LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo memberikan pengarahan kepada ratusan Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan terkait peran strategis mereka dalam mengawal dan menyosialisasikan proses rekrutmen calon prajurit TNI Angkatan Darat di wilayah binaan masing-masing.
PENGARAHAN BABINSA - Para Babinsa saat mendapat pengarahan dari Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo terkait sosialisasi rekrutmen TNI AD di Lamongan, Kamis (16/10/2026). (Ist)
Pengarahan berlangsung di Lapangan Apel Kodim 0812/Lamongan dan dihadiri seluruh Komandan Koramil serta para Babinsa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lamongan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi penerimaan prajurit TNI AD dapat tersampaikan secara merata, akurat, dan transparan hingga ke pelosok desa.
Dalam arahannya, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menekankan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kejujuran, keaktifan, dan keterbukaan informasi dari para Babinsa dinilai sangat menentukan kualitas calon prajurit yang akan direkrut dari daerah.
“Babinsa adalah wajah TNI di tengah masyarakat. Saya minta seluruh Babinsa aktif turun ke desa-desa, sekolah-sekolah, dan komunitas pemuda untuk menjaring potensi-potensi terbaik putra-putri daerah Lamongan agar berani mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD,” tegas Dandim 0812/Lamongan.
Dandim juga mengingatkan seluruh personel agar memegang teguh komitmen integritas selama proses rekrutmen berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi masuk TNI AD tidak dipungut biaya atau gratis, sehingga tidak boleh ada oknum yang memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan percaloan.
“Saya tegaskan kembali, masuk TNI itu GRATIS! Tidak ada bayar-bayar. Jangan percaya pada oknum atau pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Tugas Babinsa adalah membimbing, membina fisik dan mental para calon, bukan menjadi perantara yang merugikan masyarakat,” tambah Letkol Deni.
Selain sosialisasi, para Babinsa diminta memberikan pembinaan awal berupa try out dan pembekalan fisik bagi pemuda desa yang berminat mendaftar. Pembinaan dini tersebut bertujuan agar calon peserta dari wilayah Lamongan memiliki kesiapan fisik, mental, dan administrasi sebelum menghadapi seleksi resmi di tingkat daerah maupun pusat.
Langkah proaktif tersebut mendapat apresiasi positif dari para Babinsa yang hadir. Mereka siap menindaklanjuti arahan Dandim dengan merangkul tokoh masyarakat, karang taruna, dan pihak sekolah untuk memetakan potensi generasi muda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI.
Melalui pengarahan dan pembekalan tersebut, diharapkan animo pendaftar dari Kabupaten Lamongan dapat meningkat. Kuantitas pendaftar yang diimbangi kualitas persiapan yang baik diyakini dapat memperbesar peluang putra-putri daerah Lamongan lolos menjadi prajurit TNI AD.
Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta penyerahan panduan sosialisasi rekrutmen secara simbolis kepada perwakilan Danramil dan Babinsa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar serta ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran tugas kewilayahan Kodim 0812/Lamongan.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar