Subscribe Us

Sabtu, 06 Juni 2026

di Aula BLK Disnaker Lamongan, Sabtu (6/6/2026),

LAMONGAN — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Lamongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab),  di Aula BLK Disnaker Lamongan, Sabtu (6/6/2026). Giat ini sebagai forum tertinggi tingkat cabang yang menjadi ruang konsolidasi ideologi sekaligus penentu arah gerakan organisasi ke depan.
H Masfuk: Mantan Bupati Lamongan

Menariknya, kegiatan ini  dihadiri sejumlah tokoh daerah.

Salah satu tokoh yang hadir adalah mantan Bupati Lamongan, Masfuk, yang memberikan motivasi kepada para kader muda GMNI. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan keterampilan generasi muda agar mampu mengelola kekayaan sumber daya alam Indonesia secara optimal.

“Generasi muda, khususnya kader-kader GMNI, harus membekali diri dengan kemampuan dan keahlian (skill) yang mumpuni. Negara kita ini sangat kaya akan sumber daya alam yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia. Kekayaan ini harus dikelola oleh tangan-tangan pemuda yang cerdas, berideologi, dan kompeten,” tegas Masfuk.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan, Johny Indrianto, yang mewakili Bupati Lamongan, menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang evaluasi ideologis dan arah gerakan kader.

“Konferensi cabang bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia adalah ruang ideologis, ruang evaluasi, sekaligus ruang penentuan arah gerak organisasi ke depan. Di forum inilah kita menguji sejauh mana komitmen kita terhadap ajaran Marhaenisme, serta sejauh mana kita mampu menerjemahkan nilai-nilai perjuangan ke dalam gerakan nyata,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan tantangan organisasi mahasiswa di era digital yang semakin kompleks, di mana arus informasi bergerak cepat namun sering kehilangan kedalaman makna. Menurutnya, kondisi ini dapat menggeser semangat kolektif menjadi lebih individualistis serta melemahkan nilai-nilai ideologis. “Semangat kolektif mulai tergeser oleh kepentingan individual. Ideologi seringkali kalah oleh pragmatisme,” imbuhnya.

Melalui Konfercab ini, Johny berharap kader GMNI Lamongan dapat memperkuat evaluasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta melahirkan kepemimpinan cabang yang lebih visioner, ideologis, dan progresif tanpa meninggalkan semangat persatuan organisasi.

0 Post a Comment:

Posting Komentar