LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Kodim 0812/Lamongan berkolaborasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara menggelar Training of Trainer (TOT) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat tata kelola koperasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis desa di Kabupaten Lamongan.
DANDIM LAMONGAN - Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan sambutan saat Training of Trainer (TOT) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Sukorejo, Lamongan. (ist)
Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung KDKMP Kelurahan Sukorejo, Kabupaten Lamongan. Lokasi tersebut sekaligus menjadi percontohan integrasi tata kelola koperasi modern yang diharapkan dapat diterapkan di tingkat desa dan kelurahan.
Pelatihan dibuka oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Direktur Sales, Marketing, dan Distribusi PT Agrinas Pangan Nusantara Paulo Simois beserta jajaran manajemen.
Sebanyak 108 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka terdiri atas Danramil maupun Pj Danramil jajaran Kodim 0812/Lamongan, para camat se-Kabupaten Lamongan, serta perwakilan kepala desa/lurah dan ketua koperasi dari setiap kecamatan.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan, peran TNI tidak hanya berkaitan dengan stabilitas keamanan, tetapi juga turut mengawal ketahanan pangan nasional dari tingkat paling bawah.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa. Karena itu, peningkatan kapasitas para pengelola koperasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program KDKMP.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, PT Agrinas Pangan Nusantara, serta para pengurus koperasi di tingkat desa adalah kunci utama. Pelatihan TOT ini diselenggarakan untuk membekali para penggerak di lapangan agar memiliki wawasan, kepemimpinan, dan manajemen operasional yang kuat dalam mengelola KDKMP,” ujar Deni.
Sementara itu, Direktur Sales, Marketing, dan Distribusi PT Agrinas Pangan Nusantara Paulo Simois mengatakan, KDKMP dirancang sebagai salah satu pilar distribusi logistik dan komoditas pangan yang efisien.
PT Agrinas Pangan Nusantara, kata Paulo, berkomitmen memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar rantai pasok komoditas dari desa hingga pasar nasional dapat berjalan optimal.
“KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha biasa, melainkan sebagai pusat rantai pasok dan distribusi hasil pertanian lokal. Melalui TOT ini, kami memastikan para instruktur dan pengelola memiliki pemahaman komprehensif terkait manajemen distribusi, rantai pasok modern, hingga standardisasi kualitas komoditas,” jelasnya.
Melalui skema tersebut, peserta TOT dipersiapkan menjadi trainer yang nantinya meneruskan pengetahuan mengenai manajemen koperasi kepada pengurus KDKMP di tingkat desa dan kelurahan.
Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan efek berantai sehingga penerapan tata kelola KDKMP dapat berlangsung lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Para camat dan kepala desa yang hadir turut mengapresiasi kolaborasi Kodim 0812/Lamongan dan PT Agrinas Pangan Nusantara dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi. Penguatan SDM dinilai penting untuk mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan.
Melalui TOT KDKMP tersebut, Kabupaten Lamongan diharapkan mampu memperkuat tata kelola koperasi yang transparan, profesional, dan akuntabel. Program ini juga diharapkan ikut mendorong stabilitas harga pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat kemandirian pangan dari tingkat desa.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar