LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perwasitan biliar terus dilakukan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Lamongan. Salah satunya melalui pelatihan wasit biliar yang digelar di Kedai Wepepe (WPP), Jalan Raya Mantup, Tikung, Lamongan, Sabtu (24/10/2026).
PELATIHAN WASIT - Pengurus, pelatih dan para peserta pelatihan wasit biliar yang digelar POBSI Lamongan di Kedai Wepepe (WPP), Tikung, Lamongan, Sabtu (24/10/2026). (Ist)
Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan standar dan kualitas wasit biliar sekaligus menyamakan pemahaman peserta terhadap regulasi pertandingan.
Ketua POBSI Jawa Timur Sonny Ardiansyah mengatakan, pelatihan perwasitan sangat penting untuk memastikan setiap wasit memiliki kemampuan dan pemahaman regulasi yang sama. Sebab, perbedaan pemahaman aturan antardaerah masih menjadi salah satu persoalan dalam pertandingan biliar.
“Yang kita inginkan adalah wasit yang mengambil keputusan bukan berdasarkan katanya, tetapi berdasarkan textbook dan aturan yang diakui WPA serta berlaku di Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, seorang wasit tidak cukup hanya menguasai aturan teknis. Wasit juga harus memiliki mental yang kuat serta menjunjung tinggi etika profesional dalam menjalankan tugas.
Sonny juga menekankan agar para peserta memanfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya. Peserta diminta aktif bertanya kepada instruktur maupun narasumber apabila terdapat regulasi atau situasi pertandingan yang belum dipahami.
“Jangan membiasakan yang biasa, tetapi membiasakan yang benar,” tegasnya.
Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta mampu menjalankan tugas sebagai wasit dengan jujur, adil dan profesional. Terlebih, tantangan dalam pertandingan ke depan semakin besar dan membutuhkan kesiapan yang matang.
Sementara itu, Imron Rosidi dari KONI Lamongan menilai keberadaan wasit berkualitas memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan olahraga biliar. Menurutnya, peningkatan kualitas perwasitan tidak hanya berdampak pada tertibnya pertandingan, tetapi juga ikut menentukan lahirnya atlet-atlet berkualitas.
“Dengan pelatihan wasit biliar ini, bukan hanya bisa memunculkan wasit yang baik dan berkualitas, tetapi juga akan melahirkan atlet-atlet yang berkualitas,” katanya.
Menurut Imron, wasit yang memahami aturan dan mampu mengambil keputusan secara tepat akan menciptakan pertandingan yang lebih tertib, adil dan sesuai regulasi. Kondisi tersebut pada akhirnya memberikan iklim yang baik bagi pembinaan dan perkembangan atlet biliar di Lamongan.
Ketua POBSI Lamongan Kartika Asianto Undoyoko menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan standardisasi serta kualitas SDM perwasitan di Lamongan. Para peserta tidak hanya diharapkan memahami aturan pertandingan, tetapi juga mampu menerapkannya secara profesional di lapangan.
Ketua panitia Heri Kurniawan menyampaikan, pelatihan diikuti sejumlah peserta yang merupakan perwakilan dari klub-klub biliar di bawah naungan POBSI Lamongan.
Ia menjelaskan, anggaran pelaksanaan kegiatan bersumber dari dana yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Atas nama panitia pelaksana, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KONI Lamongan dan POBSI Lamongan atas dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” pungkasnya.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar