LAMONGAN – Menjelang peluncuran serentak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Komandan Kodim 0812/Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo memberikan pengarahan kepada ratusan calon karyawan dan pengurus unit usaha toko KDKMP di Aula Kadetsuwoko Kodim 0812/Lamongan, Minggu (10/5/2026).
Peserta yang hadir merupakan perwakilan pengurus dari 90 titik KDKMP di Kabupaten Lamongan. Masing-masing titik sementara diambil enam pengurus untuk unit usaha toko, sedangkan pengurus lainnya akan direkrut oleh kepala desa melalui mekanisme musyawarah desa.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk pemantapan sebelum launching serentak KDKMP di seluruh wilayah Lamongan. Para calon pengurus berasal dari berbagai unsur masyarakat desa, mulai tokoh pemuda, perangkat desa, pelaku UMKM, hingga kelompok tani dan nelayan.
Dalam arahannya, Dandim menegaskan bahwa KDKMP harus mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar nama, tetapi amanah besar. Koperasi harus hidup, sehat, transparan, dan benar-benar membantu masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para calon pengurus untuk memegang prinsip kejujuran, keterbukaan, serta bekerja demi kepentingan rakyat.
Menurutnya, pendampingan dari Babinsa akan terus dilakukan agar pengelolaan koperasi berjalan sesuai tujuan dan mampu berkembang secara sehat.
“Kelola koperasi seperti mengurus rumah tangga sendiri. Kalau ada keuntungan harus kembali kepada anggota, dan bila ada persoalan diselesaikan melalui musyawarah,” ujarnya.
Suasana pengarahan berlangsung interaktif saat sesi tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan terkait strategi pemasaran hingga modal awal koperasi. Semua pertanyaan dijawab langsung oleh Dandim dengan suasana santai dan penuh motivasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiter Kodim 0812/Lamongan Bambang, perwakilan Dinas Koperasi, serta para Danramil yang nantinya akan menjadi pendamping di wilayah masing-masing.
Dandim berharap saat launching nanti seluruh KDKMP di Lamongan sudah siap beroperasi dan tidak lagi memulai dari tahap perencanaan.
“Rakyat menunggu hasil nyata, bukan sekadar janji. Karena itu semua harus dipersiapkan mulai sekarang,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan yel-yel semangat “Koperasi Merah Putih, Dari Desa Untuk Indonesia!” yang menggema di Aula Kadetsuwoko sebagai simbol komitmen bersama membangun ekonomi kerakyatan dari desa.
Program launching KDKMP di Lamongan rencananya akan dilaksanakan serentak dalam waktu dekat sebagai bagian dari program nasional 1.000 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.






0 Post a Comment:
Posting Komentar