Subscribe Us

Senin, 22 Desember 2025

Hujan Lebat, Sebagian Pemukiman dan Jalan Nasional di Lamongan Terendam

LAMONGAN – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Lamongan, Senin (22/12/2025) dini hari. Sungai dan saluran air tidak mampu menampung  hujan selama lima jam itu. Akibatnya, air menggenangi beberapa titik jalan dan pemukiman warga.
Hujan yang terjadi selama kurang lebih lima jam itu membuat terjadi luapan air. Luapan air terjadi pada anak sungai Kali Sidowayah dan Kali German yang tidak lagi mampu menampung debit air hujan.

Akibatnya, genangan air merendam permukiman warga serta jalan desa di Desa Kebet, Kecamatan Lamongan. Puluhan rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter.

Kondisi lebih parah terjadi akibat meluapnya Kali Plalangan. Air sungai tersebut menggenangi jalan raya poros nasional Lamongan–Babat tepatnya di wilayah Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan. Genangan air dilaporkan membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan ketinggian antara 20 sampai 30 sentimeter.

Genangan tersebut berada di pintu masuk Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan. Beruntung, jalur JLU yang saat ini masih dalam tahap uji coba operasional dapat difungsikan sebagai jalur alternatif sehingga arus lalu lintas tetap terkendali.
“Personel Satlantas Polres Lamongan sudah disiagakan sejak pagi hari untuk mengatur lalu lintas di lokasi terdampak,” kata Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, luapan Kali Plalangan dengan debit air lebih besar mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani tambak yang berada di sekitar aliran sungai.

Para petani khawatir tanggul sungai tidak mampu menahan tekanan air dan berpotensi jebol, yang dapat mengancam puluhan hektare lahan sawah tambak.
“Sejak pukul tiga dini hari kami berjaga di atas tanggul sungai. Bahkan sempat melakukan perbaikan darurat karena ada bagian tanggul yang mulai bocor,” ujar Sujarwo, warga Desa Tambakploso, Kecamatan Turi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU Sumber Daya Air dan BPBD Kabupaten Lamongan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan banjir tersebut.

0 Post a Comment:

Posting Komentar