LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat layanan kesehatan tingkat pertama dengan meresmikan Puskesmas Kusuma Bangsa, Jumat (23/10/2026). Fasilitas tersebut menjadi Puskesmas ke-33 di Kabupaten Lamongan sekaligus menghidupkan kembali aset bekas Rumah Sakit Covid-19 yang sebelumnya lama tidak digunakan.
POTONG PITA - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi istri saat potong pita meresmikan Puskesmas Kusuma Bangsa sebagai Puskesmas ke-33 Kabupaten Lamongan, Jumat (23/10/2026). (Ist)
Peresmian dilakukan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sebagai bagian dari upaya memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya warga di wilayah perkotaan Kecamatan Lamongan.
Bupati Yuhronur mengatakan penambahan Puskesmas di wilayah kota menjadi kebutuhan karena jumlah penduduk dan kunjungan masyarakat cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat kapasitas pelayanan di Puskesmas Veteran semakin terbatas, termasuk dari sisi ruang, dokter, dan tenaga perawat.
“Ini Puskesmas yang ke-33. Kebetulan berada di kota karena jumlah penduduknya sangat tinggi dan kunjungan pasien di Puskesmas Veteran sudah melebihi kapasitas ruangan, termasuk jumlah dokter dan perawat,” ujarnya.
Menurut Pak Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi, keberadaan Puskesmas Kusuma Bangsa juga menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan aset milik pemerintah daerah. Bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai Rumah Sakit Covid-19 dan telah lama tidak dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Dengan dialihfungsikannya aset tersebut menjadi Puskesmas Kusuma Bangsa, pemerintah tidak hanya kembali memanfaatkan fasilitas yang ada, tetapi juga melakukan pembenahan agar kawasan tersebut lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.
“Ini juga kita manfaatkan aset yang sudah bertahun-tahun. Dulu dipakai untuk Rumah Sakit Covid, sehingga dengan dibukanya Puskesmas Kusuma Bangsa ini sekaligus wajahnya semakin bagus dan fasilitasnya semakin lengkap,” katanya.
Bupati Yuhronur berharap Puskesmas Kusuma Bangsa dapat melengkapi layanan kesehatan tingkat pertama sekaligus memberikan pilihan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat sebelum mendapatkan layanan rujukan ke rumah sakit.
Ia menegaskan Pemkab Lamongan akan terus meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, baik di tingkat Puskesmas maupun rumah sakit. Penguatan layanan juga dilakukan dengan melengkapi fasilitas medis serta meningkatkan ketersediaan dokter spesialis agar masyarakat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Chaidir Annas mengatakan penguatan sektor kesehatan akan terus dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga memastikan Puskesmas dan rumah sakit memiliki kelengkapan layanan sesuai kebutuhan masyarakat. Penguatan tersebut mencakup infrastruktur, fasilitas medis, tenaga kesehatan hingga ketersediaan dokter spesialis.
“Pembangunan kesehatan tentu akan terus kita lakukan dengan melengkapi fasilitas kesehatan. Prasarana terus kita tingkatkan, supaya seluruh Puskesmas maupun rumah sakit memiliki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan sektor kesehatan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Peningkatan fasilitas kesehatan diharapkan berjalan seiring dengan penguatan kualitas layanan, sehingga masyarakat Lamongan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin mudah, lengkap, dan berkualitas.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar