LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Lamongan kembali menangani situasi darurat di luar kasus kebakaran. Kali ini, petugas mengevakuasi jari manis seorang bocah berusia 6 tahun yang terjepit grendel jendela aluminium, Rabu (9/9/2026) siang.
EVAKUASI BOCAH - Petugas Damkar Lamongan mengevakuasi jari bocah yang terjepit grendel jendela aluminium. (ist)
Korban diketahui bernama Bianca (6), warga Perum Made Great, Kelurahan Made, Kecamatan Lamongan. Orang tua korban membawa Bianca langsung ke Kantor Damkar Kabupaten Lamongan di Jalan Mastrip No. 52, Sukomulyo, setelah upaya melepaskan grendel secara mandiri di rumah tidak berhasil.
Kabid Damkar Lamongan, Rayin, membenarkan kejadian tersebut. Orang tua bersama korban tiba di Mako Damkar Lamongan sekitar pukul 12.35 WIB.
“Orang tua korban datang langsung ke Mako Damkar Lamongan membawa putrinya yang kesakitan karena jari manis tangan kanannya tersangkut di grendel jendela aluminium. Melihat kondisi tersebut, anggota di lapangan langsung mengambil langkah penanganan cepat,” ujar Rayin, Kamis (10/9/2026) pagi.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi secara hati-hati karena bagian tubuh yang terjepit merupakan jari anak yang rentan mengalami luka.
Sebanyak enam personel rescuer Damkar diterjunkan untuk memotong bagian logam grendel tanpa melukai jari korban. Petugas menggunakan gergaji mesin kecil (mini grinder/saw) untuk melepaskan grendel tersebut.
“Petugas melakukan pemotongan bagian grendel aluminium menggunakan gergaji mesin kecil (mini grinder/saw). Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 40 menit karena kami harus sangat berhati-hati agar jari korban tidak terkena goresan atau gesekan panas dari alat,” jelas Rayin.
Setelah melalui proses evakuasi selama sekitar 40 menit, jari manis tangan kanan Bianca berhasil dilepaskan dari grendel pada pukul 13.15 WIB.
Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan aman tanpa mengalami luka serius.
Damkar Lamongan mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di dalam rumah. Langkah tersebut penting untuk mencegah kejadian serupa maupun kecelakaan domestik lainnya.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar