Subscribe Us

Minggu, 31 Mei 2026

Perlintasan Rel Lamongan Mulai Diremajakan, KAI Minta Pengendara Lebih Waspada

LAMONGAN – Pengguna Jalan Raya Gresik–Babat yang melintas di kawasan perlintasan kereta api JPL 325 Lamongan diminta meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan. PT KAI Daop 8 Surabaya tengah melakukan perawatan besar pada jalur rel di perlintasan sebidang tersebut guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Pekerjaan yang berlangsung mulai 1 hingga 5 Juni 2026 itu dilakukan di jalur antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk. Selama proses berlangsung, kondisi permukaan jalan di area perlintasan diperkirakan mengalami perubahan sementara sehingga pengendara diimbau mengurangi kecepatan saat melintas.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan perlintasan sebidang merupakan titik yang membutuhkan perhatian khusus karena menjadi ruang pertemuan antara lalu lintas kereta api dan kendaraan umum.

"Perawatan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi jalur tetap andal serta mendukung keselamatan operasional kereta api maupun masyarakat pengguna jalan," ujarnya.

Dalam proyek pemeliharaan ini, KAI melakukan sejumlah pekerjaan teknis mulai dari pembongkaran blok rel lama, penggantian bantalan dan material balas, pemadatan jalur, hingga pengelasan rel. Seluruh tahapan dilakukan untuk memastikan konstruksi rel tetap kuat dan stabil menghadapi tingginya intensitas perjalanan kereta.

Pada hari pertama, petugas memulai dengan persiapan area kerja sebelum memasuki tahap pembongkaran rel pada malam hari. Untuk menjaga keamanan lalu lintas, area bekas pembongkaran sementara ditutup menggunakan material khusus sehingga kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

Mahendro menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan operasional di masa mendatang. Dengan jalur yang terawat, tingkat keandalan perjalanan kereta api dapat terus terjaga, baik dari aspek keselamatan maupun ketepatan waktu.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu sementara yang dipasang di lokasi dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama selama pekerjaan berlangsung," katanya.

Perawatan infrastruktur ini dilakukan bersamaan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur panjang Iduladha 2026. Berdasarkan data hingga Senin (1/6) pukul 08.00 WIB, Stasiun Lamongan diperkirakan melayani 1.130 pelanggan dalam sehari, terdiri atas 745 penumpang berangkat dan 385 penumpang datang.

Sementara selama periode libur panjang 26 Mei hingga 1 Juni 2026, jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Lamongan telah mencapai 7.199 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.513 pelanggan melakukan perjalanan keberangkatan dan 3.686 pelanggan tiba di Lamongan.

Tingginya angka pergerakan penumpang tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pemeliharaan jalur dilakukan secara rutin, sehingga pelayanan transportasi kereta api tetap aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

0 Post a Comment:

Posting Komentar