateno yang selama ini setia mendampingi suami serta aktif dalam memajukan organisasi Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812, terutama dalam kegiatan sosial dan kesejahteraan keluarga prajurit.
​Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota Kodim 0812/Lamongan dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Minggu, 15 Februari 2026

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat, Kodim 0812/Lamongan Hijaukan Tanggul Waduk Gempolpayung

​LAMONGAN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi terus digalakkan oleh jajaran Kodim 0812/Lamongan. Melalui Koramil 0812/25 Sarirejo, kegiatan Karya Bhakti  penghijauan digelar dengan menanam puluhan pohon keras di sepanjang tanggul waduk Dusun Gempolpayung, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Minggu (15/02/2026).

​Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, serta organisasi kemasyarakatan. Sebanyak 50 batang bibit pohon keras yang terdiri dari jenis Akasia, Trembesi, Kaki Gajah, Alpukat, hingga Sirsak ditanam secara serentak.

​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, saat memimpin apel pengecekan menekankan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga ekosistem wilayah, khususnya di area sumber air seperti waduk.

​"Penghijauan ini penting untuk memperkuat struktur tanah di tanggul waduk agar tidak mudah longsor atau tererosi, sekaligus sebagai upaya penghijauan untuk masa depan anak cucu kita," ujar Serma Dalil.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sarirejo, Bapak Abdul Hadi, SE., M.M., dan Kapolsek Sarirejo, AKP Sudianto, SH. Kehadiran para pimpinan kecamatan ini menegaskan soliditas Tiga Pilar di wilayah Sarirejo dalam mendukung program-program pelestarian alam.
​Selain unsur pimpinan, kegiatan ini juga melibatkan ​Dinas Pertanian melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Sarirejo, Ibu Fitri Yulian, SP., beserta tim PPL,​Perangkat Desa Gempoltukmloko ,Ormas dan Pemuda yang diwakili oleh Anggota PAC Ansor Sarirejo dan perwakilan anggota pencak silat SH Terate Sarirejo yang bahu-membahu bersama anggota Koramil.

​Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan semboyan "Lamongan Megilan Berhasil".

Kasat Polairud Polres Lamongan Edukasi 142 Siswa PG dan TK Tentang Keselamatan

LAMONGAN - Kasat Polairud Polres Lamongan bersama anggota Sat Binmas Polres Lamongan melaksanakan edukasi kepada siswa PG TK Tapas Al-Ihsan II Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Minggu (15/2/2026).


Para siawa ini diperkenalkan tentang Polisi Perairan dan Udara serta edukasi cara penyelamatan saat terjadi bencana sejak usia dini.

Kegiatan yang digelar di depan Kantor Sat Polairud Polres Lamongan ini diikuti sebanyak 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II dengan didampingi 9 orang guru pendamping.Suasana tampak ceria dan penuh antusiasme saat anak-anak berkumpul di lokasi yang telah disiapkan.

Acara diawali dengan seluruh peserta melaksanakan apel pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Kasat Polairud Sat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur yang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para siswa dan guru TK Tapas Al-Ihsan II beserta rombongan.

Dalam sambutannya, AKP Guntur memperkenalkan diri beserta seluruh anggota yang hadir, sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi Polisi Perairan dan Udara.

Anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai seragam dinas yang digunakan anggota Polairud dalam bertugas di wilayah perairan.

Tak hanya itu, para siswa diberikan wawasan dasar tentang cara penyelamatan diri saat terjadi bencana alam, khususnya yang berkaitan dengan wilayah perairan.

Edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia dini, termasuk pengenalan cara berenang yang baik dan benar melalui sesi peragaan sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak.

Kasat Polairud juga menyampaikan pesan agar seluruh pihak, termasuk masyarakat, mengenal keberadaan Polairud yang beralamat di Jalan Sedayulawas No. 1 Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan kerukunan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para siswa.

Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan ramah tamah antara anggota kepolisian dengan anak-anak serta para guru pendamping.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kedekatan antara polisi dan masyarakat sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa percaya serta pemahaman anak-anak terhadap pentingnya keselamatan di wilayah perairan dan udara.