LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tengah mengkaji secara intensif pembentukan dinas tersendiri untuk Pemadam Kebakaran (Damkar). Langkah ini dilakukan guna meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran sekaligus aksi penyelamatan (rescue) warga di wilayah Kabupaten Lamongan.
BUPATI - Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan Yuhronur Efend. (Ist)
Saat ini Damkar Lamongan masih berstatus sebagai bidang di bawah Satpol PP Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan, proses kajian pembentukan dinas tersendiri tersebut sedang berjalan. Kajian mencakup penghitungan skor kelembagaan berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana serta intensitas kejadian di lapangan.
“Ada kemungkinan itu (dijadikan dinas tersendiri). Sekarang masih kita kaji, kita hitung skornya terhadap sarana-prasarana yang kita miliki, kemudian kejadian yang kita himpun nanti kita hitung sehingga kebutuhan pelayanan Damkar terpenuhi,” ujar Yuhronur Efendi, Selasa (13/10/2026).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menjelaskan, perubahan nomenklatur menjadi Dinas Damkar dan Keselamatan akan mencerminkan semakin luasnya peran petugas di lapangan. Selain memadamkan api, petugas Damkar kini aktif dalam berbagai kegiatan evakuasi non-kebakaran.
“Nanti istilahnya Damkar dan Keselamatan, jadi tidak hanya pemadam kebakaran saja. Tapi juga menyelamatkan masyarakat yang cincinnya tersangkut, evakuasi sarang tawon, kucing nyasar, sampai laporan warga kehilangan suami pun ada. Jadi nanti banyak hal yang bisa dilakukan oleh Damkar,” kelakar Yuhronur.
Mengingat tingginya beban kerja personel dalam beberapa bulan terakhir, Pemkab Lamongan juga mengupayakan apresiasi khusus berupa pertimbangan pemberian insentif. Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan pengadaan unit armada mobil pemadam kebakaran baru untuk menunjang operasional.
“Tentu sebenarnya ada semacam insentif tersendiri. Di tahun ini, atau paling lambat awal tahun depan, kita siapkan mobil Damkar yang baru karena armada saat ini sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah kejadian. Kita berkomitmen segera menyelesaikan kajian ini,” pungkasnya.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar