LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Mendukung swasembada pangan, Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro Kopka Toni bersama pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengawal proses penerimaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska dan Urea di gudang KDKMP Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Minggu (25/10/2026).
Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan diterima petani yang berhak sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
PENGAWALAN PUPUK - Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro Kopka Toni mengawal proses bongkar muat dan penerimaan pupuk bersubsidi di KDKMP Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Minggu (25/10/2026). (Ist)
Kopka Toni menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya sektor pertanian, merupakan bentuk komitmen dalam mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, pemupukan hingga masa panen.
“Pendampingan ini kami lakukan agar distribusi pupuk bersubsidi di wilayah binaan benar-benar aman, lancar, dan tepat sasaran tanpa ada hambatan. Kami ingin memastikan hak-hak petani terpenuhi demi menyukseskan swasembada pangan,” ujar Kopka Toni.
Pihak KDKMP Desa Takerharjo menyambut baik sinergi dan kolaborasi dengan TNI. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman dan membantu menjaga ketertiban selama proses bongkar muat serta pendistribusian pupuk kepada kelompok tani setempat.
Proses bongkar muat pupuk subsidi jenis Urea dan NPK Phonska berjalan lancar dan tertib di bawah pengawasan Kopka Toni Suhartono. Seluruh alokasi pupuk yang datang dicatat dan diverifikasi jumlahnya sesuai data RDKK.
Petugas koperasi bersama Babinsa memastikan tonase pupuk yang masuk sesuai dengan ketentuan administrasi yang berlaku. Pengawasan tersebut juga dilakukan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan distribusi pupuk bersubsidi untuk kepentingan pribadi.
“Kami dari jajaran Koramil 0812/23 Solokuro akan terus mengawal setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Pendistribusian pupuk subsidi di KDKMP ini harus benar-benar sampai kepada petani yang terdaftar dalam kelompok tani tanpa ada hambatan,” ujar Kopka Toni Suhartono.
Ia juga mengimbau pengurus KDKMP dan kelompok tani agar transparan dalam proses pembagian pupuk. Administrasi dan pencatatan penerima harus dilakukan secara terbuka guna menghindari kecemburuan sosial antarpetani di tingkat desa.
Keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan masyarakat agraris di wilayah Solokuro.
Pengurus KDKMP mengapresiasi pendampingan aktif Babinsa Koramil Solokuro. Kehadiran aparat TNI di tengah kegiatan koperasi memberikan rasa aman sekaligus mendukung kelancaran operasional dalam melayani kebutuhan petani.
Para petani di wilayah Solokuro juga mengaku lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung Babinsa terhadap stok pupuk bersubsidi. Mereka berharap ketersediaan pupuk NPK Phonska dan Urea terus mencukupi kebutuhan musim tanam mendatang.
Dengan pasokan pupuk yang lancar, para petani optimistis target peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Lamongan dapat tercapai secara optimal.
Koramil 0812/23 Solokuro memastikan monitoring dan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya di KDKMP tetapi juga di berbagai kios resmi penyalur pupuk di wilayah teritorial Koramil Solokuro.
Langkah tersebut menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar