LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., turun langsung memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus pelayanan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lamongan. Pemantauan dilakukan selama tiga hari sejak Jumat sebagai langkah memastikan pasokan dan distribusi BBM tetap aman.
PANTAU SPBU - Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra mengecek ketersediaan BBM dan pelayanan SPBU di wilayah Lamongan, Senin (19/10/2026). (Ist)
Senin (19/10/2026), Kapolres mengecek SPBU 54.622.08 di Jalan Sunan Drajat 174, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Pengecekan meliputi stok BBM, kelancaran distribusi serta pelayanan petugas kepada masyarakat.
“Pagi ini, kami melakukan pengecekan di SPBU 54.622.08 yang berlokasi di Jalan Sunan Drajat 174 Kelurahan Sidoharjo Kecamatan/Kabupaten Lamongan untuk memastikan ketersediaan BBM dan optimalisasi pelayanan,” jelasnya.
Kapolres juga menyapa masyarakat yang sedang mengisi BBM dan memberikan motivasi kepada petugas SPBU agar mengedepankan pelayanan 3S, yakni Senyum, Sapa dan Salam.
Seluruh Kapolsek jajaran juga diperintahkan rutin memonitor SPBU di wilayah masing-masing, termasuk mengawasi ketersediaan BBM, distribusi dan pelayanan. Jika terjadi antrean panjang, personel diminta segera membantu pengaturan agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Apabila terjadi antrean panjang, personel kepolisian diminta segera turun tangan membantu pengaturan agar situasi tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” lanjutnya.
Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait, ketersediaan BBM di Kabupaten Lamongan terpantau aman dan stabil. Pasokan BBM subsidi maupun nonsubsidi disebut masih mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk sektor transportasi, pertanian, perikanan dan industri.
“Pendistribusian BBM dari Pertamina ke SPBU juga berjalan normal tanpa ditemukan gangguan signifikan pada rantai pasok maupun antrean panjang,” tambahnya.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi mengenai kelangkaan maupun antrean BBM yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta memastikan informasi melalui sumber resmi dan tetap tertib saat mengisi BBM.
“Apabila ditemukan antrean panjang atau dibutuhkan bantuan pengamanan dan pengaturan, masyarakat maupun petugas SPBU dapat berkoordinasi dengan kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Polri 110,” imbaunya.
“Melalui kegiatan monitoring secara berkelanjutan ini, Polres Lamongan pastikan ketersediaan BBM tetap terjaga, pelayanan publik berjalan optimal, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat agar situasi kondusif,” tutupnya.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar