LAMONGAN – Peringatan Hari Ulang Tahun PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ke-27 di Kecamatan Sambeng berlangsung berbeda. Tak ada pesta meriah atau seremoni berlebihan. Sebagai gantinya, ratusan orang berkumpul di Desa Ardirejo untuk menanam harapan dalam bentuk 500 bibit pohon produktif.
Sejak pagi, lahan di sekitar desa dipenuhi aktivitas gotong royong. Prajurit TNI dari Koramil 0812/08 Sambeng, anggota Muspika, petugas Perhutani, jajaran PNM, perangkat desa, hingga masyarakat bahu-membahu menggali tanah dan menanam bibit sengon serta mangga.
Pemandangan itu menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun masa depan yang lebih hijau.
Danramil 0812/08 Sambeng Kapten Inf Mohammad Jari mengatakan, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian alam yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.
"Menanam pohon bukan hanya untuk hari ini. Ini adalah investasi lingkungan yang manfaatnya akan dinikmati generasi mendatang. Semoga pohon-pohon yang ditanam tumbuh subur dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Semangat serupa disampaikan Pemimpin PNM Cabang Lamongan, Budianto. Menurutnya, usia ke-27 tahun menjadi momentum bagi PNM untuk tidak hanya berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga terhadap keberlanjutan lingkungan.
"Kami ingin perayaan ulang tahun ini memberikan manfaat nyata. Menanam pohon adalah salah satu cara sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," katanya.
Kegiatan tersebut juga diikuti Kapolsek Sambeng Iptu Ridwan Harianto, Sekcam Sambeng M. Nur Choilir Huda, Kepala Desa Ardirejo Yuni Asaroh, jajaran Perhutani, serta para karyawan PNM Cabang Lamongan.
Perhutani yang mendampingi kegiatan menjelaskan bahwa jenis tanaman yang dipilih memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomi.
Selain membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah erosi, pohon-pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat ketika memasuki masa panen.
Bagi warga Desa Ardirejo, kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman pohon. Ada harapan besar yang tumbuh bersama bibit-bibit yang ditanam. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Selain membuat lingkungan lebih hijau, pohon-pohon ini nantinya juga bisa memberi manfaat bagi warga. Kami akan menjaga dan merawatnya bersama-sama," ujar Kepala Desa Ardirejo, Yuni Asaroh.
Sebanyak 500 bibit yang ditanam hari itu menjadi simbol kepedulian terhadap bumi sekaligus wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dari tanah yang digali bersama, tumbuh harapan akan lingkungan yang lebih lestari, udara yang lebih bersih, dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Melalui aksi penghijauan ini, HUT PNM ke-27 tidak hanya meninggalkan jejak perayaan, tetapi juga warisan hijau yang akan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi Sambeng di masa depan.






0 Post a Comment:
Posting Komentar