LAMONGAN – Hasil kinerja Polres Lamongan pada Tahun 2025 dipaparkan ke tengah masyarakat. Penyampaian hasil di melalui konferensi pers akhir tahun 2025, di Mapolres setempat, Senin (129/12/2025). Ini sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kinerja kepada publik, khususnya terkait pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang perayaan Tahun Baru 2026. Konferensi pers dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Lamongan serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan.
Dalam pemaparannya, Kapolres Lamongan menyampaikan capaian kinerja seluruh satuan fungsi selama tahun 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud akuntabilitas Polri kepada masyarakat. “Pada hari ini Polres Lamongan melaksanakan press release akhir tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolres mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Polres Lamongan menangani sebanyak 617 kasus tindak pidana. Dari jumlah tersebut, 556 kasus berhasil diselesaikan dengan tingkat penyelesaian perkara (clearance rate) mencapai 90,11 persen, serta mengamankan 402 orang tersangka.
Adapun tiga jenis tindak pidana dengan jumlah terbanyak yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penipuan atau perbuatan curang, serta penganiayaan. Untuk kasus curanmor tercatat sebanyak 128 perkara, dengan 103 kasus berhasil diungkap atau sekitar 80,47 persen.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 37 tersangka serta barang bukti 29 unit kendaraan bermotor, enam di antaranya telah dikembalikan kepada pemilik.
Kasus penipuan atau perbuatan curang tercatat sebanyak 86 perkara, dengan 72 kasus berhasil diselesaikan atau sebesar 83,72 persen, serta 64 tersangka diamankan. Sementara itu, kasus penganiayaan tercatat sebanyak 55 perkara, dengan 46 kasus berhasil diungkap dan 39 tersangka diamankan.
Di bidang tindak pidana korupsi, Polres Lamongan selama tahun 2025 menangani empat kasus dengan total kerugian negara mencapai Rp649.793.267. Selain itu, terdapat 27 kasus kejahatan seksual atau kekerasan terhadap anak yang juga berhasil ditangani.
Pada bidang pemberantasan narkoba, Polres Lamongan mengungkap sebanyak 110 kasus narkotika dengan total 137 tersangka, terdiri dari 135 laki-laki dan dua perempuan. Barang bukti yang berhasil disita meliputi ganja seberat 212,38 gram, sabu-sabu 441,8 gram, pil ekstasi 28 gram, pil daftar G sebanyak 26.274 butir, serta uang tunai Rp9.813.000.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan mencatat sebanyak 103.672 pelanggaran lalu lintas selama tahun 2025. Rinciannya, tilang konvensional 5.522 kasus, ETLE statis 2.211 kasus, ETLE mobile 267 kasus, serta teguran sebanyak 95.672 kasus.
Untuk kecelakaan lalu lintas, tercatat sebanyak 1.340 kejadian dengan jumlah korban 1.771 orang, terdiri dari 159 korban meninggal dunia, satu korban luka berat, dan 1.611 korban luka ringan. Total kerugian material akibat kecelakaan mencapai Rp891.225.000.
Dalam rangka menjaga kondusivitas kamtibmas melalui KRYD, Polres Lamongan juga memusnahkan barang bukti berupa 515 unit knalpot brong serta minuman beralkohol sebanyak 5.514,09 liter. Minuman beralkohol tersebut terdiri dari arak 1.671,6 liter, tuak 3.467 liter, bir 255,85 liter, serta minuman jenis anggur, kawa-kawa, dan alexis sebanyak 119,64 liter.
Menutup konferensi pers, Kapolres Lamongan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait atas sinergi dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Lamongan sepanjang tahun 2025.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan, menjauhi pelanggaran hukum, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang perayaan Tahun Baru 2026. “Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Lamongan agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.






0 Post a Comment:
Posting Komentar