Subscribe Us

Minggu, 15 Februari 2026

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat, Kodim 0812/Lamongan Hijaukan Tanggul Waduk Gempolpayung

​LAMONGAN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi terus digalakkan oleh jajaran Kodim 0812/Lamongan. Melalui Koramil 0812/25 Sarirejo, kegiatan Karya Bhakti  penghijauan digelar dengan menanam puluhan pohon keras di sepanjang tanggul waduk Dusun Gempolpayung, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Minggu (15/02/2026).

​Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, serta organisasi kemasyarakatan. Sebanyak 50 batang bibit pohon keras yang terdiri dari jenis Akasia, Trembesi, Kaki Gajah, Alpukat, hingga Sirsak ditanam secara serentak.

​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, saat memimpin apel pengecekan menekankan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga ekosistem wilayah, khususnya di area sumber air seperti waduk.

​"Penghijauan ini penting untuk memperkuat struktur tanah di tanggul waduk agar tidak mudah longsor atau tererosi, sekaligus sebagai upaya penghijauan untuk masa depan anak cucu kita," ujar Serma Dalil.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sarirejo, Bapak Abdul Hadi, SE., M.M., dan Kapolsek Sarirejo, AKP Sudianto, SH. Kehadiran para pimpinan kecamatan ini menegaskan soliditas Tiga Pilar di wilayah Sarirejo dalam mendukung program-program pelestarian alam.
​Selain unsur pimpinan, kegiatan ini juga melibatkan ​Dinas Pertanian melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Sarirejo, Ibu Fitri Yulian, SP., beserta tim PPL,​Perangkat Desa Gempoltukmloko ,Ormas dan Pemuda yang diwakili oleh Anggota PAC Ansor Sarirejo dan perwakilan anggota pencak silat SH Terate Sarirejo yang bahu-membahu bersama anggota Koramil.

​Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan semboyan "Lamongan Megilan Berhasil".

Kasat Polairud Polres Lamongan Edukasi 142 Siswa PG dan TK Tentang Keselamatan

LAMONGAN - Kasat Polairud Polres Lamongan bersama anggota Sat Binmas Polres Lamongan melaksanakan edukasi kepada siswa PG TK Tapas Al-Ihsan II Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Minggu (15/2/2026).


Para siawa ini diperkenalkan tentang Polisi Perairan dan Udara serta edukasi cara penyelamatan saat terjadi bencana sejak usia dini.

Kegiatan yang digelar di depan Kantor Sat Polairud Polres Lamongan ini diikuti sebanyak 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II dengan didampingi 9 orang guru pendamping.Suasana tampak ceria dan penuh antusiasme saat anak-anak berkumpul di lokasi yang telah disiapkan.

Acara diawali dengan seluruh peserta melaksanakan apel pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Kasat Polairud Sat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur yang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para siswa dan guru TK Tapas Al-Ihsan II beserta rombongan.

Dalam sambutannya, AKP Guntur memperkenalkan diri beserta seluruh anggota yang hadir, sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi Polisi Perairan dan Udara.

Anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai seragam dinas yang digunakan anggota Polairud dalam bertugas di wilayah perairan.

Tak hanya itu, para siswa diberikan wawasan dasar tentang cara penyelamatan diri saat terjadi bencana alam, khususnya yang berkaitan dengan wilayah perairan.

Edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia dini, termasuk pengenalan cara berenang yang baik dan benar melalui sesi peragaan sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak.

Kasat Polairud juga menyampaikan pesan agar seluruh pihak, termasuk masyarakat, mengenal keberadaan Polairud yang beralamat di Jalan Sedayulawas No. 1 Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan kerukunan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para siswa.

Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan ramah tamah antara anggota kepolisian dengan anak-anak serta para guru pendamping.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kedekatan antara polisi dan masyarakat sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa percaya serta pemahaman anak-anak terhadap pentingnya keselamatan di wilayah perairan dan udara.

Sabtu, 14 Februari 2026

Mendahului, Oleng, Masuk Kolong Truk, Meninggal

 Gerak Cepat Petugas Polsek Babat dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan Raya Babat Lamongan*


Mendahului, Oleng, Masuk Kolong Truk, Meninggal

LAMONGAN - Naas menimpa SS (16), perempuan, warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Sabtu (14/2/2026).

Saat melintas di jalan nasional, tepatnya di Desa
Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tiba - tiba kendaraan yang ditumpangi oleng. Hingga akhirnya ia masuk kolong tronton. Akibatnya ia meninggal di tempat kejadian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Raya Lamongan–Babat dari arah timur ke barat, tepatnya di  Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten LamonDesagan.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, kecelakaan melibatkan sepeda motor nomor polisi S-61xx-MG yang dikendarai SS (16), perempuan, warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Kendaraan tersebut terlibat insiden dengan truk tronton nomor polisi L-82xx-UE yang dikemudikan S (57), laki-laki, warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan saksi, semula sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.

Saat mendekati lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk tronton dari lajur kanan.



Namun, ketika proses mendahului berlangsung, sepeda motor tiba-tiba oleng dan terjatuh ke kiri hingga masuk ke kolong truk.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Petugas Polsek Babat yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan olah TKP.

Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karang Kembang Babat guna proses visum.

Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti di Mapolres Lamongan.

Sementara itu Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara.

Pastikan kondisi jalan aman, jaga jarak, serta perhatikan kecepatan agar tidak terjadi kecelakaan

Pemkab Lamongan Mulai Gerakan Indonesia ASRI

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan memulai gerakan Indonesia aman, sehat, resik (bersih), dan indah (ASRI).


Itu terlihat saat  mereka melakukan rutinitas kerja bakti dan senam pagi di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jumat (13/2/2026).


Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaksanakan kerja bakti secara rutin demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.

Tentu, gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya membangun budaya hidup bersih, nyaman, dan berkelanjutan di seluruh wilayah, terutama di Kabupaten Lamongan.

Hadir untuk memulai gerakan ASRI, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan akan mengaktualisasikan gerakan tersebut menjadi komitmen bersama, tanpa terkecuali.

“Sesuai intruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, gerakan ini akan dimulai di Kabupaten Lamongan  dan akan bersifat berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan limgkungan asri, bersih, dan nyaman. Untuk itu kita semua wajib mendukung dan melaksanakannya,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto mengajak agar seluruh lapisan masyarakat diajak untuk bersama-sama merealisasikan gerakan Indonesia ASRI dengan membersihkan dan menata lingkungan. Mulai dari kampung, pasar, pantai, hingga sungai. 

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan gerakan gentengisasi sebagai bagian dari upaya mendukung lingkungan berkelanjutan. 

Masyarakat dihimbau untuk menggunakan genteng sebagai atap rumah karena dinilai lebih sejuk dan mampu menyerap panas, sehingga membantu mengurangi dampak pemanasan global serta menciptakan suasana hunian yang lebih nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI di Lamongan juga dikolaborasikan dengan program inovasi Lamongan Green and Clean.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota OPD, Polres Lamongan, hingga Kodim 0812 ini diawali dengan senam bersama sebagai simbol dimulainya gerakan. Selanjutnya kerja bakti membersihkan lingkungan yang sudah terbagi. 

Diantaranya adalah di Jalan Kombes Pol M. Duryat berlokasi di Jetis, Kecamatan Lamongan, Jalan Lamongrejo, sekitar Kaliotik, RSUD dr.Soegiri, Jalan Kusuma Bangsa, Alun-Alun Kabupaten Lamongan.

Sedangkan untuk wilayah kecamatan, dihimbau melaksanakan di lingkungan sekitar masing-masing.  

Dilalap Si Jago Merah, Rumah Kayu Ludes

LAMONGAN – Musim hujan ternyata tidak menghentikan kasus kebakaran.
Kasus ini terjadi di Dusun Dandu, Desa Gelap, RT 9 RW 3, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu pagi (14/2/2026). Dalam waktu singkat, rumah warga berbahan kayu ludes dilalap si jago merah.

Aparat dari Polsek Laren bergerak cepat menuju lokasi kejadian usai menerima laporan warga. Petugas langsung melakukan penanganan darurat sekaligus membantu korban menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. 

Seorang saksi mata melihat api sudah berkobar besar dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah. Warga yang panik segera berteriak meminta pertolongan hingga masyarakat sekitar berdatangan membantu memadamkan api secara swadaya.

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah berinisial M (47), yang berprofesi sebagai petani, diketahui sedang bekerja di sawah sehingga rumah dalam kondisi kosong.
Sekitar pukul 08.30 WIB, laporan kebakaran diterima petugas jaga. 

Kapolsek Laren IPTU Witono H, SH bersama anggotanya langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas bersama warga berupaya memadamkan sisa api sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih terselamatkan.
Rumah berukuran 6 x 12 meter tersebut diketahui seluruh konstruksinya menggunakan material kayu, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan tanpa sisa berarti.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Selain mengamankan lokasi, petugas juga melakukan pendataan korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Ia juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan kepolisian 110 bebas pulsa maupun perangkat desa setempat. "Agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan meminimalisir kerugian," pungkasnya.