RAPAT PARIPURNA - DPRD Lamongan menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terkait RAPBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2027 di Lamongan, Selasa (13/10/2026). (Ist)
LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2027 mengusung tema “Percepatan Pemerataan Infrastruktur Dasar Berkualitas dan Infrastruktur Ekonomi Strategis yang Berwawasan Lingkungan”.
Sebagaimana diketahui, rencana pendapatan daerah tahun 2027 mengalami penurunan 6,04 persen dibandingkan APBD 2026. Penurunan tersebut berasal dari rencana penurunan pendapatan transfer sebesar 9,02 persen. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan meningkat sebesar 4,22 persen.
Menanggapi kondisi tersebut, fraksi-fraksi yang duduk di DPRD Lamongan berpandangan bahwa kenaikan maupun penurunan anggaran merupakan hal yang wajar. Namun, fluktuasi tersebut harus tetap diikuti dengan efisiensi alokasi anggaran, dengan mempertimbangkan kebutuhan yang bersifat mendesak serta program yang menjadi prioritas pembangunan Lamongan.
Dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan, Selasa (13/10/2026), fraksi-fraksi menyampaikan bahwa APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2027 harus mencerminkan pemerataan sektor pembangunan.
Hal tersebut dinilai penting agar pembangunan mampu memberikan manfaat dan mendorong pemerataan kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan.
Fraksi-fraksi juga menyoroti sejumlah sektor yang menjadi prioritas belanja tahun 2027, meliputi infrastruktur, konektivitas dan kewilayahan; lingkungan hidup, permukiman dan resiliensi bencana; perekonomian, pangan dan kemitraan usaha; peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial; serta tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi dan inovasi desa.
Fraksi-fraksi mendorong agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi lebih menekankan sejauh mana program tersebut mampu menyelesaikan persoalan masyarakat, memiliki kualitas, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, fraksi-fraksi merekomendasikan penguatan digitalisasi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran. RAPBD Lamongan 2027 juga diharapkan menjadi instrumen yang solid dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat.
Di antaranya dalam mewujudkan ketahanan pangan, mendukung swasembada pangan nasional, serta memperkuat keamanan wilayah.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar